Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pharmacy Genius

Kombinasi Senyawa Antikanker dengan Tanaman Genus Hibiscus: Narrative Review Azzahra, Fara
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 2 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i2.339

Abstract

Pendahuluan: Kanker masih menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Angka kejadian kanker masih tinggi mendorong untuk pengembangan obat antikanker yang lebih selektif dalam melawan sel kanker tanpa merusak jaringan normal. Saat ini, pengobatan kanker  menggunakan obat kemoterapi, tetapi penggunaannya menyebabkan efek samping. Untuk meminimalkan efek samping tersebut diperlukan adanya strategi kombinasi senyawa antikanker. Tanaman genus Hibiscus diketahui mengandung senyawa kimia yang memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker. Tanaman genus Hibiscus dapat dikombinasi dengan beberapa senyawa antikanker untuk meningkatkan efektivitas pengobatan tanpa menimbulkan efek samping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi tanaman genus Hibiscus dengan senyawa antikanker berdasarkan studi literatur. Metode: Metode penelitian ini menggunakan Literature Review dengan desain penelitian Narrative Review. Sumber data artikel melalui Google, Google Scholar dan Pubmed dengan waktu terbitan tahun 2013-2023. Kata kunci yang digunakan, yaitu “combination, hibiscus, cancer”. Artikel dipilih merupakan artikel yang relevan dan dipublikasikan dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Hasil: Berdasarkan hasil penelusuran diperoleh sebanyak 4 artikel melaporkan tanaman genus Hibiscus, yaitu Hibiscus sabdariffa, Hibiscus rosa-sinensis, dan Hibiscus articulatus jika dikombinasikan dengan senyawa antikanker dapat meningkatkan efektivitasnya. Kesimpulan: Pengkombinasian kombinasi tanaman Hibiscus dengan senyawa antikanker, dapat meningkatkan efektifitas dan mengurangi toksisitas.
Kombinasi Senyawa Antikanker dengan Tanaman Genus Hibiscus: Narrative Review Azzahra, Fara
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 2 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i2.339

Abstract

Pendahuluan: Kanker masih menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Angka kejadian kanker masih tinggi mendorong untuk pengembangan obat antikanker yang lebih selektif dalam melawan sel kanker tanpa merusak jaringan normal. Saat ini, pengobatan kanker  menggunakan obat kemoterapi, tetapi penggunaannya menyebabkan efek samping. Untuk meminimalkan efek samping tersebut diperlukan adanya strategi kombinasi senyawa antikanker. Tanaman genus Hibiscus diketahui mengandung senyawa kimia yang memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker. Tanaman genus Hibiscus dapat dikombinasi dengan beberapa senyawa antikanker untuk meningkatkan efektivitas pengobatan tanpa menimbulkan efek samping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi tanaman genus Hibiscus dengan senyawa antikanker berdasarkan studi literatur. Metode: Metode penelitian ini menggunakan Literature Review dengan desain penelitian Narrative Review. Sumber data artikel melalui Google, Google Scholar dan Pubmed dengan waktu terbitan tahun 2013-2023. Kata kunci yang digunakan, yaitu “combination, hibiscus, cancer”. Artikel dipilih merupakan artikel yang relevan dan dipublikasikan dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Hasil: Berdasarkan hasil penelusuran diperoleh sebanyak 4 artikel melaporkan tanaman genus Hibiscus, yaitu Hibiscus sabdariffa, Hibiscus rosa-sinensis, dan Hibiscus articulatus jika dikombinasikan dengan senyawa antikanker dapat meningkatkan efektivitasnya. Kesimpulan: Pengkombinasian kombinasi tanaman Hibiscus dengan senyawa antikanker, dapat meningkatkan efektifitas dan mengurangi toksisitas.
Uji Sifat Fisikokimia Sediaan Lotion Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus) Dengan Variasi Konsentrasi Asam Stearat Kusumaningtiyas, Desiana Hari; Azzahra, Fara
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 3 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i3.414

Abstract

Pendahuluan: Daun katuk mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Antioksidan diketahui dapat berperan sebagai pelindung dari paparan radikal bebas pada kulit, untuk memudahkan penggunaanya sebagai antioksidan dibuat menjadi sediaan lotion.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fisikokimia lotion ekstrak daun katuk dengan variasi konsentrasi asam stearat berdasar pengujian organoleptis, homogenitas, pH, dan diameter sebar. Metode: Metode penelitian ini menggunakan menggunakan Posttest Only Group Design. Ekstraksi serbuk daun katuk dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, di formulasi  menjadi sediaan lotion dengan variasi konsentrasi asam stearat F1 (5%), F2 (7,5%), F3 (10%). Pengujian organoleptis dan homogenitas dianalisis secara deskriptif, pH dan diameter sebar dianalisis secara statistik menggunakan Oneway-ANOVA dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan sediaan lotion berwarna hijau tua, bau khas daun katuk, tekstur F1 dan F2 agak kental, F3 kental, uji homogenitas tidak homogen, pH pada F1,F2,F3 berturut-turut,yaitu 5,16±0,01; 5,10±0,01dan 5,04±0,01, diameter sebar didapatkan hasil yang memenuhi syarat pada F1, F2, F3 berturut-turut yaitu 8,27±0,08 cm; 8,13±0,05 cm; 6,69±0,18 cm. Kesimpulan: Sediaan lotion ekstrak daun katuk pada F1, F2, F3 memenuhi persyaratan fisikokimia pada pengujian organoleptis, pH, diameter sebar, tetapi tidak memenuhi persyaratan fisikokimia pada uji homogenitas.