Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Inovasi Pelayanan Pembuatan SIM di Polres TTU Kabupaten Timor Tengah Utara Kefi, Herminus
Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jmnegara.v3i2.2381

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh  adanya pelayanan yang sulit diakses, prosedur yang berbelit-belit, biaya yang tidak jelas serta terjadinya praktek pungutan liar (pungli), yang merupakan indikator rendahnya kualitas pelayanan publik di Indonesia Masalah pokok penelitian ini yaitu: Bagaimana Inovasi Pelayanan Pembuatan SIM di Polres TTU, Kabupaten Timor Tengah Utara? Faktor apa saja yang yang menjadi pendukung dan penghambat inovasi pelayanan pembuatan Surat Ijin Mengemudi di Polres TTU, Kabupaten Timor Tengah Utara?.  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan menganalisis, dan menginterpretasikan inovasi pelayanan pembuatan SIM di Polres TTU, Kabupaten Timor Tengah Utara. Dan untuk mengidentifikasi mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterretasikan faktor pendukung dan penghambat Inovasi Pelayanan Pembuatan SIM di Polres TTU, Kabupaten Timor Tengah Utara.Jenis penelitian yang dipergunakan dalam membedah masalah ini adalah penelitian deskriptif, yakni jenis penelitian yang menggambarkan suatu fenomena atau kejadian secara apa adanya serta menganalisa data dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam menggali informasi kepada informan ini penulis menggunakan utama pedoman wawancara (interview guiding) sebagai alat bantu dalam melakukan wawancara. Wawancara diawali mulai dari Kepala Kepolisian Resort Timor Tengah Utara dan informasi bergerak menuju Kepala-kepala seksi yang lain sampai kepada informan mana informasi dianggap jenuh.Hasil penelitian membuktikan bahwa (1)Terdapat inovasi baru layanan di Polres TTU berupa aplikasi “Apaot” dengan empat jenis layanan publik Pertama: untuk mengurus Surat Kehilangan, Kedua, Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Ketiga, Panggilan Emergency (110) dan Keempat, Pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM). (2). Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mudah. (3) Adanya pelayanan SIM Keliling yang memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan perpanjangan SIM ditempat.
PENGUATAN LEMBAGA DESA DALAM MEWUJUDKAN DESA MANDIRI Patiung, Marthen; Agustian, Dimas; Regif, Surya Yudha; Kefi, Herminus; Fina, Yohanes
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i2.430

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada peran strategis penguatan lembaga desa dalam upaya mewujudkan desa mandiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik kerja mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan, menganalisis potensi, dan memberikan rekomendasi konkret bagi lembaga desa Bitefa dalam meningkatkan kapasitas tata kelola, partisipasi masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan desa, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan aparat desa Bitefa dan perwakilan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan desa, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan inovasi pelayanan, berkorelasi positif dengan peningkatan kemandirian desa. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta fasilitasi kemitraan strategis dengan pihak eksternal.
Collaborative Governance in Fulfilling Child Protection Rights in North Central Timor District Utapara, Ludvina Lodan; Fritantus, Yohanes; Minggu, Pionisius; Kefi, Herminus; Agustian, Dimas
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v15i2.73420

Abstract

This study aims to describe the cross-sector collaboration process in fulfilling the protection rights of child victims of violence which includes face-to-face dialogue, building trust, commitment to the process, mutual understanding and the final results achieved. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations and documentation with key informants from the P3A Service, and other informants, namely the Resort Police, Social Service, Education Service, Health Service, District Attorney's Office, Population and Civil Registration Service, Yabiku and paralegals. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. This study is guided by five research indicators, namely face-to-face dialogue proven by case titles, building trust proven by the regent's decree and also the strategic plan of the P3A Service, commitment to the process proven by a clear flow of handling child violence cases, shared understanding proven by joint meetings, and temporary impacts proven by decreasing cases of child violence. The results of this study indicate that collaborative governance in resolving cases of child violence has obtained quite satisfactory results, but there are still obstacles that the community does not fully understand the importance of child protection. The recommendation from this study is to increase the capacity of human resources through periodic socialization to the community and encourage active community involvement as pioneers and reporters related to child violence.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) DI SMAN 2 KEFAMENANU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Naitili, Prisyla Debby; Atanus, Fidelis; Kefi, Herminus
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 4 No. 2 (2022): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v4i2.5920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembelajaran daring pada Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kefemenanu. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kebijakan pembelajaran daring selain sebagai salah satu upaya pencegahan penularan virus pandemi covid-19 juga merupakan alternatif yang sangat tepat untuk diterapkan khususnya di dunia pendidikan agar kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan meskipun ditengah situasi pandemi. Selanjutnya manfaat dari pembelajaran daring bagi guru maupun siswa yaitu penggunaan Information and Technology (IT) pada akhirnya berdampak pada pemahaman dan kemampuan memanfaatkan IT. Namun kendala yang ditemukan adalah masih terbatasnya sarana dan prasarana serta kemampuan Sumber daya manusia dalam pemanfaatan teknologi untuk menunjang pembelajaran daring. Upaya untuk mengatasi kendala tersebut adalah melalui pelatihan peningkatan kemampuan pemanfaatan teknologi juga melalui dukungan pengadaan paket internet bagi guru dan siswa oleh pihak pemerintah.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA OEPUAH UTARA KECAMATAN BIBOKI MOENLEU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Funay, Theresia; Atanus, Fidelis; Kefi, Herminus
JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2023): JianE: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jan.v5i2.6343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program pencegahan stunting di Desa Oepuah Utara Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi program pencegahan stunting di Desa Oepuah Utara belum optimal. Hal ini dilihat dari beberapa aspek yaitu: 1. Belum adanya sosialisasi dari implementor kepada masyarakat sasaran terkait stunting dan program pencegahannya. 2. Kondisi ekonomi masyarakat Desa Oepuah yang belum terpenuhi sehingga menyebabkan banyak ibu hamil, bayi, balita yang kurang asupan gizi. 3. Pola asuh orang tua yang belum baik.
PELESTARIAN TENUN BUNA DAN SOTIS MELALUI KEBIJAKAN PEMBELAJARAN DI SMP ST. YOSEF MAUBESI Kefi, Herminus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.43169

Abstract

Penelitian ini menitikberatkan pada bagaimana Inovasi menenun dan faktor apa saja yang yang menjadi pendukung dan penghambat inovasi menenun siswa-siswi SMP St. Yosef Maubesi?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan menganalisis, dan menginterpretasikan Inovasi serta faktor pendukung dan penghambat inovasi menenun siswa-siswi SMP St. Yosef Maubesi. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam membedah masalah ini adalah penelitian deskriptif, yakni jenis penelitian yang menggambarkan suatu fenomena atau kejadian secara apa adanya serta menganalisa data menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam menggali informasi kepada informan, penulis menggunakan pedoman wawancara (interview guiding) sebagai alat bantu dalam melakukan wawancara. Wawancara diawali mulai dari Kepala Sekolah dan informasi bergerak menuju Guru Mata pelajaran Seni Budaya SMP St. Yosef Maubesi dan siswa-siswi yang melakukan inovasi menenun secara langsung sampai kepada informan (siswa/i) mana informasi dianggap sama  yang dikenal dengan teknik snowball. Hasil penelitian inovasi ini, menunjukkan bahwa siswa-siswi mendapatkan pengalaman berharga karena melestarikan keterampilan tradisional yang berakar pada kearifan lokal. Inovasi menenun siswa-siwi SMP St.Yosef Maubesi ini telah menunjukkan peran penting pendidikan dalam menjaga warisan budaya serta memperkuat harkat dan martabat kaum perempuan melalui kegiatan yang berhubungan dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.
PENGABDIAN MAHASISWA MELALUI JELAJAH ALAM DAN EDUKASI WISATA BERKELANJUTAN DI BENDUNGAN TEMEF KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Kefi, Herminus; Naiheli, Alfrido; Nino, Handrianus; Atok, Fransiskus
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i4.615

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan wisata Bendungan Temef, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa/i Program Studi Administrasi Negara, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), tokoh adat, serta masyarakat setempat sebagai mitra utama. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif yang dikemas melalui kegiatan jelajah alam untuk mengenalkan potensi kawasan Bendungan Temef sekaligus mengidentifikasi permasalahan lingkungan dan tata kelola wisata di tingkat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan dan pengelolaan wisata yang berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Kegiatan jelajah alam yang dipadukan dengan edukasi wisata berkelanjutan mampu mendorong kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan kawasan Bendungan Temef. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.