Samuel Purdaryanto
Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kajian Moderasi Beragama dalam Perspektif Teologi Kristen dan Sosial Kontemporer Samuel Purdaryanto
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 7, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46305/im.v7i1.580

Abstract

Indonesia is a country known for its religious, ethnic, and cultural diversity, requiring serious efforts to maintain harmony and peaceful coexistence. The challenges faced in religious life are becoming increasingly complex in the midst of globalisation and the rise of radical ideologies that threaten tolerance and peace. The phenomenon of increasing polarisation and conflict between religious groups highlights the importance of religion in building social cohesion. This study aims to examine religious moderation from the perspective of Christian theology and contemporary social dynamics. The method used is a qualitative-descriptive study through theological and social literature review. The findings reveal that the theological foundation of religious moderation in Christianity, rooted in biblical values and the theology of Christ's incarnation, serves as the moral and spiritual basis for believers to live harmoniously in a diverse society. When these values are implemented in contemporary social contexts through education, interfaith dialogue, and interreligious cooperation, religious moderation becomes a bridge connecting faith and social responsibility to create a moderate society. AbstrakIndonesia merupakan negara yang dikenal dengan keberagaman agama, suku, dan budaya, sehingga memerlukan upaya serius untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan hidup bersama. Tantangan yang dihadapi dalam kehidupan beragama semakin kompleks di tengah era globalisasi dan meningkatnya paham radikal yang mengancam toleransi dan perdamaian. Fenomena meningkatnya polarisasi dan konflik antar kelompok keagamaan menunjukkan pentingnya peran agama dalam membangun kohesi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji moderasi beragama dari sudut pandang teologi Kristen dan dinamika sosial kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif-deskriptif melalui kajian literatur teologis dan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa fondasi teologis moderasi beragama dalam Kekristenan, yang berakar pada nilai alkitabiah dan teologi inkarnasi Kristus, menjadi dasar moral dan spiritual bagi umat untuk hidup rukun dalam masyarakat yang majemuk. Ketika nilai-nilai ini dijalankan dalam konteks sosial kontemporer melalui pendidikan, dialog lintas iman, dan kerja sama lintas agama, moderasi beragama menjadi jembatan yang menghubungkan iman dan tanggung jawab sosial demi terciptanya masyarakat yang yang moderat.