Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Impact of Productive Waqf Management in Indonesia and Malaysia: Systematic Literature Nugroho, Moh Agus; Rusdi, Wahyudi; Rahman, Md Mahfujur
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 7 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v7i2.4489

Abstract

In the management of productive waqf, Indonesia and Malaysia are countries that are quite serious in dealing with waqf issues. Both countries are also predominantly Muslim, so the impact of productive waqf management is certainly very helpful for the two countries' economies. Using the Systematic Literature Review (SLR) method to describe the impact of productive waqf management in Indonesia and Malaysia. There were 75 journals studied, filtered by timeline, type, language, country, topic and participant. Ten articles that meet the criteria. SLR identified that 90% of the population are Nazhir or waqf managers, which is a very important population for the success of productive waqf management. The agricultural management sector was the most widely used by Nazhir to maximize productive waqf with a percentage of 40%. The health sector, such as hospitals and clinics, became the productive waqf management sector which Nazhir often used to maximize income with a percentage of 30%. Then in the rental housing sector with a percentage of 20% and 10% in the minimarket or retail sector and others. The SLR method has identified a management system with a profit-sharing system, and investment allocation mapping is the method used by Nazhir.
PERSEPSI GEN Z TERHADAP PERAN INFLUENCER DAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBENTUK MINAT BELI PRODUK SKINCARE Habie, Riska; Larasati, Suci; Rusdi, Wahyudi
JURNAL EKONOMI DAN BISNIS (EKOBIS-DA) Vol. 6 No. 02 (2025): Juli- Desember : Jurnal Ekonomi dan Bisnis (EKOBIS-DA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/febi.v6i02.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Generasi Z terhadap peran influencer dan media sosial dalam membentuk minat beli produk skincare. Dengan kemajuan teknologi digital, media sosial telah menjadi platform utama interaksi antara merek dan konsumen, di mana influencer berperan sebagai sumber informasi yang kredibel. Melalui wawancara mendalam dengan lima informan berusia 20–25 tahun yang aktif di media sosial, penelitian ini menemukan bahwa influencer dianggap lebih dapat dipercaya dibandingkan iklan tradisional, karena mereka menyampaikan informasi secara jujur dan berbasis pengalaman pribadi. Informan menyatakan bahwa konten yang disajikan oleh influencer, terutama di platform seperti TikTok dan Instagram, memiliki daya tarik visual dan edukatif yang kuat, sehingga memengaruhi keputusan pembelian mereka. Selain itu, paparan rutin terhadap konten skincare di media sosial meningkatkan minat beli, meskipun awalnya tidak berniat membeli. Temuan ini menunjukkan bahwa kredibilitas influencer, intensitas keterpaparan, dan preferensi platform media sosial berkontribusi signifikan dalam membentuk minat beli produk skincare di kalangan Generasi Z. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pelaku industri skincare dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dan relevan dengan karakteristik target audiens mereka.