Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Cipta

Perancangan Film Animasi Berjudul Sistem Pertahanan Hidup pada Hewan Ade Reza Agustian; Iis Purnengsih; Martha Tisna Ginanjar Putri
Cipta Vol 1, No 1 (2022): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.232 KB) | DOI: 10.30998/cpt.v1i1.1162

Abstract

Di era teknologi, pengetahuan tentang pola-pola perilaku hewan masih banyak dipelajari dalam bentuk buku-buku pelajaran sekolah. Namun masih sedikit media yang menampilkan pengetahuan tentang sistem pertahanan hewan dalam media berbasis audio visual. Saat ini audio visual memiliki peranan yang lebih luas dalam bermain tampilan visual yang dinamis dibandingkan media cetak yang statis dan sangat dekat dengan sentuhan seni. Tujuan penelitian untuk merancang film animasi berjudul “sistem pertahanan hidup pada hewan”. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi yaitu pengumpulan data literatur berupa buku-buku, jurnal dan dokumen lainnya. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini sebuah perancangan film animasi 1280 X 720 dpi yang berdurasi 6 menit. Dengan adanya animasi tiga dimensi ini diharapkan dapat menarik perhatian pembacanya terutama bagi mereka yang mencari informasi tentang pola sistem pertahanan hidup pada hewan.
Perancangan Buku Cerita Bergambar Seni Lukis Timbul Untuk Tunanetra Berjudul Sentuh Aku Zahra, Felicia Andi; Putri, Martha Tisna Ginanjar; Handayani, Dian
Cipta Vol 4, No 1 (2025): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v4i1.4339

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang buku cerita bergambar Sentuh Aku yang dapat menginspirasi dan membantu penyandang tunanetra dan pendamping untuk mengeksplorasi dan menekuni dunia seni melalui seni lukis timbul. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan seorang guru dengan pengalaman dalam mengajar anak-anak tunanetra, observasi, buku-buku, kamus, artikel dalam jurnal, skripsi, ensiklopedia, undang-undang, modul, artikel majalah, klasifikasi medis, dan halaman web. Diketahui bahwa penyandang tunanetra jenis low vision masih dapat melihat bentuk sederhana berukuran besar dan warna cerah dan bahwa anak-anak penyandang tunanetra dapat mengikuti kegiatan yang pada umumnya menggunakan indera penglihatan dengan bantuan dan bimbingan pendamping. Anak-anak tersebut juga memiliki rasa penasaran dan keinginan untuk mengalami pengalaman yang baru. Seni lukis timbul dapat menjadi sebuah jembatan aksesibilitas bagi anak tunanetra dengan seni, maka dorongan untuk menekuni seni lukis timbul diperlukan. Hasil dari penelitian merupakan perancangan buku cerita bergambar berjudul Sentuh Aku. Buku cerita dibuat dengan kertas khusus braille berukuran 18 x 46 cm yang memiliki efek timbul pada huruf braille serta ilustrasi utama setiap halaman. Buku juga memiliki dua jenis huruf yaitu alphabet dengan font Verdana dan braille. Terdapat 35 ilustrasi pada buku yang dibuat dengan warna yang cerah dan gaya ilustrasi yang sederhana.
Perancangan buku cerita bergambar Kera dan Burung Manyar sebagai visualisasi kisah pada naskah Tantri Kamandaka Dian, Nadia Sarah Cahyan; Sidhartani, Santi; Putri, Martha Tisna Ginanjar
Cipta Vol 2, No 3 (2024): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i3.2802

Abstract

Naskah Tantri Kamandaka merupakan salah satu karya sastra Bali berbentuk prosa Bali Purwa yang menggambarkan fenomena kehidupan masyarakat dalam bentuk cerita binatang (fabel) yang berisi tentang khazanah cerita Nusantara, mengandung pendidikan moral dan etika sebagai refleksi dari sifat-sifat manusia yang dapat menjadi media untuk membangun pendidikan karakter bangsa. Tujuan perancangan buku cerita bergambar ini untuk melestarikan dan memperkenalkan cerita Tantri Kamandaka pada masyarakat luas yang mengandung pendidikan etika dan moral terutama generasi penerus bangsa serta untuk meningkatkan literasi dan minat baca pada anak dan ke seluruh masyarakat Indonesia tentang cerita fabel yang diadaptasi dari naskah kuno Nusantara serta ingin melestarikan cerita fabel Nusantara Tantri Kamandaka agar tidak punah. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan melakukan studi pustaka, observasi dan wawancara dengan narasumber selaku penulis cerita pendek, aktivis sastra Bali, dan wikimediawan Bahasa Bali. Hasil yang dicapai dari penelitian berikut ini adalah dibuatnya buku cerita bergambar yang berjudul Kera Dan Burung Manyar. Melalui perancangan buku cerita bergambar ini diharapkan anak-anak dapat lebih mengenal cerita-cerita dari Naskah Tantri Kamandaka khususnya cerita Tantri serial cerita kera dan burung manyar sejak dini selain cerita dongeng modern dari luar negeri.
Perancangan Cerita Bergambar Dampo Awang sang Bangsawan Sombong sebagai Legenda Masyarakat Rembang Wandasari, Ima; Putri, Martha Tisna Ginanjar; Pramudita, Pandu
Cipta Vol 2, No 2 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i2.2354

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk merancang buku cerita bergambar legenda Dampo Awang berjudul Bangsawan Yang Sombong. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil yang dicapai adalah buku cerita bergambar legenda Dampo Awang berjudul Bangsawa Yang Sombong ini di rancang sebagai sarana atas permasalahan yang ada di masyarakat mengenai penyebar luasan cerita rakyat yang menjadi legenda di dalam daerah Nusantara. Membawa pesan serta hikmah yang bisa di petik di dalam isi buku cerita bergambar legenda Dampo Awang berjudul “Bangsawa Yang Sombong” ini. Buku cerita bergambar ini dimuat dengan konsep perancangan bagi anak anak dan orang tua. Berjenis kelamin perempuan dan laki laki dengan rentang usia 7-12 tahun dan berada di wilayah Jabodetabek. Berstatus ekonomi menengah atas. Perancangan buku cerita bergambar ini dimulai dari pembuatan mindmapping dan moodboard sebagai referensi konsep media. Menerapkan elemen elemen dan unsur unsur desain yang memiliki peran penting dalam pembuatan Konsep Desain Komunikasi Visual seperti pemilihan gaya ilustrasi dan paduan konsep skema warna.
Edukasi Etika bagi Anak melalui Perancangan Buku Cergam Adat Unggah-Ungguh dalam Budaya Jawa Setyawan, Adi; Sidhartani, Santi; Putri, Martha Tisna Ginanjar
Cipta Vol 2, No 1 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i1.2014

Abstract

Unggah-ungguh adalah salah satu etika dalam budaya Jawa yang memuat nilai yang mengatur bagaimana seseorang berperilaku santun, hormat, dan juga bertutur sesuai dengan norma dan adat. Pemertahanan moral melalui nilai budaya harus digalakkan sejalan dengan kemajuan zaman sehingga dapat terjadi penataan kembali nilai budaya Jawa. Oleh karena itu, penting mengenalkan unggah-ungguh pada anak terutama melalui lingkungan keluarga sebagai acuan bagaimana anak bersikap dalam lingkungan sekolah dan masyarakat luas. Berdasarkan masalah tersebut, diperlukan adanya media untuk memperkenalkan unggah-ungguh sebagai bagian budaya Jawa kepada anak, terutama mereka yang berasal dari lingkungan budaya Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang buku cerita bergambar unggah-ungguh Jawa berjudul “Anak Tanah Djawi” dengan target anak usia 6-9 tahun. Hasil yang dicapai yaitu berupa media buku cerita bergambar menceritakan kehidupan sehari-hari anak-anak dan berisi ajaran untuk menerapkan unggah-ungguh Jawa yang disampaikan dalam Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Diharapkan buku cerita ini dapat membantu dalam menambah minat anak untuk mempelajari tentang budaya unggah-ungguh Jawa dan membentuk anak untuk dapat bertindak dalam etika yang baik sesuai ajaran budaya luhur Nusantara.