Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DAN NIAT MENYUSUI SECARA EKSKLUSIF DI PUSKESMAS GROGOL : RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN IN THE FIRST TRIMESTER AND EXCLUSIVE BREASTFEEDING INTENTION IN GROGOL COMMUNITY HEALTH CENTER Kamila, Nudiya Salwa; Maulina, Rufidah; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Nugraheni, Angesti; Nilam Sari, Atriany; Sugiyani
Jurnal Online Dengan Open Journal System Vol 4 No 2 (2024): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v4i2.1662

Abstract

Meskipun Kementerian Kesehatan RI menargetkan cakupan ASI eksklusif pada tahun 2022 sebesar 80%, namun realisasinya hanya sebesar 72,04%. Peningkatan cakupan ASI eksklusif dapat dilakukan dengan memahami niat ibu hamil dalam memberikan ASI eksklusif. Pengetahuan tentang ASI eksklusif menjadi faktor utama agar ibu hamil mempunyai niat yang tinggi untuk memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil trimester I dengan niat memberikan ASI eksklusif di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Grogol. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasinya adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang melakukan kunjungan ANC ke Puskesmas Grogol. Penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling, purposive sampling, dengan jumlah responden 51 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,8% responden dengan pengetahuan baik (31 ibu hamil trimester I) memiliki niat memberikan ASI eksklusif tinggi. Uji statistik menggunakan Spearman's rho menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu hamil trimester pertama dengan niat ibu hamil memberikan ASI eksklusif dengan p-value <0,05. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif yang disertakan dengan kunjungan ANC, untuk meningkatkan wawasan dan niat ibu hamil dalam memberikan ASI eksklusif.
Dampak Pijat Bayi pada Bonding dan Attachment Ibu-Bayi di Jenawi, Karanganyar Nugraheni, Angesti; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Kusmawati, Iffah Indri; Putri, Noviyati Rahardjo; Argaheni, Niken Bayu
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99678

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan memberikan bukti ilmiah tentang dampak pijat bayi terhadap hubungan emosional ibu dan bayi. Hasilnya diharapkan menjadi referensi dalam mendukung pengasuhan berkualitas, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap edukasi kesehatan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan emosional dan perkembangan holistik anak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menguji apakah pijat bayi dapat meningkatkan bonding dan attachment antara ibu dan bayi.Metode: Desain penelitian menggunakan one group pre-test post-test untuk membandingkan perubahan sebelum dan sesudah intervensi pijat bayi. Melibatkan 39 ibu dan bayi di Puskesmas Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Responden mengikuti sesi pijat bayi selama satu bulan. Data dikumpulkan melalui observasi dan pelaporan online melalui whats app. Analisis uji beda menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank untuk melihat perubahan skor bonding dan attachment.Hasil: Pijat bayi tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada bonding (nilai p = 0,25), tetapi memberikan dampak positif yang jelas pada attachment, dengan perbedaan yang signifikan (nilai p = 0,0025). Dalam hal ini berarti pijat bayi dapat memperkuat keterikatan emosional antara ibu dan bayi, meskipun efeknya pada bonding langsung tidak bermakna.Kesimpulan: Pijat bayi membantu memperkuat attachment emosional antara ibu dan bayi, meskipun tidak memiliki dampak signifikan pada bonding
Relationships between Sedentary Lifestyle and Body Mass Index in Students in Pandemic COVID-19 Putri, Noviyati Rahardjo; Kusmawati, Iffah Indri; Argaheni, Niken Bayu; Nugraheni, Angesti; Sukamto, Ika Sumiyarsi
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/jepublichealth.2023.08.03.11

Abstract

Background: Students during the Covid-19 pandemic were very close to a sedentary lifestyle because of online learning patterns. This results in an increase in body mass index (BMI) due to lack of physical activity and energy burnt. The aim of this research was to find out the relationship between sedentary lifestyle and body mass index of female students during the Covid-19 pandemic. Subjects dan Method: The research method uses a quantitative analytic observational design, with a cross sectional approach. The population in this study were 110 students of the Midwifery Study Program, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University. Sampling using the Slovin formula as many as 85 respondents with a confidence level of 95%. The research dependent variable is the body mass index of female students during the Covid-19 pandemic and the independent variable is sedentary lifestyle. The data collection method is to use the BMI questionnaire and the Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ). Data analysis used Somer's test. Results: The results showed that 61.2% of students were included in the less sedentary lifestyle classification, while 56.5% of students had a normal body mass index. The results of bivariate analysis with Somer's correlation test obtained a p-value of 0.045 and a gamma coefficient value of 0.38. Conclusion: The conclusion is that there is a relationship between sedentary lifestyle and body mass index in undergraduate students of Applied Midwifery, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta. The correlation strength is moderate. It is hoped that individuals and communities can motivate themselves to carry out physical activities such as regular sports and educational institutions can facilitate learning methods that can involve physical activity in both online and offline learning. Keywords: nutrition status, sedentary lifestyle, student Correspondence: Noviyati Rahardjo Putri. Midwifery Program, Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret. Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta 57126, Central Java, Indonesia. Email: novirahardjo@staff.uns.ac.id. Mobile: +6285742944794.
The Impact of Baby Massage on the Growth of Children Aged 0-2 Years Putri, Noviyati; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Nugraheni, Angesti; Argaheni, Niken Bayu; Kusmawati, Iffah Indri
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v7i1.3881

Abstract

Background: Massage has been widely studied because of its potential to promote growth in children. This study aims to evaluate the effectiveness of massage therapy on weight gain in children under 2 years old at the Jenawi Health Center. Methods: A non-randomized controlled trial with a pretest and posttest, involving 70 children under 2 years of age. Participants were divided into an intervention group, which received infant massage therapy for one month, and a control group which did not receive massage. Interventions are given daily by the mother. Data analysis used the Wilcoxon and Mann-Whitney. Results: there was a significant increase in body weight compared to the control group. The mean weight change in the intervention and control group was 485.7 and 350 grams. The Wilcoxon test obtained a z-score of -7,280 (p = 0.001), indicating a statistically significant weight gain from baseline to post-intervention. Additionally, the Mann-Whitney U test revealed a statistically significant difference in weight change between the control and intervention groups (z = -3.269, p = 0.001). Therefore, it can be concluded that massage is effective in increasing the Infant's weight so massage can be used as a routine treatment method to support the weight growth of children under two years old.
How Do Pregnant Women in Surakarta Understand, Feel About, and Perceive Breastfeeding? A Qualitative Study Using Snowball Sampling Argaheni, Niken Bayu; Putri, Noviyati Rahardjo; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Kusmawati, Iffah Indri; Nugraheni, Angesti
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v19i1.3885

Abstract

Breastfeeding is critical for the health of both mothers and infants, with global recommendations supporting exclusive breastfeeding for the first six months. This study aimed to examine the knowledge, attitudes, perceptions, and challenges faced by pregnant women in Surakarta.: Five women between 28 and 36 weeks of gestation were recruited using snowball sampling, and data were collected through in-depth interviews. Thematic analysis, conducted using NVivo 12. Revealed that while participants generally demonstrated a high level of preparedness for breastfeeding, challenges such as public discomfort, inconsistent readiness, and emotional uncertainties persisted. The support of their husbands was felt to be crucial by the participants in this study. However, as the study involved only five pregnant women, the findings should be interpreted with caution, and may not be generalizable to a wider population. Nonetheless, this study suggests that emphasis should be placed on addressing the individual needs of mothers and providing appropriate support interventions to help overcome emotional and logistical barriers, which could enhance effective breastfeeding practices in similar contexts.
Relationships between Sedentary Lifestyle and Body Mass Index in Students in Pandemic COVID-19 Putri, Noviyati Rahardjo; Kusmawati, Iffah Indri; Argaheni, Niken Bayu; Nugraheni, Angesti; Sukamto, Ika Sumiyarsi
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/jepublichealth.2023.08.03.11

Abstract

Background: Students during the Covid-19 pandemic were very close to a sedentary lifestyle because of online learning patterns. This results in an increase in body mass index (BMI) due to lack of physical activity and energy burnt. The aim of this research was to find out the relationship between sedentary lifestyle and body mass index of female students during the Covid-19 pandemic. Subjects dan Method: The research method uses a quantitative analytic observational design, with a cross sectional approach. The population in this study were 110 students of the Midwifery Study Program, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University. Sampling using the Slovin formula as many as 85 respondents with a confidence level of 95%. The research dependent variable is the body mass index of female students during the Covid-19 pandemic and the independent variable is sedentary lifestyle. The data collection method is to use the BMI questionnaire and the Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ). Data analysis used Somer's test. Results: The results showed that 61.2% of students were included in the less sedentary lifestyle classification, while 56.5% of students had a normal body mass index. The results of bivariate analysis with Somer's correlation test obtained a p-value of 0.045 and a gamma coefficient value of 0.38. Conclusion: The conclusion is that there is a relationship between sedentary lifestyle and body mass index in undergraduate students of Applied Midwifery, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta. The correlation strength is moderate. It is hoped that individuals and communities can motivate themselves to carry out physical activities such as regular sports and educational institutions can facilitate learning methods that can involve physical activity in both online and offline learning. Keywords: nutrition status, sedentary lifestyle, student Correspondence: Noviyati Rahardjo Putri. Midwifery Program, Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret. Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta 57126, Central Java, Indonesia. Email: novirahardjo@staff.uns.ac.id. Mobile: +6285742944794.
Optimalisasi Peran Ibu melalui Pijat Bayi di Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar Sukamto, Ika Sumiyarsi; Nugraheni, Angesti; Argaheni, Niken Bayu; Kusmawati, Iffah Indri; Putri, Noviyati Rahardjo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.16096

Abstract

ABSTRAK Seribu hari (1000) hari kehidupan pertama merupakan waktu penting bagi anak karena pada rentang waktu ini pertumbuhan dan perkembangan terjadi secara signifikan. Apabila tidak mendapatkan stimulasi dan gizi yang cukup maka akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi. Keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi dapat terjadi apabila kebutuhan fisik, psikologis, dan stimulasi bayi tidak terpenuhi dengan baik. Pijat bayi merupakan salah satu metode yang mampu memenuhi kebutuhan psikologi dan stimulasi bayi dan anak. Mengetahui adanya perbedaan pengetahuan ibu bayi sebelum dan setelah pelatihan pijat bayi.  Untuk mengukur pengetahuan ibu menggunakan kuesioner sebelum dan sesudan pelatihan. Uji statistik yang digunakan adalah Paired T-test. Pelatihan pijat bayi menggunakan metode simulasi. Terdapat perbedaan antara pengetahuan ibu sebelum dan sesudah pelatihan pijat bayi. Pelatihan pijat bayi efektif meningkatkan pengetahuan ibu seputar pijat bayi. Kata Kunci: Ibu, Peran, Pijat Bayi  ABSTRACT The first thousand days (1000) of life is an important period for children because significant growth and development occurs during this period. Lack of stimulation and inadequate nutrition will impact on the growth and development of the baby. Delays in growth and development can occur if the baby's physical, psychological and stimulation needs are not met properly. Baby massage is a method that can meet the psychological and stimulation needs of babies and children. To determine the difference in mothers' knowledge before and after baby massage training. Measuring mother's knowledge using a questionnaire before and after training. Data analysis techniques using statistical tests paired T test. Baby massage training using simulation methods. There were differences in mothers' knowledge before and after baby massage training. Baby massage training is effective in increasing mothers' knowledge about baby massage. Keywords: Mother’s Role, Baby Massage, Knowledge
Hubungan Tingkat Dismenorea Primer dengan Aktivitas Belajar Mahasiswi Kebidanan Sarjana Terapan Universitas Sebelas Maret Candra, Afit; Nurinasari, Hafi; Nugraheni, Angesti; Sari, Atriany Nilam; Wahidah, Nurul Jannatul
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.76523

Abstract

Latar Belakang: Pembelajaran jarak jauh menjadi alternatif yang diterapkan pada setiap universitas di masa pandemi covid-19. Kesehatan fisik dan konsentrasi yang baik sangat diperlukan agar pembelajaran jarak jauh tetap efektif. Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami mahasiswi dan dapat mengganggu efektivitas proses belajar adalah dismenorea primer. Kondisi ini menimbulkan nyeri menstruasi yang dapat menurunkan konsentrasi, aktivitas belajar, serta produktivitas mahasiswi.Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat dismenorea primer dengan aktivitas belajar mahasiswi Kebidanan Sarjana Terapan Universitas Sebelas Maret.Metode: Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Kebidanan Sarjana Terapan Universitas Sebelas Maret dengan jumlah sampel 53 mahasiswi yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman.Hasil dan Pembahasan: Hasil uji Spearman didapatkan hasil ρ-value signifikan (ρ < 0,05) dengan koefisien korelasi r = -0,616. Semakin tinggi tingkat dismenorea primer maka semakin menurun aktivitas belajar.Kesimpulan:  Terdapat hubungan antara tingkat dismenorea primer terhadap aktivitas belajar.
Efektivitas Media Edukasi Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Menstrual Hygiene pada Siswi SMPN 1 Geger Pramesti, Zelin Patarena Dawi; Argaheni, Niken Bayu; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Maulina, Rufidah; Nugraheni, Angesti
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.76574

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi terjadinya infeksi saluran reproduksi di Indonesia masih cukup tinggi dikarenakan kurangnya hygiene pada genetalia. Upaya dalam menurunkan terjadinya infeksi saluran reproduksi dengan pemberian pendidikan kesehatan menstrual hygiene pada perempuan.Tujuan: Menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan booklet terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene pada siswi.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental menggunakan desain pretest-posttest with control grup design. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap.Hasil dan Pembahasan: Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan peningkatan pengetahuan dan sikap dengan p-value 0.000. Analisis uji Mann Whitney didapatkan hasil nilai p-value 0.000 bahwa terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene.Kesimpulan: Intervensi pendidikan kesehatan dengan booklet berpengaruh pada peningkatan pengetahuan dan sikap. Diharapkan intervensi pendidikan kesehatan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup sehat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BADUTA TENTANG KONSEP DASAR MPASI DENGAN MEDIA LEAFLET DI POSYANDU Kusmawati, Iffah Indri; Putri, Noviyati Rahardjo; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Nugraheni, Angesti; Argaheni, Niken Bayu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33172

Abstract

Abstrak: Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang tepat pada anak usia 6–24 bulan sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal serta mencegah masalah gizi seperti stunting, wasting, dan underweight. Namun, banyak ibu balita (baduta) yang belum memahami konsep dasar MPASI, termasuk jenis, tekstur, frekuensi pemberian, serta risiko MPASI yang tidak sesuai usia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu baduta mengenai MPASI melalui edukasi berbasis leaflet di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) pada wilayah kerja duaPuskesmas di Kota Surakarta (Gajahan, dan Ngoresan). Kegiatan diikuti oleh 17 ibu balita dan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi menu MPASI berdasarkan kelompok usia (6–8 bulan, 9–11 bulan, dan 12–23 bulan). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sebanyak 10 soal pilihan ganda, serta observasi partisipatif. Hasil tabulasi awal menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan skor pengetahuan peserta pre dan post-test yaitu 7,85 menjadi 9. Edukasi MPASI dengan media leaflet dapat meningkatkan pemahaman ibu, sehingga pengabdian selanjutnya dapat fokus pada modul praktis MPASI berbasis bahan lokal dan pelatihan memasak.Abstract: Appropriate complementary feeding (MPASI) for children aged 6–24 months plays a critical role in supporting optimal growth and development, as well as preventing nutritional problems such as stunting, wasting, and underweight. However, many mothers of toddlers still lack adequate knowledge about the basic principles of MPASI, including appropriate types, textures, feeding frequency, and the risks of inappropriate timing. This community service program aimed to improve maternal knowledge about MPASI through leaflet-based education at Integrated Primary Service Posyandu (ILP) in the working areas of three Public Health Centers (Puskesmas) in Surakarta City: Gajahan and Ngoresan. A total of 17 mothers of toddlers participated in the program, which consisted of interactive lectures, group discussions, and demonstrations of age-appropriate MPASI menus (6–8 months, 9–11 months, and 12–23 months). Evaluation was conducted using a pre-test and post-test containing 10 multiple-choice questions, alongside direct observation during the sessions. Preliminary tabulation results indicated a positive trend in participants’ knowledge scores pre and post-test: from 7,85 to 9. MPASI education using leaflets can improve mothers understanding, so that in the future they can focus more on practical MPASI modules based on local ingredients and cooking training.