Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Paparan Asap Rokok Kretek Terhadap Jumlah Eritrosit Tikus Putih (Rattus norvegicus) Hidayat, Lutfi Nur; Saroh, Dewi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i1.678

Abstract

Rokok membunuh hampir 6 juta orang pertahun, lebih dari lima juta perokok berasal dari perokok aktif dan lebih dari 600.000 merupakan perokok pasif. Tar, Nikotin, Radikal bebas, Timbal (Pb), dan Karbon Monoksida (CO) merupakan beberapa macam bahan kimia yang paling berbahaya dalam asap rokok. Tujuan Penelitian mengetahui pengaruh pemberian paparan asap rokok kretek terhadap jumlah eritrosit tikus putih (rattus norvegicus). Metode penelitian eksperimental, dengan rancangan penelitian eksperimen semu atau quasy- experiment dengan subyek Tikus Putih (Rattus norvegicus) sebanyak 24 ekor. Data dikumpulkan dengan nilai jumlah eritrosit diperiksa dengan hematology analyzer Abacus 3CT. Uji hipotesis dilakukan dengan uji One Way Anova. Simpulan dari penelitian ini terdapat Terdapat pengaruh paparan asap rokok kretek terhadap jumlah eritrosit pada tikus putih (Rattus norvegicus).Kata kunci : Paparan asap rokok, Jumlah eritrosit, tikus putih (Rattus norvegicus).
Pengaruh Pemberian Paparan Asap Rokok Kretek Terhadap Kadar Hemoglobin Tikus Putih (Rattus norvegicus) Sekarmaharani, Meutia; Saroh, Dewi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i1.679

Abstract

Rokok membunuh 88 orang per 100.000 penduduk. sebanyak 33,2% penduduk indonesia yang mengkonsumsi tembakau pada tahun 2018. Terdapat berbagai jenis rokok salah satunya rokok kretek yang mengandung bahan kimia berbahaya yaitu tar nikotin karbonmonoksida dan minyak eugenol. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar hemoglobin pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diberi paparan asap rokok kretek. Penelitian ini adalah quasy-eksperiment pasca-test dengan kelompok eksperimen dan kontrol dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling. terdapat empat kelompok yaitu kontrol, paparan asap rokok tiga batang sehari, paparan asap rokok lima batang sehari, paparan asap rokok tujuh batang sehari, paparan dilakukan  selama 14 hari tiap kelompok berisi enam ekor tikus. Data dianalisa menggunakan uji Kruskal-Wallis SPSS statistic 21. Didapatkan hasil p value 0,166 lebih besar dari nilai α (0,05). Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh paparan asap rokok kretek terhadap kadar hemoglobin tikus putih (Rattus norvegicus). Kata Kunci: Hemoglobin, Asap Rokok, Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Hubungan Hemoglobin dengan Kreatinin pada Penderita Diabetes Melitus: The Correlation Between Hemoglobin and Creatinine on Patients of Diabetes Mellitus Suprihatin, Putri Pamungkas Tika; Saroh, Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.5352

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit yang tidak ditularkan (non communicable disease) dan sering ditemukan di masyarakat seluruh dunia. Diabetes melitus merupakan penyakit kronik dan dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya adalah penurunan fungsi ginjal. Anemia merupakan komplikasi Diabetes melitus khususnya jika disertai gangguan renal. Anemia ditandai dengan penurunan hemoglobin dan gangguan renal dapat ditandai dengan peningkatan kreatinin. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara kadar hemoglobin dengan kreatinin pada penderita Diabetes melitus. Metode: Metode penelitian ini adalah analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Prodia Lampung  dengan jumlah sampel yang digunakan 30 pasien Diabetes melitus pada tahun 2023. Analisis data menggunakan teknik analisis uji korelasi. Hasil: Setelah dilakukan penelitian terhadap 30 responden pasien Diabetes melitus diperoleh hasil signifikansi yaitu sebesar p=0,044. Nilai koefisien korelasi sebesar -0.370. Berdasarkan analisis menggunakan uji Spearman. menunjukkan nilai sig. (2-tailed) adalah sebesar 0.044 (p <0,05) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kadar hemoglobin dengan kreatinin pada penderita Diabetes melitus. Nilai koefisien korelasi sebesar -0.370 menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kadar hemoglobin dengan kreatinin pada penderita Diabetes melitus dengan tingkat hubungan “Lemah” yang berarti semakin tinggi nilai kadar kreatinin , kadar hemoglobin pun akan semakin rendah. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa terdapat hubungan  antara kadar hemoglobin dengan kreatinin pada penderita diabetes melitus di Prodia Lampung.