Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Wacana Komunikasi Lingkungan dalam Iklan Properti Meikarta Lestari, Christina Arsi
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.426 KB) | DOI: 10.24002/jik.v17i1.1631

Abstract

Studi ini membahas wacana komunikasi lingkungan dalam iklan Meikarta dengan menggunakan konsep komunikasi lingkungan yang berfokus pada kajian terhadap iklan. Metode yang dipakai adalah analisis wacana kritis. Hasilnya menunjukkan bahwa iklan Meikarta masih dalam tahap agenda setting. Iklan tersebut mampu memersuasi khalayak dengan gambaran fakta-fakta lingkungan Jakarta yang kumuh, serta memiliki beragam polusi dan kriminalitas. Tinjauan terhadap fungsi komunikasi lingkungan menggolongkan iklan Meikarta dalam fungsi teknis yang memberikan informasi dampak kerusakan lingkungan alam dan sosial Jakarta.
PENYULUHAN LITERASI MEDIA BAGI SISWA/I SMK DALAM MENGGUNAKAN MEDIA BARU Christina Arsi Lestari; Riswandi Riswandi
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 3, No 2 (2018): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat) - Maret
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.243 KB) | DOI: 10.22441/jam.2018.v3.i2.001

Abstract

Pemahaman akan literasi media merupakan suatu kegiatan dan pemikiran yang perlu dikembangkan. Upaya untuk mengembangkan literasi media ini, baik dalam bentuk pemikiran maupun pelaksanaan kegiatan penyuluhan perlumemperoleh dukungandari berbagai pihak.Apa lagi di era media digital sekarang ini, semua hal bisa dengan mudah diakses dalam sekali klik saja. Sehingga harus diarahkan pemikiran generasi muda kita dalam menggunakan mediabaru (new media). Pengaruh media baru bagi masyarakat Indonesia khususnya kalangan remaja, media sosial seakan sudah menjadi candu, tiada hari tanpa membuka media sosial, bahkan hampir 24 jam mereka tidak lepas dari smartphone . Media sosial terbesar yang paling sering digunakan oleh kalangan remaja antara lain; Facebook, Twitter, Path, Youtube, Instagram, Kaskus, LINE, Whatsapp, Blackberry Messenger. Masing-masing media sosial tersebut mempunyai keunggulan khusus dalam menarik banyak pengguna media sosial yang mereka miliki. Media sosial memang menawarkan banyak kemudahan yang membuat para remaja betah berlama-lama berselancar di dunia maya.Sehingga patut dilakukan pengabdian ini untuk mengarahkan kemampuan literasi media para siswa/i SMA yang berada pada wilayah disekitar Universitas Mercubuana Jakarta Barat, dalam menggunakan media baru (new media). Harusdicermati bersama bahwa siswa/i SMA merupakan generasi penerus yang perlu dipersiapkan dengan kemampuan literasi media agar mampu bersaing di era globalisasi ini, sehingga hasil pengabdian kepada masyarakat ini diharapkandapat digunakan sebagai landasan dalam merancang program-program pendidikan literasi media pada bidang media baru (new media).
Kecakapan Literasi Media di Kalangan Generasi Milenial Christina Arsi Lestari; Risqi Inayah Dwijayanti
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i1.2781

Abstract

Literasi media merupakan kemampuan khalayak terhadap media dan pesan media massa dalam konteks komunikasi massa. Gerakan literasi media dikenal juga dengan istilah “melek” media yang dirancang untuk meningkatkan kontrol individu terhadap media yang digunakan. Tujuan penelitian untuk menganalisis kecakapan literasi media di kalangan generasi milenial mahasiswa Bidang Studi Broadcasting Universitas Mercu Buana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, melalui tahapan wawancara dengan para Informan, untuk menggambarkan kecakapan literasi yang dimiliki oleh mahasiswa Prodi Broadcasting Universitas Mercu Buana. Hasil penelitian ini berupa kecakapan literasi media informan dapat dikatakan memenuhi syarat-syarat kecakapan literasi media dalam mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan memproduksi pesan media massa baik konvensional maupun media baru. Kontribusi penelitian ini untuk menyadarkan generasi muda bahwa pentingnya memiliki kecakapan literasi media, agar generasi muda mampu menjadi agen literasi media bagi masyarakat disekitarnya.
Wacana Komunikasi Lingkungan dalam Iklan Properti Meikarta Christina Arsi Lestari
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 17 No. 1 (2020)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.426 KB) | DOI: 10.24002/jik.v17i1.1631

Abstract

Studi ini membahas wacana komunikasi lingkungan dalam iklan Meikarta dengan menggunakan konsep komunikasi lingkungan yang berfokus pada kajian terhadap iklan. Metode yang dipakai adalah analisis wacana kritis. Hasilnya menunjukkan bahwa iklan Meikarta masih dalam tahap agenda setting. Iklan tersebut mampu memersuasi khalayak dengan gambaran fakta-fakta lingkungan Jakarta yang kumuh, serta memiliki beragam polusi dan kriminalitas. Tinjauan terhadap fungsi komunikasi lingkungan menggolongkan iklan Meikarta dalam fungsi teknis yang memberikan informasi dampak kerusakan lingkungan alam dan sosial Jakarta.
Penyimpangan Makna Cinta dalam Penggunaan Stiker Line Brown & Cony Christina Arsi Lestari
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 1, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.648 KB) | DOI: 10.32509/jhm.v1i2.832

Abstract

Aplikasi Line chatting yang berasal dari Jepang memiliki lambang stiker, dengan icon perdananya Brown Cony. Lambang stiker Brown Cony di sini dibuat dengan seunik dan selucu mungkin, dengan berbagai ekspresi dan emosi yang dihadirkannya. Melalui simbol ekspresi dan emosi tersebut tersembunyi ajakan-ajakan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan moral, misalnya seks bebas di kalangan remaja. Konteks peristiwa yang dihadirkan oleh kedua icon Line tersebut bukanlah aktivitas untuk konsumsi publik, bahkan juga tidak dalam ranah privasi antara pasangan suami dan istri. Namun sekarang bisa secara bebas dinikmati oleh semua umur bahkan anak-anak. Penelitian ini menganalisis konstruksi makna cinta yang dihadirkan dalam Stiker Line Brown Cony. Hasil studi menemukan adanya penyimpangan makna cinta sebab cinta tidak lagi dipandang suci. Pernikahan bukan satu-satunya cara untuk melampiaskan cinta, sehingga makna cinta menjadi bias dan bisa bergeser ke arah penyimpangan seksual bahkan seks bebas tanpa ikatan. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat menyadarkan khalayak mengenai penggunaan stiker Line yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan.
Pengaruh Terpaan Film Barbie Terhadap Sikap Feminitas Perempuan Pada Pasangan Lestari, Christina Arsi; Andika, Dicky
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 7, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v7i1.4332

Abstract

Film Barbie yang memiliki gambaran tersirat tentang kewanitaan sebelumnya banyak mengundang kontroversi dan kritik. Hal ini terjadi karena boneka Barbie telah menyebarkan citra wanita ideal yang memiliki tubuh yang sangat tidak realistis. Boneka Barbie juga dianggap sebagai simbol penekanan dunia terhadap wanita bahwa standar kecantikan wanita harus memiliki tubuh langsing dan kulit yang sempurna. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah “Seberapa besar pengaruh paparan menonton film Barbie terhadap feminitas wanita pada pasangan khususnya mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana? Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan menganalisis sikap feminin yang ditunjukkan wanita terhadap pasangannya. Besarnya pengaruh antara Variabel Terpapar Film Barbie (X) terhadap Variabel Sikap Feminitas Wanita pada pasangannya (Y) sebesar 26,5%. Tingkat hubungan antar variabel berada pada posisi sedang/cukup. Uji hipotesis dalam penelitian ini terbaca f Hitung sebesar 28,909 dengan Tingkat Probabilitas Signifikan (sig) sebesar 0,000000732 28,909. artinya Ho ditolak dan Ha diterima, atau terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X Terpapar Film Barbie terhadap variabel Y Sikap Feminitas Wanita.