Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

CASE STUDY: RANGE OF MOTION IMPLEMENTATION IN ELDERLY PATIENTS WITH STROKE AT TRUE LOVE NURSING HOME BATAM Sentiani, Dewi Parsita Sentiani; Gustina, Nurma Zela; Erda, Roza Erda; Badri, Isna Aglusi
Klabat Journal of Nursing Vol. 7 No. 1 (2025): Building Resilient Communities
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v7i1.1280

Abstract

Latar Belakang: Gangguan mobilitas fisik yang terjadi pada pasien stroke dapat dilakukan latihan fisik berupa mobilisasi dini berupa latihan ROM yang efektif digunakan untuk mencegah terjadinya disabilitas pada pasien stroke. ROM merupakan penatalaksanaan yang tepat untuk meningkatkan kekuatan otot yang melemah pada pasien stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memberikan Asuhan Keperawatan Stroke Gerontik pada pasien dengan Penerapan Teknik ROM Terhadap Imobilisasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan berdasarkan tahapan asuhan keperawatan yang meliputi, pengkajian, diagnosis, intervensi. Hasil: Penelitian studi kasus yang dilakukan terhadap 2 pasien lansia didapatkan adanya peningkatan pergerakan ekstremitas atas/bawah kanan pasien dan peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas/bawah kanan pasien yang mana setelah diberikan ROM selama 5 x 30 menit sebanyak 2 sesi pada pagi dan sore hari didapatkan pada hari keempat dan kelima terdapat peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas/bawah kanan pasien yang mana awalnya kekuatan otot 5/0/5/0 menjadi 5/1/5/2 pada ekstremitas atas/bawah kanan pasien. Maka dapat disimpulkan bahwa terapi ROM sangat berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot, peningkatan ekstremitas dan mobilisasi pada pasien lansia. Kesimpulan: terdapat peningkatan pergerakan ekstremitas atas dan bawah kanan pasien, peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas kanan pasien dari 0 menjadi 1 dan peningkatan kekuatan otot ekstremitas bawah kanan pasien dari 0 menjadi 2, serta peningkatan rentang gerak pasien. Rekomendasi: Tindakan ROM memiliki dampak positif dalam meningkatkan mobilisasi lansia, sehingga ROM dapat dijadikan terapi rutin yang diberikan pada lansia agar dapat menurunkan risiko imobilisasi pada lansia. Background: Physical mobility disorders that occur in stroke patients can be done by physical exercise in the form of early mobilization in the form of ROM exercises that are effectively used to prevent disability in stroke patients. ROM is the right management to increase the strength of weakened muscles in stroke patients. Objective: This study aims to provide Gerontic Stroke Nursing Care to patients with the Application of ROM Techniques to Immobilization. Method: This study uses a case study method that is carried out based on the stages of nursing care which include, assessment, diagnosis, intervention. Results: Case study research conducted on 2 elderly patients found an increase in the movement of the patient's upper/lower right extremities and an increase in the muscle strength of the patient's upper/lower right extremities which after being given ROM for 5 x 30 minutes as many as 2 sessions in the morning and evening, it was found on the fourth and fifth days there was an increase in the muscle strength of the patient's upper/lower right extremities which initially muscle strength was 5/0/5/0 to 5/1/5/2 in the patient's upper/lower right extremities. So it can be concluded that ROM therapy has a great influence on increasing muscle strength, increasing extremities and mobilization in elderly patients. Conclusion: There is an increase in the movement of the patient's right upper and lower extremities, an increase in the patient's right upper extremity muscle strength from 0 to 1 and an increase in the patient's right lower extremity muscle strength from 0 to 2, as well as an increase in the patient's range of motion. Recommendation: ROM actions have a positive impact on increasing the mobilization of the elderly, so that ROM can be used as a routine therapy given to the elderly in order to reduce the risk of immobilization in the elderly.
STUDI KASUS PENANGANAN DIABETES MELLITUS DENGAN SEDUHAN SERBUK KAYU MANIS Siska, Dedy; Putri, Yulia Devi; Badri, Isna Aglusi; Gustina, Nurma Zela
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Edisi 3 April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1777

Abstract

According to the International Diabetes Federation (IDF) estimated are 463 million adults, 20–79 years, living with diabetes mellitus in 2019 which accounts for 9.3%. Diabetes Mellitus is chronic metabolic disease, characterized by high levels of glucose in the blood. The general objectives this study were describe nursing care for people with Diabetes Mellitus with the problem of unstable blood sugar levels related to the inability of families to care for elderly, and provide Cinnamon Powder Brewed Drinks to decrease blood sugar levels. The method used is case study, namely by collecting data using the format of nursing care. The results from nursing actions carried out for seven days with infusion of cinnamon powder consumed 2 times a day found that patients and families were able to recognize health problems, were able to decide on appropriate actions to treat family members, and to use health facilities. The results of nursing care at Mr. B, there is no dizziness, the vision is no longer blurred. Based on the results of the nursing care carried out, it is hoped that it can be used as learning material and reference material in providing nursing care for Diabetes Mellitus patients.
Peningkatan Peran Ibu Dalam Menciptakan Lingkungan Keluarga Yang Sehat di Telaga Sakinah RW 13 Kota Batam Erda, Roza; Badri, Isna Aglusi; Gustina, Nurma Zela; Putri, Yulia Devi; Novia, Resi; Hayat, Nahrul
Abdimas Awang Long Vol. 8 No. 1 (2025): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v8i1.1464

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang berperan penting dalam pembentukan karakter dan kesehatan setiap anggotanya. Sebagai pilar utama dalam keluarga, ibu memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat melalui pemenuhan gizi, kebersihan, serta dukungan kesehatan mental dan emosional. Artikel ini membahas peran ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, menjaga kebersihan dan sanitasi, serta mengelola kesehatan mental anggota keluarga. Para ahli sepakat bahwa ibu memiliki peran yang krusial dalam mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga melalui berbagai tanggung jawab, mulai dari perencanaan makanan sehat hingga memberikan dukungan emosional yang positif. Dengan optimalisasi peran ibu dalam keluarga, tercipta lingkungan yang sehat, harmonis, dan sejahtera, yang secara tidak langsung berkontribusi pada kesehatan masyarakat yang lebih luas.
HUBUNGAN JENIS KELAMIN TERHADAP MOTIVASI REMAJA DALAM MELAKSANAKAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI MASA COVID - 19 Nurma Zela Gustina; Widyatuti; Wiwin Wiarsih
Journal Of Nursing Science Research Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Of Nursing Science Research
Publisher : Citra Internasional Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/jnsr.v2i1.522

Abstract

Confirmed cases of COVID-19 in the adolescent are unavoidable. There needs to be motivation from adolescent to carry out 3M behavior as an effort to prevent the transmission of COVID-19, especially in the adolescent. Health behavior can be influenced by gender, because in adolescence lend to be active in peer groups of the same gender. So it is important to know the relationship between gender and adolescent behavior in implementing 3M behavior during the COVID-19 pandemic. Aim of this study was to determine the relationship between gender and adolescent motivation in carrying out 3M behavior during the COVID-19 pandemic. This research method was carried out with descriptive correlative design on 427 adolescents in the city of Palembang. The results of statistic test analysis showed that there was a significant relationship between gender and adolescent motivation in implementing 3M behavior during the COVID-19 pandemic with a p value of 0.001 (p < 0.05). These results show that statistically there is a significant difference in motivation scores between male and female adolescents in carrying out 3M behavior during the COVID-19 pandemic. The conclusion is that knowing gender is related to adolescent motivation in implementing 3M behavior, so to increase the effectiveness of the results of health promotion, it is recommended to create a gender-based health promotion program in the aggregate of adolescents.
EDUKASI PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG PADA ANAK DI POSYANDU GURINDAM RINDU 1 KECAMATAN PULAU BULUH KEPULAUAN RIAU Erda, Roza; Badri, Isna Aglusi; Gustina, Nurma Zela; Putri, Yulia Devi; Novia, Resi; Hayat, Nahrul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32149

Abstract

Seribu hari masa kehidupan merupakan fase penting dalam tumbuh kembang anak. Banyak kondisi kesehatan di fase ini yang dapat mempengaruhi kehidupan anak di masa depan. Salah satu cara untuk menjaga kualitas kehidupan anak di seribu hari kehidupannya dengan cara melakukan pemantauan tumbuh kembang. Pemantauan dilakukan untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan anak sudah sesuai dengan standar tumbuh kembang anak di usianya. Tidak semua orang tua memiliki kemampuan untuk melakukan pemantauan mandiri, oleh sebab itu dilakukan edukasi kesehatan dengan topik pemantauan tumbuh kembang pada anak guna memberikan dan mengajarkan orang tua tentang cara melakukan pemantauan tumbuh kembang pada anak. Pengabdian ini dilakukan di Posyandu Gurindam Rindu 1 Kecamatan Pulau Buluh Kepulauan Riau dengan mengajarkan orang tua yang hadir di Posyandu tentang cara melakukan pemantauan tentang tumbuh kembang pada anak. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini orang tua mampu memahami tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang pada anak serta mampu melakukan pemantauan mandiri dirumah dengan itu orang tua dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak agar terhindar dari gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
Penerapan Senam Lansia Untuk Mencegah Hipertensi Pada Lansia Di Pulau Panjang Kepualan Riau Roza Erda; Isna Aglusi Badri; Zela Gustina, Nurma; Yulia Devi Putri; Resi Novia; Nahrul Hayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana seorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal. Salah satu upaya pencegahan adalah melakukan kontrol tekanan darah dan meningkatkan pemahaman tentang hipertensi melalui pendidikan kesehatan hipertensi. Salah satu pendidikan kesehatan yang dapat diterapkan dalam mencegah hipertensi adalah senam hipertensi. Pengabdian ini dilakukan di Pulau Panjang Kepulauan Riau dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan dan praktik senam hipertensi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hipertensi dengan menerapkan perilaku sehat melalui senam hipertensi.
Pendekatan Model Promosi Kesehatan Pender Terhadap Masalah Anemia Pada Remaja Putri: Literature Review Gustina, Nurma Zela
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i1.174

Abstract

Kondisi anemia pada remaja putri menjadi salah satu masalah kesehatan saat ini. Penting untuk melaksanakan promosi kesehatan sesuai pada rentang usia remaja untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut. Health Promotion Model (HPM) merupakan suatu model promosi kesehatan yang dapat digunakan pada seluruh rentang usia. Tujuan penulisan bertujuan untuk memberikan gambaran serta gagasan dari hasil literature review terkait penerapan model promosi kesehatan pender (HPM) terhadap masalah anemia pada remaja. Pembahasan: berdasarkan hasil telaah dari 10 jurnal pilihan, maka dapat disimpulkan bahwa pengaplikasian Health Promotion Model Pender’s dalam upaya meningkatkan perilaku pencegahan anemia pada remaja dapat membantu mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan remaja dalam mengatasi anemia. Faktor efikasi diri dan dorongan interpersonal dinilai dapat memberikan dampak yang efektif dalam mendorong perilaku kesehatan remaja dalam mencegah anemia. Rekomendasi: diharapkan dalam penelitian selanjutnya dapat mendorong pembuatan aplikasi skrining anemia berbasis daring dengan menerapkan model promosi kesehatan pender serta mempertimbangkan faktor dorongan interpersonal dalam proses pelaksanaan skrining anemia berbasis daring tersebut.
Efektivitas Range of Motion (ROM) Terhadap Fungsional Dan Kualitas Hidup Lansia: A Literature Review Gustina, Nurma Zela
Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN)
Publisher : Media Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Older adults in nursing homes face a significant risk of joint contractures and functional decline due to limited mobility, which ultimately diminishes their quality of life. Range of Motion (ROM) exercises serve as a vital non-pharmacological intervention to address these issues. Objective: This systematic literature review aims to synthesize empirical evidence regarding the effectiveness of ROM exercises on the functional capacity and quality of life of institutionalized older adults. Methods: Following PRISMA guidelines, a structured search was conducted in the Scopus database for publications between 2022 and 2024. Ten studies met the inclusion criteria and were synthesized. Results: The review indicates that structured ROM programs, particularly active ROM, significantly improve joint flexibility, muscle strength, and functional independence (ADL). Furthermore, ROM exercises promote mental well-being by reducing anxiety and increasing self-control. However, challenges such as limited skilled staff and low resident motivation remain significant barriers. Conclusion: ROM is a practical, low-risk strategy that effectively preserves functional independence and enhances the overall quality of life for older adults in nursing homes.
HUBUNGAN KECEMASAN TERHADAP KEJADIAN DISPEPSIA Septiani, Listi; Alba, Afif D; Gustina, Nurma Zela
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 3 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3738

Abstract

Dyspepsia is a symptom of the gastroduodenal digestive tract. These symptoms include a painful or burning sensation in the upper abdominal area, a feeling of fullness after eating, or feeling full quickly. The prevalence of dyspepsia in Batam City in 2024 will reach 7.806 people.Dyspepsia is caused by several influencing factors, including psychological factors, namely anxiety. Anxiety that lasts a long time and becomes chronic causes persistent activation effects and hyperactivation of the HPA axis, resulting in excessive cortisol production which can cause direct disturbances in the central nervous system, which innervates the stomach by stimulating the secretion of acetylcholine, gastrin and histamine which ultimately gives rise to complaints of dyspepsia.The aim of this research is to determine the relationship between anxiety and the incidence of dyspepsia in Baloi Permai Subdistrict, Baloi Permai Health Center Working Area, Batam City in 2024. This research includes quantitative research with an analytical design with a cross sectional approach on 57 people affected by dyspepsia. The implementation period is 2 weeks starting from 14 October to 28 October 2024. Sample collection uses the Cluster Random Sampling Technique. The measuring instruments in this study used the Rome IV Criteria questionnaire and the Depression Anxiety Stress Scales (Dass 42). The research results showed that 26 people (45.6%) experienced moderate anxiety and 35 people (61.4%) experienced dyspepsia. The results of the Kolmogorov-Smirnov test showed that there was a relationship between anxiety and the incidence of dyspepsia (p value = 0.001 < 0.05). It is hoped that the results of this research will allow sufferers and the public to make efforts to deal with the problems of dyspepsia and anxiety that occur, as well as becoming reference material for institutions and future researchers that excessive anxiety can cause dyspepsia. Keywords: Dyspepsia, Anxiety
Peningkatan Minat Berbahasa Inggris Mahasiswa melalui Program English Star: Studi Pengabdian Masyarakat di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Nurma Zela Gustina; Arif Rahman Aceh; Erni Chaerani
Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Kareba: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lia Center of Research and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64850/kareba.v1i2.93

Abstract

Minat mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Inggris di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang masih tergolong rendah, terutama karena kurangnya media dan kegiatan yang dapat menumbuhkan motivasi berbahasa Inggris secara aktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan keberanian mahasiswa dalam berbahasa Inggris melalui program Pemilihan English Star, yaitu kompetisi edukatif yang dirancang untuk menstimulus kemampuan berbahasa inggris mahasiswa. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan konsep kegiatan, sosialisasi kepada mahasiswa, pelaksanaan lomba yang melibatkan berbagai kategori, serta evaluasi minat sebelum dan sesudah kegiatan. Sebanyak 16 mahasiswa dari berbagai program studi yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menggunakan Bahasa Inggris, yang ditunjukkan melalui minat mahasiswa mengikuti kegiatan pemilihan English Star. Mahasiswa juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kompetisi, dan muncul role model baru di kalangan mahasiswa melalui penobatan English Star. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kompetisi yang menyenangkan dan aplikatif mampu meningkatkan motivasi serta penggunaan Bahasa Inggris di lingkungan kampus.