Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Aplikasi Sistem Informasi Parkir Kampus Menggunakan Model Single Channel Single Phase Service Siregar, Saidi Ramadan; Azlan, Azlan; Pristiwanto, Pristiwanto
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 23 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v23i1.9607

Abstract

Permasalahan yang sering muncul kepurmukaan dalam pelayanan parkir kendaraan adalah terjadinya kejahatan pencurian kendaraan bermotor yang disebabkan kurangnya perhatian dalam manajemen data kendaraan berbasis IT. Information Technology memberikan informasi ketersediaan data setiap kendaraan yang sudah terdaftar oleh sistem, dapat dengan mudah mengelompokkan dengan data yang belum menjadi customer tetap misalnya terdapat pada pelayanan publik  misalnya zona kampus, pusat perbelajaan dan sebagainya. Sebagian memang sudah menerapkan sistem keamanan menggunakan barrier gate tapi dengan sistem tersebut menjadikan antrian panjang sehingga membuat customer setiap menunggu lama di atas kendaraanya, jika menambah banyak layanan pintu keluar berarti harus menambah terminal validasi data kendaraan waktu keluar dan otomatis menambah pegawainya. Bagaimana jika pelayanan tersebut diterapkan di kawasan kampus yang area pintu masuk dan keluar kendaraan tidak cukup memadai dan petugas parkir tidak melebihi dua pegawai saja dan hanya diamanahkan untuk mengatur dan menyusun kendaraan yang tidak rapi?. Solusi yang tepat dalam permasalahan yang dihadapi demikian adalah dengan membuat sistem informasi parkir dengan sistem layanan sendiri artinya semua data pengguna kendaraan khususnya para mahasiswa, dosen dan staf terlebih dahulu dimasukkan kedalam sebuah database selanjutya media validasi untuk menandakan bahwa kedatangan kendaraan di tempat dengan memberikan kartu parkir dilengkapi dengan barcode sekaligus menjadi milik customers selamanya. Kemudian melakukan transaksi masuk dan keluar kendaraan setiap memasuki area parkir kampus dengan melakukan scan kartu parkir pada terminal layanan yang sudah disediakan. Jika sistem berjalan dengan baik dari sisi perangkat lunaknya (software) dan juga kedisiplinan setiap penggunanya (users) maka pencuri kendaraan akan berpikir beberapa kali dalam melakukan aksinya.
Implementasi Algoritma Additive Code Dalam Mengkompresi Record Database Aplikasi Perpustakaan Digital (E-Library) Simangunsong, Lisdawati; Pristiwanto, Pristiwanto; Syahputra, Rian
JURNAL RISET KOMPUTER (JURIKOM) Vol. 11 No. 4 (2024): Augustus 2024
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v11i4.8478

Abstract

Permasalahan kebutuhan ruang penyimpanan pada aplikasi perpustakaan digital merupakan salah satu masalah utama yang dapat mempengaruhi kinerja dari aplikasi e-book sendiri. Hal ini disebabkan karena banyaknya data teks buku yang tersimpan menjadi record database. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melakukan kompresi teks data buku yang disimpan menjadi record database. Proses kompresi dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan algoritma additive code dengan membangun aplikasi perpustakaan digital berbasis web. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan maka diperoleh nilai persentase Compression ratio tertinggi sebesar 80.60% dengan Ratio of compression berkurang sebanyak 1.24 Space saving berkurang sebanyak 19.40% dan Redudancy berkurang sebanyak 19.40%. Hasil ini menunjukkan bahwa kebutuhan ruang penyimpanan database aplikasi perpustakaan digital lebih optimal daripada sebelum diterapkan proses kompresi.
Steganography Formation by utilizing Enhanced Least Significant Bit Algorithm Pristiwanto, Pristiwanto; Abdul Halim Hasugian
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 11 No. 1 (2021): March, Informatics and Science
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.546 KB) | DOI: 10.54209/infosains.v11i1.38

Abstract

Steganography is the science and art of hiding secret messages in other messages so that the existence of those messages cannot be known. The letter sent does not attract attention with steganography, and the container media does not arouse suspicion. Steganography requires two properties, namely container media and secret messages. The LSB method (least significant bit)is the simplest and easiest steganography method to implement. An example of implementing this method is to use a digital image as a cover text. Each pixel in the image is 1 (one) to 3 (three) bytes in size. Pda bit arrangement in a byte ( 1 byte = 8 bits), there are the most significant bits ( MSB) and the least significant bits (LSB). For example, on 11010010 bytes, the first bit from the right is the MSB bit, and the last bit from the right is the LSB bit. The matching bit is replaced with the message bit is the LSB bit, because the modification only changes the byte value to one higher or one lower than the previous value
An Analysis of Islamic Gravestones in Indonesia: Sites and Islamic Heritage in Bolaang Mongondow, North Sulawesi Saptaningrum, Irna; Azis, Muhammad Nur Ichsan; Anwar, Hasanuddin; Pristiwanto, Pristiwanto; Djakaria, Salmin
Journal of Islamic Architecture Vol 8, No 4 (2025): Journal of Islamic Architecture
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, UIN Maliki Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jia.v8i4.26318

Abstract

The discourse on local Islamic archaeology offers a compelling field of study, particularly when examined in relation to the spread of Islamic teachings. In the historical narrative of Islamization in Indonesia, Bolaang Mongondow was a region significantly influenced by Islamic preaching during the 17th–19th centuries CE (11th–13th centuries AH). Archaeological heritage in the form of material culture plays an important role in illustrating the adaptation of local communities to Islamic traditions. The notion of Islam as a “religion of the ruling elite” also contributed to the conversion of local populations. This study presents an archaeological discourse grounded in a historical approach, supported by tangible material evidence, including gravestones and burial complexes, in Bolaang Mongondow, North Sulawesi. Through morphological and technological analyses, the research aims to identify, interpret, and understand the contextual dynamics of local Islamic culture, thereby contributing to a deeper understanding of the region’s Islamic civilizational heritage. The findings reveal a process of adaptation and acculturation closely intertwined with Islamic ideals and concepts. The artefacts uncovered, particularly those from the Kapulo and Jere sites, serve as concrete evidence of the early development of Islamic civilization in Bolaang Mongondow.