Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA DI PERPUSTAKAAN SD ISLAM AL AZHAR 21 PONTIANAK Kurniawan, Riko; Madeten, Sisilya Saman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research was conducted by writer to know the strategy of promotion conducted by islamic elementary school Al Azhar 21 Pontianak. The students especially through promotional programs that run by the library at islamic elementary school Al Azhar 21 Pontianak. In this research, the researcher used descriptive method with Qualitative Research Form. Qualitative method was a research that focuses on observation of events, complexly studied phenomena, unrecognizable social character. Techniques of collecting data used ware observation, documentation, direct interviews at the library of Islamic Elementary School Al Azhar 21 Pontianak. From the results of this study, it can be seen that promotional strategies can increase the interest in reading in the library of Islamic Elementary School Al Azhar 21 Pontianak. There were several ways used in promoting the library, one of them through the contests, the announcement of new books and the flagship program was mini libraries that were available in every classroom and also one of the new program in planed was a reading corner. Increasing interest in reading in the library was very important considering this school is a favorite school in the pontianak city. According to the librarian of the school, the strategy that has been implemented was quite effective, but of course must continue to be increased so that all parties in the school environment really support every promotion strategy that the library do. Keywords: Strategy , Promotion, library, Reading Interest.
Buzzer Media Sosial dan Pembentukan Perspektif Pemilih Millenial dalam Pemilu 2019 Kurniawan, Riko; Yusuf Muliana, Rizqi; Maesaroh, Fitri; Nurcahyo, M Irvan; Jati Kusuma, Andreas
JPW (Jurnal Politik Walisongo) Vol 3, No 1 (2021): Vol 3 No 1 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.009 KB) | DOI: 10.21580/jpw.v3i1.9059

Abstract

Di era yang serba digital ini perkembangan teknologi melahirkan media sosial sebagai alat untuk memudahkan informasi dan komunikasi. Media sosial itu juga sangat erat kaitanya dengan generasi millennial sebab segala kemudahan dalam penggunaanya tersebut. Dalam kaitanya persebaran informasi yang seperti perkembangan politik, ekonomi, sosial dan lain sebagainya bisa diperoleh lewat media ini. Pengguna sosial media yang semakin banyak memunculkan hadirnya berbagai kepentingan salah satunya buzzer media sosial. Temuan buzzer muncul di publik pasca pemilihan umum 2019. Dari banyaknya isu yang beredar di masyarakat khususnya milleniall kami mencoba mengkaji dan meneliti isu yang berkembang saat ini menggunakan metodologi kualitatif dalam pendekatan observasi dan membaca fenomena di masyarakat pemilih milleniall di Ngaliyan, Kota Semarang. Dari penelitian yang dihasilkan mengenai seberapa berpengaruh buzzer media sosial tersebut dalam hegemoni perspektif politik para pemilih millennial saat konteks pemilihan umum 2019 menghasilkan temuan yang bahwa Buzzer tersebut yang berpengaruh secara signifikan bisa mempengaruhi Pandangan Pemilih Milleniall.
The Architecture of Zakat Institutions in Indonesia: A SWOT Analysis Rozaan, Rofiq Achmad; Ibadurahman, Daud; Kurniawan, Riko; Pimada, Laila Masruro
International Journal of Zakat Vol 8 No Special (2023): International Journal of Zakat
Publisher : Center of Strategic Studies (PUSKAS) BAZNAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37706/ijaz.v8i2.461

Abstract

Indonesia, as the country with the largest Muslim population in the world, certainly has a zakat system managed by the Amil Zakat Agency (BAZNAS) and the Amil Zakat Institution (LAZ) which is regulated in Law Number 23 of 2011 concerning Zakat Management. In practice, the management of zakat has not been carried out properly because there are still many people who pay zakat, not through amil institutions but directly hand it over to the community. So, zakat funds collected in institutions are not optimal and have an impact on the gaps that arise between the potential and the realization of zakat. This study aims to determine the management of zakat institutions in Indonesia and educate the public to pay zakat through institutions. This research is qualitative with a literature review model based on SWOT analysis. In the results of the analysis, it was found that there is a need for an appropriate strategy to correct deficiencies and fend off threats that exist in zakat institutions. These strategies include: (1) increasing the professionalism of zakat management through increasing incentives both material and non-material, then providing training and amil certification in collaboration with BNSP; (2) adapting information technology for efficient and effective governance as a means of transparency of zakat institutions and; (3) encouraging the literacy level of zakat awareness to the public by outreach, creating interesting educational content about zakat fiqh and collaborating with Islamic boarding schools and schools to form a zakat curriculum.
Analisis Keberlanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (Pltmh) Melalui Implementasi Kemitraan Konservasi Di Taman Nasional Kerinci Seblat Kurniawan, Riko; Suandi, Suandi; Suryono, Suryono
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v6i2.30263

Abstract

Tujuan Penelitian adalah menganalisis status keberlanjutan pengelolaan PLTMH dapat memberikan manfaat sosial, ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat Desa Renah Kasah. Hasil analisis RAPFISH menujukan bahwa keberlanjutan Dimensi Ekologi sebesar 54,21% Dimensi Ekonomi sebesar 73,21 % dan Dimensi Sosial Sebesar 72, 83% pada nilai ini pengelolaan PLTMH dikategorikan cukup berkelanjutan. Terdapat atribut sensitif terhadap keberlanjutan PLTMH pada setiap dimensi yaitu: Atribut pengungkit pada dimensi ekologi yaitu; perlidungan terhadap sumber air dan sungai di sekitar PLTMH; Atribut pengungkit dimensi ekonomi yaitu; (1) Menunjang aktifitas ekonomi masyarakat, (2) Memberi ruang terhadap akses kerja masyarakat desa, (3) Berkontribusi terhadap produktifatas lahan pertanian dan sumberdaya lokal, (4) Manfaat langsung terhadap keberadaan PLTMH, (5) meminimalisir pengeluaran rumah tangga terhadap akses listrik; Atribut pengungkit dimensi sosial yaitu; 1) Keseimbangan hak dan kewajiban masyarakat dalam pemanfaatan PLTMH, 2) Mekanisme organisasi KTH dalam mendukung pengelolaan PLTMH, 3) Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan dan perlindungan PLTMH, 4) Mekanisme pemanfaatan dan pengelolaan PLTMH, 5) Praktek gotong royong dalam pelestarian areal sekitar PLTMH..
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN SARANA PRASARANA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI RS LAMPUNG EYE CENTER Kurniawan, Riko; Arieon, Refi
JMMS - JURNAL MANAJEMEN MANDIRI SABURAI Vol 7, No 4 (2023): JMMS-JURNAL MANAJEMEN MANDIRI SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jmms.v7i4.3560

Abstract

Masalah kesehatan telah menjadi hal penting bagi masyarakat di era globalisasi saat ini. Salah satu indikator utama keberhasilan sebuah perusahaan, khususnya perusahaan yang berkaitan dengan layanan kesehatan, adalah kepuasan pelanggan; penyedia layanan kesehatan seperti rumah sakit harus meningkatkan kualitas layanan mereka bukan hanya untuk menyembuhkan pasien tetapi juga untuk membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih baik. Apabila pelanggan merasa puas, itu akan berdampak positif pada keuntungan perusahaan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor berikut: 1. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kinerja karyawan; 2. Pengaruh sarana prasarana terhadap kinerja karyawan; dan 3. Pengaruh kombinasi kualitas pelayanan dan sarana prasarana terhadap kepuasan masyarakat di Pusat Mata Lampung. Untuk menentukan hubungan antar variabel dalam populasi, penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan data angka. Analisis yang digunakan adalah regresi sederhana dan berganda. 79 orang berpartisipasi dalam penelitian ini.Hasil analisis data menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (X1) memengaruhi Kepuasan Masyarakat (Y) di RS Lampung EYE Center, dengan tingkat pengaruh (R-square) sebesar 72,5%. Sarana prasarana juga memengaruhi Kepuasan Masyarakat di RS Lampung EYE Center.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 7 KOTA BENGKULU Mutiah, Nur; Revola, Yashori; Kurniawan, Riko; Herlina, Winda; Novya Safitri, Novya Safitri
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 23 No No.1 (2025): JIPI: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, Maret 2025
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v23iNo.1.4439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 7 Kota Bengkulu. Moderasi beragama merupakan konsep yang menekankan pada keseimbangan, toleransi, dan sikap inklusif dalam beragama. Dalam konteks pendidikan, nilai-nilai ini menjadi penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan menghargai perbedaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama telah diimplementasikan melalui berbagai strategi pembelajaran, seperti diskusi interaktif, pembelajaran berbasis proyek, dan internalisasi nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari siswa. Faktor pendukung implementasi ini meliputi kurikulum yang adaptif, kompetensi guru, serta dukungan dari pihak sekolah dan orang tua. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan pemahaman siswa mengenai konsep moderasi beragama dan pengaruh lingkungan luar sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru, peningkatan partisipasi siswa, dan kerja sama dengan pihak eksternal dalam memperkuat moderasi beragama di lingkungan sekolah.
Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kompetensi Keagamaan Siswa: Tinjauan Literatur Pendidikan Agama Yuliani, Alya; Nurlaili, Nurlaili; Septiria, Dalima; Kurniawan, Riko; Krazi, Kamal
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.866

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran agama di sekolah. Kajian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital dalam penguatan kompetensi keagamaan siswa melalui kajian literatur yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Penelitian dilakukan dengan metode kajian literatur yang menelaah berbagai penelitian, buku akademik, laporan ilmiah, dan artikel yang relevan mengenai literasi digital, moderasi beragama, pembelajaran daring, serta perkembangan perilaku keberagamaan generasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki kontribusi besar dalam memperluas akses sumber keagamaan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mendukung internalisasi nilai moral melalui konten digital yang positif. Namun, pemanfaatan teknologi digital dalam Pendidikan Agama juga menghadirkan tantangan serius, seperti paparan hoaks keagamaan, radikalisme digital, krisis identitas religius, serta keterbatasan kompetensi digital guru. Kajian ini menegaskan pentingnya literasi digital yang berlandaskan etika, tanggung jawab, dan moderasi beragama sebagai fondasi pembelajaran agama di era modern. Dengan demikian, literasi digital tidak hanya menjadi alat pedagogis, tetapi juga instrumen strategis dalam pembentukan karakter religius, kritis, dan berintegritas bagi siswa.