Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENDAMPINGAN PELAYANAN POSYANDU RW 06 KELURAHAN BUNTUSU KECAMATAN TAMALANREA KOTA MAKASSAR Syamsuriyati; Syarif, Sutrani; Sholihin, Gunarmi; Agustiani, Mia Dwi
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3212

Abstract

Posyandu adalah Posyandu adalah jenis upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) yang dimenej dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dan sosial dasar yang diperlukan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan posyandu adalah sebagai berikut: (1) Meningkatkan peran masyarakat dalam penyelenggaraan upaya kesehatan dasar, terutama yang berkaitan dengan penurunan AKI, AKB, dan AKABA; (2) Meningkatkan peran lintas sektor dalam penyelenggaraan posyandu, dan (3) Meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan kesehatan dasar. Hasil pengabdian ini didapatkan bahwa berdasarkan hasil pengukuran antropometri didapat pertumbuhan berat badan bayi dan Balita yang mengalami peningkatan masih kurang dengan persentase 28, 57 %. Dan bahkan ada yang mengalami penurunan sebanyak 23, 80 %. Di sarankan Kepada pihak terkait agar melaksanakan edukasi tentang pentingnya Pelayanan Posyandu kepada bayi dan Balita. Edukasi Kepada Masyarakat tentang Pentingnya tumbuh Kembang yang optimal kepada bayi dan Balita.
Edukasi Penerapan Aplikasi PRIMAKU terhadap Pertumbuhan Bayi Usia 6-12 Bulan di PKM Bajeng Sutrani Syarif; Rika Rahmawati; Nursaidah Nursaidah
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 1 No. 3 (2024): Juli: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v1i4.689

Abstract

Posyandu is expected to be able to detect any deviations in growth and development early and provide recommendations to immediately visit related health services. Stimulation recommendations are also given if the detection results show that there is dysfunction in growth and development, so that the dysfunction does not experience more severe disorders. Delays in growth and development in children that are detected early are very important and are part of the duties of posyandu cadres. There are several applications that can be accessed by the community at home, such as the "Nutritional Status Check", "Nutrition Calculator", and "PRIMAKU" applications, where these applications can be downloaded using a smartphone on the Google Playstore, these applications can be used to help parents monitor their children's growth and development while at home. 5 The Ministry of Health has launched the book Stimulation, Detection and Early Intervention of Growth and Development (SDIDTK) (Karima et al., 2021; N et al., 2019).
The Influence Of Health Education On Increasing Self-Efficacy Of Post Partum Mothers At The UPT Ulaweng Public Health Center In 2023 Syamsuriyati, Syamsuriyati; Syarif, Sutrani; Handayani, Rika; Prianti, Ani T
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal eduHealt, Edition April - June , 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health services for neonates (0-28 days) at least twice, once at the age of 0-7 days and one more time at the age of 8-28 days. The coverage of neonates visits in 2019 was 90.00%, decreasing in December 2020 by 85.00% (UPT Puskesmas Ulaweng). Providing Education Classes (KE) to Post Partum mothers using a module on the importance of breastfeeding for babies so that this can increase neonatal visits and the efficacy of mothers in breastfeeding their babies at the beginning of the postpartum period of 0-7 days through education . This study aims to determine the effectiveness of breastfeeding education class (KE) to increase the self-efficacy of post-partum mothers at the Ulaweng Public Health Center, Bone Regency in 2023. This type of research is a quasi-experimental design with a two group pretest-posttest design. The total sample size is 30 respondents (15 control group respondents who received a questionnaire without education class and 15 respondents in the intervention group who received education class and questionnaire). Samples were obtained using purposive sampling technique. Evaluation of maternal efficacy was carried out on the 7th day post partum both the control group and the intervention group.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya BBLR di RSKDIA Siti Fatimah Makassar Tahun 2024 Syarif, Sutrani
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 7 (2025): Proceedings of the 1st National Seminar on Global Health and Social Issue (LAGHOSI)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v7i.1452

Abstract

Persalinan prematur dapat menyebabkan berbagai masalah saat bayi lahir, seperti sulit dalam beradaptasi dengan lingkungan di luar kandungan dan dapat berkontribusi terhadap morbiditas serta mortalitas neonatus. Terdapat beberapa faktor yang berperan pada persalinan prematur seperti faktor idiopatik, iatrogenik, sosiodemografi, faktor ibu, penyakit medis dan keadaan saat kehamilan, genetik, serta infeksi dan inflamasi. BBLR termasuk factor utama dalam peningkatan mortalitas, Morbiditas, dan disabilitas neonates, bayi dan anak serta memberikan dampak jangka Panjang terhadap kehidupannya dimasa depan. Kelahiran BBLR terus meningkat pertahunnnya dinegara maju seperti Amerika Serikat, SedangkanDi Indonesia Kelahiran BBLR justru dimikuti olehg Kematian bayi (Puspitasaei, 2019)Tujuan penelitian :Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR. Jenis penelitian ini adalah observasional sederhana dengan desain Cross sectional, yaitu metode penelitian seksional silang mencari faktor-faktor yang berhubungan dengan variabel independen (umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, jarak kehamilan, usia kehamilan) dengan variabel dependen Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Hasil penelitian yang didapatkan di RSKDIA Siti Fatimah Makassar pada tahun 2024 Dengan uji Chi-Square terdapat 5 variabel yang tidak ada hubungan dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yaitu umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, jarak kehamilan. Dan ada 1 variabel yang ada hubungannya dengan kejadian BBLR yaitu Usia Kehamilan. Pada penelitian ini juga didapatkan karakteristik ibu yang melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah Makassar yang paling banyak berusia <20 tahun sebanyak 26 orang (63,6%), pendidikan yang paling banyak pendidikan dasar sebanyak 26 orang (50,0%), pekerjaan yang paling banyak adalah ibu yang tidak bekerja sebanyak 46 orang (48,4%), paritas ibu yang paling banyak adalah multipara sebanyak 41 orang (47,7%), jarak kehamilan yang paling banyak adalah <3 tahun sebanyak 28 orang (54,8%), dan usia kehamilan paling banyak <37 minggu sebanyak 31 orang (100,0%). Dari hasil penelitian ini, maka diharapkan agar menganjurkan semua ibu hamil normal atau berisiko untuk memeriksakan kehamilannya secara teratur minimal 6 kali selama kehamilan.
Hubungan Pijat Bayi Dengan Perkembangan Motorik Kasar Triananinsi, Nurhidayat; Syarif, Sutrani; Prianti, Ani T; Kamaruddin, Mudyawati; Jalil, Jumirah
JIDAN Jurnal Ilmiah Bidan Vol 10 No 2 (2023): Vol 10 No 2 ( Edisi Januari - Juni 2023 )
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v10i2.1927

Abstract

Background: Motor development is a movement process that directly involves the muscles to move and process innovation which a person is capable of loving his body. WHO states that 20-40% of babies experience delays, while Indonesia reaches 16%. One way that can be used to meet the needs for motor growth is to do massage.Objective: this research foresee that Treatment can improve development motor rough in infants aged 3-4 months at the BPM Dewi Suryani clinic.Method: The research design used an observational analytic survey with a correlation research design and a cross-sectional study approach. The population in this study is the entire research subject with a sampling technique using non-probability sampling which was selected by purposive sampling consisting of 30 respondents. The variable measured in this study was gross motor development.Results: This study shows that the development of gross motor babies after massage is higher than before massage p value = 0.025. meaning that there is an influence on massage on development motor rough on babies
The Influence of the Pregnant Friend Application on Pregnant Women's Attitudes and Knowledge about Danger Signs of Pregnancy at RSIA Masyita Syarif, Sutrani; Eryanti Kusniyanto, Rahayu; Darman, Amriani
Journal of Midwifery Vol. 9 No. 2 (2024): Published on Desember 2024
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jom.9.2.1-5.2024

Abstract

Background: Every pregnancy carries the risk of mild or severe complications that cause death, morbidity, disability in the mother or baby. Attitudes and knowledge about the danger signs of pregnancy are very important to prevent unwanted complications during pregnancy. Efforts to increase knowledge and attitudes about the danger signs of pregnancy are very necessary. The pregnant friend application is a health application for pregnant women as a means of communicating between pregnant women and midwives to gain knowledge and convey complaints about pregnancy directly. Objective: to determine the effect of using the "Pregnant Friends" application on attitudes and knowledge about the danger signs of pregnancy at RSIA Masyita. Method: This study used a one group pretest-posttest design, the sample in this study was 30 pregnant women visiting RSIA Masyita, the research was conducted in June-August 2023. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: After carrying out the Wilcoxon test, the value obtained was p = 0.001 for the Knowledge variable and for the attitude variable, the value obtained was p = 0.004 (p
Pemanfaatan Pisang Kepok Pada Ibu Hamil Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Hipertensi Sutrani Syarif
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1394

Abstract

Hipertensi ditemukan pada ibu hamil baik pada penyakit sebelumnya (5-15% dari total ibu hamil) atau sebagai gangguan yang berhubungan dengan kehamilan, pre-eklamsia (Lyoyd, dalam Wylie). Menurut laporan bulanan (LB.3) KIA tahun 2006, Angka Kematian Ibu Maternal (AKI) di Jawa Timur sebesar 168 per 100.000 kelahiran hidup dan keracunan kehamilan (Preeklamsi) adalah 14,01%. Upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi hipertensi pada ibu hamil yaitu dengan farmakologi dan non farmakologi, menurut Anonim (2009) adalah: Secara farmakologi yaitu dengan obat-obatan penurun tekanan darah untuk tekanan darah tinggi. Secara non-farmakologi yaitu dengan: pengawasan ketat, pembatasan aktivitas, istirahat di tempat tidur dengan posisi lateral kiri yang bergantung pada tingginya tekanan darah, umur kehamilan, serta faktor resiko yang ada pada ibu dan janin, dan buah pisang. Sedangkan buah pisang itu sendiri mempunyai kandungan kalium yang tinggi dapat membantu mengurangi dan menurunkan tekanan darah. Diharapkan setelah penyuluhan ini, para ibu hamil dapat mengetahui cara mencegah terjadinya hipertensi pada masa kehamilan.
Hubungan status gizi ibu hamil trimester III dengan kejadian BBLR Sutrani Syarif; Elene Lahalima
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): August Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i6.1519

Abstract

Background: The occurrence of low-birth-weight babies can be caused by the nutritional status of the mother during pregnancy. There are several indicators that can be used to determine the nutritional status of pregnant women, including upper arm circumference (UAC), body mass index (BMI), and hemoglobin (Hb). Purpose: To determine the relationship between the nutritional status of pregnant women in the third trimester and low birth weight babies. Method: This study used a quantitative method with a cross-sectional approach. The sample consisted of 40 respondents using purposive sampling. The statistical test used was the chi-square test. Results: The study showed that the Chi-square Test yielded a p-value of 0.036 < 0.05, thus rejecting the null hypothesis (Ho). Conclusion: There is a relationship between the nutritional status of pregnant women in their third trimester and low birth weight.
Hubungan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Dengan Kejadian Komplikasi Kehamilan Pada Trimester III Hasrianti Hasrianti; Dian Meiliani Yulis; Sutrani Syarif; Nurqalbi SR Nurqalbi SR
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1406

Abstract

Latar Belakang: Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil secara terencana dan berkesinambungan untuk memantau kondisi ibu dan janin, mendeteksi faktor risiko, serta mencegah terjadinya komplikasi kehamilan. Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC sesuai standar berperan penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Namun, masih terdapat ibu hamil yang tidak melakukan kunjungan ANC secara lengkap sehingga komplikasi kehamilan sering terlambat terdeteksi, terutama pada trimester III. Tujuan: Menganalisis hubungan kepatuhan kunjungan Antenatal Care dengan kejadian komplikasi kehamilan pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 120 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui telaah buku KIA, rekam medis, dan kuesioner karakteristik responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil: Sebagian besar responden patuh melakukan kunjungan ANC sesuai standar (71,7%). Kejadian komplikasi kehamilan ditemukan pada 25,8% responden. Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan kunjungan ANC dengan kejadian komplikasi kehamilan pada trimester III (p = 0,002). Kesimpulan: Kepatuhan kunjungan ANC berhubungan secara signifikan dengan kejadian komplikasi kehamilan pada trimester III. Ibu hamil yang patuh melakukan kunjungan ANC sesuai standar memiliki risiko lebih rendah mengalami komplikasi kehamilan dibandingkan ibu yang tidak patuh.