Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Online Learning Evaluation of Mathematics Using the CIPP Model Prisuna, Bayu Fitra
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v9i22022p167

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis serta mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran daring khususnya pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan salah satu model evaluasi yaitu model CIPP (Context, Input, Process, Product). Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer, yaitu berupa catatan-catatan hasil wawancara kepada beberapa informan yang dianggap kredibel dalam memberikan data. Serta didapatkan dari hasil observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengajar. Jenis instrumen dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara, lembar observasi, serta dokumentasi. Berdasarkan paparan data maka dapat disimpulkan bahwa ditinjau pada bagian pelaksanaan pembelajaran cukup efektif antara lain beban kerja guru, jumlah rombongan belajar, serta pengelolaan kelas yang lengkap dan terorganisasi dengan baik. Adapun temuan yang perlu di evaluasi antara lain manajemen waktu belajar yang kurang optimal guna tercapainya tujuan belajar. Selain itu, pada tahap penilaian yang merupakan bagian dari pembelajaran belum tepat sasaran. Abstract: The purpose of this study is to analyze and evaluate the implementation of online learning, especially in mathematics by applying one of the evaluation models, namely the CIPP model (Context, Input, Process, Product). The approach in this research is qualitative with the type of evaluation research. The research data sources consist of primary data, namely in the form of notes from interviews with several informants who are considered credible in providing data. And obtained from direct observation of teaching and learning activities. The types of instruments in this study were interview guides, observation sheets, and documentation. Based on the data exposure, it can be concluded that in terms of the implementation of the learning process, it is quite effective, including the teacher's workload, the number of study groups, as well as complete and well-organized class management. The findings that need to be evaluated include less than optimal learning time management in order to achieve learning objectives. In addition, at the assessment stage, which is part of the learning process, it is not right on target.
EVALUASI PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI TK SE-KOTA PONTIANAK Perdina, Siska; Prisuna, Bayu Fitra; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v16i2.79575

Abstract

 The aim of this research is to evaluate Limited PTM in improving children's cognitive development in kindergartens throughout the city of Pontianak. The approach and type of research used in this research is a quantitative approach with a survey research type. The population in the study were al kindergartens throughout the city of Pontianak with sampling using proportionate stratified random sampling and a sample of 30 TK/RA was obtained. Data colection techniques in this research used questionnaires, interviews, documentation. Before the instrument is used, validation is carried out through content validation by 2 validators who are considered experts using the Gregory test. The data analysis technique uses descriptive statistical data analysis techniques by converting respondent perception data into IKM intervals. The results of the research show that, learning management is 3.11 in the effective category, learning activities are 3.14 in the effective category, learning completeness is 3.20 in the effective category, learning facilities and infrastructure are 3.15 in the effective category. So the overal average is 3.15, which means the Limited PTM evaluation is in the "effective" category. Keywords: Evaluation, Limited Face-to-Face Learning, Cognitive.  AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengevaluasi PTM Terbatas dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak di TK se-kota Pontianak. Adapun pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian adalah seluruh TK se-kota Pontianak dengan penarikan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 30 TK/RA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan, kuesioner, wawancara, dokumentasi. Sebelum instrumen digunakan, dilakukan validasi   melalui validasi isi oleh 2 validator yang dianggap ahli menggunakan uji gregory. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif dengan mengkonversi data persepsi responden ke interval IKM. Hasill penelitian menunjukan bahwa, pengelolaan pembelajran 3,11 dikategori efektif, aktivitas pembelajaran 3,14 dikategori efektif, ketuntasan pembelajaran 3,20 dikategori efektif, sarana dan prasarana pembelajaran 3,15 dikategori efektif. Sehingga secara keseluruhan dirata-ratakan sebesar 3,15, yaitu memiliki makna evaluasi PTM Terbatas berada pada kategori "efektif".  Kata Kunci: Evaluasi, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Kognitif.  .
Analisis Implementasi Kurikulum 2013 di Sekolah Pada Masa Pandemi Prisuna, Bayu Fitra
JURNAL PENA EDUKASI Vol 9, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v9i1.664

Abstract

Abstract: This research is a study using a literature study technique with a qualitative approach that aims to analyze the implementation of the 2013 curriculum in mathematics in seven-year-old schools. Research using this literature study technique uses primary and secondary data from various written sources or scientific articles from national and international journals as well as documents deemed relevant to the study in this study. This study focuses on the implementation of the 2013 curriculum in mathematics in schools. The results of the study showed that the implementation of mathematics learning in the 2013 curriculum which consisted of planning, implementation, process assessment and learning outcomes was difficult to apply optimally. Constraints experienced by mathematics teachers in implementing the 2013 curriculum include the difficulty of changing the mindset of teachers and students, uneven student abilities due to online learning. This is due to the lack of readiness of teachers and students in implementing the 2013 curriculum during the pandemic.Keyword: 2013 curriculum; mathematics; pandemicAbstrak: Penelitian ini merupakan penelitian dengan teknik studi literatur dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum 2013 bidang matematika di sekolah yang telah berusia tujuh tahunan. Penelitian dengan teknik studi literatur menggunakan data primer dan sekunder dari berbagai sumber tertulis atau artikel ilmiah yang berasal dari jurnal nasional dan internasional serta dokumen-dokumen yang dianggap relevan dengan kajian dalam penelitian ini. Penelitian ini memfokuskan pada implementasi kurikulum 2013 bidang matematika di sekolah. Hasil penelitian diperoleh bahwa Pelaksanaan pembelajaran matematika kurikulum 2013 yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian proses dan hasil belajar sulit untuk diterapkan secara maksimal. Kendala yang dialami guru matematika dalam penerapan kurikulum 2013 antara lain sulit merubah pola pikir guru dan peserta didik, kemampuan peserta didik yang tidak merata dikarenakan pembelajaran yang dilakukan secara daring. Hal tersebut disebabkan kurangnya kesiapan guru dan peserta didik dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di masa pandemi.Kata kunci: kurikulum 2013; matematika; pandemi.
PENGARUH STRATEGI ACE PADA PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA NEGERI 1 PANGKAJENE Prisuna, Bayu Fitra
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5 No 01 (2020): Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 5 Nomor 01, Juni 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the effect of ACE strategy (Activities, Class Discussion, Exercise) toward students achievement in physics learning at SMA Negeri 1 Pangkajene. The type of this research was quasi experimental. The sample of this research was X MIA1 class as experimental class (27 students) and X MIA 2 class as the control class (27 students). The research instrument is a student learning achievement test. The hypothesis test was done with the t-test. The result showed that students achievement in physics learning at experimental class have high category, meanwhile students achievement in physics learning at control class has medium category. Based on the hypothesis test can be concluded that there are significant different between a group who was taught by using the ACE strategy and the group who was taught by using conventional learning method.
Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Nilai Agama dan Moral Anak di TK Se-Kota Pontianak Fatayati, Intan; Rahmatullah, Muhammad; Prisuna, Bayu Fitra
Jurnal Perspektif Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Perspektif: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v7i2.221

Abstract

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas merupakan metode pembelajaran yang banyak digunakan sebagai alternatif dalam menghadapi kondisi pandemi yang melanda hampir seluruh dunia. Namun, dalam pelaksanaannya peneliti memandang belum banyak yang mengali informasi terkait sejauh mana efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan. Adapun penelitian yang telah ada hanya menggali informasi pada skala kecil. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak di TK Se-Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian adalah seluruh TK se-kota Pontianak dengan penarikan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 30 TK/RA. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil kuesioner persepsi guru yang dikonversikan ke nilai persepsi interval keefektifan menunjukan bahwa, pengelolaan pembelajran 3,11 dikategori efektif, aktivitas pembelajaran 3,14 dikategori efektif, ketuntasan pembelajaran 3,08 dikategori efektif, sarana dan prasarana pembelajaran 3,15 dikategori efektif. Sehingga secara keseluruhan dirata-ratakan sebesar 3,12, yaitu memiliki makna efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas berada pada kategori “efektif”.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA: STUDI EVALUATIF MODEL CIPP PADA SISWA SMA NEGERI KOTA SINGKAWANG Prisuna, Bayu Fitra; Asmiati; Prisuna, Mega Armeilita
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv19i1.14078

Abstract

This study aims to analyze the implementation of religious moderation values in public senior high schools in Singkawang City using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The study employed a quantitative approach with an evaluative survey design involving 315 12th-grade students selected through disproportionate stratified sampling. Data were collected through structured questionnaires and documentation, then analyzed using descriptive statistics. The results showed that the implementation of religious moderation was generally in the good category across all evaluation dimensions. Schools have normative readiness and program relevance in a multicultural context, while input components such as educators, teaching materials, facilities, and parental involvement are available although not yet fully integrated systemically. In terms of process, internalization of values occurs through relatively conducive learning and social interactions with the active role of teachers as agents of moderation. In terms of product, the program has a positive impact on increasing tolerance, mutual respect, and students' ability to apply the values of moderation in everyday life. However, institutional strengthening and policy integration are still needed to ensure the sustainability and systematic transformation of school culture.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL FLIPPED CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA 8 LINGKUNGAN SAHABAT KITA Prisuna, Bayu Fitra; Setyaningrum, Saumi
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i2.27810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar peserta didik kelas V pada Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita di MIS Miftahul Huda Landak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 42 peserta didik yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling, terdiri atas 21 peserta didik pada kelas eksperimen dan 21 peserta didik pada kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test dengan bantuan SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen meningkat dari 68,86 menjadi 75,05, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 65,00 menjadi 69,43. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,026 0,05, sedangkan independent sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,014 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Flipped Classroom berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Selain itu, persentase ketuntasan belajar pada kelas eksperimen mencapai 90,96%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 57,12%. Dengan demikian, model Flipped Classroom dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar.