Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analysis of Efforts in the Development of Local Government: E-Government and Public Service Management Firman, Firman; Sahrul, Sahrul; Ramadoan, Syahri
Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan Vol. 4 No. 2 (2023): JSIP: Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Buton.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/jsip.v4i2.3465

Abstract

This study aimed to determine the efforts to develop e-government and improve public services in Bima Regency. This research used descriptive qualitative methods. The subjects of this research were selected through a nonprobability sampling technique using a purposive sampling technique. The informants in this study were 20 web admins of Bima Regency Government institutions. Data collection techniques consisted of observation, interviews, and documentation. The results showed that support for implementing e-government in public services in Bima Regency has been provided. However, it could be more optimal due to different budget allocations in each local government agency. Regarding capability, in general, the literacy level of Bima Regency Government employees still needs to improve, especially senior employees. Meanwhile, in terms of value, e-government managers already understand the benefits and importance of information technology applications in public services. For e-government implementation to run optimally, creating a clear legal umbrella and making a grand design for e-government development, including preparing the budget, is necessary. Related to employees who still need to improve in literacy, it is essential to plan continuous Information Technology training, and in the future, the Bima Regency government should plan to recruit employees with an educational background in information technology.
Optimizing public accessibility: A review of the urgency of e-government for Bima District Ramadoan, Syahri; Firman, Firman; Sahrul, Sahrul; Haeril, Haeril
The International Journal of Politics and Sociology Research Vol. 12 No. 1 (2024): June: Law, Politic and Sosiology
Publisher : Trigin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijopsor.v12i1.230

Abstract

This study highlights the urgency of enhancing public accessibility through the implementation of E-Government in Bima District. The research employed a descriptive method with a qualitative approach. The findings indicate that in the context of digital transformation, E-Government becomes a key to improving public access to government services in Bima District, Indonesia. Despite offering significant potential in enhancing efficiency, transparency, and affordability of public services, the implementation of E-Government faces several challenges. Uneven technology infrastructure, low digital literacy, and the lack of trained human resources are among the obstacles that need to be overcome. This study underscores the urgency of enhancing public accessibility through E-Government in Bima District. With a focus on social inclusion, democratic participation, economic aspects, and data security, efforts to address infrastructure constraints, digital literacy, and human resource availability become crucial. Through strategic measures such as technology infrastructure development, enhancement of digital literacy, and inter-agency government coordination, Bima District can achieve significant improvements in public accessibility, increase efficiency in public service, and strengthen community participation in the development process and decision-making
Model Intervensi Terpadu dalam Mengatasi Prevalensi Stunting di Kota Bima Ramadoan, Syahri; Firman, Firman; Sahrul, Sahrul
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 6 No 2 (2024): JGLP, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v6i2.1562

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model intervensi terpadu untuk menurunkan prevalensi stunting di Kota Bima. Berdasarkan data 2019-2024, prevalensi stunting di Indonesia menunjukkan fluktuasi, dengan tingkat nasional sebesar 12,1% pada 2019, yang kemudian menurun menjadi 8,9% pada 2023. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), prevalensi stunting awalnya berada di 20,2% dan menurun menjadi 15,8% pada 2024. Kemudian di Kota Bima, prevalensi stunting tercatat sebesar 11,3% pada awal 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Kota Bima menurun menjadi 9,84% pada Juli 2024, terutama karena peningkatan kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang melalui program seperti GERMAS dan distribusi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta masif nya program “Si Darling” (Inovasi Dapur Lawan Stunting). Meski demikian, intervensi yang kurang terkoordinasi masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, rekomendasi penelitian mencakup penguatan kebijakan yang lebih komprehensif serta sinergi antar-lembaga untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, sehingga target penurunan stunting dapat tercapai secara berkelanjutan di Kota Bima.
Structural Transformation and Capacity Strengthening of the Apparatus: A Critical Review of Bureaucratic Reform at the Department of Cooperatives, Industry, and Trade, Bima City Ramadoan, Syahri; Firman, Firman; Sahrul, Sahrul
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara kritis hambatan struktural dan fungsional dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Bima, dengan menyoroti interaksi antara struktur organisasi, kebijakan pengembangan sumber daya manusia, serta kapasitas kelembagaan dalam menciptakan pelayanan publik yang inklusif, akuntabel, dan berkualitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif-kritis, melalui observasi non-partisipatif, telaah dokumen strategis, dan wawancara mendalam dengan aktor kunci dari unsur internal maupun eksternal birokrasi. Teknik triangulasi dan analisis interaktif berbasis teori sistem, institusional, serta kerangka reformasi birokrasi nasional digunakan untuk mereduksi, mengategorikan, dan menginterpretasi data secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi birokrasi belum sepenuhnya berjalan efektif akibat ketimpangan kompetensi, lemahnya sistem pengembangan karier, serta masih kuatnya intervensi politik. Restrukturisasi organisasi belum disertai transformasi paradigma kerja, sehingga pengembangan SDM berbasis meritokrasi dan digitalisasi ASN menjadi urgensi strategis. Kendala teknis seperti keterbatasan anggaran, infrastruktur, serta budaya kerja administratif menjadi penghambat birokrasi yang profesional. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen reformasi jangka panjang melalui kepemimpinan transformasional yang menempatkan penguatan SDM sebagai pilar utama dalam membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika pembangunan daerah dan tuntutan pelayanan publik masa depan.
The Urgency Of Crowdfunding In Increasing The Competitiveness Of Msmes In Villages Widiasih, Suprapti; Dirman, Eris Nur; Ramadoan, Syahri; Indrawati, Raden Ajeng; Asrijal, Andi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1263

Abstract

Abstrak Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberi edukasi kepada masyarakat UMKM desa bahwa crowdfunding memiliki urgensi dalam meningkatkan daya saing UMKM di desa. Kegiatan ini dilakukan pada salah satu desa di Jawa Tengah tepatnya di Desa Wisata Dadapan, Kabupaten Rembang. Kegiatan ini diawali dengan mengidentifikasi pendanaan UMKM desa untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan pendanaan eksternal menggunakan platform crowdfunding. Selanjutnya pengenalan urgensi crowdfunding dalam meningkatkan daya saing UMKM di desa. Sasaran kegiatan ini merupakan para pelaku UMKM dan startup yang pernah atau sementara mengajukan bantuan pendanaan melalui platform crowdfunding. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaku UMKM Desa Wisata Dadapan lebih teredukasi dan memahami bahwa Crowdfunding memiliki beberapa kelebihan karena dapat dijadikan sarana bagi UMKM untuk mencari modal pembiayaan secara cepat sebagai alternatif bantuan pendanaan agar tetap mampu mempertahankan usaha mereka. Kata Kunci: Crowdfunding, UMKM, Desa Abstract The aim of this service activity is to provide education to the village MSME community that crowdfunding has urgency in increasing the competitiveness of MSMEs in the village. This activity was carried out in one of the villages in Central Java, precisely in the Dadapan Tourism Village, Rembang Regency. This activity begins with identifying village MSME funding to find out the extent to which external funding is utilized using crowdfunding platforms. Furthermore, the introduction of the urgency of crowdfunding in increasing the competitiveness of MSMEs in villages. The targets of this activity are MSMEs and startups who have previously or are currently applying for funding assistance through crowdfunding platforms. The results of this research are that MSME actors in the Dadapan Tourism Village are more educated and understand that Crowdfunding has several advantages because it can be used as a means for MSMEs to quickly seek financing capital as an alternative funding assistance so they can maintain their business. Keywords: Crowdfunding, MSMEs, Villages
Implementasi Program Pencegahan Stunting Di Puskesmas Mpunda Kota Bima Yani, Lilis; Ramadoan, Syahri; Salahuddin, Salahuddin; Haeril, Haeril
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 21 No. 1 (2024): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v21i1.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pencegahan stunting di Puskesmas Mpunda, Kota Bima. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga indikator utama yang berpengaruh dalam implementasi program ini, yaitu interpretasi (interpretation), organisasi (organization), dan penerapan (application). Ketiga indikator tersebut menjadi aspek penting dalam menilai efektivitas program pencegahan stunting yang dijalankan di Puskesmas Mpunda. Berdasarkan hasil wawancara dengan berbagai informan, ditemukan bahwa pelaksanaan program memiliki tantangan dan variasi dalam implementasinya. Salah satu hambatan terbesar adalah keterbatasan alokasi anggaran yang berdampak pada efektivitas program. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih baik dalam perencanaan dan pengarahan program agar dapat berjalan optimal. Sebagai rekomendasi, perlu adanya pelatihan rutin bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menangani kasus stunting. Selain itu, program edukasi bagi ibu-ibu perlu diperkuat melalui penyuluhan yang lebih intensif agar pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat. Pemerintah daerah juga diharapkan memberikan dukungan yang lebih besar melalui kebijakan serta alokasi anggaran yang memadai.
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN: STUDI DI DESA NANGA WERA KABUPATEN BIMA Firdaus; Ramadoan, Syahri; Akhyar
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 11 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v11i2.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran kepala desa dalam membangun kesadaran dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Nanga Wera. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Fokus analisis diarahkan pada strategi komunikasi fiskal dan model penyuluhan yang dijalankan oleh kepala desa, serta bagaimana respons warga terbentuk sebagai implikasi dari interaksi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan kepala desa, baik melalui forum formal maupun informal, berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran fiskal. Dalam pelaksanaanya, efektivitas sosialisasi terhambat oleh minimnya dukungan dari aparat pajak formal, ketiadaan media visual, dan keterbatasan kapasitas administratif. Kepala desa berperan ganda sebagai komunikator kebijakan sekaligus pendidik fiskal, meskipun tanpa dukungan teknis yang memadai. Diskusi dengan tokoh masyarakat turut membantu membentuk norma sosial pajak, tetapi masih bersifat elitis dan tidak merata. Ketidakterjangkauan informasi visual memperkuat ketimpangan literasi fiskal antarwarga. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara desa dan otoritas pajak dalam menciptakan sistem sosialisasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini memperkaya kajian administrasi publik dengan menekankan pentingnya pendekatan berbasis kepemimpinan lokal dalam membangun budaya kepatuhan fiskal di perdesaan.
Pengelolaan SDM Aparatur Desa: Studi Kualitatif Pada Pemerintah Desa Wora Kecamatan Wera Kabupaten Bima Juniati, Juniati; Ramadoan, Syahri; Firman, Firman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.978

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam konteks pemerintahan desa memiliki peran penting dalam menentukan kualitas tata kelola dan pelayanan publik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi empat fungsi manajemen klasik perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan dalam pengelolaan SDM aparatur di Desa Wora. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa perencanaan SDM belum sistematis, tanpa dokumen strategis dan program pelatihan yang berkelanjutan. Struktur organisasi sudah terbentuk, namun distribusi tugas tidak mempertimbangkan kompetensi dan latar belakang pendidikan. Tingkat absensi tinggi serta motivasi kerja rendah, mencerminkan lemahnya penggerakan aparatur. Pengawasan belum berjalan efektif akibat tidak adanya evaluasi berkala dan standar pelaporan. Studi ini berkontribusi pada literatur SDM sektor publik di tingkat lokal dengan menyoroti pentingnya desain manajerial yang adaptif dalam konteks desa. Implikasi praktisnya mencakup perumusan strategi berbasis kompetensi, insentif kinerja, dan sistem evaluasi terstandar. Riset lebih lanjut disarankan mengeksplorasi intervensi berbasis teknologi dan model kepemimpinan lokal yang kontekstual.