Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MELEMPAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Muhammad Yahya
Jurnal Penjaskesrek Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.047 KB)

Abstract

Tujuan akhir dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk berupa model pembelajaran gerak dasar melempar dengan berbagai model, sehingga dapat membantu dalam menunjang proses pembelajaran yang ada pada saat ini yang lebih efektif dan efesien, serta menambah semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Lueng Putu Kabupaten Pidie. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan Februari dengan frekwensi penelitian adalah empat kali pertemuan untuk satu kali seminggu. Subyek penelitian dalam penelitian model pembelajaran gerak dasar melempar dengan pola pendekatan gerak dasar melempar pada pendidikan jasmani adalah siswa kelas IV. Analisis kebutuhan bentuk angket diberikan kepada 24 orang siswa kelas IV. Hasil analisis kebutuhan tersebut dapat diketahui bahwa: (1) 100% siswa sangat suka dengan pelajaran olahraga, (2) Lebih dari 60% siswa sangat suka dengan olahraga dengan bentuk-bentuk permainan, (3) lebih dari 80% siswa lebih suka pelajaran olahraga dengan konsep melempar, (4) 84% siswa tidak pernah mendapatkan pelajaran gerak dasar melempar, (5) 80% siswa sangat bosan apabila diberikan pelajaran melempar.
KOMPOSISI FITOPLANKTON YANG DITEMUKAN DI DANAU DIATAS KABUPATEN SOLOK Muhammad Yahya; Rina Widiana; Renny Risdawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42934

Abstract

Lake Diatas in Solok Regency has experienced increasing tourism, agricultural, and aquaculture activities that may affect water quality. This study aimed to analyze the composition of phytoplankton as a bioindicator of water quality. A descriptive survey method with purposive random sampling was applied at six stations (September–December 2025). Samples were collected using a plankton net, preserved with 4% formalin, and identified to the genus level. Analyses included density, relative density, frequency, relative frequency, and the Shannon–Wiener diversity index (H’), supported by measurements of temperature, pH, and dissolved oxygen (DO). Fifteen genera from four classes were identified, with Ceratium as the dominant genus. The H’ value ranges from 2.219 – 2.3968 indicating oligotrophic conditions (light pollution).
THE EFFECTIVENESS OF THE LEARNING INSTRUCTIONAL MATERIALS MONITORING INFORMATION SYSTEM (SIMOP) AS A DECISION-MAKING INSTRUMENT WITHIN THE DEPARTMENT OF EDUCATION OF TAKALAR REGENCY Nurdin, Muhammad; Muhammad Yahya; Hasanah Nur
Jurnal Vokasi Keteknikan Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/7t5ty610

Abstract

Digital transformation in educational governance necessitates monitoring systems that are effective, efficient, and accountable. This study aims to develop and evaluate the quality of a web-based Learning Tools Monitoring Information System (SIMOP) in Takalar Regency. The research employs a Research and Development (R&D) approach integrating the ADDIE, Prototype, Agile, and Waterfall models. System quality evaluation refers to the ISO/IEC 25010 standard established by the International Organization for Standardization (ISO). Data were collected through observations, interviews, and questionnaires administered to teachers, school principals, supervisors, and officials of the Department of Education. The results indicate that SIMOP falls within the “highly valid” category based on assessments of functional suitability, reliability, usability, portability, and security. The level of practicality reached 89.99%, while effectiveness achieved 91.82%. Teachers’ readiness was categorized as “highly ready” (90.35%), whereas responses from school principals and the Department of Education were 90.93% and 95%, respectively. The system has been proven to enhance efficiency, transparency, and accountability in monitoring instructional materials.
Dari Minangkabau ke Jakarta: Transformasi Pemikiran Pendidikan Islam Buya Hamka rahmat fradhitiya; Shitra Giofika; Muhammad Yahya
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16197

Abstract

AbstrakPerjalanan intelektual Buya Hamka dari akar tradisional Minangkabau ke pusat modernitas Jakarta membentuk transformasi signifikan dalam pemikirannya tentang pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran yang menyeluruh dan analitis tentang proses transformasi pemikiran pendidikan Islam Buya Hamka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi yang deskriptif-analitis dan historis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemikiran awal Hamka di Minangkabau sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai adat “adat basandi syaraa’, syara’basandi kitabullah” dan sistem pendidikan surau dan ayahnya yaitu Haji Rasul yang menekankan pembentukan akhlak dan karakter. Setelah bermukim di Jakarta, interaksinya dengan pemikiran modernis, nasionalis, dan tantangan urban telah menggeser konsep dasar pemikirannya ke arah pendidikan yang membebaskan, mengintegrasikan ilmu aqli dan naqli, serta mengembangkan konsep pendidikan karakter untuk masyarakan Indonesia yang madani. Tranformasi ini menunjukkan sintetis pemikiran yang efektif antara tradisi dan modernitas, yang terlihat dalam karya-karya monumentalnya seperti Tafsir Al-Azhar dan tulisan-tulisannya yang lain.
Explaining Students’ Continuance Intention to Use Artificial Intelligence in Higher Education: A Post-Adoption TAM Model Faiz, Muhammad Nur; Muhammad Yahya; Rosidah; Sanatang
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 1, February (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i1.267

Abstract

Purpose – This study examines continuance intention to use artificial intelligence in higher education by integrating system quality, self efficacy in artificial intelligence usage, and artificial intelligence literacy into a post adoption technology acceptance framework. The study clarifies whether sustained use is driven more by technical and usability related evaluations than by literacy alone. Design/methods/approach – A quantitative cross sectional survey was conducted with 324 undergraduate students from the Informatics and Computer Engineering Education and Computer Engineering study programs at Universitas Negeri Makassar. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling with SmartPLS 4. Findings – Self-efficacy in artificial intelligence usage significantly affected artificial intelligence literacy (β = 0.447, p < 0.001), system quality significantly affected perceived ease of use (β = 0.733, p < 0.001) and perceived usefulness (β = 0.266, p < 0.001), perceived ease of use significantly affected perceived usefulness (β = 0.502, p < 0.001), and perceived usefulness significantly affected continuance intention (β = 0.637, p < 0.001). Artificial intelligence literacy did not significantly affect perceived usefulness (β = 0.072, p = 0.093). Research implications/limitations – The findings are limited by the cross-sectional design, self-reported data, and the focus on two technology-oriented study programs in one university. Originality/value – This study contributes a focused post-adoption explanation of sustained artificial intelligence use by showing that continuance is shaped more strongly by system performance and perceived academic value than by artificial intelligence literacy alone.
Adab Mencari Ilmu dalam Perspektif Al-Qur'an dan Hadis: Analisis Nilai-nilai Akhlak dalam Membentuk Karakter Penuntut Ilmu Helsa Malika Alea Casta; Nur Afiya Kamila; Ririn Shafitri; Muhammad Yahya
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v3i3.2281

Abstract

The way of asking for knowledge, as shown in the Qur'an and Hadith, is very important for helping students develop good morals. In Islam, learning is not just about gaining information, but also about growing into a person with good values and behaving in a moral way. This research looks into the idea of proper behavior when seeking knowledge, as shown in the Qur'an and Hadith, and how it helps shape a person's character. This study uses a qualitative method, focusing on library research, and looks at interpretations of the Qur'an, Hadith sources, books, and scientific articles about Islamic education and ethics. The results show that being sincere, humble, patient, respectful towards teachers, and using what you learn are the main values that should go along with learning. Combining knowledge with good manners can help form people who are both smart and have strong values. So, teaching proper manners in schools should still be a top focus to raise people who have good values and useful knowledge.
Interpretation of Dreams in QS. Yusuf Verses 1–6: Contextual Review and Classical Interpretation Deby Cahya Kamila Gawing; Muhammad Yahya; Hasyim Haddade
ALSYS Vol 6 No 4 (2026): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v6i4.11063

Abstract

This study examines classical and contemporary interpretations and related literature on Surah Yusuf/12:1–6 to understand the meaning of Yusuf’s dream revelation and the ethical-pedagogical values embedded in the verses. Employing a qualitative approach with a systematic literature review design, this study analyzes selected interpretations, journal articles, theses, and books that directly discuss the verses. The data were examined thematically and comparatively to identify patterns of interpretation, the narrative function of the dream, and Qur’anic–biblical points of comparison. The findings indicate that Yusuf’s dream is positioned as a form of revelation and a prophetic sign that shapes his moral journey through patience, steadfast faith, and wisdom. Contemporary interpretations further emphasize the pedagogical function of the narrative for character education. The comparative analysis reveals narrative similarities between Qur’anic and biblical traditions, while also identifying differences in their theological emphases. This study concludes that Yusuf’s dream in Surah Yusuf/12:1–6 contains significant ethical and pedagogical values that remain relevant for contemporary character education. The study contributes to Qur’anic interpretation and Islamic education by offering a literature-based synthesis of dream revelation, prophetic morality, and character formation, with implications for integrating Yusuf’s values into character education programs and for guiding future empirical studies.
Efektivitas Pembelajaran Daring Berbantuan Media Sosial Whatsapp Di SMK Negeri Hasni Nurfuadiah; Muhammad Yahya; Sanatang Sanatang
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v10i1.980

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Peran whatsapp pada pembelajaran daring di SMK Negeri 10 Makassar, 2) Tingkat keefektifan penggunaan pembelajaran daring berbantuan media sosial whatsapp di SMK Negeri 10 Makassar, 3) Faktor pendukung dan penghambat pembelajaran daring berbantuan media sosial whatsapp di SMK Negeri 10 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto dengan metode penelitian Mix Method Research (metode gabungan: kualitatif-kuantitatif). Jenis dan Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian ini penunjukkan bahwa; 1) Peiran WhatsApp pada peimbeilajaran daring di SMK Neigeiri 10 Makassar cuikuip baik, dinama nilai rata-rata 87,4 dari skor ideial 100. 2) Peimbeilajaran meingguinakan aplikasi atau platform pembelajaran daring pada mata peilajaran Sisteim Kompuiteir di SMK Neigeiri 10 Makassar teirgolong eifeiktif dengan nilai rata-rata 86,1 dari skor ideial 100. Hal ini dibuiktikan deingan teircapainya indikator eifeiktivitas yaitui; Muitui Peimbeilajaran, Keiseisuiaian Tingkat Peimbeilajaran, Inseintif, dan Waktui peimbeilajaran baik dari seigi proseis mauipuin hasil beilajar deingan nilai rata-rata 86,1 dari skor ideial 100 3) Faktor pendukung yang dapat membantu proses pembelajaran daring di SMK Negeri 10 Makassar antara lain; sarana dan prasarana, tenaga pengajar dan partisipasi siswa. Sedangkan faktor penghambat antara lain; Keterbatasan koneksi internet, Belum memiliki handphone android, Memori smartphone penuh, Kurangnya interaksi secara langsung, Pengawasan belajar tidak maksimal, Sulit memahami secara maksimal terhadap materi yang diberikan.
EDUKASI LITERASI KESEHATAN MENTAL BAGI SANTRI SMAIT UMAR FARUQ SEBAGAI UPAYA PREVENTIF GANGGUAN PSIKOLOGIS Kurnia Rahmayanti; Melda Sofia; Andi Syahputra; Herawati Herawati; Syarifah Asyura; Pardi Pardi; Rahmansah Rahmansah; Muhammad Yahya; Refita Maulia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan isu penting dalam konteks pendidikan, termasuk pada lingkungan sekolah berbasis pesantren. Santri menghadapi tuntutan akademik, sosial, serta penyesuaian diri terhadap sistem boarding school yang berpotensi menimbulkan stres psikologis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental santri sebagai upaya preventif terhadap gangguan psikologis. Sasaran kegiatan adalah santri di SMAIT Umar Faruq. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi self-help. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri tentang konsep kesehatan mental, tanda-tanda gangguan psikologis, serta strategi coping adaptif. Kegiatan ini berkontribusi dalam membangun kesadaran preventif dan memperkuat ketahanan psikologis santri. Kesimpulannya, edukasi ini efektif meningkatkan kesadaran santri untuk melakukan deteksi dini secara mandiri.