Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DAN FOTO PRODUK KATALOG DI ERA DIGITAL Erlistyarini, Yulinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 10, No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v10i01.7112

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada tahun 2022 ini memiliki tujuan untuk melakukan pendampingan kegiatan pelatihan (workshop) digital marketing pada UMKM di daerah Gandhekan, Tlogoadi, Sleman Adapun bentuk pendamping dilakukan dalam bentuk pembuatan katalog dair produk batik-batik yang diproduksi. Usaha yan berdiri sejak tahun 2019 dengan membuat berbagai macam motif batik tradisional dalam bentuk Batik Tulis, Batik Kombinasi, dan Batik Cap. Ciri khas karakter dari produk Batik Gandhes adalah melestarikan budaya dan membangun karakter dengan produk batik khas Jogja (Sogan). Selain ini kegiatan digital marketing akan meningkaykan penjualan dan laba, perluasan pangsa pasar, pendalaman loyalitas pelanggan, dan peningkatan keunggulan kompetitif
Maksimalisasi Pemanfaatan Sosial Media Pada Desa Wisata Sukunan Erlistyarini, Yulinda; Pudrianisa, Sheila Lestari Giza; Sumarsono, Birrul Waalidaini; Nurdiana, Sandi
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 1 (2025): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i1.1487

Abstract

Permasalahan sampah yang ada di Indonesia merupakan masalah yang cukup kompleks karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap akibat–akibat yang dapat ditimbulkan oleh sampah, kurangnya perhatian pemerintah terkait pembuangan sampah yang baik dan memenuhi syarat. Sampah merupakan hal yang sangat berpengaruh dan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat. Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Bila sampah dibuang secara sembarangan atau ditumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, maka akan menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius. Salah satu desa wisata yang berlokasi di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, mampu melakukan inovasi dalam hal pengelolaan sampah. Desa wisata Sukunan merupakan desa wisata yang memiliki tingkat kesadaran dan kemampuan yang mampu mengatasipermasalahan terkait pengelolaan lingkungan dan pengolahan sampah. Tidak hanya sampah organik, bahkan sampah non organik pun mampu diolah menjadi barang-barang dengan nilai manfaat yang tinggi. Terdapat banyak hal yang dapat dipelajari di Desa Wisata Sukunan, mulai dari membuat rancang bangun sistem pengolahan sampah, daur ulang kertas dan serta daur ulang limbah sampah plastik. Potensi desa wisata Sukunan masih bisa ditingkatkan melalui strategi promosi secara digital ataupun interpersonal untuk menunjang eksistensinya. Kegiatan ini menawarkan program pelatihan foto produk dan pembuatan video profil sebagai salah satu instrumen promosi dan informasi. Kegiatan dilaksanakan secara bersama dengan melibatkan tim pengusul kegiatan pengabdian masyarakat serta penggiat desa wisata Sukunan.
MARKETING COMMUNICATION STRATEGY IN HEALTH BUSINESS OF NUTRITION CLUBS Astria, Kadek Kiki; Damastuti, Riski; Aprilia, Monika Pretty; Erlistyarini, Yulinda
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 2 (2025): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v6i2.1716

Abstract

Health products circulating in society are subject to many regulations, one of which is the marketing communication activities. Herbalife is one of the health products that has been available in Indonesia for quite some time and has many customers. This product has a marketing communication strategy that differs from other health products. Nutrition Club is a nutrition house that sells products from Herbalife, using eight elements in the marketing communication mix. These elements include advertising, sales promotion, event and experience, PR and publicity, direct marketing, interactive marketing, sales promotion, and personal selling. This research employs in-depth interviews with 10 Nutritional Clubs spread across Jakarta, Denpasar, and Yogyakarta. Research shows that all interviewed Nutrition Clubs use the eight elements of the marketing communication mix, but their focus varies based on consumer backgrounds and human resource capabilities. Limitations in these resources hinder effective segmentation and targeting, especially for millennials. However, educational communication and lifestyle strategies help boost consumer interest in some nutrition clubs.
COMMUNICATION STRATEGY CONTENT PLANNER ON RBTV YOGYAKARTA SOCIAL MEDIA TEAM Erlistyarini, Yulinda; Kiki Astria, Kadek
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 2 (2025): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v6i2.1717

Abstract

The purpose of this study was to analyze the communication strategy of the content planner on the RBTV Yogyakarta social media team. This study uses a constructivism paradigm with an analytical qualitative method approach. Data analysis uses the results of interviews, observations and supporting documents. Using the theory of communication strategy from Wayne Pace which states that communication strategy has three objectives including to secure understanding, to establish acceptance, and to motivate action. The results of the study are that the communication strategy carried out by the RBTV social media team has clear stages to achieve content success, the RBTV social media team uses stages such as setting content goals, mapping target markets, content idea planning strategies, and evaluation.
Maksimalisasi Pemanfaatan Sosial Media Pada Desa Wisata Sukunan Erlistyarini, Yulinda; Pudrianisa, Sheila Lestari Giza; Sumarsono, Birrul Waalidaini; Nurdiana, Sandi
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 1 (2025): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i1.1487

Abstract

Permasalahan sampah yang ada di Indonesia merupakan masalah yang cukup kompleks karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap akibat–akibat yang dapat ditimbulkan oleh sampah, kurangnya perhatian pemerintah terkait pembuangan sampah yang baik dan memenuhi syarat. Sampah merupakan hal yang sangat berpengaruh dan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat. Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Bila sampah dibuang secara sembarangan atau ditumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, maka akan menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius. Salah satu desa wisata yang berlokasi di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, mampu melakukan inovasi dalam hal pengelolaan sampah. Desa wisata Sukunan merupakan desa wisata yang memiliki tingkat kesadaran dan kemampuan yang mampu mengatasipermasalahan terkait pengelolaan lingkungan dan pengolahan sampah. Tidak hanya sampah organik, bahkan sampah non organik pun mampu diolah menjadi barang-barang dengan nilai manfaat yang tinggi. Terdapat banyak hal yang dapat dipelajari di Desa Wisata Sukunan, mulai dari membuat rancang bangun sistem pengolahan sampah, daur ulang kertas dan serta daur ulang limbah sampah plastik. Potensi desa wisata Sukunan masih bisa ditingkatkan melalui strategi promosi secara digital ataupun interpersonal untuk menunjang eksistensinya. Kegiatan ini menawarkan program pelatihan foto produk dan pembuatan video profil sebagai salah satu instrumen promosi dan informasi. Kegiatan dilaksanakan secara bersama dengan melibatkan tim pengusul kegiatan pengabdian masyarakat serta penggiat desa wisata Sukunan.
Implemetasi Sosial Media Pendhapa Jemparingan Erlistyarini, Yulinda; Yudaninggar, Kartika Sari; Damastuti, Riski
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 2 (2025): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i2.1697

Abstract

Media sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat luas di semua bidang. Media sosial bisa dijadikan sebagai media promosi interaktif di bidang pariwisata mengenai informasi wisata apa saja yang ada dalam suatu daerah tersebut. Khalayak bisa dengan cepat mengakses informasi mana saja wisata-wisata yang sedang ramai dikunjungi ataupun asal usul sejarah wisata yang akan dikunjungi tersebut. Tidak terkecuali Yogyakarta yang mana merupakan salah satu daerah tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Hal ini karena dukungan dari berbagai faktor seperti sejarah dan kebudayaannya. Salah satu warisan budaya Indonesia yang dapat emnajdi destinasi wisata adalah panahan tradisional atau disebut jemparingan yang berasal dari Yogyakarta. Potensi budaya Jemparingan masih bisa ditingkatkan melalui impelementasi media sosial instagram untuk menunjang eksistensinya. Kegiatan ini menawarkan program pelatihan media sosial dan pembuatan konten sebagai salah satu instrumen informasi dan edukasi. Kegiatan dilaksanakan secara bersama dengan melibatkan tim pengusul kegiatan pengabdian masyarakat serta tim dari Pendhapa Jemparingan.
Promosi Digital Sekolah Sampah Ringas Trengginas Erlistyarini, Yulinda; Kiki Astria, Kadek; Giza Pudrianisa, Sheila
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i2.185

Abstract

Sekolah Sampah Ringas Trengginas adalah sebuah komunitas yang peduli dengan pengolahan dan pengelolaan sampah dari sisi manajemen, teknologi, budaya, kesehatan, ekonomi. Sekolah Sampah Ringas Trengginas memiliki visi untuk membangun sistem pilah-pilih dan proses sampah yang efektif dan berkelanjutan. Melalui misinya Sekolah Sampah Ringas Trengginas berkomitmen untuk menggali dan memanfaatkan limbah sampah sebagai bahan baku industri, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, sejuk, segar, asri, dan lestari bagi masyarakat. Sekolah Sampah Ringas Trengginas kurang lihai dalam mempromosikan dan menjual produknya. Kurangnya pengetahuan dari Sumber Daya Manusia (SDM) membuat minim pengetahuan. Sekolah Sampah Ringas Trengginas memiliki kelompok yang berisi masyarakat pengelolaan sampah lingkungan. Selain itu, Sekolah Sampah Ringas Trengginas memiliki potensi besar untuk mengembangkan kapasitas penjualannya. Namun, saat ini mitra masih terbatas dalam hal pengetahuan pemasaran. Mengingat permasalahan yang dihadapi oleh para penggiat Sekolah Sampah Ringas Trengginas, tim berinisiatif menyelenggarakan kegiatan edukasi pemanfaatan platform media sosial sebagai sarana untuk membantu peserta dalam memasarkan produk mereka. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan para pelaku pengelolaan sampah lingkungan, dengan materi yang relevan dan mudah dipahami.
Pemasaran Digital Siswa SMA Muhammadiyah Pakem Berbasis Instagram dan Linktree Pudrianisa, Sheila Lestari Giza; Erlistyarini, Yulinda; Danendra Pratama Azzura; Nugroho, Efendy Satya; Wicaksono, Satria Arwin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8375

Abstract

Mitra SMA Muhammadiyah Pakem, mayoritas siswa memandang instagram hanya sarana hiburan dan berjejaring. Lebih dari itu, instagram memiliki manfaat yang penting dalam dunia pemasaran. Sehingga kegiatan ini bertujuan mengubah paradigma yang menganggap bahwa instagram hanya media hiburan menjadi alat yang lebih produktif. Tim Pengabdian Prodi Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta mencoba memberikan solusi terkait permasalahan mitra melalui workshop dan pelatihan bertema "Pemasaran Digital Siswa SMA Muhammadiyah Pakem Berbasis Instagram dan Linktree". Pendekatan kegiatan didasarkan pentingnya pemasaran dan promosi yang berfokus pada instagram sebagai alat insentif memberikan informasi, persuasif dan menciptakan value. Metode pelaksanaan meliputi observasi masalah mitra, pemaparan strategi konten visual yang menarik, serta praktik langsung pengelolaan Instagram dan pembuatan tautan terintegrasi (Linktree) agar lebih profesional. Diikuti oleh 40 siswa kelas X dan XI. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terkait literasi dalam pemasaran digital. Terdapat kenaikan skor pemahaman sebesar 13,4 poin dengan rata-rata nilai awal 59,75 meningkat menjadi 73,25 pada akhir sesi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan teknis pemasaran digital dan direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kompetensi dasar mata pelajaran sekolah guna menjamin keberlanjutan kompetensi kewirausahaan digital siswa di masa depan
Bicara Berdampak: Pelatihan Keterampilan Public Speaking Guru SMK Guna Meningkatkan Daya Tarik Pembelajaran Purnamasari, Novita Ika; Erlistyarini, Yulinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1041

Abstract

Public speaking adalah seni berbicara di depan public dengan tujuan menyampaikan ide dan pesan tertentu dengan tujuan mempengaruhi khalayak serta menggunakan teknik tertentu. Sebagai sebuah seni, public speaking menggabungkan kekuatan kata-kata dan kemampuan persuasif yang perlu dilatih. Bagi guru sekolah, public speaking perlu dilatih untuk mendukung kegiatan pembelajaran seperti menjelaskan materi pelajaran pada siswa agar lebih mudah dipahami, meningkatkan percaya diri dan kualitas komunikasi serta memperluas interaksi dan komunikasi dengan dunia industri dan masyarakat umum. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengimplementasikan public speaking dalam praktek kegiatan belaja mengajar dengan menyasar mitra SMK uhammadiyah Kretek, Yoyakarta. Metode PKM dilaksanakan dalam bentuk workshop dan pelatihan public speaking melibatkan guru-guru di sekolah tersebut. Guru diberikan pembekalan terlebih dulu dengan paparan dari narasumber untuk kemudian dilakukan praktek public speaking yang dievaluasi oleh narasumber. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan mendapat apresiasi yang tinggi oleh peserta. Praktek public speaking didepan umum membentuk keberanian dalam menyampaikan gagasan dan ekspresi semakin tampak dan mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran di kelas.
Influencer Marketing Melalui Grup Kolektif: Studi Kasus Kolaborasi Brand Lokal Dengan The Prediksi Ajibulloh, Alvian Alrasid; Yudhistira, Nurfian; Astria, Kadek Kiki; Erlistyarini, Yulinda; Pamungkas, Andreas Tri; Muflichah, Halla Sayyidah
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11268

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi influencer marketing melalui grup kolektif dengan studi kasus kolaborasi brand dan The Prediksi. Menggunakan metode kualitatif studi literatur dan observasi siber, penelitian menemukan bahwa kolaborasi ini terletak pada pergeseran dari hubungan transaksional menuju narasi storytelling yang cair melalui pola komedi dan produk eksklusif. Kekuatan kolektif sebagai opinion leader menciptakan efek amplifikasi multichannel yang menjangkau berbagai ceruk pasar secara simultan. Berdasarkan Model Ohanian, keberhasilan strategi ini didorong oleh sinergi dimensi attractiveness, expertise, dan trustworthiness anggota grup yang mampu mengonversi perhatian audiens menjadi loyalitas merek, sekaligus memberikan solusi kompetitif bagi pertumbuhan industri kreatif lokal di Indonesia. Kata kunci: Influencer Marketing, Storytelling, The Prediksi, Strategi Pemasaran Kolektif.