Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Transformasi Sosial di Pedesaan: Dampak Industrialisasi Terhadap Kehidupan Masyarakat Lokal Wathoni, Syamsul
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v3i2.4648

Abstract

The aim of writing this work is to determine social transformation in rural areas: the impact of industrialization on the lives of local communities. The research begins by exploring social transformation in rural areas through a literature review, using theoretical works from leading sociologists. Data sources include academic documents, village archives, and community participation through interviews and surveys with questionnaires. The collected data was analyzed using a qualitative approach for nuances and dynamics, and a quantitative approach for a numerical description of the impact of industrialization. This research produces a holistic narrative that combines theoretical foundations, empirical data, and qualitative and quantitative analysis, exploring social transformation in rural areas due to industrialization. The result of this work is that the wave of industrialization has significantly changed the economic structure and lifestyle of rural communities, bringing new hopes and challenges. Although economic progress and educational improvements were achieved, negative impacts such as social disapproval and inequality emerged. Infrastructure plays a key role in opening positive opportunities and strengthening regional integration. The sociological perspectives of prominent figures provide deep insight into social and cultural change in rural areas. Wise management is the key to maintaining a balance between economic growth and social welfare in the course of adaptation through waves of industrialization.
STUDY ON SEISMIC DESIGN PARAMETERS OF LEAD RUBBER BEARING TYPE BASE ISOLATION STRUCTURE: Study on Seismic Design Parameters of Lead Rubber Bearing Type Base Isolation Structure Kencanawati, Ni Nyoman; Hariyadi, Hariyadi; Wathoni, Syamsul
Spektrum Sipil Vol 7 No 1 (2020): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v6i2.142

Abstract

Salah satu cara mengurangi resiko bencana pasca gempa pada struktur bangunan adalah dengan mengaplikasikan struktur isolasi dasar (base isolation) pada dasar bangunan ketinggian sedang (medium rise building). Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk memisahkan bangunan atas dengan bangunan bawah sehingga diharapkan parameter performa seismik dapat berkurang. Paper ini bertujuan mengkaji beberapa parameter gempa dalam desain seperti periode getar, gaya gempa, dan simpangan pada bangunan yang menggunakan sistem isolasi dasar tipe Lead Rubber Bearing dan dibandingkan dengan bangunan konvensional tanpa system isolasi dasar. Sesuai dengan hasil analisa struktur, dibutuhkan diameter isolator sebesar 65 cm dengan tinggi 40.4 cm untuk model bangunan 5 lantai. Jumlah layer untuk rubber adalah 17 dengan tebal satu layer 2 cm. Aplikasi isolasi dasar pada bangunan memberikan peningkatan periode pada struktur dengan isolasi yaitu sebesar 6.7% dan 2.9% untuk masing-masing portal memanjang dan melintang dibandingkan dengan gedung tanpa system isolasi. Selanjutnya simpangan antar lantai terjadi penurunan yaitu dengan rata-rata nilai 39% untuk portal memanjang dan 35% pada portal melintang. Gaya horisontal mengalami penurunan yaitu 33.7% pada portal memanjang dan 32.7% setelah memakai isolasi dasar. Bangunan dengan isolasi dasar memberikan parameter desain yang lebih baik terhadap gempa dibandingkan dengan bangunan konvensional.
Peran Pondok Pesantren Dalam Melestarikan Tradisi Barzanji (Studi Kasus Pondok Pesantren Darussalam Pucang Kradinan Dolopo Madiun) Ibrahim, Ahmad; Wathoni, Syamsul
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 3 No. 2 (2021): JCD: Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v3i2.1033

Abstract

Abstrak Pesantren adalah sebuah pendidikan tradisional yang para santrinya tinggal secara bersama dan belajar di bawah asuhan dan bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kyai dan mempunyai asrama untuk tempat menginap santri. Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya pemeluk agama islam. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya tradisi dan budaya islam nusantara yang ada dalam masyarakat kita saat ini. Terdapat bermacam-macam tradisi, salah satunya yaitu pembacaan kitab Maulid Al-Barzanji. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh simpulan bahwa Pelaksanaan pembacaan kitab Maulid Al-Barzanji tidak hanya di lingkup pondok, tetapi juga bersama dengan warga masyarakat sekitar pondok pesantren. Peran pembaacaan Maulid Al-Barzanji sebagai media untuk mengimitasi dan menauladani akhlak dan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW. Dimana Nabi Muhammad SAW yang mempunyai sifat shiddiq, amanah, tabligh, fathonah. Kemudian media kultural barzanji memiliki peran untuk menyatukan dan mempererat masyarakat, baik nasionalisme, rasa persatuan, dan juga ukhuwah islamiyah sehingga terjadi persatuan antara pondok pesantren dengan masyarakat dan juga antara pondok peantren dengan organisasi Nahdlatul Ulama beserta Banomnya. Kata Kunci : Pesantren, Tradisi, Al-Barzanji Abstract Pesantren is a traditional education in which the students live together and study under the care and guidance of a teacher who is better known as a kyai and has a dormitory for students to stay. Indonesia is a country where the majority of the population is Muslim. This can be seen from the many Islamic traditions and cultures of the archipelago that exist in our society today. There are various traditions, one of which is the reading of the book of Maulid Al-Barzanji. Based on the results of data analysis, it was concluded that the implementation of reading the book of Maulid Al-Barzanji was not only in the scope of the boarding school, but also with the community around the Islamic boarding school. The role of reading Maulid Al-Barzanji as a medium for imitating and imitating the morals and characteristics of the Prophet Muhammad. Where is the Prophet Muhammad SAW who has the characteristics of Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah. Then the Barzanji cultural media has a role to unite and strengthen the community, both nationalism, a sense of unity, and also ukhuwah Islamiyah so that there is unity between Islamic boarding schools and the community and also between Islamic boarding schools and the Nahdlatul Ulama organization and its Banom. Keywords: Islamic Boarding School, Tradition, Al-Barzanji
Implementasi Kepemimpinan Transformasional Dalam Sistem Kolektif Kolegial : Strategi Peningkatan Produktifitas Pengambilan Keputusan Di KPU Ngawi Periode 2014-2019: Implementation of Transformational Leadership in the Collegial Collective System: Strategies for Increasing Decision-Making Productivity in the Ngawi KPU for the 2014-2019 Period Wathoni, Syamsul
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v6i2.6688

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan kepemimpinan transformasional dalam sistem kolektif kolegial di KPU Kabupaten Ngawi periode 2014-2019. Sistem kolektif kolegial yang diterapkan di KPU bertujuan untuk meningkatkan demokrasi dalam pengambilan keputusan, namun menghadapi beberapa kendala, seperti lambatnya proses pengambilan keputusan dan perbedaan pandangan yang sering terjadi di antara anggota. Dalam konteks ini, kepemimpinan transformasional dianggap sebagai solusi untuk memperkuat produktivitas pengambilan keputusan dengan membangun visi bersama, memberdayakan anggota, dan mendorong inovasi. Melalui metode penelitian tindakan, penelitian ini mengungkap bahwa penerapan kepemimpinan transformasional mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih kolaboratif, meningkatkan motivasi anggota, dan mengoptimalkan kinerja KPU Ngawi. Hasilnya menunjukkan bahwa model kepemimpinan transformasional dalam sistem kolektif kolegial dapat mempercepat pengambilan keputusan yang efektif, sehingga meningkatkan responsivitas KPU terhadap tantangan pemilu This study analyzes the implementation of transformational leadership within a collective collegial system at the Regional General Elections Commission (KPU) of Ngawi for the 2014-2019 period. The collective collegial system applied in KPU aims to enhance democratic decision-making; however, it faces several challenges, such as slow decision-making processes and frequent differences in opinion among members. In this context, transformational leadership is viewed as a solution to strengthen decision-making productivity by fostering a shared vision, empowering members, and encouraging innovation. Using action research methodology, this study reveals that implementing transformational leadership can create a more collaborative work environment, increase member motivation, and optimize KPU Ngawi's performance. Results indicate that the transformational leadership model within the collective collegial system can expedite effective decision-making, thereby enhancing KPU's responsiveness to electoral challenges.