Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISA KEMACETAN PROGRAM BUMDES SUKA MAJU Shanti Veronica br Siahaan; Benedhikta Kikky Vuspitasari
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol. 5 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Department of Public Administration, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.158 KB) | DOI: 10.26740/jpsi.v5n1.p1-5

Abstract

This research is motivated by a government program about accelerating village independence through the implementation of the BUMDes program activities that have not been running since 2017 in Suka Maju village, Sungai Betung District, Bengkayang Regency, West Kalimantan. The purpose of this research is to find out the causes of bottlenecks in the BUMDes program and to provide input for the village government in carrying out the next BUMDes program. This research uses descriptive qualitative research techniques conducted by direct observation, in-depth interviews, and documentation in which the research participants, namely the Village Head, the Village Head Officer, and the core management of BUMDes were selected by purposefull sampling. Testing the correctness of the data using triangulation techniques. The results showed that the non-progress of BUMDes activities that had been launched since the formation of BUMDes management in 2017 was due to human resource issues where the inadequate capacity of understanding and knowledge about BUMDes owned by the Village Head and BUMDes administrators made this program not yet a priority program for the government. Suka Maju village and also a lack of commitment to implementing the BUMDes program so that it has not been able to drive the village economy as expected.
SINERGI KADES, BPD DAN PENGURUS BUMDES DALAM MEWUJUDKAN PENDAPATAN ASLI DESA MELALUI KEGIATAN BUMDES Shanti Veronica br Siahaan; Benedhikta Kikky Vuspitasari
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 7 No 2 (2020): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v7i2.141

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pembentuk sinergi Kepala Desa, BPD dan Pengurus BUMDes dalam upaya mewujudkan pendapatan desa melalui kegiatan BUMDes di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. BUMDes Panyanggar yang telah berdiri di akhir tahun 2015 mengalami masa kevakuman selama satu periode kepengurusan, namun di periode kepengurusan yang kedua, dalam waktu kurang dari satu tahun telah berhasil menghasilkan pendapatan asli desa. Hal ini tentunya menggembirakan banyak pihak dan membawa semangat baru dalam melihat eksistensi BUMDes yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa serta memberi inspirasi bagi desa disekitarnya yang sudah memiliki BUMDes namun kehadirannya masih sebatas nama di atas kertas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan narasumber yang dipilih secara purposeful sampling yaitu Kepala Desa, Penjabat Kepala Desa, Pengurus BUMDes dan Ketua BPD Desa Cipta Karya dimana peneliti menjadi pemeran serta dalam penelitian dengan melakukan pengambilan data dengan cara observasi, wawancara mendalam dengan cara bertemu langsung ataupun melalui media Whatsapp dan telepon seluler serta dokumentasi kegiatan BUMDes. Hasil penelitian ini adalah terjalinnya komunikasi yang baik dalam kerja sama serta kreativitas usaha yang seimbang dengan kepentingan masyarakat telah membentuk sinergi keberlanjutan pembangunan di desa Cipta Karya.
PERAN KEPALA DESA DALAM MEWUJUDKAN PENDAPATAN ASLI DESA SEBENTE MELALUI KEGIATAN BUM DESA SETANGA LESTARI Shanti Veronica br Siahaan; Benedhikta Kikky Vuspitasari
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 8 No 2 (2021): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v8i2.250

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui peran Kepala Desa Sebente dalam menjalankan BUM Desa Setanga Lestari dalam mewujudkan pendapatan asli desa di tahun 2019-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan narasumber yang dipilih secara purposeful sampling yaitu Kepala Desa Sebente, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, dan Direktur BUM Desa Setanga Lestari dimana peneliti menjadi pemeran serta dalam penelitian dengan melakukan pengambilan data dengan cara observasi, wawancara mendalam dengan cara bertemu langsung ataupun melalui media Whatsapp dan telepon seluler serta dokumentasi kegiatan BUMDes. Hasil penelitian ini menunjukkan peran aktif Kepala Desa dalam kegiatan BUM Desa mulai dari penyiapan dokumen-dokumen untuk legalitas BUM Desa, penyertaan modal desa dan modal masyarakat untuk pembentukan unit-unit usaha BUM Desa, dan keterlibatan dalam kegiatan operasional dan administrasi BUM Desa untuk mendukung kegiatan BUM Desa Setanga Lestari. Selain itu, kendala yang dihadapi Kepala Desa adalah keterbatasan dana desa dalam mengakusisi lahan yang digunakan unit usaha untuk menjadi asset desa, rendahnya kesadaran petani desa membayar hutang dan rendahnya komitmen pengurus BUM Desa yang terpilih. Meskipun banyak kendala yang terjadi di lapangan, namun komitmen Kepala Desa Sebenten dalam menjalankan BUM Desa Setanga Lestari membuat BUM Desa dapat terus berjalan dan memberikan pendapatan asli desa setiap tahunnya
Hambatan Kearifan Lokal Anyaman Bambu Sebagai Potensi Ekonomi Kreatif Bagi Perempuan Di Desa Suka Maju Benedhikta Kikky Vuspitasari; Shanti Veronica Br Siahaan
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ekombis.v10i2.2266

Abstract

This article aims to describe the barriers to local wisdom of woven bamboo as creative economic potential for women in Suka Maju Village. This research is a qualitative descriptive study using purposive sampling method, data collection, researchers using interviews, observations, and documents. The data analysis used in this study consisted of several stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions, to determine the validity of the researcher's data using data triangulation techniques. The results of the study found that the obstacles to local wisdom of woven bamboo as potential for the creative economy were the lack of product innovation, traditional product marketing and a lack of business networks.
POTENSI PENGEMBANGAN EKONOMI SIRKULAR KERAKYATAN DAN SOLUSI PERMASALAHAN SAMPAH TIDAK TERKELOLA (STUDI KASUS DESA SUNGAI DURI KABUPATEN BENGKAYANG) Aloysius Hari Kristianto; Shanti Veronica br Siahaan; Benedhikta Kikky Vuspitasari
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 11 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.816 KB) | DOI: 10.31959/jm.v11i1.1069

Abstract

Konsep ekonomi sirkular berupaya menjawab persoalan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat yang tidak terkelola dengan menciptakan barang-barang baru dari sumber daya sampah yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi isu-isu pengelolaan sampah yang dapat mempengaruhi perekonomian daerah dan lingkungan. Teknik penelitian yang digunakan adalah pendekatan dinamika sistem kualitatif berdasarkan Causal Loop Diagram. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode triangulasi yang digunakan dalam proses analisis data, meliputi wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Implementasi gagasan ekonomi sirkular berbasis masyarakat di Desa Sungai Duri, Bengkayang, Kalimantan Barat, membutuhkan proses secara bertahap, terutama dalam hal perubahan perilaku. Untuk melaksanakannya, diperlukan penjabaran dan langkah-langkah kerjasama antarpemangku kepentingan, terutama masyarakat umum, akademisi, pemerintah daerah, perusahaan, dan aktivis lingkungan. Program kerja yang dapat dilakukan antara lain pembentukan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle), bank sampah unit dan induk dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pendampingan dan pelatihan pengelolaan sampah di setiap dusun, dari SD sampai SMA/SMK. Pentingnyaketerlibatan antar pemangku kepentingan dalam mengembangkan partisipasi masyarakat untuk manajemen sampah sehingga masyarakat dapat mandiri dalam mengelola dan mendapatkan manfaat secara finansial, lingkungan yang bersih dan kesehatan masyarakat yang meningkat .
STRATEGI PENGGUNAAN DANA DESA UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN BUM DESA PASTI JAYA ABADI DESA PASTI JAYA Shanti Veronica br Siahaan; Yeremia Niaga Atlantika
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol 9 No 3 (2022): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v9i3.462

Abstract

This research was conducted aiming to find out what factors influence the decision of Village Government in allocating Village Funds and to find out strategies for using Village Funds to support the development of the Village economy through BUMDesa Pasti Jaya Abadi Pasti Jaya activities. The research method used is a descriptive qualitative research approach with sources selected by purposeful sampling, namely the Village Government, Director, Secretary and Treasurer of BUMDesa, management of BUMDesa business units where researchers participate in research by collecting data by means of observation, in-depth interviews. by meeting in person or through Whatsapp media and cell phones as well as documentation of BUMDesa activities. The results of this study indicate that the main factor influencing the decision to use Village Funds in Pasti Jaya Village in 2020-2022 is the Central Government Regulation on the use of Village Funds during the Covid-19 pandemic. While the strategy for using Village Funds in improving the village economy through BUMDes activities is to meet local market demand through the BRILINK program, based on the potential of local resources through the SAPRODI business unit, capital to help micro-enterprises through productive business credit units and post-harvest processing through flour production business units. corn rice. BUMDes through the activities of business units that have been running have been able to provide PADes since 2018 and participate in improving the welfare of rural communities.
Pelatihan Digital Marketing Pada Bumdes Guna Peningkatan Usaha Bisnis Kreatif Berbasis Digitalisasi Yuliana Yuliana; Shanti Veronica Siahaan; Rezza Pana Kontesta
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i1.1964

Abstract

Digital technology has been used very often in this era, especially for all ages. One is utilizing digital technology to develop business businesses for products owned by creative actors. However, there is still a lack of knowledge in the form of insight and education that is owned by the actors, causing people to understand still not the use of technological platforms/tools, which hinders the business from being carried out less optimally. One of the uses of technology in marketing business ventures is digital marketing, which is a promotional activity for a product using digital media or the internet. The partners in this service are BUMDes Panyanggar Cipta Karya Village. This devotional method is carried out by utilizing several applications such as; canvas, Instagram, and Facebook promotion by introducing and educating about digital marketing, marketing, and products, as well as introducing the canvas application which functions as a material for creating content and social media (Instagram and Facebook) as a tool for promoting products through technology networks. The e-commerce platform is a marketplace for selling business through the internet. Implementation stages are carried out such as literature studies, socialization, data collection, and implementation in the form of training). Through this activity, the local community gains insight and education as creative business actors in increasing the promotion of digitalization-based products.           Keywords: bumdes; digital marketing; training; digitization  Abstrak: Teknologi digital sudah sangat sering dimanfaatkan di era sekarang terkhusus semua usia. Salah satunya dengan memanfaatkan Teknologi digital untuk mengembangkan usaha bisnis terhadap produk yang dimiliki oleh pelaku kreatif.  Namun masih kurangnya pengetahuan berupa wawasan dan edukasi yang dimiliki oleh para pelaku, menyebabkan dalam memanfaatkan platform/tools teknologi masih jauh belum paham sehingga menghambat kurang optimalnya usaha yang sedang dijalankan. Salah satu   memanfaatkan teknologi dalam pemasaran usaha bisnis adalah digital marketing yang merupakan kegiatan promosi sebuah produk menggunakan media digital atau internet. Adapun mitra dalam pengabdian ini yaitu BUMDes Panyanggar Desa Cipta Karya. Metode Pengabdian ini dilakukan adalah dengan memanfaatkan beberapa aplikasi seperti; canva, instagram dan facebook dengan memperkenalkan dan mengedukasi tentang marketing digital, pemasaran dan promosi produk, dan juga memperkenalkan aplikasi canva yang fungsinya sebagai bahan pembuatan konten dan sosmed (instagram dan facebook) sebagai tools untuk mempromosi produk melalui jaringan teknologi. Platform e-commerce sebagai marketplace tempat penjualan usaha bisnis melalui jaringan internet. Tahapan pelaksanaan dilakukan seperti studi literatur, sosialisasi, pengumpulan data dan pelaksanaan berupa pelatihan). Melalui kegiatan ini masyarakat setempat mendapatkan wawasan dan edukasi sebagai pelaku usaha bisnis kreatif dalam meningkatkan promosi produk berbasis digitalisasi.Kata kunci: bumdes; digitalisasi; digital marketing; pelatihan
PERINTISAN UNIT USAHA PENGELOLAAN SAMPAH BUMDESA PANYANGGAR DESA WISATA CIPTA KARYA Shanti Veronica br Siahaan; Sira Albina; Petrus Benny; Deli Deli; Serli Aprianti; Oktoberni Oktoberni; Sofia Anggriani; Novena Gloria Dara Tarigas; Rezza Pana Kontesa; Angga Domeos Manggara
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12799

Abstract

Abstrak: Pengetahuan dan pengalaman serta keseriusan dalam menangani sampah diperlukan agar sampah tidak hanya menjadi masalah namun dapat bermanfaat melalui program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan pelaksanaan sistem bank sampah. Oleh karena itu melalui program Matching Fund kedaireka tahun 2022 Institut Shanti Bhuana bekerjasama dengan BUMDesa Panyanggar Desa Cipta Karya, Kabupaten Bengkayang. melakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kepedulian dan kemampuan masyarakat desa untuk dapat melihat potensi nilai sosial dan nilai ekonomis penanganan sampah dan mempersiapkan SDM untuk pengelolaan sampah melalui kegiatan ceramah, diskusi, pelatihan, pendampingan disertai evaluasi kegiatan yang dilaksanakan mulai bulan September-Desember 2022, dengan jumlah total peserta kegiatan mencapai 250 orang yang diikuti oleh Pemerintahan Desa Cipta Karya, pengurus unit pengelola sampah BABE, perwakilan masyarakat desa dan mahasiswa Institut Shanti Bhuana. . Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah terbentuknya unit pengelolaan sampah BABE serta peningkatan kemampuan peserta kegiatan dalam pemahaman nilai sosial dan nilai ekonomis dari sampah melalui kegiatan pemilahan sampah sesuai jenisnya, sistem bank sampah, dan berbagai manfaat pengelolaan sampah yang dapat dilihat melalui aktivitas Jumat Bersih, laporan kegiatan unit pengelolaan sampah BABE dan produk yang dihasilkan dari pengolahan pupuk cair organik dan sampah plastik. Abstract: Knowledge and experience as well as seriousness in dealing with waste are needed so that waste is not only a problem but can be beneficial through the 3R program (Reduce, Reuse, Recycle) and the implementation of a waste bank system. Therefore, through the Matching Fund Kedaireka program in 2022, the Shanti Bhuana Institute is collaborating with the BUMDESa Panyanggar, Cipta Karya Village, Bengkayang Regency. conducted a series of lectures, discussions, training, and mentoring along with an evaluation of activities carried out from September-December 2022, with a total number of activity participants reaching 250 people who were attended by Cipta Karya Village Government, administrators of the BABE waste management unit, village community representatives and students of Institute Shanti Bhuana. The results achieved from this activity were the formation of a BABE waste management unit and an increase in the ability of activity participants to understand the social value and economic value of waste through activities of sorting waste according to its type, a waste bank system, and various benefits of waste management which can be seen through Clean Friday activities, report on the activities of the BABE waste management unit and products resulting from the processing of organic liquid fertilizer and plastic waste. Knowledge and experience as well as seriousness in dealing with waste are needed so that waste is not only a problem but can be beneficial through the 3R program (Reduce, Reuse, Recycle) and the implementation of a waste bank system. Therefore, through the matching fund program in 2022, Institute Shanti Bhuana in collaboration with BUMDesa Panyanggar Cipta Karya Village, Bengkayang is carrying out a series of activities to increase the awareness and ability of the village community to be able to see the potential social and economic value in waste and prepare human resources to handle waste management. through lectures, discussions, training, mentoring and evaluation of activities carried out from September-December 2022. The results achieved from this activity were the formation waste management unit “BABE” and an increase the participants ability in understanding the social and economic value that can still be obtained from waste through activities segregation of waste according to its type, waste bank system, and various benefits of waste management.  
LITERASI KEUANGAN PELAKU UMKM DESA WISATA CIPTA KARYA Shanti Veronica br Siahaan; Sira Albina; Petrus Benny; Deli Deli; Serli Aprianti; Oktoberni Oktoberni; Sofia Anggriani; Novena Gloria Dara Tarigas; Rezza Pana Kontesa; Angga Domeos Manggara
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12862

Abstract

Abstrak : Literasi keuangan diperlukan untuk dapat membantu pelaku UMKM di Desa Cipta Karya dan mahasiswa Institut Shanti Bhuana yang sudah mulai merintis usaha namun belum memahami pentingnya membuat catatan keuangan secara teratur ataupun pembukuan usaha yang dijalankan. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta pelatihan yang diperoleh melalui pelatihan literasi keuangan untuk mendapatkan manfaat terhadap akses permodalan dan kemampuan memilih berbagai produk dan jasa keuangan yang ditawarkan untuk mengembangkan usaha . Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh tim pelaksana matching fund kedaireka Institut Shanti Bhuana tahun 2022 bersama narasumber dari Bank Kalbar, BPKPAD Kab. Bengkayang dan KP2KP Bengkayang dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini telah memberikan pengetahuan baru dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi keuangan berbasis android seperti aplikasi Catatan Keuangan dan pengenalan aplikasi SI APIK yang memudahkan pelaku UMKM membuat laporan keuangan, mendapatkan informasi tentang adanya tawaran permodalan UMKM, serta hak dan kewajiban perpajakan pelaku UMKM . Abstract: Financial literacy is needed to be able to help MSMEs in Cipta Karya Village and students of the Shanti Bhuana Institute who have started starting a business but do not yet understand the importance of making regular financial records or keeping track of the business being run. Therefore, the purpose of this community service activity is to improve the abilities and skills of the trainees obtained through financial literacy training to benefit from access to capital and the ability to choose various financial products and services offered to develop a business. The implementation of the activity was carried out by the team implementing the matching fund at the Shanti Bhuana Institute in 2022 together with resource persons from Bank Kalbar, BPKPAD Kab. Bengkayang and KP2KP Bengkayang were carried out using lecture, discussion, training and mentoring methods. This activity has provided new knowledge and skills in using Android-based financial applications such as the Catatan Keuangan application and the introduction of the SI APIK application which makes it easier for MSME players to make financial reports, get information about MSME capital offers, and the tax rights and obligations of MSME players.  
Pelatihan Destinasi Wisata Bersih Melalui Teknologi Media Digital Dalam Menun-jang Pariwisata Desa Cipta Karya Yuliana Yuliana; Shanti Veronica Br Siahaan; Petrus Benny
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 2 (2023): April 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i2.1980

Abstract

Abstract: Cipta Karya Village is located in Bengkayang Regency, a small village that has interesting natural attractions for tourist visits. But there is still minimal awareness of visitors who are responsible for waste. Therefore, a community service program was held to manage waste into new goods so as to produce products to increase the economy of rural communities by utilizing digital media technology as a means of tourism promotion. This service aims to provide clean tourism education through waste management programs into new goods, counseling about (content) upgrades, and social media accounts as well as technical training in compiling promotional content based on digital media technology. The method of community service activities applied Socialization and discussion, training and mentoring, and evaluation, through evaluation aims to see the process of training activities in the long term by looking at the number of partner group participants when managing tourism. The results obtained in this service are increasing the insight of the village community about the use of waste in new goods. Visitors' concern for the tourist destinations visited and the use of digital media, namely the creation of clean tourism content to be published on the YouTube channel.      Keywords: digital media; net travel; tourist