Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH METODE BERMAIN KONSTRUKTIF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI RA AL-MUFASSIR KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG Salsabiila, Siti Azkia; Hidayat, Heri; Nurdiansah, Nano
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v3i2.872

Abstract

This study aims to see how much influence the constructive play method has on the ability to recognize geometric shapes in early childhood. The method used is a quasi-experimental model of non-equivalent pretest posttest control group design. The data that has been collected, the researcher analyzes it using normality, homogeneity, and hypothesis tests. enough. The results of the calculation of the hypothesis test obtained a tcount of 4.09 > ttable of 2.093, which means that Ha is accepted, so there is a difference between those using the constructive play method and the storytelling method. Improved understanding of the geometry of the children in the control group obtained a value of 0.22 with low criteria, while the experimental group obtained a value of 0.66 with high criteria. The high understanding of children's geometry is caused by the influence of the constructive play method which obtains an effect size value of 1.79 > 1.00, which means it has a strong influence.
PENGARUH METODE BERMAIN KONSTRUKTIF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI RA AL-MUFASSIR KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG Salsabiila, Siti Azkia; Hidayat, Heri; Nurdiansah, Nano
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v3i2.872

Abstract

This study aims to see how much influence the constructive play method has on the ability to recognize geometric shapes in early childhood. The method used is a quasi-experimental model of non-equivalent pretest posttest control group design. The data that has been collected, the researcher analyzes it using normality, homogeneity, and hypothesis tests. enough. The results of the calculation of the hypothesis test obtained a tcount of 4.09 > ttable of 2.093, which means that Ha is accepted, so there is a difference between those using the constructive play method and the storytelling method. Improved understanding of the geometry of the children in the control group obtained a value of 0.22 with low criteria, while the experimental group obtained a value of 0.66 with high criteria. The high understanding of children's geometry is caused by the influence of the constructive play method which obtains an effect size value of 1.79 > 1.00, which means it has a strong influence.
Hubungan Kegiatan Pentas Seni Dengan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini D, Deardjati; Ratnasih, Teti; Nurdiansah, Nano
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17160879

Abstract

Performing arts is one of the activities that can provide first-hand experience for early childhood in expressing themselves, developing courage, as well as training a sense of self-confidence. This study aims to know the relationship between performing arts activities and early childhood confidence. The research method used was correlational quantitative with total sampling technique. Study subjects a total of 15 children of group B RA Al-Mukhlisin 2. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using product moment correlation test. The results of the study showed that art penta activities were in the good category with an average score of 77, while children’s self-confidence was in the excellent category with a mean score of 89. The results of correlation analysis obtained a value of r = 0.746 with a significance of 0.001, which means that there was a significant relationship between the activities of children and children’s sense of pentas. religion. The coefficient of determination shows that art scenery contributes as much as 55.6% to children’s sense of self-confidence, while 44.4% is influenced by other factors. Thus, it can be concluded that performing arts activities play an important role in boosting early childhood self-confidence. 
HUBUNGAN ANTARA KEGIATAN BERMAIN PASIR KINETIK DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK Inayah, Fikri Sofwatun; Kurnia, Aam; Nurdiansah, Nano
Generasi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2023): Generasi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : P3M - STAI Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/generasi.v1i2.18

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi di RA Guppi Adiwerna ditemukan bahwa kemampuan motorik halus di kelompok B masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan bermain pasir kinetik dengan kemampuan motorik halus anak di kelompok B RA Guppi Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasional. Subjek yang diteliti adalah anak usia 5-6 tahun RA Guppi yang berjumlah 22 anak. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini berdasarkan perhitungan korelasi dengan rumus Spearman rank menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel dan hubungan keduanya berada pada kategori sangat kuat/sangat tinggi, ini ditunjukkan oleh harga koefisien korelasi sebesar 0,95 yang berada pada tingkat hubungan yang sangat kuat/sangat tinggi, ini dikarenakan nilai 0,95 berada pada interval koefosen korelasi 0,800-1,000. Hasil pengujian hipotesis diperoleh harga thitung = 5,24 dan ttabel = 2,086 dengan db = 20. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel = 2,086 maka dapat disimpulkan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang artinya bahwa ada hubungan yang signifikan antara kegiatan bermain pasir kinetik (X) dengan kemampuan motorik halus anak (Y) di kelompok B RA Guppi Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Selanjutnya hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa kegiatan bermain pasir kinetik memberikan kontribusi sebesar 69% terhadap kemampuan motorik halus anak di kelompok B RA Guppi Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Sedangkan 31% kemampuan motorik halus anak dipengaruhi oleh faktor lain.   
Hubungan Aktivitas Integrasi Visual Motorik Dengan Handwriting Skills Anak Usia Dini Nur Amanah, Khamila Osama; Kurnia, Aam; Nurdiansah, Nano
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 4 No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/joeces.2024.4.1.163-196

Abstract

Handwriting skills pada anak usia dini merupakan keterampilan dasar yang penting dalam perkembangan akademis mereka. Salah satu faktor yang mempengaruhi handwriting skills ini adalah integrasi visual motorik, yaitu kemampuan untuk mengkoordinasikan persepsi visual dengan gerakan motorik tangan. Berdasarkan hasil observasi di Kelompok B RA Al-Hasan Panyileukan Kota Bandung yang menunjukkan adanya masalah pada keterampilan motorik halusnya. Hal ini terlihat dari sejumlah anak, di mana 50% diantaranya mengalami kesulitan dalam memegang dan mengendalikan alat tulis, yang menyebabkan adanya hambatan pada handwriting skills mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara integrasi visual motorik dengan handwriting skills anak usia dini. Jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh artinya jumlah sampel dilakukan dengan menetapkan seluruh populasi sebagai responden penelitian. Teknik pegumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh harga t hitung 3.59 > t tabel 2.179, maka dapat diinterpretasikan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Artinya adanya korelasi yang signifikan antara integrasi visual motorik dengan handwriting skills anak usia dini, di mana anak-anak dengan kemampuan integrasi visual motorik yang baik cenderung memiliki handwriting skills yang lebih baik. Dengan demikian, intervensi yang difokuskan pada latihan visual motorik di lingkungan pendidikan anak usia dini dapat menjadi langkah efektif dalam mendukung perkembangan handwriting skills mereka.