Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA): Long-Term Effects on Menstrual Cycle Disorders: Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA): Efek Penggunaan Jangka Panjang terhadap Gangguan Menstruasi Nurhayati Nurhayati; Suhermi Sudirman; Sitti H. Hamang
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 11 No. 2 April 2023
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v11i2.1884

Abstract

Objective: To determine the effect of the duration ofusing Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) on theMenstrual CycleMethods: This research is an analytical study of 102 patientswho used DMPA for less than 1 year and more than 1year and then analyzed the types of menstrual disordersexperienced while using DMPA contraception at RSIAMasyita Makassar Tahun 2022. Data collection was carriedout by direct observation at RSIA. Masyita was then arrangedin a checklist that has been prepared.Data is processed usingSPSS version 25.0.Results: There is a signifi cant effect between the length ofuse of Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) and theMenstrual Cycle (p=0.000).Conclusion: There are long-term effects of using DMPAon menstrual cycle disorders, the most common beinghypermenorrhea. These results showed that the use ofDepo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) for > 1 yearhas shown many effects on Menstrual Disorders and can beused by midwives to providing knowledge and counselingto patients who wll to use DMPA regarding the side effectsand risks of using longer contraceptives.Keywords: Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA),duration of use, menstrual cycle.AbstrakObjektif: Untuk mengetahui pengaruh lama penggunaanDepo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA) terhadap siklusmenstruasi.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitikterhadap 102 pasien yang menggunakan DMPA kurang dari1 tahun dan lebih dari 1 tahun kemudian dianalisis jenisgangguan menstruasi yang dialami selama menggunakankontrasepsi DMPA di RSIA Masyita Makassar. Pengumpulandata dilakukan dengan metode observasi langsung di RSIATahun 2022. Masyita kemudian disusun dalam checklistyang telah disiapkan.Data diolah menggunakan SPSS versi25.0.Hasil: Ada pengaruh yang signifi kan antara lamapenggunaan Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA)dengan siklus menstruasi (p=0,000).Kesimpulan: Adanya Efek dari Jangka Panjang PenggunaanDMPA terhadap gangguan siklus Mentsruasi yangterbanyak yaitu Hipermenore. Hasil ini menunjukkan bahwaPenggunaan Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA)selama > 1 tahun telah menunjukkan banyak efek padagangguan menstruasi dan selanjutnya dapat digunakanoleh bidan dalam memberikan pengetahuan dan konselingkepada pasien yang akan menggunakan DMPA mengenaiefek samping dan resiko penggunaan kontrasepsi yanglebih lama.Kata kunci: Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA),lama pemakaian, siklus menstruasi.
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Orang Tua tentang Kesehatan Reproduksi dengan Kejadian Pernikahan Dini di Desa Marayoka, Bangkala, Jeneponto Nurhayati Nurhayati; Andi Masnilawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1737

Abstract

Early marriage is one of the problems that can endanger the reproductive health of young women. Health problems that can be caused include cervical cancer, anemia, miscarriage and even maternal death and infant death born to mothers who marry in their teens. This study aims to analyze the relationship between knowledge and attitudes of parents about reproductive health with the incidence of early marriage. This type of research was an analytic survey with a cross-sectional design. The subjects of this study were 52 young women who were taken by purposive sampling technique. Data were collected through filling out a questionnaire and then analyzed using the Chi-square test and Fisher's exact test. After analyzing the data, it was found that the value of p = 0.563 for parental knowledge, p = 0.548 for parental attitudes. Furthermore, it was concluded that the knowledge and attitudes of parents were not related to the incidence of early marriage.Keywords: parents; early-age marriage; reproduction health; knowledge; attitude ABSTRAK Pernikahan dini merupakan salah satu masalah yang dapat membahayakan kesehatan reproduksi remaja putri. Masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan antara lain kanker serviks, anemia, keguguran dan bahkan dapat terjadi kematian ibu maupun kematian bayi yang dilahirkan oleh ibu yang melakukan perkawinan di usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua tentang kesehatan reproduksi dengan kejadian pernikahan dini. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah 52 remaja putri yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis menggunakan uji Chi-square serta Fisher’s exact test. Setelah dilakukan analisis data, didapatkan nilai p = 0,563 untuk pengetahuan orang tua, p = 0,548 untuk sikap orang tua. Selanjutya disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap orang tua tak berhubungan dengan kejadian pernikahan dini.Kata kunci: orang tua; pernikahan dini; kesehatan reproduksi; pengetahuan; sikap
PEMBERDAYAAN KESEHATAN REMAJA KARANG TARUNA DESA KAPITA MELALUI PELATIHAN PIJAT ENDORPHINE ATASI DISMENORHEA REMAJA DI DESA KAPITA KEC. BANGKALA KAB. JENEPONTO Nia Karuniawati; Sitti Hadriyanti Hamang; Nurhayati Nurhayati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1229-1233

Abstract

Salah satu tanda keremajaan wanita secara biologis dimulianya remaja mengalami menstruasi. Menstruasi dimulai saat pubertas dan kemampuan seorang wanita untuk mengandug anak atu masa reproduksi. Ketika menstruasi tiba, ada kalanya terdapat kelainan atau gangguan yang ada hubungannya dengan menstruasi diantaranya premenstrual tension ( ketegangan sebelum haid), mastodinia, mittelschmerz (rasa nyeri saat ovulasi) dan dismenorhea yaitu rasa yang nyeri pada saat menstruasi. Dismenorhea merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri yang ditandai dengan nyeri perut bagian bawah dan dapat disertai dengan gejala lain. Sebahagian besar besar nyeri haid terjadi saat usia remaja dan dapat menimbulkan dampak konflik emosional, ketegangan dan kegelisahan. Akibat dismenore mereka bahkan tidak dapat pergi kesekolah, aktivitas belajar dalam pembelajaran terganggu, konsentrasi menjadi menurun bahkan tidak ada dalam pembelajaran terganggu, konsentrasi menjadi menurun bahkan tidak ada sehingga materi yang diberikan selama pembelajaran yang berlangsung tidak bisa ditangkap oleh remaja yang sedang mengalami dismenorea. Salah satu cara untuk mengatasi dismenorea yaitu dengan manajemen sentuhan yaitu pijat endorphine. Pijat endorphine merupakan sebuah terapi pijatan ringan yang cukup penting diberikan pada wanita yang mengalami nyeri. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk pemberdayaan Kesehatan Remaja Putri Karang Taruna Desa Kapita melalui Pijat Endorphine.Melalui pemberdayaan Kesehatan Remaja Putri Karang Taruna  maka sangat menjadi peluang besar sebagai pusat informasi remaja putri di Desa Kapita sehingga manfaatnya lebih dekat karena informasi bisa mereka dapat langsung melalui peran para remaja yang terlibat dalam Karang Taruna.
Program Edukasi Asuhan Kebidanan Untuk Pencegahan Komplikasi Kehamilan Pada Ibu Dengan Pernikahan Dini Fara Khansa Azizah; Hainas Sani Privetera; Nurhayati Nurhayati; Cakrawati R Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Early marriage remains a public health issue that contributes to an increased risk of pregnancy complications among mothers. Young mothers are at higher risk of experiencing anemia, preeclampsia, preterm birth, and low birth weight infants. Limited knowledge regarding antenatal care further exacerbates these risks. This community service program aimed to improve the knowledge of mothers with early marriage regarding midwifery care in preventing pregnancy complications. The methods used included health education sessions, interactive discussions, and evaluation through pre-test and post-test. The participants were pregnant women with a history of early marriage. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge after the educational intervention. This program proved effective in enhancing mothers’ understanding of the importance of routine antenatal care, early detection of complications, and the adoption of healthy behaviors during pregnancy. Keywords: Early Marriage, Midwifery Care, Pregnancy Complications, Health Education ABSTRAK Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan pada ibu. Ibu dengan usia muda memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia, preeklamsia, persalinan prematur, serta bayi berat lahir rendah. Kurangnya pengetahuan mengenai perawatan kehamilan menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dengan pernikahan dini mengenai asuhan kebidanan dalam upaya pencegahan komplikasi kehamilan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil dengan riwayat pernikahan dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin, deteksi dini komplikasi, serta penerapan pola hidup sehat selama kehamilan. Kata kunci: Pernikahan Dini, Asuhan Kebidanan, Komplikasi Kehamilan, Pendidikan Kesehatan.
Penyuluhan Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Meningkatkan Kewaspadaan Dan Keselamatan Ibu Hamil Siti Badria Asikin; Tenny Tarnoto; Natalia Debi Subani; Nurhayati Nurhayati; Rezqiqah Aulia Rahmat; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.932

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) remains a health indicator that requires significant attention, especially in areas with limited health facilities. One contributing factor to the high MMR is pregnant women's limited knowledge of pregnancy danger signs, often leading to delays in seeking medical help. This community service activity aims to improve pregnant women's knowledge of pregnancy danger signs through integrated counseling and education. The activity was conducted in Village X and involved 45 pregnant women. The methods used included classroom counseling, interactive discussions, demonstrations of danger signs, distribution of leaflets, and knowledge evaluation using pre- and post-tests. The results showed a significant increase in knowledge, with an average pre-test score of 56.2 increasing to 86.7 in the post-test. Ninety-one percent of participants stated that this activity was very beneficial and increased their awareness of pregnancy risks. In conclusion, counseling on pregnancy danger signs is effective in increasing the knowledge and awareness of pregnant women. This activity is recommended for routine implementation by health workers as an effort to prevent complications early and improve maternal safety.
Pemberdayaan Komunitas Gen Alpha Dalam Pencegahan Anemia Melalui Deteksi Dini Dan Edukasi Anemia di SMP Islam Darul Hikmah Suchi Avnalurini Sharief; Abd Gafur; Nurhayati Nurhayati
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.502

Abstract

Anemia pada remaja dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, penurunan prestasi belajar, mengganggu kebugaran dan produktivitas dan penurunan imunitas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pretest tingkat pengetahuan dan sikap, selanjutnya dilakukan pemamaran materi terkait anemia, setelah itu dilakukan post test, dan dilanjutkan pembentukan kelompok peer leader yang terdiri dari 3 kelompok/tim. Setiap tim terdiri dari 3 siswi yang masing masing berasal dari kelas VII, VIII dan IX. 3 tim tersebut dilatih menggunakan alat ukur hemoglobinometer digital (Easy Touch GCHb ). Hasil Kegiatan PKM ini membawa dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan siswi menjadi sebesar 91,7% dimana tidak ada lagi berpengetahuan kurang dan peningkatan sikap menjadi 100% positif. Telah dibentuk pula peer leader/ teman sejawat di masing-masing kelas yang terdiri dari 3 siswi setiap kelas (Kelas VII, VIII dan IX) untuk mendeteksi anemia pada remaja putri/ siswi SMPI Darul Hikmah, selain itu peer leader yang telah dibentuk telah dilatih dan sudah mahir melakukan pemeriksaan hemoglobin dengan menggunakan alat ukur hemoglobinometer digital (Easy Touch GCHb) sehingga diharapkan dapat mendeteksi anemia secara dini pada teman temannya. Khusus Peningkatan output tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi siswi dalam upaya mencegah dan menangani anemia pada remaja putri.