Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Defect pada Proses Produksi Benang dalam Upaya Pengendalian Kualitas di PT. Leo Textile Laily, Nida; Septiari, Renny; Adriantantri, Emmalia
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 6, No 2 (2025): Jurnal SENOPATI Vol 6, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2025.v6i2.7387

Abstract

PT. Leo Textile adalah sebuah perusahaan kepemilikian swasta, didirikan pada Agustus 1999 yang berada di Jawa Timur. PT. Leo Textile bergerak di bidang industri tekstil (pemintalan) berupa benang sebagai produk hasil akhirnya, dengan berbagai jenis dan nomor disesuiakan dengan standar tertentu sesuai permintaan konsumen, dengan pemasaran lokal maupun ekspor. Berdasarkan data yang diperoleh, pada proses produksi di PT. Leo Textile didapati permasalahan terkait produk yang dihasilkan (benang), yakni jumlah kecacatan (defect) yang melebihi standar yang ditetapkan sebesar 2%. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk menganalisis penyebab (defect) yang terjadi pada benang yang ditimbulkan dalam proses produksi di PT. Leo Textile serta merekomendasikan usulan perbaikan dalam upaya mengurangi cacat pada produk benang. Dalam penyelesaian permasalahan ini peneliti mengaplikasikan metode Fault Tree Analysis (FTA), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta metode 5W +1H sebagai rancangan dalam evaluasi untuk perbaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pada jenis benang regular PE 10 yang memiliki jumlah cacat tertinggi dengan jenis kecacatan yang paling mendominasi yaitu cacat slub/gelombang. Diketahui akibat timbulnya kecacatan yang menjadi prioritas untuk diperbaiki yaitu disebabkan oleh faktor material terkait kualitas bahan baku (kotor/terkontaminasi). Rekomendasi usulan perbaikan yang dapat diberikan yaitu menerapkan sistem produksi serta inspeksi kualitas yang lebih ketat/terukur selama proses produksi berlangsung guna memastikan bahwa setiap tahap memenuhi standar yang ditetapkan atau mencegah potensi timbulnya cacat / kontaminasi pada material yang diproses.
Usulan Strategi Aksi Mitigasi Guna Kelancaran Produksi dengan Metode HOR dan SCOR di CV XYZ Heriyanto, Jennifer Chakira; Septiari, Renny; Wicaksono, Heksa Galuh
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 6, No 2 (2025): Jurnal SENOPATI Vol 6, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2025.v6i2.7390

Abstract

CV XYZ merupakan salah satu perusahaan industri pengolahan kayu berbasis plywood. Dalam manajemen perusahaan terdapat beberapa risiko pada rantai pasok yaitu ketidakmampuan supplier dalam memenuhi ketersediaan bahan baku, keterlambatan pengantaran bahan baku, breakdown mesin, dan distribusi produk terhambat. Pendekatan dengan metode SCOR dan HOR perlu dilakukan untuk meminimalisir risiko- risiko pada aliran rantai pasok perusahaan. Dari hasil penelitian didapatkan 25 kejadian risiko, 28 agen risiko, 3 agen risiko prioritas, dan 9 strategi aksi mitigasi. Tiga agen risiko prioritas tersebut yaitu (A11) ketidakmampuan supplier dalam memenuhi bahan baku, (A17) ketidakpatuhan karyawan terhadap SOP, dan (A20) mesin sudah tua dan mengalami penurunan kinerja. Dengan (PA2) yaitu penetapan kontrak tertulis dengan supplier sebagai strategi aksi mitigasi dengan peringkat tertinggi.Kata kunci: House Of Risk, Manajemen Risiko Rantai Pasok, SCOR