Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA): Long-Term Effects on Menstrual Cycle Disorders: Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA): Efek Penggunaan Jangka Panjang terhadap Gangguan Menstruasi Nurhayati Nurhayati; Suhermi Sudirman; Sitti H. Hamang
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 11 No. 2 April 2023
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v11i2.1884

Abstract

Objective: To determine the effect of the duration ofusing Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) on theMenstrual CycleMethods: This research is an analytical study of 102 patientswho used DMPA for less than 1 year and more than 1year and then analyzed the types of menstrual disordersexperienced while using DMPA contraception at RSIAMasyita Makassar Tahun 2022. Data collection was carriedout by direct observation at RSIA. Masyita was then arrangedin a checklist that has been prepared.Data is processed usingSPSS version 25.0.Results: There is a signifi cant effect between the length ofuse of Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) and theMenstrual Cycle (p=0.000).Conclusion: There are long-term effects of using DMPAon menstrual cycle disorders, the most common beinghypermenorrhea. These results showed that the use ofDepo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) for > 1 yearhas shown many effects on Menstrual Disorders and can beused by midwives to providing knowledge and counselingto patients who wll to use DMPA regarding the side effectsand risks of using longer contraceptives.Keywords: Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA),duration of use, menstrual cycle.AbstrakObjektif: Untuk mengetahui pengaruh lama penggunaanDepo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA) terhadap siklusmenstruasi.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitikterhadap 102 pasien yang menggunakan DMPA kurang dari1 tahun dan lebih dari 1 tahun kemudian dianalisis jenisgangguan menstruasi yang dialami selama menggunakankontrasepsi DMPA di RSIA Masyita Makassar. Pengumpulandata dilakukan dengan metode observasi langsung di RSIATahun 2022. Masyita kemudian disusun dalam checklistyang telah disiapkan.Data diolah menggunakan SPSS versi25.0.Hasil: Ada pengaruh yang signifi kan antara lamapenggunaan Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA)dengan siklus menstruasi (p=0,000).Kesimpulan: Adanya Efek dari Jangka Panjang PenggunaanDMPA terhadap gangguan siklus Mentsruasi yangterbanyak yaitu Hipermenore. Hasil ini menunjukkan bahwaPenggunaan Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA)selama > 1 tahun telah menunjukkan banyak efek padagangguan menstruasi dan selanjutnya dapat digunakanoleh bidan dalam memberikan pengetahuan dan konselingkepada pasien yang akan menggunakan DMPA mengenaiefek samping dan resiko penggunaan kontrasepsi yanglebih lama.Kata kunci: Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA),lama pemakaian, siklus menstruasi.
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Orang Tua tentang Kesehatan Reproduksi dengan Kejadian Pernikahan Dini di Desa Marayoka, Bangkala, Jeneponto Nurhayati Nurhayati; Andi Masnilawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i0.1737

Abstract

Early marriage is one of the problems that can endanger the reproductive health of young women. Health problems that can be caused include cervical cancer, anemia, miscarriage and even maternal death and infant death born to mothers who marry in their teens. This study aims to analyze the relationship between knowledge and attitudes of parents about reproductive health with the incidence of early marriage. This type of research was an analytic survey with a cross-sectional design. The subjects of this study were 52 young women who were taken by purposive sampling technique. Data were collected through filling out a questionnaire and then analyzed using the Chi-square test and Fisher's exact test. After analyzing the data, it was found that the value of p = 0.563 for parental knowledge, p = 0.548 for parental attitudes. Furthermore, it was concluded that the knowledge and attitudes of parents were not related to the incidence of early marriage.Keywords: parents; early-age marriage; reproduction health; knowledge; attitude ABSTRAK Pernikahan dini merupakan salah satu masalah yang dapat membahayakan kesehatan reproduksi remaja putri. Masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan antara lain kanker serviks, anemia, keguguran dan bahkan dapat terjadi kematian ibu maupun kematian bayi yang dilahirkan oleh ibu yang melakukan perkawinan di usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap orang tua tentang kesehatan reproduksi dengan kejadian pernikahan dini. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah 52 remaja putri yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis menggunakan uji Chi-square serta Fisher’s exact test. Setelah dilakukan analisis data, didapatkan nilai p = 0,563 untuk pengetahuan orang tua, p = 0,548 untuk sikap orang tua. Selanjutya disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap orang tua tak berhubungan dengan kejadian pernikahan dini.Kata kunci: orang tua; pernikahan dini; kesehatan reproduksi; pengetahuan; sikap