Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aktivitas Fanatisme K-POP Di Media Sosial (Analisis Tekstual Pada Akun Twitter @WINGSFORX1) Yumna, Rofifah; Sabila, Alifah; Fadhilah, Aisyah
Syntax Idea Vol 2 No 5 (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i5.271

Abstract

Menjadi bagian dari produk budaya terkenal, K-Pop bisa diterima dengan mudah oleh masyarakat internasional sampai membuat budaya baru, yakni budaya penggemar K-Pop. Para K-Popers sering melakukan aktivitas di dunia maya. Internet merupakan media utama dalam merebaknya budaya pop Korea dengan menjadi penghubung antara seluruh penggemar yang asalnya dari beragam negara. Keunggulan dari internet sebagai media baru adalah interaktivitas. Hal ini dapat diartikan bahwa dengan internet semua orang dapat bertukar informasi tanpa ada pembatasan peran dalam penyampaian pesan dan penerima pesan. Hal yang sama pula di dalam Twitter, teks yang dibagikan dalam Twitter bisa dibagikan oleh siapa saja, tanpa ada pembatasan peran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggambaran fanatisme dalam akun twitter salah satu fanbase One It yaitu @WingsForX1. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis tekstual dengan metode deskriptif. Analisis dilakukan dengan cara memaknai teks-teks yang berupa tulisan maupun gambar pada akun twitter @WingsForX1 yang lantas hendak dihubungkan dengan data-data maupun teori yang berhubungan dengan fanatisme fans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postingan dalam akun @WingsForX1 yang menggambarkan kefanatikan fans membahas tentang fan project. Seorang fans dikategorikan ‘fanatik’ jika mereka menunjukkan afeksi dan tindakan yang cukup ekstrim terhadap idolanya. Kata Kunci: K-Pop, Fanatisme, One It, Twitter, Fandom, Fans
PEMBINGKAIAN BERITA SKB 3 MENTERI TENTANG ATRIBUT SEKOLAH PADA MEDIA ONLINE REPUBLIKA.CO.ID DAN KOMPAS.COM PERIODE FEBRUARI 2021 Fadhilah, Aisyah; Candrasari, Yuli
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. 2 (2021): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.042 KB) | DOI: 10.33592/dk.v9i2.1757

Abstract

Di awal tahun 2021 terdapat salah satu berita yang sempat menjadi headline di berbagai media yaitu berita mengenai pemberlakuan SKB 3 Menteri. Salah satu poin utama SKB 3 Menteri ini menyangkut peraturan mengenai penggunaan seragam dan atribut keagamaan di lingkungan sekolah yang menimbulkan berbagai respon dari masyarakat. Untuk menganalisis fenomena ini, maka digunakan teknik analisis framing yang melihat penekanan pada seleksi isu dan/atau penonjolan aspek-aspek tertentu dari realitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pemberitaan mengenai SKB 3 Menteri tentang Atribut Sekolah ini dibingkai oleh Republika.co.id dan Kompas.com. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Republika.co.id membuat bingkai bahwa SKB 3 Menteri merupakan peraturan yang bermasalah terutama ketika diterapkan di Indonesia sebagai negara yang berlandaskan asas Ketuhanan Yang Maha Esa, sedangkan bingkai yang dibentuk Kompas.com yakni sebenarnya yang menjadi permasalahan terletak pada unsur pemaksaan pada penggunaan atribut agama yang tidak sesuai dengan keyakinan seseorang, bukan melarang pengggunaan seragam dengan atribut agama di lingkungan sekolah.
Evaluasi SMART SOTO Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Kepolisian Kepada Masyarakat Kabupaten Lamongann Fadhilah, Aisyah; Roekminiati, Sri; Pramudiana, Ika Devy; Sunarya, Aris
Jurnal ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial
Publisher : Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jmnegara.v7i1.6114

Abstract

The service program policy through the SMART SOTO application is one of the programs initiated by the East Java Regional Police with several Polres ranks, one of which is the Lamongan Police which aims to improve the quality of police services at the Lamongan Police, one of which is the SIM service. The background to the launch of the SMART SOTO Lamongan application was the desire to provide the best service to the community and also to minimize cases of illegal levies during SIM services. The aims of this study were to describe and analyze data: 1) The performance of the SMART SOTO program's policies in improving the quality of police services to the people of Lamongan district and 2) What factors supported and hindered the implementation of the SMART SOTO program in Lamongan District. This study uses evaluation indicators from Willim N. Dunn. This study uses data collection techniques based on interviews, documentation and observation. The results of this study show that the SMART SOTO program, especially SIM services, has demonstrated timeliness, service users, especially young people, are very high, but those aged 30-40 and above are still lacking. In addition, this program is supported by several agencies in Lamongan Regency. The benefits have been felt by the people of Lamongan Regency, this program has been socialized in various crowded places such as the Alun-alun and several sub-districts as well as outreach via Facebook. The SMART SOTO program has shown satisfaction. The SMART SOTO program has become the best choice for the people of Lamongan Regency. Suggestions from researchers should socialization be carried out per village or sub-district so that it reaches more people, the application is only available for the Android version, so it is better if it is upgraded with another version such as iOS, it is necessary to schedule an update for the SMART SOTO application.
Pengaruh permainan lego robot cardboard box terhadap kreativitas anak Rahmah, Rahmah; Rahayu, Swandra; Fadhilah, Aisyah
Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 10 No. 2 (2024): Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Unit Pelaksana Teknis Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (UPT-P4M) STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/aulia.v10i2.2540

Abstract

The purpose of the study was to find out about the Lego Robot Cardboard Box game on children's creativity. Creativity is an ability that everyone has at different levels. Children's potential can be developed. One of my creative games is the Lego Robot Cardboard Box game. The method used in this study used a pre-experiment design with a One-Group Pre-Test-Post-Test design. The results of the study showed that the t-count value obtained was 0. Then the t- count was compared with the t-table with a significance level of 5% and N 17. From the critical value for the Wilcoxon signed-rank test, it is known that the t- table value for N 17 and a significance level of 5% is 35. If t-count <t-table (0<30), it can be seen that children's creativity has increased significantly. Based on the results, Ha and Ho were rejected. Thus, it can be seen that the Cardboard Box robot game can have a significant effect on the creativity of children at the Islamic Fitrah Kindergarten in Pekanbaru.