Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INVESTIGASI MODIFIKASI LUBANG PENGISIAN GAS HELIUM PADA DESAIN END PLUG BATANG UJI BAHAN BAKAR NUKLIR MENGGUNAKAN ANALISIS COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Ghufron, Hanif; Bahar, Shofwan; Rianto, Sugeng; Vankabo, Praditya; Rahmadi, Gagad; Hutapea, Odi Buana; Triarjo, Triarjo; Setiawan, Iwan
Urania : Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Vol 29, No 1 (2023): APRIL, 2023
Publisher : website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/urania.2023.29.1.6956

Abstract

Telah dilakukan investigasi terhadap desain modifikasi lubang pengisian gas helium pada end plug batang uji PRTF dengan metode simulasi CFD. Simulasi dilakukan untuk memprediksi apakah gas helium dapat mengalir dengan baik ke dalam kelongsong melalui desain modifikasi. Dari simulasi ini diharapkan dapat diperoleh data mengenai pengaruh perubahan bentuk dan dimensi dari lubang pengisian gas helium. Data tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai panduan untuk menentukan desain modifikasi bisa berfungsi lebih baik sehingga dapat menggantikan desain original. Data masukan yang diperlukan untuk simulasi CFD adalah geometri dari model, jenis material yang digunakan, dan parameter kondisi tekanan dan waktu untuk persiapan proses pengelasan. Selanjutnya dilakukan proses simulasi CFD dengan mensimulasikan pengkondisian bahan sebelum proses las orbital TIG. Hasil simulasi menunjukkan bahwa desain modifikasi mampu mengalirkan gas helium ke dalam kelongsong dua kali lebih cepat dibanding dengan desain original. Selain itu hasil simulasi juga menunjukkan bahwa stabilitas desain modifikasi sama dengan desain original dalam mempertahankan tekanan gas helium pada tekanan 1,5 bar.Kata kunci: CFD, simulasi, PRTF, bahan bakar nuklir.
Studi Numerik Evaluasi Kinerja Liquid-Liquid Cylindrical Cyclone (LLCC) Sebagai Oil-Water Separator Bahar, Shofwan; Sutono, Sugoro Bhakti; Hudayaa, Akhmad Zidni; Qomaruddin, Qomaruddin; Dinaryanto, Okto; Ghufron, Hanif; Faizi, Achmad Noor
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.1-6

Abstract

Pembuangan air yang masuk pada lambung kapal nelayan seringkali membawa dampak buruk bagi lingkungan, yaitu terbawanya oli maupun sisa minyak lain dalam penelitian kali ini diasumsikan sebagai kerosin yang bersumber dari mesin kapal tersebut sehingga jika dibiarkan dan semakin banyaknya jumlah kapal dikhawatirkan akan menjadi petaka dimasa mendatang. Penggunaan Hydrocyclone separator untuk pemisahan oil-water yaitu menggunakan jenis Liquid-Liquid Cylindrical Cyclone (LLCC) telah dipelajari secara eksperimental dalam banyak penelitian sebelumnya terbukti sangat efektif dan tentunya sangat murah dibandingakan dengan media filtrasi. Namun target penelitian yang digunakan kebanyakan adalah dunia industri terutama dunia perminyakan, sedangkan disisi lain pada dunia nelayan khususnya nelayan lokal dirasa sangat memerlukan teknologi tersebut untuk turut mengurangi dampak lingkungan akibat pembuangan limbah kapal. Keterbatasan data dan kerahasiaan data eksperimental peneliti lain tidak bisa bebas diexpose dan didapat dengan mudah. Sehingga dalam rangka untuk keperluan desain dan optimasi suatu sistem peralatan yang melibatkan perilaku aliran dua fasa (fasa liquid-liquid) maka perlu mencari metode lain yakni dengan studi numerik menggunakan bantuan perangkat lunak computational fluid dynamic (CFD). Melalui studi numerik, perkembangan seluruh aliran dapat diprediksi melalui studi perilaku aliran didalam sistem. Hal ini dapat menghemat biaya penelitian eksperimen yang sangat mahal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensimulasikan desain LLCC untuk mendapatkan visualisasi bagaimana proses oil-water dapat terpisahkan didalam LLCC. Dan dari data-data yang diperoleh dari simulasi diketahui bahwa desain dari LLCC berhasil memisahkan kandungan kerosin sampai 0% dari dalam air.
MESH CONVERGENCE TEST BY USING FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA) IN SHAFT LOADING OF 2 KW INDUCTION MOTOR Hotma, Lambert; Majid, Nur Cholis; Marsalyna; Hendrawan , Jekki; Kinasih, Nirma Afrisanti; Febriansyah, Dwi Jaya; Novariawan , Bayu; Alfin , Muhammad Reza; Putri, Intan Satwika; Ghufron, Hanif; Afif, Muhammad Thowil; Fadjrin, Budi Noviyantoro; Purnomo , Endra Dwi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1516

Abstract

Finite Element Analysis (FEA) is a calculation tool to find out a determined solution for a complex structure subjected to some certain static load. To obtain the most valid solution from this analysis, one of the parameters needed is mesh convergence test. This paper discusses the mesh convergence test by using FEA in a 2-kW induction motor shaft where the motor is used in an electric motorcycle. FEA was carried out by using static structural module in ANSYS 14.5 software. The shaft was subjected to static load from rotor and pulley weight. These loads were supported by a pair of ball bearing. Furthermore, the shaft was meshed by using various sizes of mesh to find out the effects to mesh convergence. The applied mesh sizes were 3; 2,5; 2; 1,5; and 1 mm. These simulation results represented the value of deformation and stress on the shaft. The convergence test was depicted in a graph of elements number vs. deformation and elements number vs. Von – Mises stress. The maximum deformation was located around rotor seat, while the minimum one was around the rear bearing seat. On the other hand, maximum and minimum Von – Mises stress appeared around rear bearing seat. Overall, it can be concluded that the results of deformation and Von – Mises stress had reached convergence
MESH CONVERGENCE TEST BY USING FINITE ELEMENT ANALYSIS (FEA) IN SHAFT LOADING OF 2 KW INDUCTION MOTOR Hotma, Lambert; Majid, Nur Cholis; Marsalyna; Hendrawan , Jekki; Kinasih, Nirma Afrisanti; Febriansyah, Dwi Jaya; Novariawan , Bayu; Alfin , Muhammad Reza; Putri, Intan Satwika; Ghufron, Hanif; Afif, Muhammad Thowil; Fadjrin, Budi Noviyantoro; Purnomo , Endra Dwi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1516

Abstract

Finite Element Analysis (FEA) is a calculation tool to find out a determined solution for a complex structure subjected to some certain static load. To obtain the most valid solution from this analysis, one of the parameters needed is mesh convergence test. This paper discusses the mesh convergence test by using FEA in a 2-kW induction motor shaft where the motor is used in an electric motorcycle. FEA was carried out by using static structural module in ANSYS 14.5 software. The shaft was subjected to static load from rotor and pulley weight. These loads were supported by a pair of ball bearing. Furthermore, the shaft was meshed by using various sizes of mesh to find out the effects to mesh convergence. The applied mesh sizes were 3; 2,5; 2; 1,5; and 1 mm. These simulation results represented the value of deformation and stress on the shaft. The convergence test was depicted in a graph of elements number vs. deformation and elements number vs. Von – Mises stress. The maximum deformation was located around rotor seat, while the minimum one was around the rear bearing seat. On the other hand, maximum and minimum Von – Mises stress appeared around rear bearing seat. Overall, it can be concluded that the results of deformation and Von – Mises stress had reached convergence