Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pentingnya dan Manfaat Teknologi di Era Saat ini SMK YPUI Parung Dara Daryati; Muhamad Iqbal Qadafi; Ahmad Haidar Albaqir; Angga Rahmansyah Putra; Darmawansyah; Fadly Hermawan; Hanif Lukmanul Hakim; Nur Ayu Apriyanti; Khairatun Nisa; Sella Amelia Putri; Budi Apriyanto
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan Perkembangan Informatika atau Teknologi pada saat ini bisa di bilang cukup pesat, Dunia Teknologi pada abad 21 ini sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Dengan adanya Teknologi semua pekerjaan atau komunikasi lebih mudah dan efisien, Maka dari itu, Semua tingkatan atau semua aspek perlu mempelajari pengetahuan di bidang Teknologi maupun pengetahuan nya dan penggunaannya. Isi dari kegiatan ini diisi dengan memberikan beberapa materi mengenai Pentingnya Dan Manfaat Teknologi pada saat ini, Materi ini dirasa cukup penting bagi para siswa-siswi SMK YPUI yang bisa dibilang masuk usia produktif yang nantinya pengetahuan dan penggunaan Teknologi akan membantu mereka pada saat bekerja,belajar,berorganisasi dan lainnya. Kegiatan ini ternyata di respon baik oleh para perserta atau siswa-siswi yang bisa di lihat dari antusias dan keaktifan para siswa dan siswi SMK YPUI, Yang bertanya dan menjawab dari isi materi yang disampaikan oleh pembicara atau autor. Hasil yang terlihat dari dari kegiatan yang di kegiatan yang dilakukan adalah siswa dan siswi terkait Pentingnya Dan Manfaat Teknologi pada saat ini. Hampir seluruh siswa dan siswi setelah mendapatkan materi-materi yang di sampaikan pengetahuan dan kegunaanya meningkat dari sebelumnya.
Manajemen Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai Khairatun Nisa; Harapan Tua RFS
JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL Vol. 2 No. 3 (2023): September: JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jhpis.v2i3.1993

Abstract

The hospital is one of the organizations in the service sector that is engaged in efforts to improve public health. In addition, the hospital as oe of the subsystems of health services provides two types of services for the community, namely health services and administrative services. Therefore, as a hospital service institution, it is required to improve its service quality management continuously and continuously in various fields of service provided. So the Dumai City Hospital should be able to provide good service to pattiens with planned management for class B classified hospitals. The purpose of this study was to find out how the management of outpatient services in the field of pregnancy at the Regional General Hospital in Dumai City. This research method uses qualitative research methods with data collection thechniques using primary data and secondary data obtained from the results of observations, interviews, and documentation that the researcher analyzed in obtaining the data. This study uses the theory of Ratminto about service management, namely planning, implementation, and coordination. The results of the study indicate that the service management of the Dumai City Regional Public Hospital still has obstacles in its services such as training of workers who have not all received training, budget, facilities and infrastructure.
UU No. 1 Tahun 1974 Proses Legislasi, Ketentuannya, dan Signifikansinya terhadap Hukum Keluarga Islam Khairatun Nisa; Faisar Ananda; Ibnu Radwan Siddik Turnip
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan adalah salah satu undang-undang keluarga paling penting di Indonesia, terutama untuk komunitas Muslim. Proses pembentukan undang-undang ini cukup lama dan melibatkan ulama dan tokoh nasionalis, termasuk. Tujuannya adalah untuk menggabungkan hukum Islam dengan hukum nasional. Metode yuridis normatif digunakan dalam penelitian ini. Berbagai peraturan perundang-undangan, doktrin, dan yurisprudensi yang relevan dipelajari melalui analisis deskriptif-kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hukum keluarga Islam di Indonesia tidak berdiri secara mandiri sebagai sistem hukum yang terpisah, melainkan telah terintegrasi ke dalam sistem hukum nasional melalui Kodifikasi Hukum Islam (KHI). Meski demikian, KHI belum memiliki kekuatan hukum yang setara dengan undang-undang. KHI berfungsi sebagai acuan yuridis bagi pengadilan agama, tetapi belum sepenuhnya mencerminkan dinamika sosial dan kebutuhan hukum umat Islam di Indonesia. Selain itu, pelaksanaan hukum keluarga Islam masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait dengan penyelarasan prinsip-prinsip hukum nasional dan penghormatan terhadap keberagaman budaya hukum yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya harmonisasi antara hukum keluarga Islam dengan sistem hukum nasional harus terus dikembangkan melalui pendekatan yang integratif, yang mampu mengakomodasi nilai-nilai keislaman sekaligus menjunjung tinggi prinsip-prinsip konstitusional dan hak asasi manusia. Reformulasi hukum keluarga Islam menjadi undang-undang yang formal, yang terbuka terhadap kritik akademis dan responsif terhadap perubahan sosial, merupakan langkah strategis penting untuk memperkuat legitimasi serta efektivitas hukum keluarga Islam dalam kerangka sistem hukum nasional.
Determinan Yang Berhubungan Dengan Prevalensi Anemia Pada Remaja Putri Di SMA X di Wilayah Banjarmasin Anita Herawati; Linda Kusuma Wati; Khairatun Nisa
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 10 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss10pp3875-3885

Abstract

One of the problems that often arise in adolescent girls is anemia. Adolescent girls have a higher risk of experiencing anemia than adolescent boys. Many factors are related to the incidence of anemia in adolescent girls. One of the causes of anemia in adolescent girls is menstruation, during which blood will continue to flow until it requires the most important nutritional intake, namely iron.To determine the determinants related to the prevalence of anemia in adolescent girls at SMA X Banjarmasin Region.This study used a cross-sectional design. The sample in this study were all adolescent girls at SMA X Banjarmasin Region with a total of 64 students. The research data were collected using a questionnaire and then analyzed using the chi square test.The majority of respondents did not experience anemia, namely 50 people (78.1%), while 14 respondents had anemia (21.9%). The results of the bivariate analysis showed that knowledge about anemia (0.010), menstrual cycle (0.000) and compliance with iron supplement tablet consumption (0.013) were related to the incidence of anemia in adolescent girls at SMA X Banjarmasin Region.Determinants related to the prevalence of anemia in female adolescents at SMA X in Banjarmasin are knowledge, menstrual cycle and compliance with iron supplement tablet consumption.
Pengembangan Short Video :Media Edukasi Kesehatan Tentang HIV/AIDS Khairatun Nisa; M. Fajriannor TM; M. Hidayaturahman; Anggilia Sukma Ayu
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss4pp845-853

Abstract

One of the provinces that also contributes to the number of HIV cases in Indonesia is South Kalimantan Province. Specifically in South Kalimantan Province, the number of HIV/AIDS cases recorded until 2022 is around 3,300 cases. Around 40 percent of them come from Banjarmasin City. In 2022, there were 137 cases of HIV/AIDS recorded in Banjarmasin City. The problem that was found was the lack of interesting educational media about HIV/AIDS. This study aims to develop short videos as a health education media about HIV/AIDS. This study uses a Research and Development (RnD) research design. The data analysis technique used in this study is a quantitative descriptive analysis technique, namely by analyzing quantitative data obtained from the results of the documentary study scoring scale conducted by researchers to determine the percentage of media eligibility.The results of this study are in the form of 4 short videos with educational material containing the definition of HIV and AIDS, media and methods of transmission of HIV/AIDS, causes of HIV/AIDS and symptoms of HIV/AIDS. The average duration per video is approximately 60 seconds. The video was developed with expert assessment from the material and media aspects.The conclusion of the feasibility of developing health education media in the form of Short Video based on validation according to media experts obtained an average percentage of 95% with the category "very good" while the validation results according to material experts based on the learning aspect 95% were classified as "very good", material validation based on the content / material aspect 95.8% were classified as "very good" so that the short video that has been developed is declared feasible to be used as a health education media about HIV / AIDS.
Penyelesaian Sengketa Sanda Berlapis Di Desa Belawang Kecamatan Kapuas Murung Khairatun Nisa
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.396

Abstract

Abstract This research is motivated by the sanda transaction carried out by the Belawang Village Community where there is a problem of multiple sanda disputes. This research aims to find out how the dispute resolution mechanism used by the Belawang Village Community in Kapuas Murung Sub-district in resolving this layered sanda. This research uses empirical legal research which is also called sociological legal research or in general is a field study research. The approach method used in this research is a sociological juridical approach. The sociological juridical approach is an approach by looking at something legal reality in the community. The results of this study indicate that the settlement of the layered sanda dispute used by the Belawang Village Community is to use the Non-litigation route in the form of mediation but it turns out that the dispute settlement is not included in the mediation category but negotiation and in Islamic Law the dispute settlement is included in the Negotiation category. Keywords: Settlement, Dispute, Layered Sanda Introduction Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transaksi sanda yang dilakukan oleh Masyarakat Desa Belawang yang terjadi masalah sengketa sanda berlapis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme penyelesaian sengketa yang digunakan Masyarakat Desa Belawang Kecamatan Kapuas Murung dalam menyelesaikan sanda berlapis ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris yang disebut juga dengan penelitian hukum sosiologis atau secara umum merupakan penelitian studi lapangan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis. Pendekatan yuridis sosiologis adalah pendekatan dengan melihat sesuatu kenyataan hukum didalam mayarakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyelesaian sengketa sanda berlapis yang digunakan Masyarakat Desa Belawang adalah menggunakan jalur Non-litigasi dalam bentuk mediasi namun ternyanta penyelesaian sengketa tersebut bukan termasuk kategori mediasi melainkan Negosiasi dan dalam Hukum Islam penyelesaian sengketa tersebut termasuk dalam kategori sulhu . Kata Kunci : Penyelesaian, Sengketa, Sanda Berlapis
Pembaruan Hukum Perkawinan di Indonesia Khairatun Nisa; Ibnu Radwan Siddik Turnip; Rahmad Efendi Rangkuti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4206

Abstract

Pembaruan hukum perkawinan di Indonesia merupakan bagian dari upaya harmonisasi antara nilai-nilai hukum Islam, hukum adat, dan hukum modern dalam rangka membangun sistem hukum keluarga nasional yang lebih adil dan berkeadilan gender. Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, konstruksi hukum perkawinan nasional lahir melalui proses historis yang panjang, melibatkan pluralisme sistem hukum, perdebatan ideologis, serta respons terhadap dinamika sosial seperti perkawinan anak, poligami, dan perlindungan hak anak. Tulisan ini menganalisis perkembangan dan pembaruan hukum perkawinan sejak masa kolonial hingga lahirnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, dengan menyoroti peran Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam (KHI), putusan Mahkamah Konstitusi, peraturan pelaksana, serta praktik peradilan agama dalam membentuk paradigma baru hukum keluarga di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kombinatif, meliputi pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan historis (historical approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan hukum perkawinan di Indonesia berlangsung secara gradual namun signifikan melalui penyeragaman batas usia menikah, pengakuan anak berdasarkan hubungan biologis, penguatan perlindungan perempuan dalam poligami dan perceraian, digitalisasi pencatatan nikah, serta pengetatan dispensasi perkawinan anak sebagai wujud perlindungan terhadap perempuan dan anak dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah dan hak asasi manusia.