Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Metode Total Productive Maintenance Dan Overall Equipment Effectiveness Pada Mesin Sterilizer Di PT. Tri Cahaya Sawit Sihombing, Roy Aldo; Situmorang, Zefanya; Tampubolon, Jusra
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 7 No 1 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v7i1.1861

Abstract

Machine effectiveness is a critical factor in ensuring smooth operations within the palm oil processing industry. One of the most vital machines in this process is the sterilizer, which functions to deactivate enzymes, soften fruit, and facilitate the detachment of fruit bunches. This study aims to evaluate the effectiveness level of the sterilizer machine at PT. Tri Cahaya Sawit using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method and to propose an improvement strategy based on Total Productive Maintenance (TPM). This research adopts a quantitative case study approach with descriptive analysis. Data were collected through direct observation, interviews, and company documentation from March to June 2024. The three OEE parameters analyzed include availability, performance, and quality rate. The results showed an average OEE value of 82.5%, with an availability rate of 92.67%, performance rate of 91.87%, and quality rate of 97.43%. These figures remain below the world-class OEE benchmark of 85%. The primary factors contributing to low effectiveness were high downtime and suboptimal maintenance scheduling. Fishbone diagram analysis revealed that the dominant causes included reactive maintenance practices, lack of operator training, and inadequate maintenance documentation. Therefore, the implementation of the eight TPM pillars—particularly autonomous maintenance and planned maintenance—is proposed to enhance the reliability and efficiency of the sterilizer machine. This study concludes that OEE serves as an effective evaluation tool to identify operational losses, and a structured TPM implementation can significantly improve machine performance and overall company productivity. Keywords: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Sterilizer Machine, Downtime, Productivity.
Production Planning and Control at PT XYZ Using Manufacturing Resources Planning Method Wijaya, Cindy; Loren, Jesica; Tampubolon, Jusra
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 8 No 2 (2021): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v8i2.2530

Abstract

PT.XYZ is an industrial manufacturing company which produces egg trays. The problems being faced by this company is that since it started operating, it never applied a system in production planning and controlling which now causes many problems. This resulted in the production cost increasing rapidly. Therefore in this study, the researchers conducted a research to solve and prevent the problems from resurfacing again. The method chosen by the researchers is Manufacturing Resources Planning, for this method is very complexed and detailed, therefore, more aspects will be covered. This method is also expected to help the company in the future.
Peningkatan Pengetahuan Petani Kopi Karo dalam Pengolahan Pasca Panen Buah Kopi di Desa Buluhnaman Sumatera Utara Sembiring, Anita Christine; Tampubolon, Jusra; Nina Purnasari
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4270

Abstract

Pengolahan pasca panen yang baik dan benar akan berdampak baik pada kualitas tanaman. Terutama budidaya kopi, terkhusus proses pengolahan pasca panen yang tepat akan meningkakan kualitas kopi. Melihat permintaan pasar yang tinggi akan kopi Indonesia dan keberagaman jenis kopi berdasarkan daerah tanamnya, sehingga dirasa perlu memberikan edukasi kepada petani kopi karo desa Buluhnaman dalam menambah informasi juga pengetahuannya akan proses pengolahan pasca panen buah kopi, petani kopi harus berbenah dan melakukan perbaikan. Desa Buluhnaman terletak 9 km dari kaki gunung sinabung dikarenakan letusan gunung maka petani mengubah jenis tanaman yang tahan akan cuaca panas yaitu kopi. Kopi adalah tanaman baru bagi petani yang berada di Desa Buluhnaman Kabupaten Karo yang merupakan mitra dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Prima Indonesia (UNPRI) dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang berkolaborasi dan didanai hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM). Mitra memiliki kendala seperti keterbatasan pengetahuan, keterbatasan alat dan teknologi dalam pengolahan pasca panen, dan pemasaran produk. Dengan pendampingan dan pendidikan yang diberikan maka permasalahan mitra dapat dipecahkan bersama. Meningkatnya pengetahuan petani dalam tahapan pemahaman tentang pengolahan pasca panen kopi sangat berperan penting dalam menentukan kualitas dan harga jual kopi di pasar. Dengan edukasi dan monitoring yang tetap dilakukan maka petani menjadi paham tahapan proses pengolahan pasca panen. Kegiatan yang dilakukan dengan pendampingan dan pendidikan bagi petani kopi karo di desa Buuhnaman Kecamatan Munte Kabupaten Karo dengan memberikan mesin kupas kulit tanduk dan mesin sangrai kopi.
PROSES PERENCANAAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN MENTAH MENGGUNAKAN METODE PPIC DI CV. GARUDA JAYA justianus, jeriel; Sembiring, Anita Christine; Tampubolon, Jusra; Winston Roy Abednego Pakpahan
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.675

Abstract

Karoseri adalah proses pembuatan atau modifikasi bentuk kendaraan di atas rangka mobil atau truk sesuai kebutuhan. Secara sederhana, karoseri adalah pakaian kendaraan yang membuat kendaraan tersebut berfungsi untuk keperluan tertentu, seperti mengangkut barang, penumpang, atau digunakan sebagai kendaraan khusus seperti ambulans atau pemadam kebakaran yang memiliki bentuk berbagai macam dan memiliki fungsi untuk melindungi pengemudi dan penumpang, memberikan bentuk dan tampilan kendaraan, meningkatkan efesiensi bahan bakar, dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Hal tersebut secara khurus dalam bidang produksi CV. Garuda Jaya Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan atau karoseri menggunakan bahan mentah di CV. Garuda Jaya