Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

THE IMPACT OF MERGER AND ACQUISITION ON FINANCIAL PERFORMANCE IN INDONESIA Saefudin Zuhri; Mochammad Fahlevi; Muhammad Nur Abdi; Dasih Irma; Sari Maemunah
Journal of Research in Business, Economics, and Education Vol. 2 No. 1 (2020): February
Publisher : Kusuma Negara Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merger and Acquisition are two forms of the business combination, where companies that take assets and liabilities or controls are called acquiring companies or bidders, while companies that are taken over are called target companies. The results of the statistical analysis of the Wilcoxon signed-rank test found that there was no significant difference in Return on Equity and Debt to Equity Ratio financial ratios before and after Merger and Acquisition. We can even see that the median and average of pre- Merger and Acquisition Return on Equity is greater than the post- Merger and Acquisition Return on Equity, the same thing is also obtained from the results of this test that we can even see the median and average before the occurrence of Merger and Acquisition had a smaller ratio and was considered better.
Kebijakan Deradikalisasi Terorisme oleh BNPT : Perspektif Spektrum Politik Saefudin Zuhri
Jurnal Ilmu Kepolisian Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kepolisian Volume 11 No 2 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Napak Tilas Konsep Pemikiran Pendidikan Nurcholis Madjid Saefudin Zuhri
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.3679

Abstract

Nurcholis Madjid lahir di Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939 (26 Muharram 1358) merupakan anak dari pasangan suami istri Abdul Madjid-Fathanah. Sejak kuliah ia aktif di gerakan kemahasiswaan, sekaligus menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Ciputat; Ketua PB HMI (1966-1969 dan 1969-1971); Hadirnya PEMIAT (Himpunan Mahasiswa Islam Tenggara) 1967-1976; Wakil Sekretaris Jenderal IIFSO (Federasi Organisasi Mahasiswa Islam Internasional), 1969-1971 dan tahun 1991 menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Ahli Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Ide-idenya selalu membantu perjalanan bangsa ini. Misalnya, proses pembaharuan pemahaman Islam di Indonesia pada tahun 1970-an dan 1980-an tidak pernah lepas dari peran Cak Nur (panggilan Nurcholis Madjid). Pemikiran Cak Nur tentang Islam, modernitas, dan Indonesia, bahkan pendidikan, masih menginspirasi dan pemikiran beberapa generasi muda Indonesia. Dalam upaya membumikan pikirannya khususnya di bidang pendidikan disalurkan melalui pendirian beberapa lembaga formal yang dijadikan sarana, media dan alat untuk menyebarkan gagasannya. Diantara institusi tempat Cak Nur berjuang dan berperan, pertama dan utama adalah Yayasan Wakaf Paramadia sebagai ibu kandung yang melahirkan Universitas Paramadina. Kedua, Yayasan Pendidikan Madania Indonesia (Sekolah Madania). Ketiga, Sekolah Sevilla dan beberapa lembaga non dan informal lainnya. Pemikiran pendidikan Cak Nur sebenarnya didasarkan pada prinsip-prinsip Islam Rahmatan Lil'alamin dalam arti yang sebenarnya. Pola pikir dasar juga lebih berorientasi pada hal-hal yang bersifat Ma'nawi (esensial) daripada hal-hal yang bersifat Ramzi (simbolik). Menurutnya, pendidikan harus bertumpu pada nilai-nilai kebenaran dan cita-cita kemanusiaan universal. Semua kegiatan pendidikan harus berjalan egaliter-demokratis karena memiliki wawasan yang meyakini bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Oleh karena itu setiap manusia memiliki kecenderungan terhadap kebaikan dan kebenaran, yang dalam Al-Qur'an disebut dengan Hanif. Dengan demikian setiap orang berhak mengemukakan pendapat karena berpotensi untuk menjadi benar. Demikian pula setiap orang berhak mendengarkan pendapat orang lain karena kemampuan setiap orang pasti memiliki keterbatasan.
Pengaruh Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CLT) Terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Nursely Sulistiyani; Saefudin Zuhri
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1310

Abstract

Abstrak. Pembelajaran adalah suatu usaha untuk membuat peserta didik belajar atau suatu kegiatan untuk membelajarkan peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran merupakan upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar. Dalam proses pembelajaran tidak selamanya aktivitas pembelajaran berjalan dengan lancar, banyak masalah yang timbul pada siswa ketika pembelajaran berlangsung. seperti kesulitan dalam memahami dan menyerap pelajaran dengan baik. Hal ini guru menjadi peran penting dalam proses pembelajaran agar siswa mencapai prestasi belajar dengan baik, jika peserta didik belum menguasai kompetensi yang diharapkan, maka guru harus mengetahui siapa saja peserta didik yang gagal menguasai kompetensi, materi yang dianggap sulit, dimana letak kesulitannya, kemudian mencari alternatif pemecahan yaitu dengan pembelajaran Contextual Teaching and Learningagar siswa beminat dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran Aqidah Akhlak, mengetahui minat belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak Curug Kab.Tangerang dan mengetahui tingkat pengaruh pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Al-Husna Curug Kab.Tangerang. Dan manfaat penelitian ini adalah: Bagi Pengguna, Bagi Lembaga, Bagi Peneliti dan Bagi Pengembangan Ilmu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, angket. Hal ini menunjukan bahwa antara Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan minat belajar siswa terdapat korelasi yang tinggi/baik. Adapun kontribusi Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa sebesar 56,25% Meode pengaruh Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa. sedangkan sisanya sebesar 43,75% dipengaruhi oleh faktor lain yang dapat diteliti kembali. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah: minat belajar siswa dari pelaksanaan metode Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran Aqidah Akhlak cukup tinggi pula karena dari rata-rata jawaban tes yang diberikan menunjukan hasil yang cukup baik.
KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM Saefudin Zuhri; Adi Saputra; Hani Tria; Dahlan Anwar
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 4 No 2 (2021): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v4i2.2167

Abstract

As we all know that today there are many differences of opinion from political elites, statesmen and even scholars in the country of Indonesia about being like a leader and the character of the prospective leader's personnel who are ideal for the country and understand the ideology of Pancasila. This diverse country with many tribes, cultures and even religions has invited quite a long and ongoing controversy, and it is not uncommon to argue with each other, blaspheme against each other in various ways that are hurled as references in order to defend the arguments of each group, whether by political elites, cultural figures and even religious leaders. Therefore, the author feels it is important to briefly discuss the contents in this journal. how Islam as the majority religion in the equatorial emerald country responds to endless differences of opinion and can result in divisions between the nation's children and even Muslims themselves. Therefore, here the author will describe little by little related observations about Leadership.
STRATEGI PENERAPAN SISTEM PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK (E-PROCUREMENT) DALAM MEWUJUDKAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI PT. PERTAGAS NIAGA TAHUN 2018 Saefudin Zuhri; Sofia Ulfa Arrofi U
PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies Vol. 2 No. 2 (2021): PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies
Publisher : Prodi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jpds.v2i2.5906

Abstract

In order to make the process of procurement of goods and services transparent, the government makes legal rules related to the procurement of goods and services electronically (e-procurement). In line with regulations regarding the procurement of goods and services, the government through the Ministry of SOEs makes regulations regarding the implementation of Good Corporate Governance. Therefore, the formulation of the problem of this research is how to implement strategies for the procurement of goods and serviceselectronically by using an e-procurement system at PT Pertagas Niaga and how the implications of implementing e-procurement in realizing GCG principles. Zarkasyi (2008) mentions 5 (five) GCG principles, there are transparency, accountability, responsibility,independence, fairness. In general, this research aims to determine the related procedures for procurement of goods and services electronically (e-procurement) and to find out the role of e-procurement and a real condition of implementing e-procurement in the procurement of goods and services at PT Pertagas Niaga to realize Good Corporate Governance. This research uses a qualitative approach with descriptive methods and is supported by primary data and secondary data. Data collection technique is by interviewing the procurement function and documentation of related documents. The results showed that the implementation of an electronic procurement of goods and services system using an eprocurement system was effective in realizing Good Corporate Governance because it had met the transparency and information disclosure aspects of PT. Pertagas Niaga
Culture in Shaping the Disciplined Character of Santri Trough Punishment and Reward Methods at Pondok Pesantren Miftakhul Huda Nuruddin Ciomas Serang Banten Saefudin Zuhri; Rizkiya Imamul Mahbubi
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v10i1.8432

Abstract

Abstract.Pondok Pesantren which is one of the non-formal institutions certainly plays a role in shaping the disciplined character of students aged students. One of the efforts made by Pondok Pesantren is to apply punishment and reward methods. The application of punishment and reward in Pondok pesantren certainly has a different style from punishment and reward in other educational institutions. The punishment and reward methods used in Pondok Pesantren are based on Islamic moral values. The purpose of this study was to determine the implications of the form of punishment and reward in the Pondok PesantrenMiftakhul Huda Nurruddin Ciomas. In this research process, the researcher used a descriptive qualitative method. Data was collected by observation, interviews, and documentation. From the results of this study, it can be concluded that the application of punishment in thePondok Pesantren Miftahul Huda Nuruddin is in the form of punishments such as writing istighfar, being whipped with a rattan, being shaved, reading out mistakes in public, apologizing to the Pondok Pesantrenleader, and being expelled from the Islamic boarding school. While the implementation of the reward program is carried out every 2 months with the form of rewards in the form of material and non-material. For example, rewards in the form of material, namely food and gifts in the form of stationery or other student needs. For non-material rewards, this is in the form of praise, motivational speech, and so on.
PENGUATAN KURIKULUM KKNI PRODI PAI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PAI DI SMAN KABUPATEN PANDEGLANG : Survei Pada SMAN di Kabupaten Pandeglang Saefudin Zuhri; Yahdinil Firda Nadiroh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.10249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukĀ  mengetahui dan menganalisis relevansi muatan kurikulum KKNI program studi Pendidikan Agama Islam dengan kompetensi dasar pada pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Pandeglang. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif descriptive yang menyuguhkan data relevan dengan kondisi data nyata denga menggunakan mix method. Data-data yang dipakai di dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang berasal dari (1) Dosen-dosen prodi PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pengampu mata kuliah kegamaan dalam bentuk Rencana Pembelajaran Semester (RPS); (2) Guru-guru SMAN di Kabupaten Pandeglang pengampu mata pelajaran PAI dalam bentuk dokumen KI/KD dan Silabus. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat relevansi atau kesesuaian antara kurikulum KKNI prodi PAI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan kurikulum SMAN pada mata pelajaran PAI. Relavansi tersebut dapat terlihat dari besaran prosentase yang tergambar pada setiap kelas, yakni (1) Tingkat kesesuaian kurikulum pada kelas X dideskripsikan 65,90% - 77,27% menunjukan sangat sesuai. (2) Tingkat kesesuaian kurikulum pada kelas XI menunjukan angka 68,18% - 81,81%. (3) Tingkat kesesuaian kurikulum pada kelas XII didapatkan prosentase 56,25% - 87,5%.
PELAKSANAAN PENILAIAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SMPIT BINA INSAN KERAGILAN Muhjaturriqqoh; Siti Mugniatus Solihah; Tiara nurcahyaningrum; Saefudin Zuhri; Wahyu Hidayat
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i9.8606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian profil pelajar Pancasila pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPIT Bina Insan Kragilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan information melalui observasi, dan wawancara,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian profil pelajar Pancasila di sekolah tersebut telah berjalan dengan baik. Master PAI telah mengembangkan berbagai instrumen penilaian yang bervariasi, seperti rubrik, portofolio, dan proyek. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya.
IDENTIFIKASI KESULITAN GURU PAI DALAM MELAKSANAKAN PENILAIAN AUTENTIK DI SD NEGERI GEMBONG 02 BALARAJA TANGERANG BANTEN Siti Izzatul Muqomah; Muhammad Yusuf; Nurpatimah; Saefudin Zuhri; Wahyu Hidayat
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i10.8679

Abstract

Penilaian autentik pembelajaran tidak bisa dilakukan secara instan. Guru sering kali menyepelekan penilaian autentik yang mencakup semua ranah pegetahuan, sikap dan keterampilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan Guru PAI dalam melaksanakan penilaian autentik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pengumpulan data. Teknik yang digunakan di Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan teknik observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data faktual terkait kesulitan yang dihadapi guru ketika menerapkan penilaian autentik. Hasil pembahasan dari penelitian ini adalah terkait jenis-jenis penilaia autentik yang sering digunakan oleh guru PAI di sekolah SD Negeri Gembong 02 berupa penilaian tertulis (tugas harian dan ulangan harian) pekerjaan rumah, hafalan, penilaian harian,adapun kesulitan-kesulitan yang sering dialami guru Pai tersebut dalam melakuakn penilaian autentik 1)penilaian sikap peserta didik, seperti kerja sama dan tanggung jawab dalam peroses pembelajaran, 2)penilian pengetahuan, guru mengalami kesulitan dalam membuat tes tertulis, 3)keterampilan, peserta didik tidak mengalami kesempatan untuk menunjukan hasil kerjanya karena kurangnya waktu, dan kurangnya kreatif guru dalam menggunakan format penilaian, 4) keterbatasan waktu guru dalam mengajar. Maka dari itu solusinya guru pai harus bekerja sama dengan guru lainnya untuk memperoleh masukan mengenai kriteria penilaian autentik, libatkan juga sekolah dan libatkan siswa untuk berpartisipasi dalam penilaian autentik sehingga dapat berjalan optimal.