Utami, Kadek Cahya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pediatric Cancer Parents' Salivary Alpha-Amylase (sAA) Level Utami, Kadek Cahya; Januraga, Pande Putu; Lesmana, Cokorda Bagus Jaya; Ani, Luh Seri
Babali Nursing Research Vol. 5 No. 4 (2024): October
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2024.54434

Abstract

Introduction: Parenting a child with cancer presents significant challenges that can increase parental stress. Without appropriate interventions, this stress may impair parents' ability to provide the best possible care for their children. To implement effective care strategies, healthcare professionals, particularly nurses, must assess the stress levels experienced by parents. One objective indicator of stress is salivary Alpha-Amylase (sAA), which can be measured using a cocorometer through saliva samples. This study aimed to assess sAA levels among parents of children with cancer. Methods: The research employed a descriptive, quantitative, cross-sectional design with a sample of 30 parents from Rumah Singgah Yayasan Peduli Kanker Anak Bali, selected through purposive sampling. The research instrument used was a NIPRO-brand cocorometer. Results: Findings revealed an average sAA level of 34.93 kIU/L, with a range from 5 kIU/L to 60 kIU/L. Higher sAA levels were observed among female respondents, those residing outside of Bali, and those caring for children under two years old. Conclusion: Continuous monitoring of parental stress using objective measures such as sAA is recommended for nurses to support optimal stress management.
HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI KOTA DENPASAR Azizurrohman, Azizurrohman; Utami, Kadek Cahya; Devi, Ni Luh Putu Shinta; Puspita, Luh Mira
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p04

Abstract

Kekerasan verbal merupakan tindakan negatif yang sering dilakukan orang tua terhadap anak. Tindakan ini berdampak buruk karena dapat menghambat pola pikir positif dan kreatif pada anak. Aspek pola pikir tersebut sangat berkaitan dengan perkembangan kognitif, hambatan yang terjadi pada proses berpikir pada anak akhirnya akan mengganggu perkembangan kognitifnya secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kekerasan verbal dengan perkembangan kognitif anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan yang digunakan yaitu cross sectional. Teknik samplingang digunakan dalam penelitian ini yaitu proportional stratified random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 70 orang. Responden diambil menggunakan teknik acak sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu: tinggal bersama orang tua, mendapatkan izin dari wali kelas. Kriteria eksklusi penelitian ini adalah tidak hadir saat pengumpulan data dengan alasan apapun. Berdasarkan hasil uji statistik spearman rank didapatkan koefisien korelasi -0.275 (r=-0,275), menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna dengan kekuatan hubungan yang lemah dan arah negatif antara kekerasan verbal orang tua dengan perkembangan kognitif anak (p=0,021). Arah hubungan negatif memiliki arti bahwa semakin tinggi kekerasan verbal yang dilakukan orang tua maka semakin rendah perkembangan kognitif anak. Orang tua diharapkan mengetahui bentuk dan dampak dari kekerasan verbal sehingga dapat mengurangi tindakan kekerasan verbal yang dilakukan pada anak.