Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM INFORMASI DAFTAR PENCARIAN ORANG (DPO) TERINTEGRASI PADA SATUAN RESERSE KRIMINAL (RESKRIM) POLRESTA BANDA ACEH BERBASIS WEB Khairi, Ikhwanul; Payana, Mahendar Dwi
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 6, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.Vol6.Iss1.804

Abstract

ABSTRAKKepolisian Resort Kota atau Polresta merupakan suatu Instansi Pemerintahan yang bertugas untuk melindungi mengayomi dan melayani masyarakat serta Penegakan Hukum. Polresta Banda Aceh memiliki tugas dan kewajiban untuk mengungkap kasus kriminal yang terjadi di wilayah Kota Banda Aceh. Di Polresta Banda Aceh juga terdapat bagian Satuan Reserse Kriminal yang bertugas untuk pengungkapan kasus Kriminal di Kota Banda Aceh. Dikarenakan pelaku kejahatan tindak pidana terus meningkat, maka Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh memerlukan suatu aplikasi sistem informasi yang terkomputerisasi yang bisa digunakan untuk pengolahan data Informasi Daftar Pencarian Orang (DPO) yang terjadi di wilayah Hukum kerjanya. Selama ini pengolahan data yang berhubungan dengan Informasi Daftar Pencarian Orang (DPO) masih menggunakan cara manual, yaitu data masih dalam bentuk laporan yang berbentuk file dan dokumentasi yang tersimpan dalam arsip. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka di Polresta Banda Aceh dibangun suatu sistem informasi daftar pencarian orang (DPO) terintegrasi pada satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Banda Aceh berbasis web. Aplikasi dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan MySQL sebagai variabel databasenya. Perancangan sistem ini dibuat sesuai dengan Flowchart, Use Case dan ERD (Entity Relation Diagram). Dengan adanya aplikasi sistem informasi ini nantinya diharapkan akan dapat mempermudah dalam mengakses semua daftar informasi yang berhubungan dengan informasi biodata Daftar Pencarian Orang (DPO) yang terjadi di wilayah Kota Banda Aceh. Kata Kunci : Sistem Informasi Daftar Pencarian Orang (DPO) Berbasis Web, Polresta Banda Aceh, PHP, MySQL.
Lulur dari limbah kopi : solusi tepat guna pemanfaatan sisa ampas kopi sebagai antioksidan Ulfa, Rodhia; Fadhilah, Mauizah; Khairi, Ikhwanul; Zulfa, Maulida; Berliana, Melinda; Surya, Natasya; Nurul, Nida; Rahma, Novia; Fadhilah, Nur; Hafizah, Nur; Izzati, Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37672

Abstract

AbstrakPeningkatan konsumsi kopi di masyarakat, terutama di Kota Pekanbaru, menyebabkan meningkatnya jumlah limbah ampas kopi yang berpotensi mencemari lingkungan karena menghasilkan gas metana. Namun, ampas kopi mengandung senyawa bioaktif seperti kafein dan asam klorogenat yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan perawatan kulit alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK Kelurahan Tobekgodang melalui penerapan teknologi tepat guna dalam pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi produk lulur antioksidan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi kesehatan kulit, demonstrasi pembuatan lulur dari ampas kopi, praktik langsung, serta evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat, dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 8% menjadi 88% (p < 0,05). Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai guna, sekaligus membuka peluang usaha kecil berbasis bahan alami yang ramah lingkungan. Program ini diharapkan berlanjut sebagai model pemberdayaan masyarakat menuju ekonomi kreatif dan berkelanjutan. Kata kunci: ampas kopi; antioksidan; lulur; teknologi tepat guna; pemberdayaan masyarakat. AbstractThe increasing coffee consumption in society, particularly in Pekanbaru City, has led to a rise in coffee waste, which can harm the environment due to methane gas emissions. However, spent coffee grounds contain bioactive compounds such as caffeine and chlorogenic acid that exhibit antioxidant and anti-inflammatory properties, making them potential natural ingredients for skin care. This community service program aimed to empower members of the PKK women’s group in Tobekgodang Village through the application of appropriate technology in processing coffee waste into antioxidant body scrub products. The activities included socialization, health education, demonstration, hands-on training, and evaluation using pre-test and post-test questionnaires. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with the “good” knowledge category increasing from 8% to 88% (p < 0.05). The program effectively enhanced community awareness and skills in utilizing waste materials into value-added products, while also creating opportunities for small-scale, environmentally friendly businesses. It is expected that this initiative will serve as a sustainable community empowerment model supporting creative and green economic development. Keywords: coffee grounds; antioxidant; body scrub, appropriate technology, community empowerment.