Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FROM TRADITION TO TOURISM: SUSTAINABLE MANAGEMENT STRATEGY FOR RUTONG DIGITAL HERITAGE VILLAGE COMPETITIVENESS Aunalal, Zany Irayati; Tangnga, Meiske Helena; Luturmas, Join Rachel; Hahury, Jessy Juniu; Titioka, Stenly Ronaldo; Siahaya, Joice
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i3.3288

Abstract

Introduction: This research develops sustainable management strategies to enhance the competitiveness of Rutong Village as Indonesia's first digital tourism destination in the South Leitimur District, Ambon CityMethods: Employing a qualitative approach with SWOT-AHP analysis, the study engaged 15 key informants through in-depth interviews, participatory observation, and focus group discussions.Results: The analysis reveals critical internal factors, including natural beauty (68% coral coverage), rich cultural heritage (12 oral traditions, 6 traditional dances), and national recognition as a Digital Heritage Village (ADWI 2023), alongside challenges of limited accessibility, inadequate promotion, and seasonal dependence. External factors encompass government support opportunities, eco-tourism trends, and digitalization potential, while facing threats from destination competition, environmental degradation, and climate vulnerabilities. The research yields eight prioritized strategies, with SO1 (Integrated Tourism Attraction Enhancement) ranking highest, followed by SO2 (Strategic Partnerships), and WO1 (Sustainable Eco-Tourism Development). Implementation prioritizes strengthening unique cultural-natural synergies, developing strategic collaborations, and establishing sustainable tourism infrastructure. This framework provides a replicable model for traditional villages balancing economic growth with cultural preservation and environmental sustainability. Keywords: Sustainable tourism, digital heritage village, competitiveness strategy, SWOT-AHP analysis, community-based tourism.
Pemahaman Dan Kepercayaan Masyarakat Terhadap E-Money Dalam Membentuk Minat Masyarakat Untuk Menggunakan E-Money di Kota Ambon Tangnga, Meiske Helena; Tanihatu, Maudy Marla
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v10i1.571

Abstract

Abstrak  Tujuan dilakukan peneltiain ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemudahan, kemanfaatan dan kepercayaan terhadap minat menggunakan e-money atau uang elektronik di Kota Ambon, terutama di era pandemic covid-19, dimana untuk menghinari penyebaran maka salah satu cara adalah menghindari bertransaksi dengan menggunakan uang tunai. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linear berganda. Data yang dianalisis berasak dari penyebaran kuesioner kepada masyarakat kota Ambon yang dijadikan sampel sebanyak 179 responden.Penelitian ini dilakukan di Kota Ambon dengan menggunakan metode survei melalui penyebaran kuesioner terhadap responden yang mengetahuu tentang e-money. Hasil menunjukkan bahwa variabel kemudahan termasuk katergori mudah, variabel kemanfaatan termasuk kategori produktif, variabel kepercayaan termasuk kategori terpercaya dan minat menggunakan termasuk kategori tingg. Sedangkan secara parsial variabel kemudahan, variabel kemanfaatan dan variabel kepercayaan, masing-masing berpengaruh terhadap minat menggunakan e-money di kota Ambon. Dan secara simultan variabel kemudahan, variabel kemanfaatan dan variabel kepercayaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat mengunakan e-money di Kota AmbonPihak perusahaan atau penerbit harus tetap mengembangkan fitur-fitur baru yang lebih mempermudah penggunaan e-money, lebih memperluas layanan untuk berbagai transaski, tetap mempertahankan apa yang selama ini sudah dilakukan, sehingga lebih menumbuhkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan e-money. Pihak perusahaan atau penerbit juga harus memperhatikan perkembangan yang terjadi, sehingga bisa terus melakukan pengembangan-pengembangan terhadap produk dan memperluas jaringan kerjasama dengan merchandise-merchandise, sehingga pengguna kartu e-money akan tetap terlayani dimanapun mereka berada dan mereka butuh untuk transaksi cepat.Â