Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KOMPETENSI DAN KINERJA KADER PENDAMPING KELUARGA DALAM PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING: KAJIAN PERSPEKTIF MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA STRATEGIS DI KECAMATAN DAKOPEMAN KABUPATEN TOLITOLI Mirayanti, Mirayanti; Kurnia M, Fakhruddin; Darise, Ramla Ilham
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 4 No 2 (2025): Hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v4i2.247

Abstract

Stunting remains a serious problem in human development in Indonesia as it affects the quality of human resources, cognitive development, and children’s productivity in the future. The Family Assistance Program for stunting prevention, initiated by BKKBN and the Ministry of Health, positions community cadres as the frontline actors in prevention efforts. This study aims to analyze the competencies and performance of family assistance cadres as well as the strategic human resource management (HRM) factors that influence their effectiveness. This research employed a descriptive qualitative approach in Dakopemean Subdistrict, Tolitoli Regency, Central Sulawesi. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that cadre competencies include knowledge of nutrition and child growth, communication skills, and the use of reporting technology. Major challenges identified were limited training, inadequate ICT facilities, and inconsistent incentives. The effectiveness of assistance increased when supported by strategic HRM elements such as continuous training, feedback-based supervision, fair incentives, and non-material recognition. In conclusion, enhancing cadre competencies and implementing HRM policies aligned with program objectives are key to the success of stunting prevention at the family level.
Konflik Ekonomi dan Lingkungan dalam Konversi Pesisir: Kasus Tambak Intensif di Desa Lingadan, Kabupaten Tolitoli Darise, Ramla Ilham; Nur'aini, Andi
Bulletin of Economic Studies (BEST) Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/best.v5i3.61625

Abstract

Konflik antara kepentingan lingkungan dan ekonomi di wilayah pesisir menjadi isu penting, terutama pada kasus konversi lahan pesisir menjadi tambak intensif di Desa Lingadan, Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak ekologis, sosial-ekonomi, serta dinamika konflik antar-pemangku kepentingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat, pemerintah, perusahaan, dan LSM, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis secara tematik untuk menggali makna, persepsi, dan dinamika yang muncul di tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan sejak 2020–2021, terutama pada vegetasi mangrove dan non-mangrove, berdampak signifikan terhadap lingkungan berupa penurunan cadangan karbon tanah, peningkatan emisi gas rumah kaca, degradasi kualitas air, serta hilangnya fungsi ekologis mangrove. Dari sisi sosial-ekonomi, tambak intensif memberi manfaat berupa lapangan kerja dan peningkatan pendapatan, namun distribusinya tidak merata sehingga memicu ketimpangan sosial. Persepsi masyarakat terhadap dampak lingkungan beragam, dipengaruhi faktor sosiodemografis dan akses informasi, sementara regulasi formal (RTRW, AMDAL, zonasi pesisir) masih lemah dalam memastikan partisipasi publik dan pengakuan terhadap kearifan lokal. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi tata kelola berbasis kolaborasi multipihak (pemerintah, masyarakat, LSM, dan perusahaan) dengan pendekatan co-management untuk menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan keberlanjutan ekosistem pesisir.