Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Website Desa Wisata Kedang Ipil Sebagai Media Informasi, Administrasi Dan Promosi Utomo, Karyo Budi; Tulili, Tien Rahayu; Noor, Muhammad Fauzan
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jd.v4i2.509

Abstract

Potensi wisata yang besar di Desa Kedang Ipil hingga saat ini masih belum termaksimalkan, selain belum semua potensi wisata difungsikan menjadi tempat wisata yang dapat menambah pendapatan asli desa, juga tingkat kunjungan wisatawan ke desa tersebut masih relatif rendah. Wisatawan masih di dominasi dari warga dalam lingkup Kabupaten Kutai Kartanegara. hal tersebut terjadi karena publikasi potensi wisata belum dilakukan secara terstruktur dan belum mengoptimalkan potensi teknologi informasi komunikasi. Menjawab permasalahan tersebut maka perlu dibangun sebuah website desa wisata sebagai media informasi, administrasi dan promosi. website di bangun dengan menggunakan konsep pemrograman terstruktur dan alat perancangan sistem menggunakan Logical Relational Structure yang merupakan tahapan berikut setelah desain Entity Relationship Diagram (ERD), serta struktur navigasi website yang menggunakan pendekatan struktur navigasi komposit. hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menghasilkan aplikasi website wisata sebagai media informasi, administrasi dan promosi. aplikasi website wisata telah dilakukan pengujian dengan menggunakan metode Blackbox testing, dan hasil pengujian menunjukan semua fitur fungsional aplikasi telah berfungsi seperti yang diharapkan,Kata Kunci: Kedang Ipil, Desa wisata, Kandua Raya
Identifikasi Pengunjung Pada Pantai Panrita Lopi, Kecamatan Muara Badak Noor, Muhammad Fauzan; Iswandari, Rini Koen; Zulfiani, Dini
EDUTOURISM Journal Of Tourism Research Vol. 3 No. 02 (2021): HOSPITALITY AND TOURISM
Publisher : Samarinda State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53050/ejtr.v3i02.185

Abstract

Panrita Lopi Beach is one of the natural tourist destinations that needs to be surveyed by visitors in order to identify and determine strategies for developing tourist attractions and also marketing in Kutai Kartanegara Regency. This study aims to analyze the characteristics of tourists and travel patterns of tourists who visit and to determine the perception of the level of tourist satisfaction with infrastructure products, public facilities and tourism facilities in this tourist destination. The main variables used in segmenting comprise: Geographic Segmentation, Demographic Segmentation, Psychographic Segmentation, and Behavior-based Segmentation. This research is a type of survey research with a qualitative descriptive approach. I carried out data collection from primary data sources and secondary data sources. The sample used in this study is a non-probability sampling technique by accidental sampling, namely a sampling technique based on chance, anyone who coincidentally meets a researcher can be used as a sample, if it is deemed that the person who was met is suitable as a data source. Data that has been collected from research results related to typology (characteristics, travel patterns) and visitor perceptions can be analyzed descriptively qualitatively. The analyzed data comes from surveys through questionnaires that have been given to visitors, including data on visitor profiles, visitor travel patterns, and visitor perceptions about this Panrita Lopi beach.
SEBUAH MODEL INOVATIF PENGEMBANGAN PAKET WISATA BERBASIS MASYARAKAT STUDY CASE 3 DESA WISATA (DESA PELA, DESA SANGKULIMAN, DESA BANGUN REJO) Noor, Muhammad Fauzan; Zulfiani, Dini; Musdalifah, Musdalifah; Sari, Wahyuni Eka; Pangasih, Feliksdinata
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.165

Abstract

Paket wisata kreatif ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan budaya, melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata, dan memberikan pengalaman nyata kepada pengunjung. Pengembangan paket pariwisata berbasis komunitas diharapkan menjadi solusi strategis untuk merangkai daya tarik desa-desa wisata dan meningkatkan hubungan harmonis antara wisatawan dan penduduk lokal. Dengan melibatkan komunitas dalam setiap tahap pengembangan, mulai dari pengelolaan sumber daya hingga pembuatan produk wisata, diharapkan dapat tercipta kesempatan bagi masyarakat lokal untuk memperoleh keuntungan ekonomi yang lebih besar. metode untuk mengembangkan pariwisata dengan memulai kunjungan ke setiap desa untuk menentukan daya tarik yang mungkin menjadi tujuan wisata, seperti wisata alam, budaya, dan wisata dengan minat khusus. Kegiatan ini dilakukan melalui survei yang dilakukan bersamaan dengan kehadiran perwakilan dari desa. Setelah mengumpulkan data tentang daya tarik wisata, tim akan berbicara dengan pengelola, termasuk kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), untuk menentukan destinasi mana yang dapat dipromosikan. Sebuah model pelatihan pendampingan digunakan, dan pelatihan dilakukan setiap tiga minggu sekali pada akhir pekan selama sekitar empat bulan.
Pengembangan Daya Tarik Wisata Pada Kawasan Wisata Air Terjun Kandua Raya Pangasih, Feliksdinata; Hakim, Bhanu Rizfa; Rulia, Anna; Noor, Muhammad Fauzan
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 7 No. 1 (2023): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v7i1.4299

Abstract

Desa Kedang Ipil memiliki keindahan alam yang mempesona, terdapat beberapa air terjun yang menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal sejak dahulu. Sempat menjadi percontohan bagi desa-desa yang ada disekitarnya, air terjun Kandua Raya merupakan salah satu yang paling terkenal akan keindahan alamnya sehingga dijuluki sebagai niagara kedang ipil, sayangnya objek wisata ini sudah semakin tua dan mulai kehilangan daya tariknya karena termakan usia, fasilitas yang seadanya dan tidak ada pengembangan yang signifikan dalam kurun waktu yang cukup lama membuat air terjun “niagara” sedikit kehilangan pesonanya. Setelah terbentuk Pokdarwis Dewi Karya beberapa bulan terakhir yang diprakarsai anggota-anggota berjiwa muda menimbulkan hasrat untuk melakukan pengembangan. Dibutuhkan rencana yang cepat dan tanggap untuk dapat terlaksana pada pengembangan kawasan wisata tersebut, Kegiatan pengabdian ini merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan pengembangan wisata pada kawasan tersebut terutama dengan pembangunan fasilitas berupa gerbang utama dan spot foto wisata alam yang menarik serta pengembangan pariwisata sebagai kelompok usaha berbasis masyarakat, sehingga dapat menghantarkan kawasan wisata alam air terjun Kandua Raya kembali bersinar seperti pada masa jayanya.