Dharma, Yokie Prasetya
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEBAGAI BAGIAN DARI P5 DI SMP NEGERI 2 SATU ATAP SEBERUANG Meo, Ferdinanda Itu; Elisa, Henry; Dharma, Yokie Prasetya; NS, Eka Marselina; Supriata, Angga
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Edisi November
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v2i2.3011

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan komponen integral dalam Penerapan Kurikulum Merdeka (IKM). P5 bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang memiliki nilai-nilai Pancasila, antara lain ketuhanan, keberagaman global, gotong royong, kemandirian, berpikir kritis, dan kreatif. Kreativitas, salah satu elemen kunci P5, dipupuk melalui media pembelajaran yang menarik dan efektif. Pemanfaatan media tersebut tidak hanya memudahkan pemahaman siswa terhadap materi akademik tetapi juga berfungsi sebagai katalis kreativitas mereka. Peningkatan pengalaman belajar kreatif siswa melalui media pembelajaran yang menawan memerlukan dorongan dan dukungan yang kuat dari orang tua, guru, dan lingkungan belajar. Fasilitas pembelajaran yang memadai berperan penting dalam membentuk kreativitas siswa, karena penyediaan sumber daya orang tua untuk pengembangan bakat dan peran guru sebagai fasilitator dan mentor sangat penting. Kolaborasi dukungan orang tua dan guru dalam meningkatkan kreativitas siswa melalui media pembelajaran yang menarik menawarkan solusi efektif dalam konteks pendidikan ini. Melibatkan media pembelajaran tidak hanya memikat siswa tetapi juga melibatkan mereka dalam proses pembelajaran, memberikan umpan balik positif kepada guru. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kreativitas siswa, memberikan pemahaman, dan memotivasi minat belajar di SMP Negeri 2 Satu Atap Seberuang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI DONGENG MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 PUTUSSIBAU TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Dharma, Yokie Prasetya; Ilam, Agustina Bunga
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v6i2.3809

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui peningkatan kemampuan menceritakan kembali isi dongeng menggunakan media gambar seri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan media gambar seri dalam proses belajar menceritakan kembali isi dongeng berjalan dengan baik dan lancar, serta siswa merespon proses belajar dengan baik. Hasil tes menunjukkan bahwa media gambar seri mampu meningkatkan kemampuan menceritakan kembali isi dongeng siswa  kelas VII SMP Negeri 3 Putussibau. Siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal pada siklus I sebesar 30% dengan rata nilai kelas sebesar 75,2, sedangkan pada siklus II meningkat hingga 100% siswa yang dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata kelas 90,2. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan, bahwa penggunaan media gambar seri dapat meningkatan kemampuan menceritakan kembali isi dongeng siswa kelas VII SMP Negeri 3 Putussibau Tahun Pelajarn 2016/2017. Kata Kunci: Media Gambar Seri, Dongeng, Bercerita
PENINGKATAN KEMAMPUANMENGANALISIS UNSUR INTRINSIK TEKS DRAMA MENGGUNAKAN METODE THE POWER OF TWO PADA SISWA KELAS VIII A SMPNEGERI 6 TEMPUNAK Susanti, Yudita; Dharma, Yokie Prasetya
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v6i1.1186

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan kemampuan menganalisis unsur intrinsik teks drama menggunakan metode The Power Of Two pada siswa kelas VIII ASekolah Menengah Pertama Negeri 6 Temunak tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa  metode The Power Of Two dapat meningkatkan kemampuan menganalisis unsur intrinsik teks drama pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 6 Tempunak. Hal tersebut digambarkan sebagai berikut: aktivitas siswa dalam pembelajaran menganalisis unsur intrinsik teks drama pada siklus I berlansung dengan baik dan siswa mengaikuti pembelajaran dengan baik, tetapi masih ada beberapa siswa yang kurang aktif mengikuti pembelajaran. Pada siklus II berjalan dengan lancar dan siswa yang terlihat sangat antusias dan termotivasi. Ada pun nilai tertinggi pada siswa pada siklus I yakni 90 dan yang terendah 65 sedangkan pada siklus II nilai tertinggi siswa yaitu 92,5 dan yang rendah 67,5.Kemampuan rata-rata menganalisis unsur intrinsik teks drama pada siklus I adalah 78,95% dan pada siklus II 89,47%. Jadi persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II adalah 10,52%. Kata kunci: Unsur intrinsik teks drama, The Power Of TwoMasalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan kemampuan menganalisis unsur intrinsik teks drama menggunakan metode The Power Of Two pada siswa kelas VIII ASekolah Menengah Pertama Negeri 6 Temunak tahun pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa  metode The Power Of Two dapat meningkatkan kemampuan menganalisis unsur intrinsik teks drama pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 6 Tempunak. Hal tersebut digambarkan sebagai berikut: aktivitas siswa dalam pembelajaran menganalisis unsur intrinsik teks drama pada siklus I berlansung dengan baik dan siswa mengaikuti pembelajaran dengan baik, tetapi masih ada beberapa siswa yang kurang aktif mengikuti pembelajaran. Pada siklus II berjalan dengan lancar dan siswa yang terlihat sangat antusias dan termotivasi. Ada pun nilai tertinggi pada siswa pada siklus I yakni 90 dan yang terendah 65 sedangkan pada siklus II nilai tertinggi siswa yaitu 92,5 dan yang rendah 67,5.Kemampuan rata-rata menganalisis unsur intrinsik teks drama pada siklus I adalah 78,95% dan pada siklus II 89,47%. Jadi persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II adalah 10,52%. Kata kunci: Unsur intrinsik teks drama, The Power Of Two
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDENGARKAN CERITA RAKYAT DENGAN MEDIA GAMBAR SERI PADA KELAS V Dharma, Yokie Prasetya; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v8i1.3810

Abstract

Tujuan umum dalam penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan mendengarkan cerita rakyat dengan media gambar seri pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 07 Siut Kecamatan Putussibau Utara Kebupaten Kapuas Hulu Tahun Pelajaran 2018/2019. Matode penellitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dan bentuk penelitiannya menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 24 siswa dan guru. Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan observasi, pengukuran, wawancara dan dokumetasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media gambar seri di kelas V Sekolah Dasar Negeri 07 Siut dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, dimana siswa terlihat memiliki antusias yang baik dalam pembelajaran. Sedangkan dari faktor guru meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru; aktivitas siswa mengalami peningkatan keantusiasan dalam belajar dan keaktifan mendengarkan cerita rakyat yang sangat baik, penggunaan media gambar seri dalam kemampuan mendengarkan cerita rakyat menggunakan media gambar seri pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 07 Siut dikategorikan sangat baik yaitu siklus I, ketuntasan 70,83% dan pada siklus II, klasikal 91,67% sehingga terjadi peningkatan sebesar 20,04%, hal ini menunjukkan bahwa media gambar seri mampu menjadi sebuah sarana yang mengantar pada pengembangan kemampuan berfikir siswa. Kata Kunci: Mendengarkan Cerita Rakyat, Media Gambar Seri
MAKNA MANTRA BESAMPI BESARIH DALAM RITUAL PENYAMBUTAN TAMU PADA DAYAK SEBERUANG DI DESA GURUNG MALI KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG Dharma, Yokie Prasetya; Yohana, Yohana
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v5i2.1005

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah makna mantra Besampi Besarih dalam ritual penyambutan tamu pada dayak Seberuang di Desa Gurung Mali Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang? dan bagaimanakah ritual penyambutan tamu pada dayak Seberuang di Desa Gurung Mali Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang?”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna mantra Besampi Besarih dalam ritual penyambutan tamu pada suku Dayak Seberuang, mendeskripsikan ritual penyambutan tamu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kwalitatif. yang menghasilkan data deskriptif. Dengan pendekatan penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan, dan Dokumentasi. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, terdapat tiga pembagian dalam pembacaan mantra (a) pembuang sial (b) penerima rejeki (c) penimangan telapak. Kedua, penuturan mantra Besampi Besarih bisa dituturkan satu orang penutur atau lebih. Ketiga, dalam prosesnya mantra Besampi Besarih dalam ritual penyambutan tamu menggunakan delapan properti, yakni (a) tebu (b) Mandau (c) batu (d) telur (e) tanah (f) air (g) ayam (h) gong. Hasil penelitian mengenai makna leksikal dalam mantra Besampi Besarih ditemukan banyak kata yang berbeda namun artinya sama, dan banyak terdapat akhiran yang sama untuk memperindah kata serta banyak terdapat persamaan katanya.Kata Kunci: Ritual, Makna, Mantra.
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL DEAR NATHAN KARYA ERISCA FEBRIANI (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA) Beding, Valentinus Ola; Dharma, Yokie Prasetya; Wiyati, Sergie Novella
Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : PBSI STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpbs.v4i2.994

Abstract

Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra, menawarkan kisah kehidupan melalui unsur intrinsik dan ekstrinsiknya. Novel Dear Nathan pengarang memberikan nilai-nilai pesan tersirat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik sosial dan tinjuan sosiologi sastra dalam novel Dear Nathan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah penelitian sendiri yang dibantu oleh lembar format inventarisasi data dan objeknya novel Dear Nathan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca-catat dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis mengalir, yang meliputi tiga komponen, yaitu: 1. Reduksi Data 2. Paparan Data 3. Penarikan Simpulan dan Verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan unsur intrinsik novel Dear Nathan terdapat tema yaitu konflik sosial. Tokoh yaitu Nathan, Salma, Daniel, Ardi (Papa), Mama Meli (Mama). Penokohan terdiri dari tokoh protagonis, antagonis, tritagonis. Alur yaitu campuran. Latar tempat di Jakarta, paviliun, rumah sakit, jalan. Latar suasana yaitu senang, sedih, tegang. Latar waktu yaitu, pagi, malam. Sudut pandang orang ke tiga serba tahu. Amanat yaitu, ikhlas, Mensyukuri, ketulusan, ketidaksetiaan, kerinduan. Serta analisis nilai sosial yaitu cinta dan kasih sayang, tolong menolong, kekeluargaan, kepeduli. Penelitian ini diharapkan pembaca dapat memahami unsur-unsur intrinsik dan konflik sosial yang terdapat pada novel Dear Nathan karya Erisca Febriani.Kata Kunci: Konflik Sosial Novel dalam Tinjauan Sosiologi Sastra
ANALYTICAL EXPOSITION TEXT-SHEET FOR COLLEGE STUDENTS IN READING COMPREHENSION Dharma, Yokie Prasetya; Meo, Ferdinanda Itu
Journal of English Educational Study (JEES) Vol 7, No 1 (2024): May Edition
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jees.v7i1.3193

Abstract

The research specifically examines the analytical exposition text sheets to improve reading comprehension among third-semester English education students. By using classroom action research, the study follows a cyclic process of planning, acting, observing, and reflecting. Participants selected from a specific class undergo assessments through observation sheets, field notes, and reading comprehension tasks. The findings indicate that using analytical exposure text sheets significantly enhances students' reading comprehension, as evidenced by a notable increase in average grades. These text sheets, characterized by a clear structure for presenting arguments, logical reasoning, and supporting evidence, prove effective in fostering critical thinking skills. The success of this method underscores its potential as a valuable tool for educators, offering a structured yet flexible approach that accommodates diverse learning styles.
The Study of Speech Acts of Joko Widodo’s Speech in Annual Session People’ Consultative Assembly (MPR) 2024 Tuti; Ilinawati; Dharma, Yokie Prasetya
EJI (English Journal of Indragiri): Studies in Education, Literature, and Linguistics Vol. 9 No. 1 (2025): EJI (English Journal of Indragiri): Studies in Education, Literature, and Lingu
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/eji.v9i1.2864

Abstract

This research examines the application of speech acts in the political language of Indonesian President Joko Widodo (Jokowi), focusing on his 2024 Annual Session address at the People’s Consultative Assembly (MPR) RI. Using a qualitative content analysis approach, the study categorizes different speech acts, including assertive, expressive, directive, commissive, and declarative forms. Jokowi's speech, heavily cantered on assertive acts, emphasizes the significance of presenting factual content to strengthen public trust and highlight governmental achievements. His selective use of expressive acts enables an emotional connection with the audience, fostering solidarity and a shared sense of identity. Importantly, the lack of directive and commissive acts reflects the speech’s retrospective and reflective character, fitting the formal context where reviewing past accomplishments outweighs issuing commands or promises. Through speech act theory, this study explores how Jokowi tactfully combines information with emotion to convey authority, empathy, and stability. The integration of hybrid speech acts, such as assertive-expressive forms, enhances the speech's impact by embedding emotional weight into factual statements, promoting deeper audience engagement. This analysis reveals Jokowi’s ability to use language as both a communication tool and a means to shape public sentiment. The findings offer insight into the essential role of language in political discourse, showing how speech acts can consolidate leadership and unity in structured political environments.
Unlocking Descriptive Writing Skills with Picture Word Inductive Model (PWIM): A Study with Tenth-Grade Students at SMK Negeri 1 Sungai Tebelian Ilinawati, Ilinawati; Dharma, Yokie Prasetya; Irawandi, Hery
English Education and Literature Journal (E-Jou) Vol 5 No 02 (2025): English Education and Literature Journal
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/e-jou.v5i02.1600

Abstract

This Classroom Action Research (CAR) study explores the effectiveness of the Picture Word Inductive Model (PWIM) in improving tenth-grade students' descriptive writing skills and classroom participation at SMK Negeri 1 Sungai Tebelian in the 2023/2024 academic year. The research aimed to evaluate how PWIM, a student-centered approach involving visual aids and inductive reasoning, influenced students' engagement and writing outcomes over two cycles. Data were collected from a variety of sources, including classroom observations, field notes, writing tests, student interviews, and video recordings, which provided both quantitative and qualitative insights. In the first cycle, despite the introduction of PWIM, students were hesitant and passive, resulting in average writing scores and limited participation. Observations revealed that students were unsure about the new approach and lacked confidence. To address these issues, several instructional adjustments were made for the second cycle, including providing additional scaffolding, promoting group discussions, and offering more explicit modeling of writing tasks. These changes contributed to an improved classroom atmosphere where students felt more comfortable and confident. The second cycle showed significant improvements. Student participation rose from 69.95% in Cycle I to 77.62% in Cycle II, reflecting a more active and engaged class. Writing scores also improved, with the average score increasing from 68.15 to 75.6, representing a 10.93% improvement. Interviews with students revealed that visual aids helped them generate ideas and write more detailed descriptive texts, boosting their writing fluency. This study concludes that PWIM is an effective method for enhancing both participation and writing skills in descriptive text learning. The findings highlight the importance of teacher adaptability and reflective practice in achieving sustained improvements in student performance. These insights offer valuable guidance for educators seeking innovative, research-based strategies to enhance writing instruction
ENGLISH GUIDE TRAINING AT GEMBA RAYA VILLAGE, KELAM PERMAI DISTRICT, SINTANG REGENCY Meo, Ferdinanda Itu; Dharma, Yokie Prasetya; Elisa, Henry
JPPM: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Edisi Nopember (On Progress)
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jppm.v4i2.6137

Abstract

This community service program aims to strengthen the eco-tourism potential of Betang Ensaid Panjang by improving the English communication skills of local youths and cultural practitioners in Gemba Raya Village, Kelam Regency. Although the village possesses rich Dayak Desa cultural assets and strong community hospitality, limited English proficiency has hindered residents from effectively presenting their heritage to international visitors. To address this issue, the program provides tourism-oriented English training that emphasizes functional vocabulary, guiding expressions, cultural interpretation, and confidence-building strategies. The implementation combines classroom instruction, role-play simulations, storytelling practice, and field-based guiding activities that reflect real eco-tourism settings. The training is facilitated by lecturers supported by students. Through this approach, participants develop greater fluency, accuracy, and confidence in interacting with international tourists, enabling them to communicate cultural knowledge more effectively. The outcomes of this program are expected to enhance visitor satisfaction, expand economic opportunities, and strengthen community participation in sustainable, culturally grounded tourism development. Ultimately, the initiative contributes to positioning Gemba Raya Village as a model for community-based eco-tourism empowerment in West Kalimantan.Keywords: Eco-tourism; English for Tourism; Community Empowerment;