Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER SEMANGAT KEBANGSAAN DALAM BUDAYA NEMUI NYIMAH PADA MASYARAKAT LAMPUNG Heri Aulia Rahman; Rahmat Rahmat
EDUTHINK: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : Prodi PAI Fakultas Tarbiyah IAI Miftahul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/eduthink.v4i02.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk menjelaskan dan melakukan analisis terkait implementasi pendidikan karakter semangat kebangsaan dalam budaya nemui nyimah pada masyarakat Lampung. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif. Adapun pendekatan yang dilakukan yakni fenomenologi. Penelitian fenomenologi yaitu jenis pendekatan penelitian kualitatif yang melihat dan mendengar lebih dekat serta memiliki tujuan untuk menginterpretasikan pengalaman-pengalaman yang dialami seseorang, termasuk saat interaksi dengan orang lain di lingkungan sekitar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam budaya nemui nyimah pada masyarakat Lampung terimplementasikan dalam poin-poin berikut: 1) Sikap setiakawan yang tinggi dan menjaga nama baik, 2) Semangat saling memberi, 3) Tidak membeda-bedakan suku, agama, ras dan golongan tertentu, 4) Sikap peduli sesama masyarakat, 5) Senang berinteraksi sosial, 6) Saling mengasihi, mencintai, dan memiliki rasa kepemilikan yang tinggi terhadap daerah.
Metode One Day Five Ayat Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Santri Di Pondok Pesantren Al-Aqobah 4 Jombang Tri Fahad Lukman Hakim; Rahmat; Abd Haris
FATAWA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2022): FATAWA: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/fatawa.v2i2.529

Abstract

The method of memorizing the Qur’an is one of model that can be used to be developed in finding the right pattern for memorizing and help the memorizer in overcoming difficulties during the process of memorizing Qur’an. The one day five verse method used by Al-aqobah 4 Jombang islamic boarding school is a method modified by the foundation’s caregivers to make it easer for students to memorize the Qur’an. The focus of the researh in this paper is the implementation of one day five verse method and its implications for the ability to memorize students at the Al-aqobah 4 islamic boarding school Jombang. The aims of this study are : 1) to determine and analyze the implementation of the one day five verse method at the Al-aqobah 4 islamic boarding school Jombang. 2) to find out and analyze the implications of the one day five verse method in improving the memorizing ability of student at Al-aqobah 4 islamic boarding school Jombang. This research use a case study approach, and qualitative reseach. Methods of data collection using interview, observations, and documentation. Data analysis used the mathew miles and michael hubermen model, namely data reduction in presenting data and drawing conclusions (verification).The result of the one day five verse methode improving the memorizing ability of student at Al-aqobah 4 Jombang islamic boarding school, implementation of the one day five verse method at Al-aqobah 4 islamic boarding school Jombang, based on the result of the study indicate that the implementation has gone very well. This is evidenced, a) Before students memorize, student correct their reading first. b) Al-aqobah 4 islamic boarding school Jombang applies a clear memorization target because it is structured. c) the one day five verse method repeats the verse. d) evalution of memorization conducted by Al-aqobah 4 islamic boarding school Jombang by looking at the ability of student. The impilication of the one day five verse method in improving students memorization skills that memorization is more structured, so the target of memorization skills that memorization is more structured, so the target of memorization of memorization can be achieved. a) the one day five verse method makes it easier for student to memorization because of the systematic memorization because of the systematic memorization program. b) supporting factors for memorizing the memorization target of each student are not the same, giving rewards to student who are able to achieved the target, holding events, bringing in motivating figures in memorizing. c) the constaint is the problem of disciplinary aplication in the field.
Teknik Cerita dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Tafsir Isra’iliyyat Rahmat Rahmat; Maulidatul Khoiriyah; Muhammad Syauqillah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v1i1.1216

Abstract

Artikel ini memuat tips implementasi teknik cerita dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan mengambil sampel materi terkait Kisah Keteladanan Ashabul Kahfi yang diajarkan di Kelas 6 SD/MI. Secara garis besar, ada lima tahap implementasi teknik cerita. Pertama, guru dan siswa mengawali pembelajaran dengan membaca ayat Al-Qur’an, terutama Surat al-Fatihah. Kedua, guru meminta beberapa siswa untuk membaca ayat Al-Qur’an dan terjemahnya yang relevan dan siginifikan terkait Ashabul Kahfi. Ketiga, guru bercerita tentang Ashabul Kahfi dengan diperkaya Tafsir Isra’iliyyat yang merujuk pada tafsir terpercaya, seperti Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili. Keempat, guru menayangkan video pendek terkait gua yang dipercaya sebagai gua Ashabul Kahfi dan/atau film pendek terkait kisah Ashabul Kahfi. Sebagai alternatif media video, guru dapat menggunakan media gambar yang dicetak dan ditempelkan di papan tulis. Kelima, sebagai evaluasi pembelajaran, guru memberi tugas kepada siswa agar mencatat hikmah-hikmah yang dapat dipetik oleh siswa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Teknik Cerita dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Tafsir Isra’iliyyat Rahmat Rahmat; Maulidatul Khoiriyah; Muhammad Syauqillah
AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/ajmie.v1i1.1216

Abstract

Artikel ini memuat tips implementasi teknik cerita dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan mengambil sampel materi terkait Kisah Keteladanan Ashabul Kahfi yang diajarkan di Kelas 6 SD/MI. Secara garis besar, ada lima tahap implementasi teknik cerita. Pertama, guru dan siswa mengawali pembelajaran dengan membaca ayat Al-Qur’an, terutama Surat al-Fatihah. Kedua, guru meminta beberapa siswa untuk membaca ayat Al-Qur’an dan terjemahnya yang relevan dan siginifikan terkait Ashabul Kahfi. Ketiga, guru bercerita tentang Ashabul Kahfi dengan diperkaya Tafsir Isra’iliyyat yang merujuk pada tafsir terpercaya, seperti Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili. Keempat, guru menayangkan video pendek terkait gua yang dipercaya sebagai gua Ashabul Kahfi dan/atau film pendek terkait kisah Ashabul Kahfi. Sebagai alternatif media video, guru dapat menggunakan media gambar yang dicetak dan ditempelkan di papan tulis. Kelima, sebagai evaluasi pembelajaran, guru memberi tugas kepada siswa agar mencatat hikmah-hikmah yang dapat dipetik oleh siswa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan Agama Islam Berwawasan Interdisipliner Sebagai Corak dan Solusi Pendidikan Agama Islam Era 4.0 Rahmat Rahmat
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 2 (2019): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v30i2.821

Abstract

Islamic Education (PAI) in Higher Education is a subject that has received a lot of criticism from various circles because PAI which is also referred to as a scientific discipline is only like discussing halal and haram laws and the prospect of discussion is only memorizing doctrinal propositions. On the other hand, PAI is then required to be friendly with social behavior and sensitive to the development of information and technology in this era 4.0. With descriptive qualitative research methods (library research) researchers try to examine and look deeper into Interdisciplinary Insightful Islamic Education for students as a feature and solution to the Era 4.0 Education. The results of this study obtained that the interdisciplinary approach that the researchers offer is to use the disciplines of Arabic, English, Information, and Technology (IT), Accounting and Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (ASWAJA). With these 5 scientific disciplines, the Interdisciplinary PAI will be able to become the style and solution of the Islamic Education Era 4.0.