Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teologi Eksklusif Era Kolonial - Potret Pemikiran KH. Ahmad Rifa’i tentang Konsep Iman Ma'mun, Ma'mun
Religia: Jurnal Ilmu-Ilmu KeIslaman Vol 21 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v21i2.1509

Abstract

This article will address interesting facts about the exclusivity of theology which appeared in the thoughts of KH. Ahmad Rifa’i (Batang) in the colonial era. The study will focus on the concept of faith initiated by Kiai Rifa'i in his works. Data was obtained from the works of Kiai Rifa'i who taught the students. These data will be analyzed by a phenomenological approach with reference to the theological and philosophical facts that characterize the thoughts of Kiai Rifa’i. The results of the study indicate that the theological exclusivity in the thinking of Kiai Rifa'i was formed because of the polarization of the quality of human faith is divided into three: (1) Iman Maqbul, is the faith of believers who only commit minor sins; (2) Iman Mauqūf, is the faith of those who commit the great sin of the wicked causes; (3) Iman Mardūd, the faith of the hypocrites and those who commit the great sins of the infidelity causes. From the trilogy of faith, several issues of fiqh are often punished by Kiai Rifa'i with exclusive conclusions such as in marriages and Friday Prayers (Shalat Jum’at) which according to him are punished illegally, because in those two problems there is the role of people whose quality of faith falls into the category of Mauquf Faith, namely the princes of marriage who want to help the colonial government (Netherlands).
STATUS VAKSINASI DENGAN KEJADIAN COVID-19 DI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN: STUDI CROSS SECTIONAL Yaafist, Akhmad Haikal; Rahmawati, Indah; Novrial, Dody; Ma'mun, Ma'mun; Krisnansari, Diah
Mandala Of Health Vol 16 No 2 (2023): Mandala of Health
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mandala.2023.16.2.8704

Abstract

Latar belakang: Penyebaran COVID-19 yang sangat cepat tersebar di seluruh negara di dunia, tercatat kasus di Indonesia per 16 Maret 2022 yaitu 5.847.900. Pemerintah Indonesia melakukan upaya untuk mengatasi penyebaran COVID-19 salah satunya dengan program vaksinasi. Vaksinasi COVID-19 adalah suatu program yang bertujuan untuk menurunkan angka penularan COVID-19 dan pembentukan kekebalan imun masyarakat (herd immunity). Walaupun terdapat masyarakat yang terpapar COVID-19 setelah divaksin. Namun, status vaksinasi lengkap tetap berpengaruh terhadap kejadian COVID-19. Tujuan: Mengetahui hubungan status vaksinasi dengan kejadian COVID-19 di Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode cross sectional pada populasi target mahasiswa dan dosen Unsoed. Penelitian ini menggunakan kuesioner mengenai COVID-19 dengan Teknik pengambilan sampel secara random sampling sebanyak seratus dua responden. Teknik analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara hubungan status vaksinasi dengan kejadian COVID-19 di Universitas Jenderal Soedirman. Didapatkan nilai prevalensi ratio sebesar 6,85 yang memiliki makna bahwa status vaksin kurang dari dua memiliki prevalensi COVID-19 6,85 kali dibanding vaksin lebih dari dua. Analisis bivariat menggunakan uji Chi square diperoleh nilai p value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status vaksinasi dengan kejadian COVID-19 di Universitas Jenderal Soedirman. Masyarakat yang status vaksinnya kurang dari 2 memiliki prevalensi COVID-19 sebesar 6,85 dibanding vaksin lebih dari dua.
AKULTURASI NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA BUDAYA MANDI KUDA (Study Akulturasi Budaya dengan Agama di Cikedung Kelurahan Winduhaji Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat) Ma'mun, Ma'mun
Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal ATSAR UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Ilmiah ATSAR Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang akulturasi Islam pada tradisi mandi kuda di Kelurahan Winduhaji kecamatan kabupaten Kuningan. penelitian ini berangkat dari adanya dan terpeliharanya tradisi mandi kuda di cikedung pada malam jum'at kliwon. sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengungkap akulturasi nilai-nilai Pendidikan agama Islam,  mengetahui sejarah dan tata cara memandikan kuda sebagai bentuk pengamalan terhadap Pancasila pada dimensi kebhinekaan global pada elemen mengenal dan menghargai budaya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif  yaitu penelitian yang mendeskripsikan  tentang situasi lapangan yang sebenarnya dengan menyajikan gambaran-gambaran suatu kejadian atau kebiasaan dengan tepat.  dalam penelitian ini penulis akan menguraikan point point akulturasi Nilai-nilai Pendidikan Islam Islam pada tradisi mandi kuda tata cara dan sejarah munculnya tradisi mandi kuda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam tradisi mandi kuda di Cikedung pada jum'at kliwon terdapat nilai-nilai pendidikan agama Islam diantaranya mengadakan selamatan, bersedekah dan membacakan dzikir-dzikir sebelum memandikan kuda. nilai-nilai ini lah yang menjadikan mandi kuda dilestarikan dan dipertahankan sampai saat ini, walaupun dengan lambat laun mulai terkikis dan memudar nilai-nilai agamanya. dan perkembangan terkini lebih menonjol pada kearifan lokalnya.