Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Social Gathering Cards Learning Method to Enhance Students’ Critical Thinking Ability and Learning Outcomes Maulana, Moh
Classroom Action Research Journal (CARJO) Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Unversitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in order to implement Social Gathering Card Learning Method and its impact on students’ critical thinking skills and student learning outcomes on economic subjects. This study applied a classroom action research in economics class in SMAN 6 Malang. The research was conducted in two cycles consisting of two meetings of each. The findings of the study showed that the application of social gathering card has increased during cycles for both students’ critical thinking skills and learning outcomes. In more detail, in the beginning, it was about 73.7 percent for students’ critical thinking skills and rose to the level of 89.4 percent in the end of period. Furthermore, the students’ cognitive abilities in the pretest were about 6.89 per cent with average score 55 and it rocketed to the level about 93.1 percent with the score about 77. In the other hand, in the second cycle, the pre-test score was about 23.7 percent with the average score 57 and the post-test score was about 96.5 percent with the average score about 80.Keywords: Social Gathering Card, Thinking Critically, Learning Outcomes
Evaluasi sistem informasi manajemen klinik (SIMKLINIK) di bagian rawat jalan dengan metode hot-fit Sigit, Nanta; Maulana, Moh
Journal of Health Research Science Vol. 4 No. 02 (2024): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v4i02.1181

Abstract

Latar Belakang: Sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 bahwa semua Klinik wajib menyelenggarakan SIMKLINIK. Di klinik Panti Rahayu Sejak SIMKLINIK diimplementasikan, belum pernah dilakukan evaluasi SIMKLINIK. Oleh karena itu peneliti akan melakukan penelitian dengan mengevaluasi SIMKLINIK di Klinik Panti Rahayu menggunakan metode HOT-FIT.Metode: Kuantitatif dengan desain cross sectional untuk mengukur variabel human, organization, dan technology terhadap net benefit SIMRS di Klinik Panti Rahayu. Karena jumlah populasi kurang dari 100 maka sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM PLS dan nama aplikasi yang dipakai adalah SmartPLS versi 3.0.Hasil: Ada tiga faktor yang mempengaruhi net benefit kualitas layanan, kepuasan pengguna, dan lingkungan organisasi. Sedangkan faktor yang tidak memiliki pengaruh terhadap net benefit SIMKLINIK di Klinik Panti Rahayu adalah: penggunaan sistem, struktur organisasi, kualitas sistem, dan kualitas informasi.Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh dalam keberhasilan net benefit Sistem Informasi Manajemen Klinik di Klinik Panti Rahayu adalah kualitas layanan, kepuasan pengguna, dan lingkungan organisasi.
PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM ANALISIS KEBUTUHAN SIM KLINIK BAGIAN REGISTRASI PASIEN Maulana, Moh; Bhre Diansyah Dinda Khalifatulloh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v1i3.976

Abstract

Berdasarkan hasil dari identifikasi Tim pengabdi bahwasannya pendaftaran pasien masih mengunakan buku registrasi, sehingga menyebakan proses pendaftaran pasien lama, dikarenakan petugas harus mencari data pasien dalam buku registrasi secara satu per satu. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat di Klinik Modern Ponco Kusumo Malang untuk memberikan pendampingan dalam menganalisis kebutuhan SIM-Klinik bagian registrasi pasien. Kegiatan dilakukan selama 3 hari dengan peserta yang terlibat adalah petugas pendaftaran dan kepala rekam medis dengan jumlah 3 dengan metode sosialisasi dan diskusi unteraktif. Pengabdian masyarakat diawali dengan pemberian materi terkait konsep analisis kebutuhan SIM Klinik, Selanjutnya memberikan materi terkait SIM Klinik di bagian registrasi pasien dan teori penyusunan alur (flowchart), terakhir petugas membuat flowchart terkait alur registrasi pasien. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang menunjukkan peningkatan sebesar 40% dari nilai pretest yaitu 50.00 dan nilai posttest sebasar 90.00. Adanya peningkatan pengetahuan dan peserta dalam kegiatan ini dapat membantu dalam meningkatkan kemampuan petugas pendaftaran dalam menganalisis kebutuhan SIM-Klinik di bagaian registrasi pasien agar sistem yang nantinya di buat sesuai dengan kebutuhan klinik tersebut
PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PENYUSUNAN SOP SECARA KOMPUTERISASI BAGIAN REGISTRASI PASIEN Maulana, Moh; Widi A, Wisoedhanie; Firdaus, Jeffry Atur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v2i2.2084

Abstract

Rekam Medis adalah dokumen yang berisikan data identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Klinik Wijaya Kusuma Husada di Kabupaten Malang merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang berkembang pesat dalam melayani masyarakat sekitar. Sebagai klinik yang menyediakan layanan kesehatan dasar hingga spesialis. Terdapat beberapa masalah mengapa perlu diadakannya pengabdian di Klinik Wijaya Kusuma Husada, pertama belum optimalnya pemahaman petugas RM tentang SOP sistem registrasi pasien secara terkomputerisasi dan tidak adanya SOP tentang sistem registrasi pasien secara terkomputerisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait sistem registrasi pasien secara terkomputerisasi dan melakukan pembuatan SOP sistem Registrasi pasien secara terkomputerisasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai edukasi dan penyusunan SOP dengan peserta yang terlibat adalah petugas rekam medis di klinik Wijaya Kusuma Husada berjumlah 3 orang dengan sosialisasi dan diskusi interaktif. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui, bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 40% yang dilihat berdasarkan rerata nilai pretest petugas sebelum diberikan edukasi sebesar 45.00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 85.00. Hasil PkM ini menunjukkan bahwa petugas rekam medis memiliki peningkatan pengetahuan terkait penyusunan SOP sistem registrasi pasien.
PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS TERKAIT PERANCANGAN UI/UX SIM KLINIK BAGIAN PENDAFTARN PASIEN Maulana, Moh; Widi A, Wisoedhanie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Komputer Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmik.v2i3.2821

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan petugas rekam medis dalam perancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada Sistem Informasi Manajemen Klinik (SIM Klinik) bagian pendaftaran pasien, sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih efisien, cepat, dan sesuai kebutuhan pengguna. Metode pengabdian yang digunakan meliputi tahapan koordinasi awal dan identifikasi masalah, penyusunan modul pelatihan, edukasi dan penyuluhan mengenai konsep UI/UX, praktik langsung perancangan desain antarmuka, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman petugas rekam medis, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 50,00 dan meningkat menjadi 86,00 pada posttest. Selain itu, petugas mampu menyusun rancangan wireframe sederhana serta memahami alur kerja digital pada pendaftaran pasien. Simpulan dari kegiatan ini adalah pemberdayaan petugas rekam medis melalui pelatihan UI/UX terbukti efektif meningkatkan keterampilan dan kesiapan mereka dalam mengimplementasikan SIM Klinik bagian pendaftaran pasien secara lebih adaptif dan ramah pengguna.   Kata Kunci: Pemberdayaan, Rekam Medis, SIM Klinik, UI, UX
PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PENYAJIAN DATA SIM KLINIK DI KLINIK MODERN, PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG Nanta sigit, Nanta sigit; Maulana, Moh
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klinik Modern merupakan satu diantara klinik rawat inap pratama yang terdapat di Kabupatenmalang yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara perorangan, dimana rata-rata kunjungan pasien di klinik moderna berkisar 50 pasien per hari. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan termasuk klinik wajib menyelenggarakan rekam medis. Salah satu sistem yang dilaksanakan dalam unit rekam medis adalah Rekam medis elektronik merupakan rekam medis yang penyelenggaraannya dilakukan dengan sistem elektronik. Tujuan dari rekam medis adalah untuk meningkatkan mutu sebuah pelayanan kesehatan, memberikan kepastian hukum, kerahasiaan, keamanan, keutuhan serta ketersediaan data rekam medis pasien, dan mewujudkan sebuah penyelenggaraan berbasis digital yang terintegrasi. Rekam medis elektronik paling sedikit dilakukan kegiatan registrasi pasien, ditribusi data rekam medis elektronik, pengisisan informasi klinis, pengolahan informasi rekam medis elektronik, pengimputan data, penyimpanan data rekam medis elektronik, menjamin mutu , transfer isi rekam medis. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktifmengenai pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis yang dilakukan kepada petugas kesehatan. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa pengetahuan petugas kesehatan antara sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi meningkat sebesar 70%, dimana sebelum diberikan edukasi, rerata nilai pretest sebesar 56.00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 95.00. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam melakukan sistem perancangan aplikasi SIMKLINIK.
Perancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) SIM Klinik Kodefikasi Klinis Aini, Nita Dwi Nur; Maulana, Moh
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 7 No 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v7i1.6344

Abstract

Medical record officers at Clinic X experience difficulties in determining disease and procedure codes because coding is performed manually, which often results in claim delays due to codes that are insufficiently specific and do not comply with BPJS regulations. Therefore, this study aims to design a UI/UX for the clinical coding module of the Clinic Information System (CIS) at Clinic X, Malang Regency, to ensure faster and more accurate code generation. This study employed a Research and Development (R&D) approach using Figma, involving three medical record officers as informants. The results indicate that the UI/UX design of the clinical coding module consists of five pages: a login page, a coding dashboard page, a coding page, a coding edit page, and a coding report page. The UI/UX interface design covers navigation, page titles, language clarity, icon consistency, colour schemes, visual appearance, layout, font type and size, and overall page structure, all of which were found to be appropriate. The CIS not only functions effectively from a technical perspective but also enhances the comfort and efficiency of healthcare personnel in managing medical data and services.
Edukasi petugas rekam medis terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem retensi berkas rekam medis Ariyanti, Rea; Aini, Nita Dwi Nur; Maulana, Moh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21150

Abstract

AbstrakGuna menjalankan pelayanan kesehatan yang optimal maka diperlukan dukungan oleh unit-unit yang terkait didalamnya, salah satunya adalah unit rekam medis. Seiring dengan berjalannya waktu, berkas rekam medis pasien akan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga perlu diperhatikan terkait sistem filling dan sistem retensi berkas rekam medis. Retensi berkas rekam medis merupakan salah satu cara penting untuk mengatasi masalah penumpukan berkas yang tidak memiliki nilai guna lagi guna memberikan kapasitas serta pemeliharaan yang lebih baik baik bagi berkas yang memiliki nilai guna. Klinik X merupakan salah satu klinik yang ada di kabupaten Malang. Rata-rata kunjungan pasien di klinik X Poncokusumo Malang berkisar 50 pasien per hari, dimana hingga saat ini belum pernah dilakukan retensi berkas rekam medis, sehingga banyak rekam medis yang tertumpuk yang berakibat pada terjadinya kerusakan fisik pada berkas rekam medis seperti map terlipat, robek, dan lain sebagainya. Adanya penumpukan berkas rekam medis ini disebabkan karena sampai dengan saat ini belum pernah dilaksanakan retensi berkas rekam medis akibat dari belum adanya SOP terkait sistem filling dan retensi berkas rekam medis. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada tenaga kesehatan dalam penyusunan SOP  agar pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai penyusunan SOP sistem filling dan retensi berkas rekam medis. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa, terdapat peningkatan pengetahuan sebear 23% yang dilihat berdasarkan rerata nilai pretest petugas sebelum diberikan edukasi sebesar 65.00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 80.00. Hasil PkM ini menunjukkan bahwa petugas kesehatan memiliki peningkatan pengetahuan terkait penyusunan SOP terkait sistem filling dan retensi berkas rekam medis. Kata kunci: edukasi; filling; retensi; SOP Abstract In order to provide optimal health services, support is needed from the units involved, one of which is the medical records unit. As time goes by, patient medical record files will increase from year to year, so it is necessary to pay attention to the filling system and retention system for medical record files. Retention of medical record files is one important way to overcome the problem of accumulating files that no longer have use value in order to provide better capacity and maintenance for files that have use value. Clinic X is one of the clinics in Malang district. The average patient visit at the X Poncokusumo Malang clinic is around 50 patients per day, where until now there has never been any retention of medical record files, so that many medical records are piled up which results in physical damage to medical record files such as folders folded, torn, and so forth. This accumulation of medical record files is due to the fact that up to now there has never been any retention of medical record files as a result of the absence of SOPs related to the system for filling and retention of medical record files. This PkM activity aims to provide education to health workers in preparing SOPs so that the implementation of the medical record storage system can be carried out well. This activity was carried out 3 times using socialization methods and interactive discussions regarding the preparation of SOPs for filling and retention systems for medical record files. From the evaluation results, it is known that there was an increase in knowledge of 23% which was seen based on the average pretest score of officers before being given education of 65.00 and after being given education the average posttest score was 80.00. The results of this PkM show that health workers have increased knowledge regarding the preparation of SOPs related to the filling and retention system for medical record files. Keywords: education; filling; retention; SOP
Perancangan UI/UX Pada SIMKLINIK Bagian Pendaftaran Di Klinik Jaya Kusuma Husada Maulana, Moh; Anugrahanti, Wisoedhanie Widi
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v11i1.2095

Abstract

At the Jasa Kusuma Husada Clinic, patient registration management still uses a manual, paper-based system. The use of this system has the potential to cause inefficiencies in service time, patient identification errors, and data duplication. Based on these problems, the researcher designed the user interface (UI) and user experience (UX) on the registration section of the clinic management information system (SIMKLINIK) at the Jaya Kusuma Husada Clinic. The method used in this study was Research and Development (R&D). The results of this study, the design aspects of the User Interface (UI) and User Experience (UX) in the registration section of the clinic management information system (SIMKLINIK), were observed on 22 assessment indicators covering aspects of navigation, icon clarity, design consistency, and flexibility of use, showing that they meet the expected standards. In conclusion, the UI / UX design for the registration section of SIMKLINIK has been prepared based on the results of the user needs analysis