Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PEMANFAATAN PERASAN KUNYIT ( Curcuma domestica Val.) DAN OPEN KINETIC CHAIN EXERCISE SEBAGAI ALTERNATIF ANTINYERI OSTEOARTHRITIS Silviani, Yusianti; Astriana, Sevy; Yuniarta, Abdullah Burhan; Puspitasari, Afita Indah; Putri, Alifa Purwahari; Novita Sari, Dyah Ayu; Tantias, Farmasiriana Deli; Niassinta, Julita; PuriMahaliya, Karisma; Mutianingsih, Nur; Sungkar, Rizky Fadzillah; Wahono Putri, Yordha Maharani
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): MEI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.546 KB) | DOI: 10.30787/gemassika.v3i1.323

Abstract

Latar Belakang: Kunyit (Curcuma Domestica Val.) Adalah obat tradisional yang banyak digunakan masyarakat selama beberapa generasi sehingga dipercaya berkhasiat dan aman. Kunyit dapat mengurangi peradangan, mengurangi kekakuan, dan sendi bengkak. Kunyit mengandung curcumin yang dapat digunakan sebagai obat alami untuk Osteoartritis, solusi untuk menggantikan obat antiinflamasi nonsteroid NSAID. Osteoartritis (OA) biasanya menyerang sendi panggul, lutut, tangan dan kaki pada orang tua. Tujuan: Dari konseling ini agar lansia mengetahui manfaat kunyit dan memanfaatkan latihan kunyit dan rantai kinestetik terbuka sebagai pengobatan alternatif untuk Osteoartritis. Metode: Yang digunakan adalah konseling dengan presentasi, distribusi pre-test dan post-test, demonstrasi dan diskusi. Konseling dihadiri oleh 57 lansia dari Posyandu ADHIYUSWO V Desa Bentakan, Baki, Sukoharjo dengan skor post-test 98% peserta meningkat dibandingkan dengan skor pre-test dan sisanya 2% peserta tetap. Hasil: Keaktifan lansia dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh panitia dengan benar, ini menunjukkan bahwa lansia telah memperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang manfaat kunyit, osteoartritis, dan latihan rantai kinetik terbuka. Perpanjangan ini disertai dengan distribusi produk jus kunyit yang ditambahkan dengan madu kepada peserta lansia.
Uji Efektivitas Ekstrak Etil Asetat dan Etanol Buah Lerak (Sapindus rarak) terhadap Pertumbuhan Enterophatogenic Escherichia coli dan Enterotoxigenic Escherichia coli Yusianti Silviani; Andriyani Puspitaningrum
Biomedika Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1114.657 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v8i1.187

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan di negara berkembang salah satunya Indonesia. Escherichia coli (ETEC dan EPEC) merupakan salah satu bakteri penyebab diare. Buah lerak memiliki kandungan antimikroba yaitu saponin, alkaloid, polifenol, flavonoid dan tanin sehingga dimungkinkan dapat berperan sebagai antibakteri untuk Escherichia coli (ETEC dan EPEC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak etil asetat dan etanol buah lerak terhadap EPEC dan ETEC. Penelitian ini dilakukan dengan desain analitik eksperimental (post test with control). Populasi penelitian ini adalah buah lerak (Sapindus rarak) yang dijual di kota Surakarta dengan teknik sampling kuota sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai KHM ekstrak etil asetat dan etanol tidak dapat disimpulkan, nilai KBM ekstrak etil asetat terhadap EPEC adalah 25%, ekstrak etil asetat terhadap ETEC adalah 50% ekstrak etanol terhadap EPEC dan ETEC adalah 100% terdapat perbedaan daya hambat ekstrak etil asetat dan etanol terhadap EPEC dan ETEC. Hasil uji ANOVA p-value sebesar 0,004. Ada perbedaan daya hambat ekstrak etil asetat dan etanol terhadap EPEC dan ETEC. Daya hambat paling besar didapatkan pada ekstrak etil asetat.
Efektivitas Variasi Konsentrasi Ekstrak Etanol Daun Ketepeng Cina terhadap Pertumbuhan Shigella dysentriae Yusianti Silviani; Leonardo Bagus Utomo
Biomedika Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.748 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v10i1.219

Abstract

Disentri basiler merupakan infeksi yang ditemukan di Indonesia dengan prevalensi tinggi. Salah satu bakteri penyebab disentri basiler adalah Shigella dysentriae. Alternatif pengobatan menggunakan bahan alami,yakni ekstrak ketepeng cina. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun ketepeng cina terhadap pertumbuhan Shigella dysentriae. Jenis penelitian analitik eksperimental dengan pendekatan post test with control dan teknik sampling non random quota sampling. Daun ketepeng cina diperoleh di Desa Karangsari,Tawangmangu dengan teknik quota sampling. Daun ketepeng cina diekstrak secara maserasi dan dibuat berbagai konsentrasi menggunakan aquadest steril. Konsentrasi yang digunakan pada penelitian adalah 12,5%, 25%, 50%, 100%, dan menggunakan antibiotik ciprofloksasin 5 μg sebagai kontrol positif. Adanya efek ekstrak Daun Ketepeng Cina terhadap pertumbuhan Shigella dysentriae ditunjukkan ada zona hambat pada media NA. Uji Kruskal-wallis didapatkan p 0.000 yaitu lebih kecil dari α (0,05), konsentrasi optimum penelitian adalah 100%. Variasi konsentrasi ekstrak ketepeng cina efektif mennghambat pertumbuhan Shigella dysentriae dengan metode difusi cakram.
The Effectiveness of Ethyl Acetate Extract From Breadfrui (Artocarpus Altilis) Leaves to Inhibit Diarrhea-Causing Bacteria Yusianti Silviani; Ardy Prian Nirwana
Biomedika Vol 14 No 1 (2021): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/biomedika.v14i1.869

Abstract

Diarrhea is a health problem that commonly occurs in developing countries. Bacteria that cause diarrhea are among others Escherichia coli, Salmonella typhosa and Staphylococcus aureus. This research aimed to investigate the diameters of inhibition zones of breadfruit leaf (A. altilis) ethyl acetate extract in different concentrations against the growth of Escherichia coli, Salmonella typhosa and Staphylococcus aureus. The research applied an experimental laboratory by using a post-test control group design. This research was performed at the Bacteriology Laboratory of STIKES Nasional by using the diffusion disk method. The research showed the radical zone diameters against Escherichia coli with the concentrations of 20%, 40%, 60%, 80%, and 100%, were 6.16 mm, 6.41 mm, 6.74 mm, 7.49 mm, and 7.79 mm, respectively. The inhibition zones against Staphylococcus aureus were 8.15, mm 9.43 mm, 10.29, 10.38 mm and 11.42 mm, while against Salmonella typhosa were 7.94 mm, 8.87 mm, 10.15 mm, 10.26 mm, and 11.23 mm, respectively. The results of the ANOVA test showed the p-value=0.00 and the results of the LSD test revealed the differences in the inhibition effects of A. altilis leaf extract against the growth of E. coli, S. typhosa and S. aureus. This study concludes that concentration variations of Artocarpus altilis leaf ethyl acetate extract can inhibit the growth of Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Salmonella typhosa.
PENGHAMBATAN PRODUKSI EKSOPROTEASE DAN BIOFILM PADA PSEUDOMONAS AERUGINOSA OLEH EKSTRAK APIUM GRAVEOLENS L Didik Wahyudi; Yusianti Silviani
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 6 No. 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.422 KB)

Abstract

ABSTRAKEksoprotease merupakan enzim yang dihasilkan Pseudomonas aeruginosa, yang produksinya berhubungandengan sistem quorum sensing, yaitu proses yang terjadi pada bakteri dalam mengekpresikanmolekul sinyal untuk menjadi patogen. Perilaku bakteri yang diatur sistem quorum sensing antara lainbioluminescen, sekresi virulensi, sporulasi, konjugasi, produksi enzim ekstraseluler, pembentukan biofilm dan produksi pigmen. Pseudomonas aeruginosa merupakan patogen opportunistik penyebab utamainfeksi nosokomial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak Apium graveolens Ldalam menghambat quorum sensing Pseudomonas aeruginosa, berdasarkan besarnya penghambatanenzim eksoprotease dan produksi biofi lmnya. Pseudomonas aeruginosa diisolasi dari Rumah Sakit Dr.Moewardi Surakarta; dikarakterisasi sifat sensitivitas terhadap beberapa antibiotik; ekstraksi Apiumgrabeolens L menggunakan pelarut etanol; uji kemampuan ekstrak Apium graveolens L dalam penghambatanquorum sensing bakteri berdasarkan produksi enzim eksoprotease Pseudomonas aeruginosadengan metode kemampuan menghidrolisis azocasein yang ada di dalam media dan diukur denganspektofotometer, dilanjutkan uji pembentukan biofi lm pada microtiter plate PVC, dengan metode Opticaldensity. Semua eksperimen dilakukan ulangan tiga kali, analisis data menggunakan satu arah analisisvarians (ANOVA) dengan P-nilai 0,05 menggunakan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ekstrak Apium graveolens L mempunyai kemampuan menghambat produksi enzimeksoprotease Pseudomonas aeruginosa pada konsentrasi 20% b/v, dan mampu menghambat produksibiofi lm Pseudomonas aeruginosa pada konsentrasi 15%.Kata kunci: eksoprotease, biofi lm, Pseudomonas aeruginosa, Apium graveolens L. ABSTRACTEksoprotease is an enzyme produced by Pseudomonas aeruginosa, whose production is associated withquorum sensing system, which is a process that occurs in bacteria in the express signaling molecules tobecome pathogenic. Behavior bacterial quorum sensing system arranged bioluminescen among otherthings, the secretion of virulence, sporulation, conjugation, the production of extracellular enzymes,biofi lm formation and the production of pigments. Pseudomonas aeruginosa is an opportunisticpathogenic major cause of nosocomial infection. The study aims to determine the ability of Apiumgraveolens L extract in inhibiting Pseudomonas aeruginosa quorum sensing, based on the amount ofenzyme inhibition eksoprotease and production biofi lmnya. Pseudomonas aeruginosa was isolated fromHospital Dr. Moewardi Surakarta; characterized the nature of sensitivity to multiple antibiotics; Apiumgrabeolens L extraction using ethanol; test the ability of Apium graveolens extract L in quorum sensinginhibition of bacterial enzyme production by Pseudomonas aeruginosa eksoprotease by hydrolyzing ability azocasein method that is in the media and are measured with a spectrophotometer, followed by atest on a microtiter plate biofi lm formation of PVC, with Optical density method. All experiments wereperformed three times replay, analysis of data using one-way analysis of variance (ANOVA) with aP-value of 0.05 using SPSS statistical software. The results showed that the extract of Apium graveolensL has the ability to inhibit the production of enzymes eksoprotease Pseudomonas aeruginosa at aconcentration of 20% w / v, and is able to inhibit the production of biofi lms of Pseudomonas aeruginosaat a concentration of 15%.Keywords: eksoprotease, biofi lm, Pseudomonas aeruginosa, Apium graveolens
PENGARUH VARIASI KOMBINASI REBUSAN KAYU SECANG (CAESALPINIA SAPPAN L.) DAN MADU TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS Yusianti Silviani; Susanti Handayani
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 8 No. 1, Januari 2017
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.223 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian mengenai pengaruh variasi kombinasi rebusan kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dan madu terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus telah selesai dilakukan. Hasil yang dicapai diperoleh dengan desain analitik eksperimental dan pendekatan pre-post test without control. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar perbandingan penambahan rebusan kayu secang pada madu yang dikombinasikan, maka semakin besar pula daya hambat yang dihasilkan, yaitu dari 10,2 mm pada kombinasi kayu secang dan madu perbandingan 0:10 sampai 26,4 mm pada kombinasi 10:0. Uji One- way Anova didapatkan nilai p (value) sebesar .000. Kombinasi optimal rebusan kayu secang dan madu dalam penelitian ini adalah 6:4. Kata kunci : Rebusan kayu secang, madu, Staphylococcus aureus, difusi sumuran ABSTRACT The research about Influence of various combination of Secang wood (Caesalpinia sappan L.)’s stew and Honey on the Growth of Staphylococcus aureus had finished. The results obtained by an analytic experimental design on a pre-post without control approach. This research showed that the greater ratio of addition of secang wood’stew to honey, the greater inhibition zones resulted that was 10,2 mm on the combinationof 0:10 of secang wood and honey to 26,4 mm on the combination of 10:0. One-way Anova test showed the p (value) was .000. The optimum combination ofsecang wood’s stew and honey in this research was 6:4 Keywords : Secang wood’s stew, honey, Staphylococcus aureus, well-diffusion method
Manfaat Senam Zumba Dalam Menurunkan Asam Urat Anjela Bella Dora Natalia; Herlinda Darmastuti; Octaviana Ikka Sandra Susanti; Putu Salsabila Rida Okta; Zuhria Nurullita; Yusianti Silviani; Binuko Amarseto
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan survey lurah desa terdapat banyak masyarakat di kelurahan Mojo usia 35-50 tahun yang mengalamikeluhan nyeri di persendian seperti nyeri pada bagian jari kaki, lutut, tumit, pergelangan, jari tangan, dan siku, sertakurangnya kemampuan untuk melakukan aktifitas fisik. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Desa inibertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gejala, faktor resiko, dan pencegahan asam urat,dan juga mengenai manfaat senam zumba sebagai alternatif penurun asam urat. Metode kegiatan ini adalah denganpresentasi mengenai asam urat dan manfaat senam zumba, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi senam zumba.Hasil kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan bagi masyarakat tentang asam urat dan manfaat dariaktivitas fisik pada khusunya senam zumba.  Kata Kunci: Asam Urat, Senam Zumba, Gout, Purin, Aktivitas Fisik.
Pengaruh Penambahan Oksidator Pada Air Rendaman Angkak dan Daun Jati Terhadap Hasil Modifikasi Pewarnaan Gram Nurhidayat, Nurhidayat; Silviani, Yusianti
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v11i2.3249

Abstract

Penggunaan safranin memiliki kelemahan yaitu harganya yang mahal serta warnanya sulit terserap pada preparat tertentu. Penggunaan pewarna alami merupakan alternatif untuk menggantikan pewarna safranin. Salah satu pewarna alami yang dapat digunakan adalah air rendaman angkak dan daun jati. Penambahan oksidator pada pewarna alam menghasilkan lapang pandang bersih dan bentuk bakteri sempurna. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan oksidator pada air rendaman angkak dan daun jati terhadap modifikasi pewarnaan Gram. Desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan eksperimental untuk melihat pengaruh penambahan oksidator KMnOâ‚„ dan Hâ‚‚Oâ‚‚ pada pewarna alami rendaman angkak dan daun jati terhadap bakteri gram positif dan bakteri gram negatif dengan mengamati parameter kejelasan lapangan pandang, kekontrasan warna dan kesempurnaan bentuk bakteri yang diwarnai. Teknik sampling menggunakan metode probability sampling secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan hasil pewarnaan bakteri Staphylococcus aureus memberikan hasil baik dapat diamati dan diidentifikasi morfologi nya, sedangkan bakteri Escherichia.coli hanya terwarnai sel nya saja sedang morfologi tidak dapat diidentifikasi. Simpulan dari penelitian ini bahwa tidak ada pengaruh penambahan oksidator pada air rendaman angkak dan daun jati terhadap hasil modifikasi pewarnaan Gram.
Relationship between urinary track infection screening tests and urine culture results in patients with suspect urinary track infection Indriati, Elli; Silviani, Yusianti
Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science Vol 5 No 1: April 2024
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53699/joimedlabs.v5i1.150

Abstract

Background: Urinary tract infection (UTI) is a common disease found in the world. Gold standard for the diagnosis of UTI is urine culture, but this examination has the disadvantage of taking longer results. As a screening test, urine dipstick and urine flowcytometry provide more rapid diagnosis of UTI. Objectives: The purpose of this study was to determine the relationship between the results of the dipstick test and UF4000 with urine culture.  Materials and Methods: This study used an analytic observational method with a cross sectional approach, with accidental sampling. The samples obtained was 38 samples from patients at the Clinical Laboratory of Prodia Diponegoro and Prodia SDP. Results: The results showed that there was 84.2% concordance between leukocyte esterase results and culture results, and 31.6% concordance between nitrite results and culture results, 97.4 5% concordance between urine flowcytometry results and urine culture results. Conclusions: Based on the Chi square statistical, it was concluded that there were relationship between Urine culture and leukocyte esterase (p-value 0.000), nitrite (p-value 0.004, urine flowcytometri (p-value 0.000). Both of these screening tests can be used to help diagnose UTI, but the gold standard for UTI still uses urine culture result.
HUBUNGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DENGAN NILAI HBA1C PADA PASIEN PREDIABETES DAN DIABETES Dwi Iswanto, Endro; Silviani, Yusianti
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1058

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit infeksi yang banyak terjadi terutama di Negara berkembang yang dapat menyebabkan kesakitan dan kematian yang signifikan. Diperkiranan ada sekitar 6 juta pasien mendatangi fasilitas kesehatan dengan 300 ribu pasien dirawat setiap tahunnya di seluruh dunia. Faktor-faktor yang mempengaruhi risiko terjadinya ISK yakni personal hygiene, jarang berkemih, berkemih tidak lengkap, aktivitas seksual, penggunaan kontrasepsi spermisida, genetika, hormonal, imunosupresi, dan diabetes. Pada penderita diabetes mellitus (DM) lebih rentan terjadinya ISK dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian ISK dengan nilai Hba1c pada pasien prediabetes dan diabetes di Prodia Metro Medika Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling dilakukan dengan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dan quota sampling. Hasil penelitian yang dilakukan dari 52 sampel urin kultur didapatkan sebanyak 4 (14.3%) responden pada kategori prediabetes yang positif ISK dan sebanyak 12 (50%) responden pada kategori diabetes yang positif ISK. Hasil analisis menggunakan uji chi-square diperoleh nilai p = 0.0013. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kejadian ISK terhadap nilai Hba1c pada pasien prediabetes dan diabetes. Urinary Tract Infection (UTI) is one of the most common infections, especially in developing countries, and can cause significant morbidity and mortality. It is estimated that there are around 6 million patients visiting health facilities, with 300,000 patients being treated annually worldwide. Factors that influence the risk of UTI include personal hygiene, infrequent urination, incomplete urination, sexual activity, use of spermicidal contraception, genetics, hormones, immunosuppression, and diabetes. People with diabetes mellitus (DM) are more susceptible to UTIs than people who don't have diabetes. This study aims to determine the relationship of urinary tract infection (UTI) cases with Hba1c values in prediabetic and diabetic patients at Prodia Metro Medika in 2023. This research is an observational analytic study with a cross-sectional approach. The sampling technique was carried out using non-probability sampling with purposive sampling and quota sampling techniques. The results of this study, conducted from 52 cultured urine samples, found that 4 (14.3%) respondents in the prediabetes category were positive for UTI, and as many as 12 (50%) respondents in the diabetes category were positive for UTI. The results of the analysis using the chi-square test obtained a value of p = 0.013. From this study, it can be concluded that there is a significant relationship between the incidence of UTI and Hba1c values in prediabetic and diabetic patients.
Co-Authors Adisty, Candrika Andriyani - Puspitaningrum Andriyani Puspitaningrum Anjarani, Ajeng Viona Putri Anjaswari, Vivi Capawati Anjela Bella Dora Natalia Ardy Prian Nirwana Ardy Prian Nirwana, Ardy Prian Aribowo, Daffina Ramadhani Putri Astriana, Sevy Astuti Setiyani Bambang Hadi Sugito Binuko Amarseto Darjati Dedi Kurniawan Demes Nurmayanti Didik Wahyudi Didik Wahyudi Dwi Iswanto, Endro Endarini, Lully Hani Evi Yunita N Hadi Suryono Handayani, Susanti Herlinda Darmastuti Indah Lestari, Indah Indito, Adelio Szaky Putra Indriati, Elli Ira Puspita Sari Isfentiani, Dina Juliana Christyaningsih Kartika Pertiwi Khambali, Khambali Khasanah, Barhoroh Nurul Kiaonarni OW Kusumaningrum, Septiana Lembunai Tat Alberta, Lembunai Tat Lenzu, Henrek Miko Leonardo Bagus Utomo Maulandi, Andi Mohammad Masykuri Mulatningtyas, Zevanya Mutianingsih, Nur Mutiarawati, Diah Titik N. S. Widodo Niassinta, Julita Novita Sari, Dyah Ayu Nur Hatijah Nur Hidayati Nurhidayat Nurhidayat Octaviana Ikka Sandra Susanti Pembayun, Raflesia Rasmiati Putri Pengge, Nuning Marina Pramuditha, Zevanya Mulatningtyas PuriMahaliya, Karisma Puspitadewi, Teresia Retna Puspitasari, Afita Indah Putri, Alifa Purwahari Putu Salsabila Rida Okta Rahayu, Ayu Puji Rahayuningsih, Christ Kartika Rahmawati, Afrilia Retno Sasongkowati Sari, Aprilia Saroh, Dewi Septiani, Erni Dwi Septiani, Risma Dyah Septiyan, Erni Dwi Siagian, Hotmaida Siti Alfiah Suciati Sudarisman Sugiyarto Sugiyarto Suliati Sumasto, Hery Sungkar, Rizky Fadzillah Susanti Handayani Syafa, Alya Nur Tantias, Farmasiriana Deli Tri Harningsih, Tri Wahono Putri, Yordha Maharani Wandan Wisdyafanny, Marcelina Wimpy, W Yanti, Rahma Yulianti, Adhiesti Nur Yulianti, Widya Ratri Intan Yuniarta, Abdullah Burhan Zahra, Angelique Fadhilah Zuhria Nurullita