Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Generasi Z Ritonga, Supardi; Usela, Sania; Asyikin, Nur; Trisesa, Restia; Ulan, Seri
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4870

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peranan penting dalam membentuk karakter siswa sesuai nilai-nilai Islam sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, khususnya pada generasi Z yang hidup di era digital dengan akses informasi yang luas. Generasi Z menghadapi tantangan besar dalam menyaring dan menganalisis informasi yang berlimpah, sehingga keterampilan berpikir kritis menjadi kebutuhan utama di tengah disrupsi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran PAI yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis generasi Z, yang mencakup pendekatan berbasis masalah, integrasi teknologi, dan penguatan literasi digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui kajian pustaka dan analisis kasus, di mana data diperoleh dari literatur akademik, dokumen pembelajaran, dan praktik lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran seperti Problem-Based Learning (PBL), diskusi interaktif, dan penggunaan media digital mampu meningkatkan daya kritis siswa dalam memahami nilai-nilai Islam secara kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teknologi dan nilai Islam untuk membekali generasi Z dengan kemampuan berpikir kritis yang relevan, kreatif, dan adaptif terhadap tantangan global.
Penguatan Nilai-Nilai Islam Melalui Pendidikan Agama di Era Artificial Intelligence Robi'ah, Robi'ah; Ovianti, Dian Febri; Jannah, Lukluk Sofiatil; Asyikin, Nur
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4889

Abstract

Penelitian ini membahas penguatan nilai-nilai Islam melalui pendidikan agama di era Artificial Intelligence (AI), yang menghadirkan tantangan dan peluang baru. Teknologi AI memungkinkan penyampaian materi agama secara lebih interaktif, personal, dan adaptif, namun juga memiliki risiko distorsi nilai akibat informasi yang tidak terfilter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan pendidik agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi AI, seperti platform pembelajaran berbasis AI dan aplikasi pengingat ibadah, dapat memperkuat internalisasi nilai-nilai Islam. Namun, penting untuk memastikan adanya pengawasan etis pada algoritma AI agar nilai-nilai Islam tetap terjaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara teknologi AI dan pendidikan agama dapat menjadi solusi inovatif dalam membentuk generasi Islami yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas keagamaan. 
Tingkat Berpikir Kritis Mahasiswa Keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta Adelia, Gita; Asyikin, Nur; Malfasari, Eka; Putri, Veni Dayu; Arfina, Angga
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.7461

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa keperawatan dalam menghadapi kompleksitas pengambilan keputusan klinis. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat berpikir kritis mahasiswa masih beragam antar negara dan dipengaruhi oleh kurikulum serta metode pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat berpikir kritis mahasiswa keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta di Pekanbaru, Riau. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah 262 orang yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengukuran kemampuan berpikir kritis dilakukan menggunakan instrumen Nursing Critical Thinking in Clinical Practice Questionnaire (N-CT-4) yang memiliki validitas isi sangat baik (CVI = 0,95) dan reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s alpha = 0,96). Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat kemampuan berpikir kritis. Rata-rata usia responden adalah 20,31 tahun, dengan hampir seluruhnya berjenis kelamin perempuan dan berada pada tingkat pendidikan semester 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh responden memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori sedang (44,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih perlu didorong untuk mencapai level berpikir kritis yang lebih tinggi. Kesimpulan: Kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan di institusi tersebut berada pada tingkat sedang.