Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Impact of Social Media Exposure and Peer Group Towards Gen Z Decision To Visit Pasar Kangen Yogyakarta Amali, Muhammad Thoyib; Pudrianisa, Sheila Lestari Giza
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2024): KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v13i2.5634

Abstract

The Special Region of Yogyakarta has taken proactive measures to boost tourist numbers after COVID-19 by reinstating various cultural events. Pasar Kangen is a recurring annual event that garners substantial visitor interest. Looking at the long journey of Pasar Kangen that has been held since 2007, this agenda has now become a destination for various groups of tourists, including Gen Z. This research aims to analyze the influence of social media exposure and peer group on Gen Z decision to visit Pasar Kangen Yogyakarta. This research utilized a quantitative approach, involving a survey conducted among 100 Gen Z tourists who visited Pasar Kangen in 2023. The data analysis technique used to test the hypothesis in this research was multiple regression using SmartPLS program. The research results show that social media exposure and peer group have a positive and significant effect on Gen Z decision to visit Pasar Kangen. Furthermore, as a managerial implication, the event organizer of Pasar Kangen can expand their reach of social media exposure through collaboration with digital key opinion leaders, especially those who are mostly followed by Gen Z on social media.
Memahami Dinamika Komunikasi Gen Z melalui Self Presentation Pasca Putus di Instagram Rianitasari, Dwi Anggraeni; Pudrianisa, Sheila Lestari Giza
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/8ztcb805

Abstract

Putus cinta merupakan pengalaman emosional yang mempengaruhi dinamika komunikasi dan ekspresi diri terutama pada Gen Z yang dekat dengan media sosial Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika komunikasi dan strategi self presentation < em>pasca putus pada Gen Z di Instagram karena fase setelah putus cinta memunculkan masalah komunikasi yang kompleks seperti kebutuhan untuk menata ulang identitas diri mengelola emosi mengatur audiens serta memanfaatkan berbagai fitur Instagram untuk menyampaikan pesan secara tidak langsung sebagai proses yang belum banyak dipahami secara mendalam terutama terkait bagaimana setiap fitur Instagram membentuk cara Gen Z mengekpspresikan perubahan emosional pasca putus Penelitian ini menggunakan teori dinamika komunikasi untuk melihat bagaimana pengalaman emosional interkasi sosial dan kondisi lingkungan membentuk perubahan komunikasi serta teori self presentation < em>untuk menganalisis strategi pengelolaan citra diri pasca putus Kualitatif deskriptif digunakan sebagai metode dengan paradigma konstruktivisme karena penelitian ini menekankan makna subjektif yang dibangun informan melalui pengalaman personalnya Data diperoleh melalui observasi digital dan wawancara mendalam terhadap lima informan Gen Z yang aktif menggunakan Instagram setelah putus cinta Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram digunakan sebagai sarana stabilisasi diri dan pemulihan identitas digital melalui perubahan cara berpikir pengaturan batas komunikasi serta pengelolaan ekspresi emosional Strategi self presentation < em>yang dominan adalah ingratiation < em>dan supplication < em>untuk menampilkan citra kuat sekaligus meluapkan emosi secara aman Kombinasi dinamika komunikasi dan self presentation< em> tersebut memperlihatkan bahwa Instagram berfungsi sebagai ruang pemulihan emosional negosiasi identitas dan pengelolaan citra diri bagi Gen Z pasca putus < p>
Dinamika Self Disclosure pada Pasangan Gen Z dalam Hubungan Pacaran Jangka Panjang Putri, Zalfa Amanda; Pudrianisa, Sheila Lestari Giza
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/zk239s80

Abstract

Hubungan pacaran jangka panjang pada Generasi Z menunjukkan pola komunikasi yang terus berkembang seiring perubahan emosi perkembangan teknologi dan tuntutan aktivitas sehari hari Kondisi tersebut sering menimbulkan permasalahan seperti perbedaan kebutuhan emosional keterbatasan waktu dan ketidakseimbangan intensitas komunikasi Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika komunikasi dan proses self disclosure< em> pada pasangan Gen Z yang menjalani hubungan pacaran jangka panjang dengan menggunakan Konsep Dinamika Komunikasi untuk melihat bagaimana perubahan emosi intensitas interaksi serta komunikasi digital memengaruhi pola komunikasi mereka serta Teori Self Disclosure < em>untuk menganalisis bagaimana enam elemen keterbukaan diri membentuk kedekatan kepercayaan dan kestabilan hubungan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme melibatkan lima informan Generasi Z yang telah menjalani hubungan minimal tiga tahun Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika komunikasi berkembang melalui interaksi yang fleksibel penyesuaian situasi dan pemahaman terhadap kondisi emosional pasangan Self disclosure digunakan untuk membangun kepercayaan menciptakan kedekatan emosional serta menyesuaikan kebutuhan hubungan melalui enam elemen yaitu valence informativeness appropriateness flexibility accessibility dan honesty< em> Keenam elemen tersebut saling berkaitan dan berperan dalam menentukan cara individu membagikan informasi pribadi dan menjaga hubungan mereka Peneliti juga menemukan bahwa kenyamanan emosional rasa percaya dan respons pasangan mendorong keterbukaan yang lebih mendalam Komunikasi yang berkesinambungan dan self disclosure yang terarah terbukti memperkuat kedekatan emosional dan mendukung keberlanjutan hubungan pacaran jangka panjang pada Generasi Z < p>
Pemasaran Digital Siswa SMA Muhammadiyah Pakem Berbasis Instagram dan Linktree Pudrianisa, Sheila Lestari Giza; Erlistyarini, Yulinda; Danendra Pratama Azzura; Nugroho, Efendy Satya; Wicaksono, Satria Arwin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8375

Abstract

Mitra SMA Muhammadiyah Pakem, mayoritas siswa memandang instagram hanya sarana hiburan dan berjejaring. Lebih dari itu, instagram memiliki manfaat yang penting dalam dunia pemasaran. Sehingga kegiatan ini bertujuan mengubah paradigma yang menganggap bahwa instagram hanya media hiburan menjadi alat yang lebih produktif. Tim Pengabdian Prodi Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta mencoba memberikan solusi terkait permasalahan mitra melalui workshop dan pelatihan bertema "Pemasaran Digital Siswa SMA Muhammadiyah Pakem Berbasis Instagram dan Linktree". Pendekatan kegiatan didasarkan pentingnya pemasaran dan promosi yang berfokus pada instagram sebagai alat insentif memberikan informasi, persuasif dan menciptakan value. Metode pelaksanaan meliputi observasi masalah mitra, pemaparan strategi konten visual yang menarik, serta praktik langsung pengelolaan Instagram dan pembuatan tautan terintegrasi (Linktree) agar lebih profesional. Diikuti oleh 40 siswa kelas X dan XI. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terkait literasi dalam pemasaran digital. Terdapat kenaikan skor pemahaman sebesar 13,4 poin dengan rata-rata nilai awal 59,75 meningkat menjadi 73,25 pada akhir sesi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan teknis pemasaran digital dan direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kompetensi dasar mata pelajaran sekolah guna menjamin keberlanjutan kompetensi kewirausahaan digital siswa di masa depan