Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Panduan dan Reward untuk Pemandu dan Pelaku Usaha Wisata di Kota Yogyakarta Berbasis Android Huda, Irkham; Pradana, Cerry Surya; Ananda, Shafira Putri; Septyapramudita, Hanif Wafi; Kurniawan, Rizky
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v9i2.43276

Abstract

Pariwisata selalu menjadi salah satu sektor penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Sektor pariwisata menawarkan beberapa jenis pekerjaan yang memungkinkan warga lokal memanfaatkannya, antara lain pemandu wisata (tour guide) dan pelaku usaha (bisnis) pendukung wisata seperti penginapan, kuliner, oleh-oleh atau cinderamata. Pemandu wisata perlu informasi tempat wisata dan rekomendasi usaha pendukung wisata yang tepat bagi wisatawan. Pelaku usaha juga perlu menjalin komunikasi dengan pemandu wisata untuk promosi usahanya, keduanya saling membutuhkan.Dalam penelitian ini penulis mengembangkan media untuk menjembatani  kepentingan pemandu wisata dengan para pelaku usaha pendukung wisata dalam bentuk aplikasi yang berisi panduan direktori wisata dan terdapat fitur promosi bagi pelaku usaha serta fitur reward bagi pemandu wisata. Aplikasi dikembangan berbasis Android dengan manajemen dashboardnya berbasis web. Dari hasil pengujian fungsional aplikasi sudah dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan.
Kontribusi Virtual Tour Terhadap Pembentukan Citra Afektif Destinasi Wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta Selama Masa Pandemi COVID-19 Pradana, Cerry Surya; Rohani, Elisa Dwi; Yudhistira, Alfian William; Safitri, Sukma Suci
Jurnal Pariwisata Terapan Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpt.72353

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, menyebabkan penyesuaian pada berbagai macam kegiatan, termasuk dalam bidang pariwisata. Yogyakarta merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang terkena dampak pandemi tersebut. Beberapa penyesuaian yang dibuat, misalnya dengan adanya penutupan sementara destinasi wisata, pembatasan kunjungan, hingga penerapan protokol kesehatan pada seluruh aktivitas. Terbatasnya akses bagi wisatawan, menjadi hal yang berdampak besar baik bagi keberlangsungan pariwisata di destinasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan memahami persepsi wisatawan terhadap citra afektif destinasi wisata yang ada di Yogyakarta, baik yang pernah maupun belum pernah mengunjungi destinasi ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara menggunakan kuisioner, dan studi pustaka. Observasi dilakukan pada aktivitas terkini yang ada di beberapa platform virtual tour. Wawancara dilakukan menggunakan sampel secara convenience sampling, pada 141 orang responden yang telah mengikuti virtual tour. Kuesioner diberikan dalam bentuk daring, yang disajikan dalam google form. Pustaka terkait dengan citra afektif juga digunakan untuk menyiapkan tahapan analisis. Hasil yang diharapkan, penelitian ini mampu menunjukkan persepsi wisatawan terhadap citra afektif di Daerah Istimewa Yogyakarta, selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini memiliki keterbatasan, dikarenakan hanya melihat dari citra afektif tanpa melanjutkannya dengan citra kognitif. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian lainnya yang berkaitan dengan citra kognitif dengan tema yang sama.
Pengembangan Produk Suvenir sebagai Pendukung Wisata Edukasi Sejarah: Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang untuk Kelompok Masyarakat Padukuan Beku di Kabupaten Kulon Progo Masyhari Makhasi, Ghifari Yuristiadhi; Pitaya, Pitaya; Firstantin, Theresia Avila Rencidiptya Gitanati; Rohani, Elisa Dwi; Pradana, Cerry Surya
Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/mp.v5i1.1400

Abstract

Makam Pahlawan Nasional adalah salah satu potensi media pembelajaran yang bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi sejarah. Belum banyak Makam Pahlawan Nasional yang dikembangkan dengan kreatif sehingga memunculkan paket wisata beserta produk turunannya seperti suvenir yang bisa menyejahterakan ekonomi masyarakat lokal. Artikel ini membahas pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan untuk kelompok masyarakat di Padukuhan Beku, Kalurahan Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo yang berlangsung selama enam bulan yang berfokus mendampingi pengembangan suvenir sebagai pendukung wisata edukasi sejarah di Makam Nyi Ageng Serang. Hasil dari pengabdian ini adalah dimilikinya produk suvenir kuliner keripik dan lanting serta suvenir lain seperti gantungan kunci, kaos, dan stiker yang diharapkan bisa menjadi tambahan sesuatu yang bisa dibeli (something to buy) wisatawan atau peziarah yang berkunjung ke Makam Nyi Ageng Serang.
Klasifikasi Paket Wisata di Kota Yogyakarta: Sebuah Pemetaan Pradana, Cerry Surya; Ahimsa-Putra, Heddy Shri; Suprihanto, John
Jurnal Pariwisata Terapan Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpt.110712

Abstract

Perjalanan wisata telah diklasifikasikan oleh United Nation (UN) Tourism, dengan dua klasifikasi besar yaitu, perjalanan personal dan perjalanan bisnis. Sementara ini, Pemerintah Indonesia membuat undang-undang yang mengatur jenis destinasi wisata di Indonesia. Sebagai salah satu destinasi wisata yang memiliki pergerakan wisatawan yang besar di Indonesia, Yogyakarta memiliki banyak pilihan paket perjalanan wisata yang dibuat oleh operator perjalanan wisata. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis perjalanan wisata yang ada di Yogyakarta, berdasarkan pada paket wisata yang dibuat oleh dua jenis operator perjalanan wisata, yaitu kampung wisata dan biro perjalanan wisata di Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang yang digunakan yaitu wawancara pada para informan dan studi pustaka pada sumber-sumber tertulis terkait dengan paket wisata yang tersedia pada seluruh kampung wisata dan sebagian biro perjalanan wisata di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa perjalanan wisata yang ada di Kota Yogyakarta berdasarkan tujuannya terdiri atas (1) education and training; (2) holidays, leisure, and recreation; (3) religion/pilgrimage; (4) shopping; (5) transit; dan (6) others, sedangkan dua jenis perjalanan wisata lainnya tidak ditemukan di Kota Yogyakarta, yaitu visiting friends and relatives dan health and medical care. Paket wisata budaya menduduki posisi teratas berdasarkan destinasi wisata yang dikunjungi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa, aktivitas edukasi dan pelatihan mendominasi jumlah paket wisata di Kota Yogyakarta, serta destinasi wisata budaya menempati peringkat teratas.  Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya dilaksanakan di Kota Yogyakarta, sehingga paket wisata yang diteliti terbatas hanya di laksanakan di area ini. Potensi studi terkait pengembangan paket wisata di Kota Yogyakarta juga masih dapat dikembangkan pada penelitian-penelitian berikutnya.
Tourism Impact on Conservation and Utilization of Borobudur Temple After Being Declared as Ten New Bali Tourist Destination in Indonesia Pradana, Cerry Surya; Iban, Carlos; Setyastama, R.
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2020.008.02.03

Abstract

Borobudur as a world heritage site is one of 10 New Bali Tourist Destination or 10 Priority Tourist Destination in Indonesia. The problem arises as government's aim to attract tourists as many as possible can be contrary to the conservation principles. This study aimed to identify the impact of the establishment of Borobudur Temple as one of 10 priority tourist destinations, specifically in terms of conservation and utilization. In addition, it is aimed to view the readiness and strategy of the manager of Borobudur Temple Heritage Site toward the policy of 10 New Bali Tourist Destination. The method used in this study is descriptive qualitative. Data will be collected by doing observation and in-depth interview as well as literature review. The data are analysed using the hermeneutic paradigm in which researchers expect the interpretations of the manager of Borobudur Temple Heritage Site dealing with the topic of the study. Data analysis is done by using hermeneutic paradigm which is expected to answer the research questions. The preliminary findings of this study, that are based on interview and literature review, state that there is a different job description between BKB and PT. TWCBRB. This study has found out the impact of the establishment of Borobudur Temple as 10 New Bali Tourist Destination in conservation and utilization term. Keywords: Borobudur Temple, heritagetourism, tourism impacts, 10 New Bali, 10 priority tourist destination.