Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Strategi Guru dalam Mengembangkan Literasi dan Numerasi Matematika Siswa SMAN 21 Bone Nurhaerani, Nurhaerani; Trisnowali MS, Andi; Aspikal, Aspikal
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5466

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengembangkan literasi dan numerasi matematika siswa SMAN 21 Bone. Data yang diperoleh merupakan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, dan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan di SMAN 21 Bone menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan literasi dan numerasi  matematika yaitu dengan mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari, memberikan kesempatan kepada siswa untuk merepresentasikan kembali hasil pengerjaannya didepan kelas dan juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menarik kesimpulan dengan logis, Guru juga menggunakan alat peraga atau media pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam mengembangkan literasi dan numerasi matematikanya. Guru juga sering memberikan contoh soal yang isinya membutuhkan literasi dan numerasi, dengan demikian akan membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi matematikanya.
Analisis Strategi Guru dalam Mengembangkan Literasi dan Numerasi Matematika Siswa SMAN 21 Bone Nurhaerani, Nurhaerani; Trisnowali MS, Andi; Aspikal, Aspikal
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5466

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengembangkan literasi dan numerasi matematika siswa SMAN 21 Bone. Data yang diperoleh merupakan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, dan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan di SMAN 21 Bone menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan literasi dan numerasi  matematika yaitu dengan mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari, memberikan kesempatan kepada siswa untuk merepresentasikan kembali hasil pengerjaannya didepan kelas dan juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menarik kesimpulan dengan logis, Guru juga menggunakan alat peraga atau media pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam mengembangkan literasi dan numerasi matematikanya. Guru juga sering memberikan contoh soal yang isinya membutuhkan literasi dan numerasi, dengan demikian akan membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi matematikanya.
PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR KELAS III SEKOLAH PENGGERAK UPTD SPF 137 LALEBENTENG KABUPATEN SOPPENG Aspikal, Aspikal; Naimah, Naimah; Agustino, Muh Rifki
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6514

Abstract

Pemahaman Konsep Siswa Pada Pembelajaran Matematika Materi Bangun Datar Kelas III Sekolah Penggerak UPTD SPF 137 Lalebenteng. Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bone. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa kelas III tentang bangun datar di sekolah penggerak. Subjek penelitian adalah Siswa Kelas III, Guru Kelas III dan Kepala Sekolah UPTD SPF 137 Lalebenteng..Hasil penelitian ini mengambarkan Kemampuan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran matematika materi bangun datar kelas III di UPTD SPF 137 Lalebenteng. bedasarakan data yang telah terkumpul melalui wawancara, observasi dan dokumentasi bahwa kemampuan konsep matematis siswa pada materi bangun datar sudah baik. Siswa mampu menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan konsep berdasarkan sifat-sifatnya, dan mampu menyajikan konsep dalam bentuk matematika
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL THINK ANALYS WRITE SHARE TERINTEGRASI PERMAINAN TRADISIONAL MABBAGULI Septiawan, Faisal; Rijal, Syamsul; Alim, Arham Nur; Nursyam, Aisyah; Sirwanti, Sirwanti; Aspikal, Aspikal
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v11i1.7880

Abstract

Pembelajaran matematika di SMP seringkali kurang menarik dan belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Salah satu permasalahan utama adalah minimnya media pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan budaya lokal dengan strategi pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran TAWS-Mabbaguli yang terintegrasi permainan tradisional Mabbaguli untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Uji coba terbatas dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMPN 1 Mare, uji perluasan SMPN 4 Mare dan uji eksprimen SMP Satap 5 Mare dengan instrumen berupa tes, observasi, dan angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan critical thinking sekills peserta didik. Nilai rata-rata pretest naik dari 43 menjadi 68,6% sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 47 menjadi 55,5%. Aktivitas belajar meningkat dari skor 3,2 menjadi 4,0 dan 87% peserta didik merespons positif terhadap efektivitas model TAWS-Mabbaguli dalam pembelajaran matematika berbasis budaya Bugis. Kesiimpulan penelitian ini adalah TAWS-Mabbaguli terbukti efektif meningkatkan critical thinking skills peserta didik
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAWS TERINTEGRASI PERMAINAN TRADISIONAL BUGIS “MAPPASAJANG” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA Cakra, A.Ruum Syams; Asfar, A. M. Irfan Taufan; Landu, Aspikal
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v11i1.7952

Abstract

Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa merupakan kebutuhan mendesak dalam pendidikan abad ke-21 dan pendidikan karakter. Penelitian ini menguji efektivitas penerapan model pembelajaran TAWS (Think-Analysis-Write-Share) yang terintegrasi dengan permainan tradisional Bugis "Mappasajang" dalam proses pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan dua kelompok yakni kelas eksperimen yang menerapkan model TAWS (Think-Analysis-Write-Share) berbasis "Mappasajang" dan kelas kontrol dengan metode pembelajaran konvensional, yang dilakukan di SMAN 6 Bone. Analisis data menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan pada kelas eksperimen, terbukti dari skor pretest dan posttest serta observasi aktivitas belajar. Model ini terbukti tidak hanya efektif secara akademis, namun juga memperkuat pelestarian nilai kearifan lokal melalui pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Implikasi praktis dari penelitian ini mengarah pada pengembangan strategi pembelajaran inovatif berbasis budaya untuk mendukung pendidikan karakter dan kompetensi abad ke-21 siswa. Kata Kunci: Mappasajang, Mappasadia, Makka, Mappaluttu, Model TAWS
THE EFFECT OF THE TRADITIONAL MA'GURECCENG GAME IN IMPROVING THE NUMERACY SKILLS OF STUDENTS AT SD NEGERI 24 PANDANG-PANDANG Asmaul Husna; Aisyah Nursyam; Aspikal Aspikal
Jurnal Penalaran dan Riset Matematika Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Penalaran dan Riset Matematika
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/prisma.v4i2.562

Abstract

Elementary school students need to have numeracy skills from an early age because these skills are an important foundation for solving various everyday problems that require logical thinking. The main objective of this study was to identify the relationship between the use of the traditional game Ma'gurecceng and the level of numeracy skills of students studying at SD Negeri 24 Pandang-Pandang. The use of the traditional game Ma'gurecceng is considered relevant as a learning medium that not only attracts students' interest but is also effective in strengthening their numeracy skills. The research was conducted using a quantitative method with a pre-experimental design in the form of a one-group pre-test-post-test. All 12 fifth-grade students at SD Negeri 24 Pandang-Pandang were selected as participants using a saturated sample method. Data were collected through written tests involving pre-tests and post-tests as well as student response questionnaires. Furthermore, data processing used the Wilcoxon test to compare pre-test and post-test scores. Statistical tests proved that after participating in learning activities with the Ma'gurecceng game, students' numeracy skills increased significantly. The average post-test score (81.58) was higher than the pre-test score (49.92), while the Wilcoxon test using SPSS gave a result (Sig.) of 0.002 (p < 0.05). The questionnaire data showed that 57.5% of respondents "strongly agreed," 42.5% "agreed," with no "disagree" or "strongly disagree" responses. The research findings confirm that the application of the traditional Ma'gurecceng game has a beneficial contribution to improving students' numeracy skills. 
EFEKTIVITAS MODEL SOLE BERBANTUAN GEOGEBRA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING MATEMATIS SISWA SMP Selvi Selvi; Sirwanti Sirwanti; Aspikal Aspikal
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/fdprer09

Abstract

Rendahnya kemampuan Collaborative Problem Solving (CPS) matematis siswa masih menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang aktif dalam berdiskusi, mengeksplorasi ide, dan menyelesaikan masalah secara kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Self-Organized Learning Environment (SOLE) berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan Collaborative Problem Solving matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Cenrana dengan sampel penelitian kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan VIII B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial melalui uji Mann–Whitney, uji N-Gain, effect size, serta indeks keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 89,33 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 56,86. Hasil uji Mann–Whitney memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,8204 berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,3464 berada pada kategori sedang. Selain itu, nilai effect size sebesar 0,698586 berada pada kategori besar dan indeks keefektifan sebesar 85,92 berada pada kategori sangat efektif. Dengan demikian, model pembelajaran Self-Organized Learning Environment (SOLE) berbantuan GeoGebra efektif dalam meningkatkan kemampuan Collaborative Problem Solving matematis siswa SMP.
Pemanfaatan Permainan Tradisional Congklak Sebagai Media Interaktif Dalam Pembelajaran FPB Dan KPK Di SDN 2 Kragilan Andi Mufti Mubarak Asmar; Naimah Parondah; Aspikal Aspikal
Abdimas Mandalika Vol 5, No 5 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i5.34493

Abstract

Abstract:  The congklak game is highly effective in mathematics instruction at the elementary school level. Observations at SDN 2 Kragilan revealed that educators and mathematics teachers at the school still rely on conventional methods in their teaching. Furthermore, the use of learning media remains limited or lacks innovation when teaching the KPK and FPB concepts. The objective of this Community Service Program (PKM) is to provide an analysis regarding the introduction of the traditional congklak game as a learning medium for teaching the KPK and FPB at SDN 2 Kragilan. The program was implemented using a qualitative research methodology. The results of the PKM activity show that introducing traditional games as a learning medium can effectively improve students’ learning outcomes in KPK and FPB at SDN 2 Kragilan. Teachers’ innovations in learning media need not be limited to modern games; traditional media such as the congklak game can also be used to introduce KPK and FPB concepts. The congklak game can also foster hard work, a sense of achievement, and perseverance.Abstrak: Permainan congklak memiliki keefektifan yang baik dalam kegiatan pembelajaran matematika pada jenjang Sekolah Dasar. Hasil observasi di SDN 2 Kragilan memaparkan bahwa pendidik atau guru matematika di SDN 2 Kragilan masih menggunakan metode konvensional dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, penggunaan dari media pembelajaran juga masih minim digunakan ataupun kurang inovatif pada materi KPK dan FPB. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan hasil analisis terkait dengan pengenalan permainan tradisional congklak sebagai media pembelajaran matematikan FPB dan KPK di SDN 2 Kragilan. Pelaksanaan pengabdian menggunakan penulisan metode kualitatif. Hasil kegiatan PKM ialah pengenalan permainan tradisional sebagai salah satu media pembelajaran mampu memberikan keefektifan dalam peningkatan hasil belajar siswa materi KPK dan FPB di SDN 2 Kragilan. Inovasi guru dalam media pembelajaran tidak hanya berbasis permainan modern. Namun, penggunaan dari media tradisional seperti permainan congklak juga dapat digunakan sebagai media pengenalan materi KPK dan FPB. Permainan congklak juga dapat mengembangkan perilaku kerja keras, penghargaan, dan ketekunan.