Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembelajaran Asinkronus Melalui Telegram dan Google Classroom sebagai Upaya Optimalisasi Bimbingan Uji Kompetensi Nasional Mahasiswa Vokasi Gizi Shanti, Karina Muthia; Aroni, Hasan
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 9 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v9i1.2926

Abstract

Adanya perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran fleksibel, penerapan platform daring menjadi solusi yang relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kombinasi penggunaan platform Telegram dan Google Classroom dalam bimbingan Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) secara asinkronus bagi mahasiswa vokasi gizi. Metode yang digunakan adalah desain studi Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest dengan evaluasi pengetahuan mahasiswa melalui pretest dan posttest. Selain itu, persepsi mahasiswa terhadap penggunaan kedua platform juga dievaluasi menggunakan kuesioner berskala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan mahasiswa setelah bimbingan daring (p<0,0001). Sebagian besar mahasiswa memberikan skor 5 (Sangat Setuju) terkait penerimaan pembelajaran daring, terutama dalam hal pembagian materi melalui Google Classroom serta kuis dan interaksi melalui Telegram. Kedua platform ini terbukti efektif dalam mendukung fleksibilitas dan ketercapaian materi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Telegram dan Google Classroom dapat meningkatkan efektivitas bimbingan UKOMNAS, menawarkan solusi fleksibel dan efisien bagi mahasiswa vokasi dengan jadwal yang padat.
REDI (Rekan Diabetisi): Model Pendampingan Diabetisi dalam Mencapai Target Glikemik di Kelurahan Mulyorejo Kota Malang Dwipajati, Dwipajati; Diah, Maria; Hapsari, Indri; Komalyna, I Nengah Tanu; Shanti, Karina Muthia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19914

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian diabetes melitus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa dekade terakhir, termasuk di Indonesia. Mayoritas diabetisi mengalami kesulitan dalam menerapkan pilar penatalaksanaan diabetes melitus, serta merasakan jenuh ketika target glikemik belum tercapai. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kemampuan diabetesi dalam menerapkan 5 pilar pengendalian diabetes melitus. Metode: Ceramah dan praktik. Hasil: Adanya peningkatan nilai pengetahuan secara signifikan sebanyak 13,34 poin pada kader posyandu lansia setelah diberi edukasi (p=0,006). Diabetesi juga mengalami peningkatan pengetahuan signifikan pada penyuluhan pertama dan kedua (p=0,023; p<0,001). Kadar gula darah GDP dan GD2JPP diabetesi mengalami penurunan setelah proses pendampingan, namun tidak berbeda secara signifikan (p=0,363; p=0,567). Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kegiatan perlu dilakukan secara berkala agar dalam jangka waktu yang lebih panjang, sehingga dapat mendukung perubahan perilaku yang memengaruhi nilai antropometri dan biokimia.
Efektivitas edukasi gizi dengan MediFan StrokeAware dan WhatsApp dalam meningkatkan kepatuhan diet mediterania pada lansia Mufarrokhah, Diana; Shanti, Karina Muthia; Dwipajati, Dwipajati
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v7i1.3200

Abstract

Background: Stroke remains a leading cause of mortality and disability among older adults in Indonesia, with a prevalence of 8.3 per 1,000 population. The Mediterranean diet is effective in reducing cardiovascular risk; however, its implementation remains limited due to the lack of innovative and age-appropriate nutrition education media, as well as the absence of integrated approaches combining educational media with digital support.Objectives:  To analyze changes in knowledge, adherence to the Mediterranean diet, and fat intake following nutrition education using MediFan StrokeAware and WhatsApp among older adults in Mulyorejo Village.Methods: A pre-experimental one-group pretest–posttest study was conducted among 24 participants aged 45–70 years in Mulyorejo, Malang, selected through purposive sampling. Inclusion criteria included the ability to communicate and use WhatsApp, and no severe health conditions. The 2-month intervention utilized MediFan StrokeAware and WhatsApp (three times/week). Dietary adherence was measured using a validated questionnaire. Data were analyzed using Wilcoxon and paired t-tests (α=0.05).Results: Knowledge increased significantly (68.06% vs 80.56%, p=0.044). Most participants (95.8%) achieved adherence to the Mediterranean diet after the intervention. MUFA intake increased (p=0.013), while SAFA intake also increased (p=0.001) as an unintended outcome. PUFA intake did not change significantly (p=0.141). Body fat percentage decreased significantly (p=0.002).Conclusion: The nutrition education intervention using MediFan StrokeAware and WhatsApp was associated with improvements in knowledge and adherence to the Mediterranean diet among older adults. However, the increase in saturated fatty acid (SAFA) intake indicates that dietary behavior changes were not yet consistent, highlighting the need for more contextual and longer-duration interventions.