Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

HUBUNGAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PETUGAS KESEHATAN: STUDI KASUS PUSKESMAS KALIBARUKULON, BANYUWANGI Eka Suci Daniyanti; Agus Putra Murdani; Siti Rubiyanti
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v14i1.10402

Abstract

Work motivation is one of the important aspects in the human resources management, so that in the implementation of the organization can achieve useful and effective goals and objectives. The performance of health workers is the result of the effort to create the quality of service will certainly create userssatisfaction. Based on the work area and the lack of health personnel, Kalibarukulon Public Health Center needs to be observed in the relationship between motivation and performance. This research was conducted at Puskesmas Kalibaru Kulon, Kalibaru Subdistrict, Banyuwangi Regency. The study was conducted during September 2016. Kalibaru Kulon. This study uses questionnaire type checklist. Quiz results show that 63.9% of respondents are female, while 36.1% are male. As many as 50% of respondents entered the age range 30-40 years, 33.3% were> 40 years old, and 16.7% were <30 years old. In addition, the status of employment shows that most (58.3%) are civil servants / permanent, and 22.2% are contract workers (PTT) and 19.5% are freelancers (THL). The results of the questionnaire also showed the work motivation on the respondents, that is 66.7% have the motivation of good work and 13.9% have less motivation. A total of 72.2% of respondents stated to have a good performance
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA DOSEN STIKES NGUDIA HUSADA MADURA Eka Suci Daniyanti; Enggal Sari Maduratna
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 12 No 1 (2021): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v12i1.325

Abstract

Penularan virus Covid-19 yang sangat cepat menyebabkan bertambahnya jumlah kasus setiap harinya yang terkonfirmasi. Virus Covid-19 menyebar melalui percikan dorplet saat batuk ataupun bersin, pencegahan penularan virus Covid-19 bisa dilakukan dengan menggunakan masker saat berada diluar rumah, mencuci tangan menggunakan sabun, menggunkan hand sanitizer setelah menyentuh benda di tempat – tempat umum. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dimasa pandemi juga sangat dianjurkan guna memutus rantai penularan dari virus tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam pencegahan penularan Covid-19 pada dosen di STIKes Ngudia Husada Madura. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan desain deskriptif analitik. Tehnik pengambilan data menggunakan kuesioner. Dalam pengambilan data, peneliti tidak terjun secara langsung, dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dapat diakses secara online (google form) sebanyak 25 item pertanyaan tentang perilaku pencegahan Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dosen STIKes Ngudia Husada Madura sudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kategori sangat tinggi. Perilaku pencegahan terhadap penularan Covid-19 kategori sangat tinggi (92%), kategori tinggi (8%).
ANALISIS SISTEM PENCATATATN DAN PELAPORAN TERPADU PUSKESMAS (SP2TP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRAJAGAN KECAMATAN PURWOHARJO KABUPATEN BANYUWANGI Eka Suci Daniyanti
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 11 No 3 (2020): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v11i3.335

Abstract

Kegiatan pencatatan dan pelaporan puskesmas yang dilakukan secara menyeluruh dan terpadu di wilayah kerja puskesmas adalah SP2TP. Permasalahan SP2TP di Puskesmas Grajagan adalah belum adanya petugas pengelola atau koordinator SP2TP yang sesuai dengan bidang keakhliannya. Tugas koordinator SP2TP masih dipegang oleh tenaga kesehatan yang memiliki tugas pokok lain di puskesmas tersebut, akhirnya beban kerja tenaga kesehatan menjadi bertambah dan berakibat kurang maksimalnya tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas pokoknya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) di Puskesmas Grajagan. Metode Penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif dengan jumah 3 informan. Hasil Pelaksanaan SP2TP di Puskesmas Grajagan sudah dilaksanakan, hanya saja petugas yang melaksanakan belum sesuai dengan bidang keahliannya, sarana dan prasarana sudah difasilitasi oleh puskesmas akan tetapi belum sepenuhnya maksimal karena masih bergantian dengan petugas lain. Tidak ada pendanaan khusus untuk pelaksanaan SP2TP, akan tetapi diajukan dalam rencana kegiatan anggaran untuk setiap pelaksanaanya.Pencatatan SP2TP di Puskesmas Grajagan dilakukan oleh pemegang program masing – masing kegiatan di puskesmas. Pelaporan SP2TP di Puskesmas Grajagan dilaksanakan oleh koordinator SP2TP yang juga melaksanakan program lain di puskesmas. Ketepatan pengumpulan laporan SP2TP sudah tepat yakni sebelum tanggal 10 setiap bulannya.
TINJAUAN PENGOLAHAN SENSUS HARIAN RAWAT INAP BERDASARKAN FAKTOR MAN DAN METHODE DI UNIT REKAM MEDIS RUMAH SAKIT NINDHITA SAMPANG Eka Suci Daniyanti; AMILIA FARADHILA; Nailufar Firdaus
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 12 No 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v12i3.642

Abstract

Sensus Harian Rawat Inap (SHRI) adalah kegiatan pencacatan atau penghitungan pasien rawat inap yang dilakukan setiap hari pada suatu ruang rawat inap guna untuk mengetahui jumlah layanan yang diberikan kepada pasien selama 24 jam. Pengolahan SHRI di Rumah Sakit Nindhita Sampang tidak dilakukan oleh petugas perawat, namun dilakukan oleh petugas rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan SHRI di unit rekam medis Rumah Sakit Nindhita Sampang Berdasarkan Faktor Man & Method. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Pengolahan SHRI di Rumah Sakit Nindhita Sampang masih terdapat permasalahan yang menyebabkan kegiatan SHRI tidak berjalan dengan baik. Pada faktor man, petugas memiliki lebih dari 1 job desc, belum pernah melakukan pelatihan, dan latar belakang pendidikan petugas bukan dari rekam medis. Pada faktor Method, ketidaksesuaian SOP petugas SHRI di Rumah Sakit Nindhita Sampang dengan buku petunjuk pengisian pengolahan dan penyajian data Rumah Sakit. Berdasarkan hasil penelitian adapun solusi dan saran yang diusulkan yaitu, mengadakan pembaruan SOP, membuat struktur organisasi dan tugas pokok organisasi unit rekam medis, pembaruan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), mengikuti pelatihan dan memberikan anggaran dana, serta mengadakan evaluasi secara berkala kepada petugas setelah dilakukannya penginputan data SHRI.
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA PENUMPUKAN REKAM MEDIS DI UNIT FILING MENGGUNAKAN DIAGRAM FISH BONE PUSKESMAS GALIS Eka Suci Daniyanti; Eddy Moeljono
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 2 (2022): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i2.795

Abstract

Filing adalah kegiatan seperti pengumpulan, klasifikasi, penyimpanan, penempatan, pemeliharaan dan pendistribusian rekam medis. Pada sistem penyimpanan rekam medis sering terjadinya penumpukan rekam medis di fasyankes sehingga penyediaan rekam medis membutuhkan waktu lebih lama karena petugas rekam medis masih mencari berkas yang awalnya berada di rak penyimpanan menjadi berada di tumpukan rekam medis yang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya penumpukan berkas rekam medis di unit bagian filing. Metode penelitian ini adalah Deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Subjek penelitian yaitu petugas rekam medis. Objek penelitian ini dokumen rekam medis, Cara pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan cara reduksi data, editing, penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur Man tingkat pendidikan petugas yaitu lulusan D3 kebidanan, belum pernah ada pelatihan tentang system penyimpanan dan perilaku petugas yang tidak menerapkan SOP penyimpanan dengan optimal. Unsur Material belum terdapat tracer dan kondisi map yang mudah sobek. Unsur Machine belum menggunakan sistem komputerisasi dalam pelaksanaan sistem penyimpanan. Petugas sebaiknya memiliki tingkat pendidikan sesuai dengan bidangnya atau dapat mengikuti pelatihan, pengadaan biaya untuk pelatihan, pelaksanaan kegiatan sistem penyimpanan sesuai dengan prosedur SOP, penambahan alat dan bahan pada sistem penyimpanan berupa tracer dan buku ekpedisi dan sebaiknya menerapkan sistem komputerisasi pada sistem penyimpanan rekam medis
THE EFFECT OF TRANSFORMATIONAL, TRANSACTIONAL, AND DIGITAL LEADERSHIP ON EMPLOYEE PERFORMANCE IN THE NEW NORMAL ERA (STUDY ON EMPLOYEES OF ANNA MEDIKA MADURA RSU) Eka Suci Daniyanti; Enggal Sari Maduratna; Nailufar Firdaus
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Edisi Khusus (2023): International Conference of Health Innovation and Technology (ICHIT)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v0i0.17877

Abstract

Background: Leadership style is employee oriented and improves performance as well as builds a connection with each other trust, value, and respect. Leadership style is a technique used by a leader with destination control over other people's actions this interpreted that successful organization in communication among tops and bottoms is also determined by style leadership. Objectives: Study this measure of influence style leadership transformational, transactional are digital towards performance employees at RSU Anna Medika Madura in the new normal era.Methods: Study this is study quantitative with SPSS 25 program for windows. The population used as many as 65 respondents. Method analysis in a study is analysis regression multiple.Results: Research Results show that variable style leadership transformational (X1) no take effect by significant to performance employee with value (X1) = 0.173 > 0.05, style leadership transactional (X2) effect by significant to performance employee with value (X2) = 0.000 < 0.05, variable style digital leadership (X3) influential by significant to performance employee with value (X3) = 0.000 < 0.05.Conclusion: Leadership style transactional and digital effect significant to performance employees in the new normal era at RSU Anna Medika Madura. The new normal era coincides with digital transformation, and here the role of a capable leader to face digital change is very holding role important, think this is related to the enhanced performance of employees.
Development of Animated Video Based on the ADDIE Model as Anticipatory Guidance for KIPI Covid-19 Vaccination at SMAN 2 Bangkalan Eka Suci Daniyanti; M Lutfi; Nailufar Firdaus
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 4 (2022): EDISI SPESIAL
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i4.1044

Abstract

ABSTRACT This study aimed to produce animated videos of behavior life clean and healthy (PHBS) as anticipatory guidance or guide prevention incident following post-immunization (KIPI) Covid-19 in high school students. This study used design study Research and Development with a developed concept namely the ADDIE model. The ADDIE development model includes 5 stages that are Analyze (analysis), Design (design), Develop (development), Implement (implementation), and Evaluate (assessment). The trial used is one group pre-test – post-test design with a sample of as many as 253 students. Data collection using a questionnaire with as many as 10 questions filled out by respondents before (pre-test) and after (post-test) using video animation. Research results in results obtained a significance value of 0.000 <α 0.05. This means that animated videos on clean and healthy living behaviors are very effective as a means of anticipatory guidance information or prevention of post-immunization adverse events (KIPI) for the Covid-19 vaccine.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) MENGGUNAKAN MODEL HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY HOT-(FIT) DI PUSKESMAS KLAMPIS KABUPATEN BANGKALAN Eddy Moeldjono; Eka Suci Daniyanti; Enggal Sari Maduratna; Nailufar Firdaus
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 4 (2022): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i4.1114

Abstract

Puskesmas sebagai sumber data primer memegang peranan penting dalam Sistem Informasi Kesehatan. Penerapan SIMPUS memudahkan pelayanan, pencatatan dan pelaporan Puskesmas dengan hasil data yang akurat. Kendala penggunaan SIMPUS masih banyak ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor Human, Organization dan Techlogy dengan kebermanfaatan aplikasi SIMPUS. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Struktur organisasi, lingkungan organisasi dengan baik mempengaruhi keberhasilan penggunaan SIMPUS dan kebermanfaatan penggunaan SIMPUS adalah baik.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Nomor Rekam Medis Dengan Pendekatan Fish Bone Di Puskesmas Ambunten Eddy Moeljono; Eka Suci Daniyanti; Nailufar Firdaus; Siti Nurhaliza
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 12 No 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v12i3.1203

Abstract

Sistem penomoran adalah pemberian nomorrekam medis bagi pasien yang datangberobat demi memudahkan pencaharianberkas rekam medis. Pelaksanaan penomoranrekam medis di Puskesmas Ambunten tidakberjalan dengan baik sehingga menyebabkanduplikasi nomor rekam medis. Tujuan daripenelitian ini bertujuan untuk meninjau sistempenomoran rekam medis pasien diPuskesmas Ambunten. Jenis penelitian yangyang digunakan deskriptif kualitatif. Carapengumpulan data dengan dokumentasidan wawancara. Subjek penelitian yaituinforman utama merupakan petugaspendaftran dan informan triangulasi yaitukepala rekam medis dan petugas poli. Metode penentuan akar permasalahanmenggunakan analisis diagram tulang ikan(fishbone) dengan metode 5M (Man, Money, Method, Materials, Machine).‟ Faktorpenyebab duplikasi dapat diketahui dalam 5Myaitu Man, Money, Method, Materials, danMachine. Prioritas masalah yang didapat yaitupada faktor Man dan Method. Pada faktorMan, petugas tidak teliti dalam menuliskannomor rekam medis pada KIB. Pada faktorMethod, penomoran masih dilakukan secaramanual, SOP belum berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian adapun saranyang diusulkan yaitu, petugas lebih telitidalam proses pelaksanaan penomoranrekam medis, petugas poli lebih disiplindalam pengembalian dokumen rekam medis, melakukan pelatihan atau workshop terkait pelaksanaan penomoran, menambah Wi-Fidan membuat KIB dari bahan plastik untukmeminimalisir kerusakan.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS MENGGUNAKAN METODE EUCS DI PUSKESMAS BANYUANYAR Eka Suci Daniyanti; Eddy Moeljono; Diany Yoke Savira; Nahdiya Putri Damayanti
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i2.1341

Abstract

Masalah penggunaan SIMPUS dalam riwayat pengunjung yang menunjukkan hasil riwayat yang berbeda dalam mengakses data. Peneliti bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Menggunakan Metode EUCS di Puskesmas Banyuanyar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petugas yang mengoperasikan SIMPUS sejumlah 33 responden. Hasil analisis pada dimensi dimensi content menyatakan puas dengan presentase sebesar 69%. Dimensi accuracy, tidak puas dengan presentase 54%. Dimensi format puas dengan presentase 58%. Dimensi ease of use, menyatakan puas dengan presentase 79%. Dimensi timeliness, mereka menyatakan tidak puas dengan presentase 52%. Sistem informasi harus sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memiliki informasi terbaru, sistem informasi menyediakan informasi yang akurat, data yang dikelola dengan baik, format jelas dan tidak membingungkan sehingga membuat pengguna lebih cepat dalam melakukan pekerjaan. Suatu sistem informasi perlu memiliki interaksi jelas dan mudah dimengerti. informasi yang dihasilkan harus disajikan secara tepat waktu atau realtime.