Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sequence Kompetensi Dasar Mata Palajaran Bahasa Arab Kurikulum 2013 Jenjang Pendidikan MI, MTs dan MA Munawwaroh, Ela Isnani
Arabia Vol 12, No 1 (2020): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v12i1.7456

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada adanya pengembangan kurikulum madrasah tahun 2006 menjadi kurikulum 2013. Salah satu alasan adanya pengembangan suatu kurikulum adalah untuk memperbaiki kekurangan yang ada dalam kurikulum sebelumnya, sehingga dengan alasan tersebut dilakukan penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Dan untuk menganalisis data digunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan metode deskriptif analitis. Teori yang digunakan adalah teori yang digagas oleh Jack C. Richard yang mengatakan bahwa dalam menentukan urutan (sequence) tujuan dan materi pelajaran didasarkan pada kriteria berikut: simple to complex, chronology, need, prerequisite learning, whole to part or part to whole, dan spiral sequencing. Selanjutnya digunakan juga teori yang digagas oleh Mahmud Kamil An-Naqoh tentang tingkatan-tingkatan kemampuan berbahasa berdasarkan empat kemahiran berbahasa Arab. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran bahasa Arab kurikulum 2013 terjabarkan dalam tiga ranah, yaitu ranah sikap, ranah pengetahuan dan ranah keterampilan. Sedangkan sequence Kompetensi Dasar (KD) dalam mata pelajaran bahasa Arab mulai dari kelas I MI hingga kelas XII MI disajikan mulai dari kompetensi dengan bentuk yang sederhana menuju bentuk kegiatan yang lebih kompleks. Namun demikian, beberapa kelemahan yang ditemukan adalah terdapat penurunan kompetensi kemahiran menyimak pada jenjang Madrasah Aliyah (MA) dan tidak dicantumkan fokus pembelajaran membaca dengan suara keras/nyaring pada awal-awal jenjang pendidikan (MI-MTs). Sedangkan untuk materi pelajaran dan materi tata bahasa digunakan spiral sequencing,  dimana terdapat beberapa pengulangan tema pada kelas selanjutnya. Beberapa pengulangan tersebut merupakan penguatan dan pendalaman materi sebelumnya. Namun, terdapat pula penyajian materi yang sama dengan materi pada kelas sebelumnya.
MEDIA “AUDIO VISUAL” UNTUK PEMBELAJARAN KEMAHIRAN MENULIS (IMLA’) Munawwaroh, Ela Isnani
Insyirah: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Studi Islam Vol 4, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The ability of students in Islamic universities to write Arabic correctly is very important. Therefore, it is very important to have learning related to tahsinul kitabah or improving Arabic writing. The problem that the writer finds in the process of learning tahsinul kitabah is that there are still many students who have very low writing skills in Arabic. This is partly due to the previous educational background. For this reason, a learning innovation is needed that can help students improve their writing skills even for those who do not have an educational background in previous Islamic religious schools. This paper contains a study of several learning media theories which are mixed in a learning media design. The results of this study, the authors produced an audiovisual learning media for imla 'learning, namely silent audio-visual media, in the form of books / sheets and sound (audio).Key Words: Instructional media, audio-visual, imla’ Abstrak: Kemampuan mahasiswa di perguruan tinggi Islam dalam menulis tulisan berbahasa Arab sangat penting. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya pembelajaran terkait tahsinul kitabah atau memperbaiki tulisan berbahasa Arab. Permasalahn yang penulis temukan dalam proses pembelajaran tahsinul kitabah adalah masih banyaknya mahasiswa yang memiliki kemampuan menulis tulisan berbahasa Arab sangat rendah. Hal itu di antaranya disebabkan oleh latar belakang pendidikan yang ditempuh sebelumnya. Untuk itu diperlukan adanya suatu inovasi pembelajaran yang bisa membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan menulis mereka bahkan bagi mereka yang tidak memiliki latar pendidikan di sekolah agama Islam sebelumnya. Tulisan ini berisi kajian terhadap beberapa teori media pembelajaran yang diramu dalam suatu desain media pembelajaran. Hasil dari kajian tersebut, diperoleh sebuah media pembelajaran audiovisual untuk pembelajaran imla’, yaitu media audio visual diam, berupa buku/lembaran dan suara (audio).Kata kunci: Media pembelajaran, audio-visual, imla’
Sequence Kompetensi Dasar Mata Palajaran Bahasa Arab Kurikulum 2013 Jenjang Pendidikan MI, MTs dan MA Ela Isnani Munawwaroh
Arabia Vol 12, No 1 (2020): JURNAL ARABIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/arabia.v12i1.7456

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada adanya pengembangan kurikulum madrasah tahun 2006 menjadi kurikulum 2013. Salah satu alasan adanya pengembangan suatu kurikulum adalah untuk memperbaiki kekurangan yang ada dalam kurikulum sebelumnya, sehingga dengan alasan tersebut dilakukan penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Dan untuk menganalisis data digunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan metode deskriptif analitis. Teori yang digunakan adalah teori yang digagas oleh Jack C. Richard yang mengatakan bahwa dalam menentukan urutan (sequence) tujuan dan materi pelajaran didasarkan pada kriteria berikut: simple to complex, chronology, need, prerequisite learning, whole to part or part to whole, dan spiral sequencing. Selanjutnya digunakan juga teori yang digagas oleh Mahmud Kamil An-Naqoh tentang tingkatan-tingkatan kemampuan berbahasa berdasarkan empat kemahiran berbahasa Arab. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran bahasa Arab kurikulum 2013 terjabarkan dalam tiga ranah, yaitu ranah sikap, ranah pengetahuan dan ranah keterampilan. Sedangkan sequence Kompetensi Dasar (KD) dalam mata pelajaran bahasa Arab mulai dari kelas I MI hingga kelas XII MI disajikan mulai dari kompetensi dengan bentuk yang sederhana menuju bentuk kegiatan yang lebih kompleks. Namun demikian, beberapa kelemahan yang ditemukan adalah terdapat penurunan kompetensi kemahiran menyimak pada jenjang Madrasah Aliyah (MA) dan tidak dicantumkan fokus pembelajaran membaca dengan suara keras/nyaring pada awal-awal jenjang pendidikan (MI-MTs). Sedangkan untuk materi pelajaran dan materi tata bahasa digunakan spiral sequencing,  dimana terdapat beberapa pengulangan tema pada kelas selanjutnya. Beberapa pengulangan tersebut merupakan penguatan dan pendalaman materi sebelumnya. Namun, terdapat pula penyajian materi yang sama dengan materi pada kelas sebelumnya.
Humanistic Method dalam Pembelajaran Bahasa Arab Ela Isnani Munawwaroh
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2018): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v5i2.838

Abstract

Humanism developed during the 16th century. It gives contributions for education, up to language teaching. Some experts have developed humanistic methods in language teaching, they are Counseling Learning Method (CLM) or Community Language Learning (CLL), silent way, suggestopedia and Total Physical Response (TPR) or the comprehension approach. These methods could be used in language teaching as an alternative method to teaching the Arabic language.
Analisis Kesalahan Penulisan Kata (Akhtho’ Imlaiyyah) pada tulisan mahasiswa Prodi PAI IAIN SAS Bangka Belitung Ela Isnani Munawwaroh
Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2020): Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/tarbawy.v7i2.1446

Abstract

Tahsinul Kitabah is one of the compulsory courses for the students of the islamic education program at IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. At the last of the first semester, I found that the students had many difficulties in writing the Arabic language. Based on that, I wanted to identify the mistakes in the student’s writing. In Arabic science, the mistakes are called by akhtho’ imlaiyyah. For this research, I used a qualitative approach and a descriptive method. And for collecting the data, I used observation, documentation, and interview method. The result of this research is the mistakes of student’s of Islamic education program class A, B, C, and F for the first semester of 2019/2020 school year writing in Arabic is about hijaiyah writing, ta’ marbuthah and ta’ maftuhah, short and length of words, identification of the sound of hijaiyah letter, writing words that have tanwin and tasydid, stringing the letters, and alif lam syamsiah. That's all is be caused by the linguistic’s aspect and non linguistic’s aspects.
Media “Audio Visual” untuk Pembelajaran Kemahiran Menulis (Imla’) Ela Isnani Munawwaroh
Insyirah: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Studi Islam Vol. 4 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/insyirah.v4i1.4182

Abstract

Abstract: The ability of students in Islamic universities to write Arabic correctly is very important. Therefore, it is very important to have learning related to tahsinul kitabah or improving Arabic writing. The problem that the writer finds in the process of learning tahsinul kitabah is that there are still many students who have very low writing skills in Arabic. This is partly due to the previous educational background. For this reason, a learning innovation is needed that can help students improve their writing skills even for those who do not have an educational background in previous Islamic religious schools. This paper contains a study of several learning media theories which are mixed in a learning media design. The results of this study, the authors produced an audiovisual learning media for imla 'learning, namely silent audio-visual media, in the form of books / sheets and sound (audio).
كتاب تعليم اللغة العربية لوزارة الشؤون الدينية في ضوء مبادئ المدخل الاتصالي Yunaldi Yunaldi; Ela Isnani Munawwaroh; Widian Yusfi Fauziah
Kalimatuna: Journal of Arabic Research Vol 1, No 2 (2022): Kalimatuna: Journal of Arabic Research
Publisher : Department of Arabic Education - Faculty of Educational Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kjar.v1i2.28314

Abstract

The book is a learning resource for students and sometimes does not always support the educational activities of students on Arabic language communication practices. This research aims to reveal the extent of the representation and presentation of educational activities in the Arabic language teaching book published by the Ministry of Religious Affairs based on the communication approach principles. This research is qualitative with a descriptive analysis that describes the presentation of educational activities based on the principles of Jack Croft Richards' communication approach. The method of data collection used is documentary studies with statistical analysis of the percentage assessment. Based on the results of data analysis and processing by using evaluative innstrument consisting of 17 points, the researcher concluded that the contents of the book were appropriate to the communication approach principles.
PENGGUNAAN PERMAINAN MONOPOLI PADA PELAJARAN BAHASA ARAB SISWA KELAS VIII MTs N 1 BANGKA TENGAH ica, annisa nisa; Munawwaroh, Ela Isnani; Syarifah, Syarifah
AL-MUARRIB JOURNAL OF ARABIC EDUCATION Vol. 1 No. 2 (2021): Al-Muarrib: Journal of Arabic Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1458.418 KB) | DOI: 10.32923/al-muarrib.v1i2.2052

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat yang digunakan untuk membantu untuk menyampaikan sebuah pesan pembelajaran dari guru kepada siswa. Media pembelajaran berdasarkan sifatnya memiliki tiga jenis yaitu visual, audio dan audio visual. Maka berdasarakan hal tersebut peneliti memilih media visual yaitu permainan monopoli sebagai media pembelajaran bahasa arab di MTs N 1 Bangka Tengah untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode R&D pada Sugiyono. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII A dan B dengan jumlah sampel 64 siswa. 32 siswa sebagai kelas control dan 32 siswa sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali dengan menggunakan instrumen berupa angket dan soal pre test dan post test. Maka berdasarkan hasil pengolahan data nilaia rata-rata dari kelas control pada soal pre test dan post test adalah sebesar 66,25 sedangkan nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu sebesar 75. Kemudian dari hasil angket kelayakan media dengan menggunakan analisis SPSS 22 didapatkan hasil 0,000 ≤ 0,050 yang berarti pengembangan media pembelajaran bahasa arab permainan monopoli dinyatakan sangat signifikan. Maka dari hasil penelitian ini Ho ditolak dan Hα diterima.
Pendekatan Aural-Oral Approach Dalam Keterampilan Berbahasa Arab Nurkholis, Fitri Fitri Nurkholis; Munawwaroh, Ela Isnani
AL-MUARRIB JOURNAL OF ARABIC EDUCATION Vol. 1 No. 1 (2021): Al-Muarrib: Journal of Arabic Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1246.295 KB) | DOI: 10.32923/al-muarrib.v1i1.2059

Abstract

Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa dunia yang telah mengalami perkembangan sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, sosial dan kebudayaan masyarakat. Seiring dengan perkembangan itu, ditemukan berbagai kesulitan dalam memepelajarinya khususnya dalam hal penuturan atau berbicara menggunakan bahasa Arab. Salah satu metode atau pendekatan yang bisa diterapkan dalam meningkat keterampilan berbicara yakni pendekatan Aural Oral Approach. Pentingnya mengkaji mengenai ini adalah agar kita bisa memahami pendekatan yang seperti apa yang efektif kita terapkan dalam pembelajaran bahasa arab khususnya keterampilan berbicara. Pendekatan Aural Oral Approach atau lazim disebut pendekatan Mendengar-Mengucapkan merupakan pendekatan pembelajaran bahasa arab yang tidak hanya menerapkan cara mengajar yang sesuai dengan proses mempelajari bahasa, tetapi juga memberikan pertimbangan antara kemahiran menyimak, bercakap cakap, membaca dan menulis. Prinsip pendekatan ini melibatkan Pelajar dan pengejar, dengan cara guru membacanya berulang kali, dan pelajar menyimak tanpa melihat teks. Beberapa kelebihan pada pendekatan ini yakni pelajar memiliki pelafalan yang bagus,terampil membuat pola kalimat baku yang sudah dilatihkan Pelajar dapat melakukan komunikasi lisan dengan baik dan lain sabagainya. Akan tetapi pastinya terdapat kekurangan dalam pendekatan ini kekurangannya salah satunya yakni Respon pelajar cenderung mekanistis, sering tidak mengetahui atau tidak memikirkan makna ujaran yang diucapkan.
KORELASI ANTARA MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB SISWA KELAS VIII MADRASAH TSANAWIYAH AN-NAJAH PETALING Nurkholis, Fitri; Fitria, Maulida; Fadilah, M Iqbal; Munawwaroh, Ela Isnani
AL-MUARRIB JOURNAL OF ARABIC EDUCATION Vol. 2 No. 1 (2022): Al-Muarrib: Journal of Arabic Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.937 KB) | DOI: 10.32923/al-muarrib.v2i1.2570

Abstract

Keberhasilan dari setiap proses kegiatan pembelajaran juga akan ikut dipengaruhi dari berbagai macam faktor, diantaranya yakni internal serta eksternal dari subjek belajar. Beberapa yang menjadi faktor dari eksternal meliputi meliputi faktor fisiologis dan psikologis, dari segi aspek psikologis, keberadaan minat merupakan aspek psikologis yang memiliki peranan sangat berpengaruh dalam proses belajar. Begitupun dalam pembelajaran bahasa Arab, rendahnya motivasi dan minat belajar saat belajar menggunakan bahasa Arab pun dapat menenjadi suatu penghambat keberhasilan dalam mempelajari bahasa Arab. Oleh sebabnya, dibutuhkan sebuah penelitian guna mengkaji lebih dalam lagi sejauh mana minat siswa belajar menggunakan bahasa Arab serta seberapa signifikan kaitannya antar minat terhadap prestasi siswa dalam belajar menggunakan bahasa Arab siswa yang duduk di kelas VIII pada MTs An-Najah Petaling. Penelitina kali ini juga mempunyai tujuan agar bisa mengetahui kaitan antara minat belajar siswa terhadap prestasi siswa dalam mepelajari bahasa Arab pada siswa kelas VIII di MTs An-Najah Petaling yang berjumlah siswanya yakni 48 orang. Dalam mengukur penelitian kali ini peneliti memakai angket serta tes. Kemudian data tersebut akan dianalisis mengunakan program komputer spss dengan teknik analisis data korelasi pearson product moment. Sedangkan dalam melakukan uji prasyarat untuk menganalisis datanya yakni memakai uji normalitas serta linieritas. Hasil dari penelitian kali ini memperlihatkan tidak adanya hubungan atau kaitan yang signifikan dari minat belajar dengan prestasi siswa ketika belajar bahasa Arab, yakni diperoleh nilai sig sebesar 0,126 > 0,05 dengan nilai (R square : 5%) lalu selebihnya yakni 95% dipengaruhi dari beberapa faktor yang lainnya.