Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kajian Frasa ’Bertekun Dalam Iman’ Menggunakan Leedy Diagram Tatuwo, Christian Onisimus; Illu, Jonidius; Sarumpaet, Sorimuda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surat Ibrani ini dituliskan untuk memberikan keyakinan dasar yang kokoh bagi orang beriman di tengah pergumulan dan penganiayaan masa itu. Dalam pasal 12:1-2 ini peneliti mau menegaskan apa yang menjadi bagian jemaat Tuhan yang perlu dikerjakan setelah melihat semua karya Kristus yang digambarkan dari pasal 1-11 itu. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Yakni dengan menelaah literatur yang berkenaan langsung dengan variabel penelitian. Hasilnya menyatakan bahwa tekun bertahan dalam perlombaan iman mengejar mahkota kemuliaan yang disediakan bagi setiap pemenang. Setiap jemaat harus meninggalkan segala dosa yang terus membebani hidup. Terus fokus pada Allah yang akan membawa dalam iman sampai kepada kesempurnaan. Bapa yang telah memberikan segala otoritas untuk memerintah atas segenap alam semesta ini dan Dialah yang menjadi pembela, sehingga anak-anak Tuhan tidak perlu ragu lagi. Milikilah keyakinan yang teguh akan Tuhan Yesus.
Refleksi Persoalan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dalam Gereja Halawa, Fa'ahakhododo; Laia, Surimawati; Illu, Jonidius
KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : IAKN TORAJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/kinaa.v6i2.195

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengelolaan dana jemaat serta akuntabilitasi keuangan dalam gereja secara umum. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan literatur, yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman teoritis dan konseptual yang mendalam mengenai isu yang diteliti, dalam hal ini persoalan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan gereja. Temuan riset ini menunjukkan bahwa meskipun kesadaran mengenai pentingnya transparansi semakin meningkat, penerapan aturan dalam pengelolaan dana gereja kadangkala masih terbatas. Peluang yang ada perlu dimanfaatkan dengan cara yang sesuai dengan batas-batas hukum yang sah, yang dapat mendorong pengelolaan dana gereja yang lebih efisien dan terbuka. Selain itu, gereja juga penting untuk mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal dalam sistem pengelolaan keuangan secara kritis. Hal ini menunjukan bahwa gereja perlu memperbarui kebijakan yang ada serta memperkuat aturan untuk menjamin pengelolaan dana gereja yang lebih transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Menavigasi Mimpi dalam Pelayanan Pastoral: Sebuah Pendekatan Biblika dan Teologis Illu, Jonidius; Keluanan, Yane Henderina; Nome, Nehemia; Hia, Yeremia
JURNAL LUXNOS Vol. 11 No. 2 (2025): LUXNOS: JURNAL SEKOLAH TINGGI TEOLOGI PELITA DUNIA EDISI DESEMBER 2025
Publisher : STT Pelita Dunia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47304/6zeyzg14

Abstract

This article aims to provide a comprehensive and theological understanding of the phenomenon of dreams within the context of pastoral ministry, particularly from a faith perspective grounded in the authority of Scripture. The author seeks to examine how dreams are portrayed and utilized in biblical narratives as a means of divine revelation, and how these principles can be applied wisely in pastoral care. Additionally, this study intends to construct a biblically and theologically sound framework for evaluating dream experiences, so that church leaders may guide congregants responsibly and avoid misleading or speculative interpretations. Using a qualitative method and a biblical-theological approach, this study analyzes key texts such as Genesis 28, Daniel 2, and Matthew 1, and compares them with theological principles concerning revelation and the authority of Scripture. Theories of general and special revelation are employed to distinguish between dreams as a medium of divine communication and those originating from human psychological processes. The main findings indicate that while dreams may serve as a channel of revelation, their interpretation must be tested against Scripture and accompanied by pastoral wisdom. Therefore, this article offers a theologically grounded and pastorally responsible framework for church leaders to navigate the phenomenon of dreams without falling into spiritual speculation, subjective experience, or cultural syncretism.
Perintisan Gereja di Era Digital: Strategi Membangun Komunitas Iman Kristen bagi Generasi Z Telaumbanua, Intan Sari; Illu, Jonidius
Jurnal Teologi Trinity Vol. 3 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Trinity Parapat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62494/jtt.v3i1.69

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membentuk pola berpikir, cara berinteraksi, serta orientasi spiritual generasi Z, sehingga menuntut gereja untuk merumuskan strategi perintisan dan pembinaan iman yang kontekstual dan relevan. Artikel ini menganalisis dinamika Generasi Z sebagai generasi yang lahir dan bertumbuh dalam ekosistem digital, serta mengevaluasi tantangan yang dihadapi gereja-gereja yang masih berpegang pada pola pelayanan tradisional. Melalui pendekatan yang berfokus pada otoritas Alkitab, transformasi hidup melalui Injil, dan pemuridan yang holistik, tulisan ini mengusulkan sejumlah strategi perintisan gereja yang mampu menjangkau dan membangun komunitas iman yang kuat di tengah budaya digital. Strategi tersebut meliputi pengembangan pelayanan yang berpusat pada relasi, pemanfaatan teknologi secara kreatif dan bertanggung jawab, pembentukan ruang persekutuan yang otentik dan inklusif, serta penguatan praktik pemuridan yang relevan dengan kebutuhan spiritual gGenerasi Z. Artikel ini berkesimpulan bahwa gereja yang bersedia beradaptasi tanpa kehilangan inti Injil mempunyai peluang besar untuk memfasilitasi pertumbuhan iman kaum muda dan membangun komunitas Kristen yang tangguh, misioner, dan transformatif di era digital.
Meluruskan Makna Nazar: Antara Iman dan Dendam di Tengah Masyarakat Kabupaten Alor Puling, Harun; Illu, Jonidius
Jurnal Kala Nea Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Sintang Kal-Bar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61295/kalanea.v6i2.196

Abstract

This study aims to examine the transformation of the meaning of vows (nazar) in Alor society from theological and sociocultural perspectives. The main issue addressed in this research concerns the shift in the practice of vows from an expression of commitment of faith to God into a social instrument that is often used to seek revenge or to reinforce group pressure. This study employs a descriptive qualitative method with a fieldwork approach, including in-depth interviews with church and customary leaders, as well as an analysis of biblical texts and anthropological literature on religion. The findings reveal a tension between biblical teachings that emphasize love, forgiveness, and personal commitment, and local customary practices that position vows as instruments of social sanction and symbols of power. In conclusion, the church needs to play an active role in realigning the meaning of vows through contextual congregational education, an inculturation approach, and open dialogue with customary communities. The main recommendation of this study is the development of culturally based pastoral strategies to restore vows as expressions of faith that promote peace and social harmony within Alor society.