Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENYALAGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PENYEBARAN KONTEN DI APLIKASI FACEBOOK MENGUNAKAN METODE SEMI DESKRIPTIF KUANTITATIF Sari, Yulia Permata; Sutabri, Tata
JURSIMA Vol 10 No 1 (2022): Jursima Vol. 10 No. 1, April Tahun 2022
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v11i1.586

Abstract

Kemajuan teknologi yang dapat mempermudah akses informasi yang kita butuhkan. Namun dalam perkembangannya, Kemajuan teknologi juga dimanfaatkan sebagai munculnya peluang kejahatan dunia maya Saat ini, penyalahgunaan media sosial memudahkan penyebaran kejahatan dunia maya, seiring munculnya kasus-kasus pencemaran nama baik, kasus hoax, Prostitusi online dan kasus penyebaran konten pornografi atau asusila di media sosial. Pada tahun 2022 lebih dari 50% siber jahat diturunkan dari media sosial khususnya facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan media sosial pada Penyebaran cybercrime masih berlangsung hingga saat ini. Dimana sebagian besar pelaku cybercrime baik di media sosial sengaja atau tidak sengaja yang memberikan kejahatan cybercrime di dunia maya.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN PENDIDIKAN DAN KECAKAPAN HIDUP BAGI ANAK PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Rahmi, Lailatur; Anwar, Syafri; Fitriah, Rahmulyani; Sari, Yulia Permata
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26390

Abstract

Abstrak: Kabupaten Kepulauan Mentawai menghadapi tantangan serius terkait tingginya angka putus sekolah akibat faktor geografis, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya-upaya strategis yang dapat meningkatkan kesadaran pendidikan dan kecakapan hidup bagi anak-anak putus sekolah di wilayah tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melahirkan program yang berperan dalam mengedukasi anak-anak putus sekolah melalui indikator kecakapan hidup, diantaranaya kecakapan mengenal diri (self awarness) atau kemampuan personal (personal skills), kecakapan sosial (social skills), dan kecakapan vokasional (vocational skills). Kami melakukan wawancara dan observasi menyeluruh pada anak-anak desa matobe yang mengalami masalah serius pada jarak sekolah yang mengakibatkan mereka harus putus sekolah. Untuk itu, demi meningkatkan kecakapan hidup anak-anak desa matobe diberikan workshop praktik pembuatan ecoprint sederhana, memberikan sosialisasi pengenalan tentang pendidikan seks, serta kemampuan belajar berbahasa Indonesia yang baik. Hasil dari kegiatan ini yaitu anak-anak desa Matobe bisa memiliki kecakapan hidup diantaranya memiliki keterampilan pengenalan dan pendidikan seks yang berguna untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kesehatan reproduksi dan hubungan yang sehat, mimiliki kecakapan hidup dengan mampu berbahasa Indonesia yang baik serta memiliki kecakapan membuat bahan produk dari kain dengan teknik ecoprint sederhana.Abstract: Mentawai Islands Regency faces serious challenges related to the high dropout rate due to geographical, social, and economic factors. This study aims to identify strategic efforts that can increase educational awareness and life skills for school dropouts in the region. This service activity aims to give birth to a program that plays a role in educating school dropouts through life skills indicators, including self-awareness or personal skills, social skills, and vocational skills. We conducted thorough interviews and observations on children in Matobe village who experienced serious problems with school distance resulting in them having to drop out of school. For this reason, in order to improve the life skills of the children of Matobe village, a practical workshop on making simple ecoprints was given, providing socialization of introduction to sex education, as well as good Indonesian language learning skills. The result of this activity is that the children of Matobe village can have life skills, including having sex introduction and education skills that are useful to improve their understanding of reproductive health and healthy relationships, having life skills by being able to speak good Indonesian and having the ability to make product materials from fabric with simple ecoprint techniques.
Analisis Tingkat Kepuasaan Pengguna Aplikasi Shoppe dan Facebook Menggunakan Metode E-Serqual yang Dimodifikasi pada Masyarakat Kota Prabumulih Sari, Yulia Permata; Negara, Edi Surya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.17177

Abstract

Kepuasaan dalam pengguna aplikasi shoppe dan facebook merupakan kebutuhan yang diinginkan oleh Masyarakat sekitar untuk mendapatkan produk yang mereka inginkan atau bisa juga disebut dengan loyalitas atas kepuasaan mereka. Berdasarkan hasil survey penelitian ini bisa dilihat dan dibandingkan berapa persen orang yang puas dengan pengguna shoppe dan pengguna facebook dari Tingkat brand , kualitas, harga dan lainnya. Metode e-serqual yang digunakan dalampenelitian ini untuk mengukur Tingkat kepuasaan dan loyalitas pada shoppe dan facebook dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan. Dari hasil penelitian ini terdapat bahwa shoppe lebih unggul dari pada facebook dimana dalam perhitunganskala likert dengan metode e-serqual dan dibantu SPSS sehingga terdapat nilai yang hampir pengguna aplikasi itu lebih memilih shoppe dari pada Facebook dari tingkat Kepuasaan site organization. Realibility, User Friendliness, Personal Need sedangkan dari tingkat Loyality shoppe memiliki nilai yang positif dengan Responsivenees, User Friendliness, Eficiency.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA ANAK MELALUI IMPLEMENTASI POJOK BACA Rahmi, Lailatur; Anwar, Syafri; Fitriah, Rahmuliani; Sari, Yulia Permata
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19595

Abstract

Abstrak: kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilkansakan di Kabupaten Kepuluan Mentawai dimana banyak anak-anak usia sekolah dasar yang tidak emmiliki literasi membaca dan juga literasi budaya yang diakibatkan oleh kurangnya pemahaman dan kebutuhan membaca. Rendahnya tingkat kemampuan membaca dan pengetahuan measyarakat, menyebabkan lack of knowledge yang berdampak pada berbagai bidang kehidupan massyarakat. Kegiatan pengabdian bertujuan ini untuk menyediakan fasilitas membaca dan penerapan pojok baca agar berdampak pada peningkatan kemampuan literasi membaca anak-anak. Metode pengabdian adalah sosialisasi dan pendampingan dalam pemanfaatan pojok baca serta pelatihan keterampilan soft skill bagi siswa rumah cerdas. Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini addalah siswa SD N 18 Tua Pejat sebanyak 85 orang dan guru sebanya 10 orang. Program pojok baca dan pelatihan soft skill bagi siswa di evaluasi melalui angket yang diberikan kepada siswa yang berisikan soal-soal tentang litrasi membaca mutra yang terlibat. Setelah dilakukan sosialisasi dan pendampingan dalam pemanfaatan pojok baca serta pelatihan keterampilan soft skill bagi siswa rumah cerdas didapatkan hasil bahwa pjok baca mempu meningkatkan literasi membaca siswa sebanyak 80% melalui buku-buku yang disalurkan kepada siswa.Abstract: This community service activity was carried out in the Mentawai Islands Regency where many elementary school age children do not have reading literacy or cultural literacy due to a lack of understanding and need for reading. The low level of reading ability and community knowledge causes a lack of knowledge which has an impact on various areas of community life. This service activity aims to provide reading facilities and implement reading corners to have an impact on improving children's reading literacy skills. The service method is socialization and assistance in utilizing reading corners as well as soft skills training for smart home students. The partners involved in this community service activity are 85 students of SD N 18 Tua Pejat and 10 teachers. The reading corner program and soft skills training for students were evaluated through a questionnaire given to students containing questions about the literacy of the reading corners involved. After conducting socialization and assistance in the use of reading corners as well as soft skills training for smart home students, the results showed that reading corners were able to increase students' reading literacy by 80% through the books distributed to students.
Professionalism in Education: The Supportive Power of Professional Teacher Education for Young Quality Teachers in the Digital Era Towards Indonesia Emas 2045 Ristiani, Ristiani; Sari, Yulia Permata; Rinjani, Zyahra
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92128

Abstract

Kewajiban setiap guru untuk menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk memajukan kualitas pendidikan dengan meningkatkan kualitas profesional tenaga pendidik yaitu guru. Tujuan penelitian ini adalalah untuk menyelidiki, menganalisis, dan mendeskripsikan daya dukung Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi guru muda yang berkualitas dalam meningkatkan profesionalisme guru di era digital menuju Indonesia Emas 2045. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa PPG memberikan manfaat signifikan bagi guru muda, termasuk peningkatan kompetensi pedagogik, penguasaan materi, keterampilan manajerial, keterampilan penguasaan teknologi dan digitalisasi, serta sikap profesional. Simpulan, secara umum Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu upaya yang tepat untuk memajukan pendidikan di Indonesia dengan meningkatkan kualitas sumber daya yang ada yakni tenaga pendidik atau guru, khususnya bagi guru muda di Indonesia.