Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DESAIN BAHAN AJAR MATERI GELOMBANG DAN BUNYI MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP Jannah, Latifatul; Nur, Mohamad; Suyono, Suyono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n1.p1196-1203

Abstract

The objective of this research is to produce an intervention which is valid, practical, and effective. This intervention design research is conducted through model 4-D that limited to three phases, that is define, design, and develop. Those intervention is tried out at eight class on SMPN 30 Surabaya in academic year 2014/2015 with one-group pretest-posttest design. Data were collected using observation method, tests, and questionnaires. Data are analyzed using descriptive analysis quantitatively and qualitatively. The results show that 1) the intervention are valid categorized; 2) the implementation result of lesson plan until 99%, and the student activity show that the intervention is practice categorized to train scientific process skills, 3) students positively respond toward intervention, and the increasing of scientific process skills show that the intervention is effective to train scientific process skills. It can be concluded that the intervention design is valid, practice and effective to train students scientific process skills. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian desain bahan ajar ini menggunakan model 4-D (Four-D Model) yang dibatasi pada tiga tahapan, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Hasil desain bahan ajar diujicobakan pada siswa kelas VIII SMPN 30 Surabaya semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) bahan ajar yang dikembangkan valid untuk melatih keterampilan proses sains siswa SMP; 2) Keterlaksanaan RPP yang mencapai 99% dan aktivitas belajar siswa menunjukkan behan ajar yang didesain terkategori praktis dalam melatih keterampilan proses sains siswa SMP; dan 3) Respon positif siswa terhadap bahan ajar, dan peningkatan keterampilan proses sains menunjukkan bahan ajar yang didesain efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains. Disimpulkan bahwa bahan ajar yang didesain valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP kelas VIII. 
DESAIN BAHAN AJAR MATERI GELOMBANG DAN BUNYI MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP Jannah, Latifatul; Nur, Mohamad; Suyono, Suyono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n1.p1196-1203

Abstract

The objective of this research is to produce an intervention which is valid, practical, and effective. This intervention design research is conducted through model 4-D that limited to three phases, that is define, design, and develop. Those intervention is tried out at eight class on SMPN 30 Surabaya in academic year 2014/2015 with one-group pretest-posttest design. Data were collected using observation method, tests, and questionnaires. Data are analyzed using descriptive analysis quantitatively and qualitatively. The results show that 1) the intervention are valid categorized; 2) the implementation result of lesson plan until 99%, and the student activity show that the intervention is practice categorized to train scientific process skills, 3) students positively respond toward intervention, and the increasing of scientific process skills show that the intervention is effective to train scientific process skills. It can be concluded that the intervention design is valid, practice and effective to train students scientific process skills. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian desain bahan ajar ini menggunakan model 4-D (Four-D Model) yang dibatasi pada tiga tahapan, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Hasil desain bahan ajar diujicobakan pada siswa kelas VIII SMPN 30 Surabaya semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) bahan ajar yang dikembangkan valid untuk melatih keterampilan proses sains siswa SMP; 2) Keterlaksanaan RPP yang mencapai 99% dan aktivitas belajar siswa menunjukkan behan ajar yang didesain terkategori praktis dalam melatih keterampilan proses sains siswa SMP; dan 3) Respon positif siswa terhadap bahan ajar, dan peningkatan keterampilan proses sains menunjukkan bahan ajar yang didesain efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains. Disimpulkan bahwa bahan ajar yang didesain valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP kelas VIII. 
Nilai moral dan makna pada karya “tuah tampah”: Kajian semiotika tari Nuriana, Ervin; Jannah, Latifatul
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v4i1.1520

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui nilai miral dan makna pada karya tari berjudul “Tuah Tampah”, serta membuka pandangan bahwasannya tari bukan hanya berfungsi sebagai tontonan dan pertunjukan tetapi terdapat nilai yang disyarakatkan melalui simbol pada setiap gerakan yang diciptakan oleh korografer. Karya Tari Tuah Tampah, terisnpirasi dari media tempeh dalam istilah jawa, merupakan wadah dapur untuk memilah bahan. Kata Tuah diambil dari kata petuah yang berate nasihat, penggabungan nilai tradisi dan issue modernitas merupakan pijakan utama dalam pembuatan karya tari ini. Menggunakan metode konstruksi penciptaan yang meliputi ; Rangsang awal, ekplorasi gerak, dan represtasi simbol, yang digabungkan menjadi sebuah gagasan idesional. Filosofi pada karya tari ini dikaji melalui pemahaman semiotika tari dan menghasilkan nilai moral dan makna pada setiap bagian karya yang diciptakan.
Efektivitas Technology-Enhanced Learning dalam Pembelajaran Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka di Kelas 5 SD Jannah, Latifatul; Nuriana, Ervin
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v5i1.1383

Abstract

Peserta didik yang kurang aktif dalam pembelajaran di kelas dapat disebabkan beberapa faktor diantaranya yaitu faktor dari pendidik, media ajar yang digunakan ataupun materi yang dibawakan oleh pendidik. Oleh karenanya maka seorang pendidik perlu mengembangkan atau mencari cara agar pembelajaran lebih menghidupkan interaksi dari peserta didik. Hal yang dapat dilakukan yakni merancang fasilitas pembelajaran yang tepat agar peserta didik mendapatkan rangsangan untuk lebih tertarik untuk terlibah dalam pembelajaran sehingga akan memahami materi yang disampaikan oleh pendidik. Penguasaan teknologi juga merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran saat ini. Teknologi dapat dijadikan sebuah media pembelajaran yang menyenangkan untuk menarik minat peserta didik, karena media pembelajaran yang kurang menarik minat sulit untuk digunakan dalam memberikan pengalaman yang konkret kepada peserta didik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas Technology-Enhanced Learning dalam pembelajaran interaktif berbasis kurikulum merdeka sesuai dengan kurikulum yang digunakan di sekolah tempat penelitian ini dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dari data- data yang sudah ditemui. Hasil dari pengumpulan data dan analisis temuan data didapatkan hasil bahwa efektivitas penggunaan Technology-Enhanced Learning dalam pembelajaran interaktif berbasis kurikulum merdeka pada siswa kelas 5 di SDN 01 Sukorejo Kab. Nganjuk terbukti sangat efektif dalam menghidupkan kelas, menunjang kondisi kelas yang menarik dan interaktif.
Peran media pembelajaran pendidikan pancasila berbasis digital dalam menguatkan nilai pancasila di era society 5.0 Jannah, Latifatul
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran berbagai media pembelajaran berbasis teknologi seperti metaverse, audiovisual, dan media digital interaktif dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila di jenjang pendidikan dasar. Di era digital, pendekatan konvensional dalam pembelajaran PPKn perlu disesuaikan agar lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan karakteristik peserta didik saat ini. Metaverse, melalui teknologi AR dan VR, menghadirkan simulasi sosial yang memungkinkan siswa mengalami langsung nilai-nilai Pancasila dalam situasi virtual. Sementara itu, media audiovisual seperti video berbasis kearifan lokal terbukti meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa secara emosional dan visual. Media interaktif seperti Quizizz, Pop-Up Book digital, dan komik digital turut meningkatkan partisipasi aktif serta pemahaman kognitif siswa terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga berperan strategis dalam membentuk karakter siswa sesuai dengan lima sila Pancasila. Implikasi dari kajian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik, institusi, dan kebijakan pendidikan dalam mengoptimalkan penggunaan media digital demi mendukung pendidikan karakter yang adaptif di era teknologi.
Efektivitas Technology-Enhanced Learning dalam Pembelajaran Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka di Kelas 5 SDN 01 Sukorejo Kab. Nganjuk Jannah, Latifatul; Nuriana, Ervin
Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jpip.v4i1.1384

Abstract

Peserta didik yang kurang aktif dalam pembelajaran di kelas dapat disebabkan beberapa faktor diantaranya yaitu faktor dari pendidik, media ajar yang digunakan ataupun materi yang dibawakan oleh pendidik. Oleh karenanya maka seorang pendidik perlu mengembangkan atau mencari cara agar pembelajaran lebih menghidupkan interaksi dari peserta didik. Hal yang dapat dilakukan yakni merancang fasilitas pembelajaran yang tepat agar peserta didik mendapatkan rangsangan untuk lebih tertarik untuk terlibah dalam pembelajaran sehingga akan memahami materi yang disampaikan oleh pendidik. Penguasaan teknologi juga merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran saat ini. Teknologi dapat dijadikan sebuah media pembelajaran yang menyenangkan untuk menarik minat peserta didik, karena media pembelajaran yang kurang menarik minat sulit untuk digunakan dalam memberikan pengalaman yang konkret kepada peserta didik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas Technology-Enhanced Learning dalam pembelajaran interaktif berbasis kurikulum merdeka sesuai dengan kurikulum yang digunakan di sekolah tempat penelitian ini dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dari data- data yang sudah ditemui. Hasil dari pengumpulan data dan analisis temuan data didapatkan hasil bahwa efektivitas penggunaan Technology-Enhanced Learning dalam pembelajaran interaktif berbasis kurikulum merdeka pada siswa kelas 5 di SDN 01 Sukorejo Kab. Nganjuk terbukti sangat efektif dalam menghidupkan kelas, menunjang kondisi kelas yang menarik dan interaktif.
Pelatihan Eco Print Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Di Panti Asuhan Nurul Falah Kabupaten Blitar Alfi, Cindya; Jannah, Latifatul
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 4 No 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v4i4.1800

Abstract

Panti Asuhan Nurul Falah merupakan panti asuhan yang bergerak dalam bidang sosial dan keagamaan. Panti ini berlokasi di Desa Slorok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Panti ini berdiri sejak tahun 1998 dan telah menampung 30 anak dengan anak-anak yang berkisar dari jenjang TK hingga jenjang kuliah. Berdasarkan analisis situasi yang diuraikan sebelumnya, maka dapat di identifikasi permasalahan mitra yaitu kurangnya fasilitas dalam menunjang pendidikan karakter , kurangnya motivasi anak-anak dalam melaksanakan kegiatan- kegiatan yang inovatif dan kurangnya pengetahuan yang dimiliki untuk memanfaatkan potensi. Berdasarkan analisi tersebut maka diputuskanlah untuk membuat karya berupa batik ecoprint dengan menggunakan hasil alam berupa daun dan bunga yang diaplikasikan pada media totebag. Hal ini kami lakukan dengan upaya mengembangkan dan menanamkan pendidikan karakter pada anak-anak panti dengan menjunjung kreativitas dan kemandirian anak. Setelah dilakukan kegiatan, observasi dan wawancara terlihat bahwa respon peserta sangat baik, dan banyak yang berharap ada kegiatan yang serupa di lain waktu karena bisa mendapat ilmu baru, bermanfaat, dan membuat semangat. Bahkan ada yang mengusulkan kegiatan serupa dilaksanakan setiap satu bulan sekali, hal ini diperoleh dari hasil wawancara dengan salah satu peserta. Tidak hanya dari peserta saja, dari pihak kepala panti dan pengasuh pun juga sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan proyek sosial ini, karena bisa membuat anak termotivasi dan bersemangat yang ada di sekita rendahnya motivasi yang di miliki anak-anak panti dan kurangnya pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan di panti asuhan Nurul Falah dalam mengolah potensi yang ada.