Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Biokomposit Edible Film dari Campuran Kitosan dan Pektin Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa acuminata) Zuchrillah, Daril Ridho; Pudjiastuti, Lily; Puspita, Niniek Fajar; Hamzah, Afan; Karisma, Achmad Dwitama; Surono, Agus; Altway, Saidah; Ardiani, Liana; Rohmah, Nur Azizatur; Ningrum, Eva Oktavia
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.628 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v3i1.6659

Abstract

Kemasan plastik banyak digunakan pada industri makanan dan minuman di Indonesia karena praktis dan mudah. Namun, disisi lain ini merupakan bencana bagi lingkungan karena plastik merupakan bahan yang sulit terurai (nondegradable). Edible film merupakan salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk menggantikan kemasan plastik. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan kitosan dari limbah cangkang rajungan dan pektin dari limbah kulit pisang kepok sebagai bahan baku pembuatan edible film. Kitosan diperoleh dari proses degreasing, deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi cangkang rajungan. Pektin diperoleh dari proses hidrolisis kulit pisang kepok. Edible film yang berbasis kitosan dan pektin dibuat melalui proses blending dengan ratio (K:P) 100:0; 60:40; 50:50: 40:60 dan 0:100. Analisis karakteristik yang dilakukan meliputi warna, transparan, ketebalan, kelarutan dalam air, laju transmisi uap air (WVTR), kadar air, swelling degree, biodegradabilitas, dan aktivitas antimikroba. Hasil penelitian menunjukkan edible film kitosan dan pektin yang paling optimal adalah ratio 50:50.
Implementasi Psikologi Manajemen Dalam Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Kondusif di Lembaga Pendidikan Kumala Sari, Frisca Nur; Rohmah, Nur Azizatur; Alifana, Fairus Tahta; Khasanah , Siti Zumrotun; Safitri, Nadya Noer; Mu’alimin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i2.1078

Abstract

Lingkungan kerja yang kondusif di lembaga pendidikan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja dan kesejahteraan staf serta tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi psikologi manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang ideal, dengan fokus pada interaksi antara faktor internal (kepemimpinan, komunikasi, budaya organisasi) dan eksternal (perubahan teknologi, sosial, ekonomi). Metode penelitian menggunakan pendekatan studi pustaka, dengan data dikumpulkan dari buku, jurnal ilmiah, dokumen lembaga pendidikan, dan situs web terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip psikologi manajemen, seperti motivasi, komunikasi efektif, dan kepemimpinan transformasional, berperan signifikan dalam membentuk lingkungan kerja yang produktif dan suportif. Implementasinya tercermin dalam penyusunan kurikulum, strategi pembelajaran, bimbingan konseling, serta peningkatan motivasi peserta didik. Namun, tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya dukungan manajemen masih menjadi hambatan. Untuk mengatasi hal ini, penelitian merekomendasikan pelatihan staf, pemberdayaan sumber daya manusia, dan pendekatan manajemen yang adaptif. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan lingkungan kerja yang kondusif di lembaga pendidikan.