Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Kredit Usaha Rakyat Dalam Program Kemitraan Tebu di PT PG Rajawali II Cirebon Priyonggo, Wahyu Sakti; Permana, Ipik; Hidayat, Moh. Taufik
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i12.3086

Abstract

Tujuan   penelitian   ini   adalah  untuk mengetahui Implementasi Kebijakan  Kredit Usaha Rakyat di PT PG Rajawali II Cirebon, termasuk mengetahui hambatan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan dan mengetahui upaya apa yang telah dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Teori  yang  digunakan  untuk mengkaji Implementasi Kebijakan adalah teori Edward III,  yaitu dengan melakukan analisa aspek  komunikasi,  sumber  daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan  dengan menggunakan metode kualitatif. Penentuan informan dalam penelitian dilakukan secara  purposive  sampling, meliputi Ketua DPD, DPC APTRI Jawa Barat, General Manager Pabrik Gula, Kepala Bidang Tanaman dan Akuntansi Keuangan, Staf Tanaman dan Petugas Perbankan.  Analisa data dilakukan dengan analisa deskriptif dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil Penelitian   ini   menunjukkan   Implementasi kebijakan Kredit Usaha Rakyat di PT PG Rajawali II Cirebon belum berjalan secara optimal sebagaimana terlihat dari empat aspek dimensi utama masih terdapat dua aspek dimensi tidak efektif yaitu pada aspek sumber daya anggaran dan Struktur Birokrasi. Petani mitra masih kesulitan dalam hal pemenuhan pembiayaan budidaya tebu di awal waktu musim tanam dan SOP PT PG Rajawali II tentang pengajuan kredit petani belum dilakukan pembaharuan. Hambatan terkait anggaran dan upaya yang dilakukan PT PG Rajawali II harus diperbaiki agar program kemitraan tebu berjalan dengan optimal.  
Implementation of Parking Management Policies In The City of Cirebon Fahreza, Rifqi; Hidayat, Moh. Taufik
Jurnal Polisci Vol 3 No 4 (2026): Vol 3 No 4 March 2026
Publisher : ann4publisher@gmail.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/polisci.v3i4.1146

Abstract

Background. Illegal parking remains a persistent urban governance issue in many Indonesian cities, including Cirebon, as it contributes significantly to traffic congestion, public disorder, and inefficient use of urban space. Despite legal frameworks such as Cirebon City Regulation No. 11 of 2019 on parking management, the implementation of parking control policies has not yet achieved optimal effectiveness. Aims. This study aims to analyze the implementation of parking management policies in the City of Cirebon, identify constraints in enforcement, and formulate improvement strategies to enhance policy effectiveness. Methods. A qualitative research approach was employed, using interviews, observations, documentation, and literature review as data collection methods. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while triangulation techniques were used to ensure data validity. The study adopts the policy implementation framework of Van Meter and Van Horn, which includes six dimensions: policy standards and objectives, resources, characteristics of implementing agencies, disposition of implementers, inter-organizational communication, and environmental factors. Result. The findings indicate that although institutional coordination and communication mechanisms are relatively adequate, policy implementation remains suboptimal due to limited human resources, inadequate facilities, weak enforcement consistency, and low public compliance with parking regulations. Social and economic factors also contribute to the persistence of illegal parking practices. Conclusion. Therefore, strengthening regulatory enforcement, improving public awareness, and enhancing institutional capacity are essential to achieving effective and sustainable parking management in urban areas.