Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Tawang Mas 01 dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Diagram Batang Berdasarkan Gaya Belajar Kurniatin, Yuni; Pramasdyahsari, Agnita Siska; Susilowati, Anis; Rahmawati, Noviana Dini
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i3.3138

Abstract

This research aims to describe and determine students' abilities in solving mathematical problems with a focus on learning styles. The research subjects were Class IV students at SD Negeri Tawangmas. This research is a qualitative descriptive study which aims to determine and describe mathematical problem solving abilities in terms of students' learning styles. Data was collected using questionnaires, tests and interviews. The use of questionnaires describes visual learning styles, auditory and kinesthetic learning styles. Two test numbers determine the mathematical problem solving ability in the Polya step, and the interview confirms the mathematical problem solving ability. The data analysis techniques are reduction, presentation and verification. Based on the results, this study had 7 respondents with a bias towards visual style 3, auditory style 2 and kinestatic style with literacy skills from the results of the report cards, the average report card score was 76.28 and the standard deviation was 17.03. With problem-solving abilities for each style, namely 1) students with a visual style have the ability to understand problems, organize and carry out them and re-check the results of their work. 2) students with an auditory style have the ability to understand problems, organize and carry out them and review the results of their work. 3) students with an auditory style have the ability to understand problems, organize them, and are unable to carry them out until they are unable to recheck the results of their work.
Analisis Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Wordwall untuk Mengembangkan Collaborative Skills Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SDN Tawangmas 01 Kumala Sari, Widya Sinta; Fajriyah, Khusnul; Susilowati, Anis; Rahmawati, Noviana Dini
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 6 No. 3 (2024): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v6i3.388

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan kemampuan kolaboratif peserta didik kelas V SDN Tawangmas 01 melalui model pembelajaran berbasis masalah menggunakan wordwall. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian ini adalah SD N Tawangmas 01. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas V dengan jumlah 28 peserta didik. Metode analisis data menggunakan analisis interaksi Miles dan Huberman meliputi reduksi data, visualisasi data, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan media wordwall diperoleh dari 24 peserta didik yang mempunyai kriteria partisipasi tinggi dan nilai akhir 85.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PAPAN CERDAS INSPIRASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP NORMA PESERTA DIDIK KELAS 4 SD NEGERI TAWANG MAS 01 WATI, SRI; PRAMASDYAHSARI, AGNITA SISKA; SUSILOWATI, ANIS; RAHMAWATI, NOVIANA DINI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i3.3348

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of smart inspiration board learning media (PANDASI) on the understanding of the concept of norms of grade IV students. This study was conducted at SD Negeri Tawang Mas 01, with a quantitative research type using an experimental method in the form of one group pretest-posttest design. The sampling technique used in this study was the saturated sampling technique, with a population of grade IV students of 23 students consisting of 10 male students and 13 female students. The average pretest score reached 45.09. While the average posttest score reached 76.22. The results of the Shapiro-Wilk normality test that the analysis of the pretest and posttest data above obtained results showing sig> 0.05 with pretest data 0.119> 0.05 while posttest data 0.175> 0.05 at a significance level of 0.05 and N = 25, then H? is accepted. Based on the calculation of the Paired Sample T-Test analysis, the significant value (2-tailed) is 0.000 <0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that there is a difference in the average value before the implementation of the learning model using the smart inspiration board media (PANDASI) on students' understanding of concepts. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan unttuk mengetahui pengaruh peggunaan media pembelajaran papan cerdas isnpirasi (PANDASI) terhadap pemahaman konsep norma peserta didik kelas IV. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Tawang Mas 01, dengan jenis penelitian kuantitatif menggunakan matode eksperimen berupa one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampling yang digunakan pada penelitian ini yakni tehnik sampling jenuh, dengan jumlah populasi siswa kelas IV adalah 23 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Rata-rata nilai pretest adalah mencapai 45.09. Sedangkan rata-rata nilai posttest adalah mencapai 76.22. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk bahwa analisis data pretest dan posttest diatas memperoleh hasil menunjukan sig > 0.05 dengan data pretest 0.119  > 0.05 sedangkan data posttest 0.175 > 0.05 pada taraf  signifikan 0.05 dan N = 25, maka H? diterima. Berdasarkan perhitungan analisis Uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai signifikan (2-tailed) adalah 0.000 < 0.05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum diterapkannya model pembelajaran menggunakan media papan cerdas inspirasi (PANDASI) terhadap pemahaman konsep peserta didik.
ANALISIS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA KEDUA DI SEKOLAH ANUBAN OB-OM SCHOOL THAILAND Susilowati, Anis; Wanda, Karina; Sari, Suci Perwita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26370

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pembelajaran bahasa Indonesia untuk pelajar Thailand yang berlangsung di Bangkok Thailand. Dalam proses pembelajaran tentunya terdapat permasalahan yang menghambat belajar siswa karena pembelajaran bahasa Indonesia dilakukan di Thailand. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa di Bangkok, dimana siswa tersebut mempunyai bahasa ibu dengan bahasa Thailand dan mendeskripsikan kendala-kendala yang ada dalam proses pembelajaran bahasa tersebut. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode mendengarkan, observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut: 1) Proses pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah melalui; (a) menghafal kosakata (b) membaca teks bahasa Indonesia, dan (c) mengerjakan latihan soal. 2) Kendala yang dialami dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah; (a) kesulitan dalam mengucapkan beberapa huruf dalam bahasa Indonesia, (b) siswa kurang percaya diri dalam berbicara bahasa Indonesia, (c) sikap dan kebiasaan siswa yang kurang memadai, (d) latar belakang budaya dan bahasa siswa. 3) Solusi untuk mengatasi kendala dalam proses pembelajaran, yaitu: (a) memberikan waktu lebih banyak kepada siswa untuk berlatih, (b) berbicara kepada siswa secara individu (c) memaksimalkan hasil belajar di kelas dengan waktu yang terbatas, (d) menyederhanakan materi dan pemahaman siswa, dan (e) memberikan waktu lebih banyak kepada siswa.