Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Akselerasi Kebijakan Stunting Nasional Ramadhani, Nabilah Zulfah; Firmansyah, Muh; Anggraeny, Bunga; Helmi, Alfian
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 2 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0602.877-882

Abstract

Stunting adalah kondisi ketika anak dikategorikan pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang/tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO yang disebabkan oleh asupan nutrisi yang tidak adekuat dan/atau infeksi berulang/kronis yang terjadi dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Perlu diketahui bahwa tidak setiap anak yang pendek adalah stunting, tetapi setiap anak stunting pasti pendek. Stunting pada anak secara sekilas mungkin tidak tampak membahayakan karena berfokus pada panjang/tinggi badan yang kurang dari kurva pertumbuhan. Namun, anak yang stunting tidak hanya terhambat pertumbuhannya secara fisik (pendek), tetapi juga berpengaruh pada pertumbuhan kognitifnya.
Perbaikan Tata Kelola Perberasan Nasional Helmi, Alfian; Sitanggang, Azis Boing; Suwarno, Willy Bayuardi; Ramadhani, Nabilah Zulfah; Anggraeny, Bunga; Firmansyah, Muh
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 1 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0601.834-837

Abstract

Sebagai salah satu pangan pokok rakyat Indonesia, kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini tentunya memberikan dampak yang signifikan dan respon yang beragam. Secara lebih sederhana, penyebab kenaikan harga beras di hampir seluruh wilayah negeri dapat dilihat dari neraca supply dan demand-nya.
A Bibliometric Exploration of Halal Industry Research in the Indonesian Context Firmansyah, Muh.; Nursyarah, Ayu Tri; Andrayani, Dian; Syifa, Iqlima Fairuz
Halal Studies and Society Vol 2 No 2 (2025): May 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/hass.2.2.22-26

Abstract

The halal industry in Indonesia is expanding rapidly across food, cosmetics, pharmaceuticals, finance, tourism, and lifestyle, in line with the country’s ambition to become a global halal hub. Therefore, this research aimed to apply bibliometric analysis to 296 Scopus-indexed articles published between 2007 and 2025 to map trends, authorship patterns, institutional contributions, thematic developments, and collaboration networks. Data were processed using the Bibliometrix package in R. The results showed that there was an annual growth rate of 24.81 percent, with contributions from 1,001 authors across 161 sources and an international co-authorship rate of 34.46%. Research output intensified after 2020, peaking in 2023–2024, with leading contributions from Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, and Institut Teknologi Sepuluh Nopember. The Journal of Islamic Marketing was reported as the most influential outlet. Highly cited works emphasized halal consumption, certification, supply chain integrity, and blockchain-based traceability. Thematic analysis suggested halal tourism, certification, and supply chain management as dominant clusters, with topics such as digital innovation, food safety, and gendered consumption. Collaboration networks showed strong ties with Malaysia and broader connections to Europe, North America, and Asia. Halal industry research in Indonesia has matured into a multidisciplinary and globally connected field, moving from foundational analysis to governance, innovation, and sustainable development.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbahan Sampah Makanan Rumah Tangga di Desa Waru Muh. Firmansyah; Viyolanda Azrimultiya; Aswin Rivai
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i2.4535

Abstract

Abstract: Household food waste remains a major environmental challenge due to its high volume and potential to cause pollution when not properly managed. This community service program aimed to improve community knowledge, attitudes, and skills in converting household food waste into liquid organic fertilizer. The activity was conducted on 11 October 2025 in Waru Village, Parung District, Bogor Regency, involving 50 participants from the Women Farmers Group, youth organizations, housewives, and local residents. The program included an initial survey, socialization, practical training, mentoring, and evaluation through observation, interviews, pre-tests, post-tests, and documentation. The results showed improvements in all evaluated aspects. The average knowledge score increased from 3.33 to 4.33, the attitude score from 3.70 to 4.57, and the skills score from 3.23 to 4.23. These findings indicate that socialization, interactive discussion, hands-on practice, and mentoring were effective in strengthening community capacity to process household organic waste into useful products and to support sustainable waste reduction. Keywords: community service; food waste; liquid organic fertilizer, waru village Abstrak: Permasalahan sampah makanan rumah tangga menjadi tantangan penting dalam pengelolaan lingkungan karena volumenya tinggi dan berpotensi menimbulkan pencemaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah makanan rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan dilaksanakan pada 11 Oktober 2025 di Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 50 peserta dari Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, ibu rumah tangga, dan warga sekitar. Metode kegiatan meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, pre-test, post-test, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek evaluasi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 3,33 menjadi 4,33, sikap dari 3,70 menjadi 4,57, dan keterampilan dari 3,23 menjadi 4,23. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat serta mendukung pengurangan sampah secara berkelanjutan. Kata kunci: desa waru; pengabdian masyarakat; pupuk organik cair; sampah makanan
Evaluasi Keberlanjutan Pertanian Jagung dalam mendukung Ketahanan Pangan (Studi Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat Indonesia) La Ode Muhammad Iksan Yusuf; Muhammad Firmansyah; Masyitah Masyitah; Sulistiani Syafitri
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 10 No. 6 (2025)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v10i6.2405

Abstract

Corn farming plays a strategic role in supporting food security and agricultural development, especially in rural areas that depend on local food commodities. Although various approaches have assessed the sustainability of corn farming at the regional and national levels, empirical studies at the subdistrict level that simultaneously integrate five dimensions of sustainability are still limited. This study aims to evaluate the level of sustainability of the corn farming system in supporting food security in Sawerigadi Subdistrict, West Muna Regency. Data were obtained through field observations, in-depth interviews, measured questionnaires, and Focus Group Discussions with farmers and farmer group leaders, as well as supported by secondary data. Sustainability analysis was conducted using a multidimensional approach covering economic, ecological, socio-cultural, institutional, and technological dimensions. The results show that the corn farming system is in the moderately sustainable category with an index value of 54.05. The economic and ecological dimensions are classified as moderately sustainable, while the socio-cultural dimension shows relatively better performance. Conversely, the institutional and technological dimensions are still in the less sustainable category. Sensitive attributes that affect sustainability are mainly related to the limitations of farmer institutions, low adoption of cultivation technology, and suboptimal market access. The main scientific contribution of this study is the provision of a multidimensional approach-based corn farming sustainability evaluation framework that empirically identifies the key dimensions and attributes that determine sustainability at the local level. These findings provide a scientific basis for the development of strategies to strengthen a more sustainable corn farming system in support of local food security.
Faktor-Faktor Sosioekonomi yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Timur Muh. Firmansyah; M. Arizal; La Ode Muhammad Iksan Yusuf
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor sosioekonomi yang memengaruhi tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Timur selama periode 2015–2024. Dengan menggunakan data panel dari 38 kabupaten/kota (380 observasi), analisis dilakukan menggunakan Fixed Effect Model (FEM) dengan cluster-robust standard errors untuk mengatasi heteroskedastisitas dan autokorelasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, upah riil, dan tingkat partisipasi angkatan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran, sedangkan kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, pendidikan tidak berpengaruh signifikan, yang mengindikasikan adanya mismatch antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, peningkatan penyerapan tenaga kerja, dan penyelarasan hasil pendidikan dengan kebutuhan industri untuk mengurangi disparitas pengangguran di Jawa Timur.
Peran Human Capital pada Hubungan Investasi dan Pengangguran : Dynamic Panel Approach M. Arizal; Muh. Firmansyah; Farid Husein
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh dari investasi terhadap tingkat pengangguran dengan menggunakan variabel human capital sebagai variabel moderasi. Data yang digunakan adalah data panel provinsi di Indonesia dari tahun 2012-2023. Dengan menggunakan dynamic panel data model berupa System GMM, studi ini menemukan bahwa secara langsung variabel investasi tidak signifikan mempengaruhi pengangguran walaupun arah hubungan kedua variabel ini negatif. Namun temuan menariknya adalah ketika investasi berinteraksi dengan variabel human capital yaitu variabel indeks pembangunan manusia, maka secara statistik terbukti dapat mengurangi pengangguran. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa investasi saja tidak cukup untuk mengurangi pengangguran, tetapi harus disertai dengan sumber daya manusia yang memadai agar dapat memanfaatkan nilai tambah yang dihasilkan investasi sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran